Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Jeritan hati seorang anak


__ADS_3

Jangan lupa vote dan ratting bintang lima


Terima kasih


Suara tembakan yang cukup keras terdengar mengagetkan Ayara dan Ryuichi, keduanya langsung menoleh dan mencari sumber suara yang ternyata berasal dari pistol yang dipegang oleh Cecar. Cecar melepaskan tembakannya karena tiba-tiba supir yang membawa mobil Ryuichi terlihat mengeluarkan pistol dan ingin menembak Ayara, oleh karena itu ia ditembak oleh Cecar tepat di tangan kanannya yang memegang pelatuk. Alhasil tangan pria itu kini bercucuran darah, karena tembakan Cecar tepat mengenai punggung tangannya hingga tembus ketelapak tangan.


"Aaarrrgggghhh,"


Terdengar suara erangan dari supir pribadi Ryuichi sedang memegangi tangannya sambil mengerang kesakitan.


Ryuichi menoleh ke arah supirnya dan menyipitkan matanya saat melihat tangan anak buahnya itu bercucuran darah, dengan sebuah pistol yang jatuh ke tanah.


"Lanjutkan pembicaraan kalian, aku akan menjaga kalian dengan baik," pekik Cecar keras dari tempatnya berada saat ini sambil menenteng Cheytac M200 Intervention yang merupakan sniper paling mematikan di dunia, Cecar berdiri di balik dinding yang sudah roboh mengawasi Ayara dan Ryuichi sejak tadi.


Cheytac M200 didesain tidak ringan tapi tak berat, sehingga bisa dibawa dengan mudah. Meskipun tidak berat, tapi ia memiliki daya redam mumpuni sehingga enak dipakai. Peluru juga bisa melesat sangat cepat. Bahkan ia sanggup menembak sampai jarak 1,4 mil. Oleh karena itulah Cecar memilih Cheytac M200 atas rekomendasi Ayara. Ryuichi menyunggingkan senyum saat melihat senjata yang dipegang Cecar, sebagai seorang pimpinan Yakuza ia juga tau tentang senjata mematikan seperti itu.


"Orangmu melukai supirku Yara," ucap Ryuichi pelan, senjata rahasia milik Ayara yang tertancap di pahanya pun sudah ia lepas sejak tadi sehingga dari bekas luka itu mengalirkan darah yang cukup banyak


"Cecar tak akan menembak kalau supirku tak memulaimya, dia licik sama sepertimu yang tega memanfaatkan orang sebaik Luigi!!" sahut Ayara dengan suara meninggi.


"Oh rupanya kalian sudah bertemu dengan anak itu, pantas saja kalian bisa tau rencana kami di Barcelona," celetuk Ryuichi pelan sambil meraih sebuah permen dari dalam saku bajunya, Ayara tau permen yang dimakan Ryuichi bukan permen biasa. Itu adalah sejenis narkotika yang bisa untuk menghilangkan rasa sakit dan obat seperti itu sudah biasa dimiliki para anggota Yakuza apalagi seorang pemimpinnya seperti Ryuichi.


"Luigi tak mengatakan apapun, dia anak yang baik. Bahkan sampai akhirnya ia meninggal pun, ia masih melakukan hal baik tak sepertimu yang memanfaatkan keadaan orang seperti itu," ucap Ayara dengan cepat.


Mendengar perkataan Ayara membuat Ryuichi tertawa lebar, sehingga membuat Ayara kesal. Ia merasa kalau Ryuichi sedang meremehkan apa yang baru saja ia katakan.

__ADS_1


"Kau terlalu naif Yara, aku hanya membantunya saja. Anak itu berniat untuk membalaskan dendam kematian majikannya,


lalu salahku dimana?" tanya ryuichi tanpa merasa bersalah.


"Salahmu adalah karena kau terlalu licik, entah berapa orang yang sudah menjadi korban kejahatanmu itu Ryuichi!! apa kau tak merasa kasihan pada mereka?apa kau tak kasian pada orang-orang yang hidupnya kau hancurkan hah!!" tanya balik Ayara dengan berteriak, bicara dengan Ryuichi benar-benar membuat Ayara terus marah-marah.


"Aku ayahmu Yara, tak bisakah kau sopan sedikit padaku?!" tanya balik Ryuichi dingin, ia rupanya sudah sedikit terpancing dengan perkataan Ayara.


"Kau memanggil Alfredo yang tak ada hubungan darah denganmu saja dengan sebutan Daddy, lalu kenapa kau memanggilku dengan nama saja!!! Dimana sopan santunmu!!" imbuh Ryuichi kembali.


"Kau tentu tau apa jawabanku atas pertanyaanmu itu, saat aku masih kecil dan belajar tentang sopan santun dimana kau berada? disaat aku pulang dari sekolah untuk menunjukkan nilai tinggiku dari pelajaran tentang etika dan bersikap dimana kau berada Ryuichi?! hanya kakek, hanya kakek Takeda lah yang ada disampingku saat itu. Hanya beliaulah yang selalu memuji atas semua yang aku lakukan, lalu kenapa sekarang kau menuntut atas bagaimana caraku bersikap Ryuichi" jawab Ayara panjang lebar mengungkit apa yang Ryuichi lakukan padanya.


