
Jangan hanya minta update saja ya Kakak-kakak tapi tak mau vote.
Henry memberikan hari libur kepada ayara setiap satu minggu sekali di hari sabtu, ia diizinkan untuk pulang pada hari itu dan diminta untuk datang kembali ke rumahnya pada hari Minggu pagi. Hari ini adalah hari jumat di mana Ayara sudah tidak sabar untuk segera kembali ke apartemennya untuk beristirahat dengan nyaman, ia juga ingin pergi ke tempat latihan muaythai bertemu dengan trainernya.
"Kenapa kau kelihatannya bahagia sekali Arial.?" Tanya Michael kepada Ayara yang sedang menata pakaiannya ke dalam tas.
"Siapa yang bahagia, aku biasa saja." Jawab Ayara dingin ia tahu kalau sedang disindir oleh Michael.
"Bilang saja kau iri padaku karena aku dapat libur kan." Sahut Ayara menyindir Michael kembali.
Mendengar perkataan Ayara membuat Michael kesal, ia lalu berjalan menuju ke tempat Henry di ruang kerjanya dengan raut wajah yang tidak bersahabat.
"Kenapa kau dan dia tidak pernah bisa akur Mike.?" Tanya Henry kepada Michael yang baru datang.
"Dia yang selalu cari masalah denganku tuan." Jawab Michael dengan cepat.
"Sama saja Mike, kalian berdua memang seperti Tom and Jerry yang selalu bertengkar dan membuatku pusing." Ucap Henry sambil tertawa.
"Aku hanya heran saja kepadanya tuan, kenapa dia sangat kurang ajar sekali. Kadang-kadang aku merasa jengkel kepadanya, kalau tidak mengingat anda yang mempertahankannya disini mungkin aku sudah menyuruhnya pergi dari kemarin-kemarin." Sahut Michael dengan penuh emosi.
"Anak itu berguna untuk kita Mike, jadi lebih baik kau bersabar saja menghadapinya!! Lagipula dia kan masih kecil juga, masa kau tidak bisa mengalahkan pada anak kecil.?" Tanya Henry pelan menggoda Michael.
Michael langsung terdiam mendengar perkataan Henry, ia tahu kalau usia Ayara memang masih sangat muda.
Tok
Tok
Tok
Pintu ruang kerja Henry diketuk dari luar oleh seseorang.
"Masuk." Ucap Henry pelan merespon ketukan di pintu ruangannya.
Ceklek
Ayara membuka pintu dengan perlahan dan masuk ke dalam ruangan belajar Henry sambil membawa tas di pundaknya.
"Kau mau pulang sekarang.?" Tanya Henry pelan ketika melihat Ayara sudah berganti pakaian dan menggunakan topi serta menggendong ransel di pundaknya.
"Iya tuan." Jawab Ayara singkat.
"Ok kau boleh pulang Arial, tapi ingat hari minggu pagi kalau sudah harus kembali kemari. Karena minggu sorenya kau harus ikut aku pergi ke rumah sakit untuk melakukan medical check up seperti yang sudah aku beritahukan kepadamu kemarin." Sahut Henry cepat mengingatkan Ayara tentang jadwal bertemu dengan dokter Jimmy di rumah sakit.
"Yes sir.!!" Teriak Ayara dengan keras sambil memberikan pose hormat.
Henry hanya tertawa melihat apa yang dilakukan Ayara, ia lalu memperbolehkan Ayara untuk segera pulang sesuai dengan janji yang telah ia berikan sebelumnya. setelah Ayara keluar dari ruang kerjanya ia memberikan kode pada Michael untuk melihat apakah Ayara pergi dengan ojek online atau tidak, pasalnya Ayara menolak diberikan mobil kembali oleh Henry. Dia mengatakan kalau lebih nyaman menggunakan ojek online untuk pergi dan pulang dari kediamannya.
"Dia sudah pergi tuan." Lapor Michael pada Henry.
"Dia benar-benar menggunakan ojek online.?" Tanya Henri tak percaya.
"Iya tuan, pengemudinya seorang wanita pula." Jawab Michael dengan cepat.
__ADS_1
"Benarkah ha ha ha...ternyata ada udang dibalik batu dia menggunakan ojek online, ya sudah Mike biarkan saja. Lebih baik kita lanjutkan meeting kita yang tertunda, aku mau proyekku dengan perusahaan Jepang itu segera berjalan." Sahut Henry singkat.
Michael kemudian berjalan pelan menuju ke tempat Henry duduk, mereka lalu melanjutkan meeting yang sempat tertunda beberapa hari yang lalu sejak peristiwa penyerangan di rumah lamanya.
Setelah berkendara hampir satu jam Ayara akhirnya sampai di apartemennya yang sudah hampir satu minggu ini ia tinggalkan.
"Terima kasih, ini uangnya." Ucap Ayara pelan pada driver ojek online yang mengantarnya pulang.
"Tapi ini terlalu banyak kak, saya tak ada kembalian." Sahut sang driver ojek kebingungan.
"Memangnya berapa biayanya.?" Tanya Ayara ramah.
"Seratus sepuluh ribu kak, ini uang kakak dua ratus ribu...
"Ambil saja kembaliannya ya, buat tambah-tambah beli susu si kecil dirumah mbak." Ucap Ayara memotong perkataan sang driver ojek online wanita yang merupakan single parent itu.
"Serius kak..ya Allah terima kasih kak terima kasih, semoga rejeki kakak berlimpah." Sahut sang driver ojek dengan mata berkaca-kaca.
"Amin, ya sudah saya permisi ya..mbak hati-hati hawa motornya." Jawab Ayara singkat.
"Iya kak, saya permisi sekali lagi terima kasih." Pamit sang driver ojek online sambil memacu motornya meninggalkan komplek apartemen mewah milik Ayara.
Ayara tersenyum melihat sang driver ojek itu pergi, ia lalu masuk ke dalam apartemennya. Di dalam lift Ayara kembali memikirkan cerita sang driver ojeknya yang tadi mengantar dirinya pulang, wanita itu terpaksa berkerja sebagai seorang ojek online demi anaknya yang masih balita pasca ditinggal selingkuh oleh suaminya dengan wanita karaoke. Mendengar cerita driver yang mengantarnya pulang itu emosi Ayara kembali naik, luka dalam dirinya kembali terbuka.
"Laki-laki memang tak ada yang setia, semua breengsekkkk.!!" Ucap Ayara jengkel, ia kembali teringat apa yang dilakukan sang ayah pada dirinya dan sang ibu.
Setelah lift berhenti Ayara kemudian keluar dengan cepat dan berjalan menuju ke kamarnya, sesampainya dikamar Ayara membuka semua pakaiannya termasuk korset yang ia pakai untuk menutupi dadanya. Sebenarnya Ayara tanpa menggunakan korset pun dadanya tak akan terlihat akan tetapi ia tak mau mengambil resiko, ia tak mau penyamarannya terbongkar oleh karena itu Ayara tetap menggunakan korset untuk menutupi dadanya.
Ayara berganti pakaian olah raganya dan bersiap untuk latihan di gym yang ada di apartemen, ia ingin memperkuat otot-otot tadi tubuhnya yang sudah hampir satu minggu tidak ia latih. Saat berjalan masuk ke dalam gym banyak pria yang melihatnya karena terpana melihat kulit mulus dan wajah cantik Ayara, apalagi ia menggunakan kaos mode tank top yang seksi sehingga lekuk tubuhnya terlihat.
"Wah simpanan gadun mana ni, boleh juga bodynya."
"Body cewek kaya gini pasti hot ni di kasur."
"Cakep banget asli."
"Semalam berapa neng.?"
Ayara yang masih kurang familiar dengan istilah gadun pada awalnya hanya diam, akan tetapi ia semakin paham arah pembicaraan para pria di gym itu setelah mengatakan beberapa kalimat terakhir. Harga dirinya sebagai wanita seperti sedang direndahkan oleh pria-pria itu, dengan cepat Ayara berjalan ke arah lima pria berbadan kekar yang sedang menggodanya itu.
"Tadi kalian bicara apa.?" Tanya Ayara pelan mencoba sabar.
"Ha ha ha....marah woy, cewek ini marah ha ha ha." Jawab seorang pria bertato di kakinya dengan suara keras merespon perkataan Ayara.
"Sama kita mah ga usah malu neng, bukan rahasia umum kok kalau cewek secantik eneng ini biasanya jadi simpanan...