"Yang kau lakukan waktu aku kecil hanya menghinaku, menatapku dengan tatapan tak bersahabatmu dan melukaiku. Apa kau lupa kau pernah mendorongku dari tangga sehingga aku terjatuh dan membuat dua tulang rusukku patah Ryuichi?" tanya balik Ayara.


Ryuichi terdiam mendengar perkataan Ayara, ia memang tak menyukai Ayara karena ia terlahir sebagai perempuan. Akan tetapi dirinya tak ingat sama sekali kalau pernah melukai Ayara, saat Ryuichi terdiam Ayara kemudian melepaskan kancing pakaiannya bagian atas dan menurunkan sedikit jaket yang ia gunakan sehingga bagian pundaknya dibagian sebelah kiri terlihat jelas.


Mendengar perkataan Ayara membuat Ryuichi langsung menoleh dan menatap kearah pundak Ayara yang kini sudah terlihat, kedua matanya berusaha untuk fokus melihat bekas luka yang masih terlihat walaupun sudah samar di pundak putri kandungnya itu.


"Luka ini adalah luka yang aku dapatkan saat aku berusia sepuluh tahun karenamu, waktu itu kau bertengkar dengan kakek dan dan sampai akhirnya kau menggunakan pistol yang diarahkan ke samping kanan dimana saat itu aku sedang duduk. Walaupun mungkin kau tak sengaja menembakkan pistolmu itu, namun kau tak pernah merasakan sedikitpun bersalah ketika melihatku menangis kesakitan karena menjadi korban salah tembakmu. Lalu apakah kini aku harus menghormatimu Ryuichi setelah semua yang aku lakukan padaku dulu ketika aku masih kecil hah!!" imbuh Ayara kembali seraya merapikan jaket yang ia pakai.


Ryuichi kembali mati kutu saat mendengar perkataan Ayara, ia benar-benar sudah membuat memory yang sangat buruk si dalam diri Ayara.


"Untung saja Mommy hanya melahirkan aku, aku tak bisa membayangkan kalau seandainya Mommy punya anak lagi darimu. Entah akan serusak apa dia punya ayah menjijikan sepertimu, untung saja mommy punya Ace dari Daddy Alfredo yang tak sepertimu," celetuk Ayara pelan mengejek Ryuichi.


"Yamashita Ayara!!! jaga ucapanmu, aku adalah ayah kandungmu!!!" teriak Ryuichi keras sambil mengarahkan pistolnya ke arah Ayara, darahnya membuncah saat diingatkan soal kehadiran baby Ace. Ryuichi sangat membenci anak laki-laki dari benih Alfredo itu, menurutnya Raisa hanya boleh melahirkan anak darinya.

__ADS_1


"Kau ingin melukaiku lagi?" tanya Ayara pelan dengan suara parau menahan tangis, ia tak percaya setelah mengeluarkan isi hatinya selama ini sang ayah masih tetap saja tak menyukai dirinya.


Brakk! Ayara melemparkan pistol yang ada dibalik jaketnya ketanah di depan Ryuichi.


"Tembak aku, kau ingin membunuhku bukan. Bukankah kau tak pernah menginginkan kehadiranku sejak awal bukan, sekarang tuntaskan keinginanmu itu Ryuichi. Kalau dengan itu kau bisa terpuaskan, aku juga terlepas dari bebanku selama ini. Setidaknya aku tak akan merasa jijik lagi karena terlahir dari benih menjijikkanmu Yamashita Ryuic..."


Dooorrr


Brukkk


Ayara terjatuh ke tanah dengan posisi berlutut karena terkena tembakan dari Ryuichi dibagian perut, Ryuichi yang terpancing emosi karena perkataan terakhir Ayara tak bisa mengontrol emosinya.


"Nonaaaa bos!!!" jerit Cecar dengan keras saat melihat Ayara tertembak, ia melompat turun dari tempatnya berada dan berlari menuju tempat Ayara.


Doorrr


Tembakan kedua berbunyi dan disusul jeritan serta ambruknya tubuh Ryuichi yang ternyata terkena tembak di kaki kirinya.


"Ayara sedang hamil Ryuichi!! beraninya kau menembak perutnya!!!"teriak Henry yang baru datang dan sempat melihat Ayara terjatuh ke tanah saat Ryuichi menembaknya.


Deg!! Jantung Ryuichi seperti dipukul oleh palu saat mendengar perkataan Henry.


"Hamil...Ayara hamil..." ucap Ryuichi terbata sambil berusaha menatap sang putri yang masih berlutut dengan perut yang terlihat mengucurkan darah segar dihadapannya.


🌼bersambung 🌼

__ADS_1


☘️☘️ Terpancing emosi membaut Ryuichi menarik pelatuknya sehingga menyebabkan Ayara tertembak, bagaimana kondisi bayi Ayara? terus ikuti Bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.


JANGAN LUPA VOTE DAN BANTU BODYGUARD MASUK 10 BESAR, JANGAN HANYA KOMEN LANJUT LANJUT TANPA MAU VOTE.


__ADS_2