Brukk
"Arrgghhh...."
Pria kedua yang menjawab pertanyaan Ayara tak dapat menyelesaikan perkataannya karena sudah ditendang Ayara dengan keras sehingga membuatnya tersungkur di lantai.
Melihat salah seorang temannya jatuh membuat empat pria lainnya emosi, mereka langsung mengeroyok Ayara.
__ADS_1
"Gak usah jual mahal deh kalau jadi perempuan simpanan..!!!" Teriak pria berambut pirang dengan suara meninggi membentak Ayara.
"Tau lo sok banget jadi ani-ani, paling itu juga barang lo udah rusak. Sok jual mahal pula." Imbuh pria lainnya mengeluarkan hinaan pada Ayara.
Mendengar perkataan pria-pria yang menghinanya sebagai perempuan simpanan membuat darah Ayara mendidih, ia lalu memasang kuda-kuda dan mengacungkan semua jarinya menantang keempat pria itu sekaligus.
"Jangan banyak omong, buktikan saja kalau mulut kalian sama besarnya dengan tenaga kalian." Ucap Ayara singkat.
"Nantangin ni perempuan satu ....
"Akkkkk....Brukk prank."
Bug
Bug
"Arrgghh "
Prak
"Huaaaa...."
Suara teriakan dari keempat pria itu terdengar sangat memilukan ketika Ayara dengan santai memberikan mereka pelajaran, ia hanya menendang di titik-titik sendi mereka satu demi satu dengan setengah tenaga. Akan tetapi keempat pria itu sudah tumbang di lantai sambil memegangi kaki dan tangannya yang di pukul Ayara.
Ayara hanya tersenyum tipis melihat empat pria itu bergulingan di lantai, ia lalu mengalihkan pandangannya pada pria pertama yang masih memegangi perutnya.
"Kalian berlima adalah pria yang aku yakin punya pendidikan yang tinggi, sangat tidak pantas kalian bicara seperti itu pada seorang perempuan. Bayangkan kalau saudara atau anak kalian yang dihina oleh orang seperti yang tadi kalian katakan kepadaku, apakah kalian akan terima!!" Ucap Ayara dengan nada meninggi.
"Kalau kalian lahir dari batu bolehlah kalian hina perempuan sesuka hati kalian, akan tetapi kalau kalian lahir dari rahim seorang wanita tak pantas kalian bicara seperti tadi.!!" Imbuh Ayara sambil menatap kelima pria dihadapannya yang bergulingan dilantai.
"Huuuu.... pengecut."
"Banyak omong doang."
"Cemen."
Teriak perempuan-perempuan lainnya yang ada di dalam gym meneriaki para pria yang terkapar di lantai, mereka merasa ikut kesal setelah mendengar apa yang kelima pria itu katakan pada Ayara sebelumnya.
Tak lama kemudian datang sepuluh orang security, mereka kemudian membawa kelima pria itu ke luar dari gym dan di blacklist oleh gym itu supaya tak bisa masuk ke gym lagi.
"Terima kasih nona, mereka berlima memang perusuh di tempat ini." Ucap seorang pengurus gym pada Ayara.
"Maaf kalau sudah membuat keributan, saya hanya mencoba memberikan sedikit pelajaran pada mereka karena sudah keterlaluan." Sahut Ayara singkat.
"Tak apa nona, pria seperti itu memang harus diberikan pelajaran." Jawab sang pengurus.
Ayara kemudian tersenyum tipis, ia lalu berpamitan dan pergi keluar dari gym karena sudah tidak mood untuk olah raga lagi. Bertemu dengan banyak lelaki kurang ajar semakin membuatnya harus lebih kuat dari sebelumnya.
"Aku tak boleh lemah, pria seperti itu harus diberi pelajaran." Ucap Ayara lirih, ia kemudian kembali ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil. Ayara berniat untuk pergi ke tempat latihan Muay Thai untuk memperkuat tendangan dan pukulannya.
🌸Bersambung 🌸
Jangan lupa klik Like dan tinggalkan komentar , lalu tolong juga dibantu untuk Voting supaya Bodyguard cantik bisa masuk 10 besar. Jangan hanya minta update saja ya Kakak-kakak tapi tak mau vote.
__ADS_1
Terima kasih kakak-kakak.
Love u all...🌹🌹