
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE
Henry terduduk menatap layar monitor dimana saat ini program buatan Cecar tengah merusak sistem si perusahaan Yamashita Ryuichi, walaupun komputer itu sedang menampilkan program namun Henry masih terbayang-bayang dengan adegan sebelumnya. Ia benar-benar bergidik ngeri mengingat apa yang Ryuichi lakukan kepada lima anak buahnya yang gagal dalam tugas.
"Untung saja kita bertindak cepat tuan,"ucap Michael pelan.
"Iya Mike, aku sangat bersyukur akan itu. Oh ya kau sudah dapat info tentang si penghianat Tobby itu?" tanya Henry pelan tiba-tiba teringat akan pernah yang membantu Takeshi dan keempat anak buahnya.
"Sudah tuan, dia ternyata adalah salah satu orang yang dulu pernah bekerja sama dengan pengusaha asal Italia yang bernama Gerald Fabian yang ingin menjebak Tuan Alfredo sebelumnya dan berhasil ditangkap beberapa bulan yang lalu oleh tuan Alfredo sendiri saat mereka sedang melakukan sebuah kerjasama," jawab Michael pelan sambil menunjukkan sebuah file berisi data diri Tobby.
"Jadi begitu rupanya aku paham, sepertinya orang ini mempunyai dendam tersendiri kepada ayah mertuaku sehingga berkali-kali ia mencoba menyakitinya," ucap Henry lirih sambil melihat foto Tobby yang berdiri bersama para bodyguard Alfedro lainnya.
"Sebenarnya Tobby adalah orang yang aku dan nona bos cari selama bertahun-tahun ini," celetuk Cecar pelan.
"Apa maksudmu Cecar tanya?"Michael dengan cepat.
"Dulu nona bos selalu mengatakan bahwa ada penghianat diantara para bodyguard tuan Alfredo, namun karena kami tak berhasil mendapatkan bukti satupun akhirnya ya seperti ini. Dia terus menerus melakukan penghianatan," jawab Cecar datar.
"Apa pria yang bernama Tobby ini tahu tentang Ryuichi?" tanya Henry kepada Cecar.
Cecar akhirnya menjelaskan awal mula pertikaian para bodyguard Alfredo beberapa tahun yang lalu yang melibatkan Tobby dan Owen sehingga membuat sikap Tobby pada yang lain terlihat berbeda, masalah yang sebenarnya terjadi adalah hanya sebuah kesalahpahaman antara Tobby dan Owen.
Owen adalah orang kepercayaan Alfredo untuk menjaga rumah yang ada di Cordoba, sebenarnya bukan hanya itu yang membuat Tobby iri kepada Owen. Hal ini bermula dari pertikaian mereka secara pribadi karena istri Owen jauh lebih cantik daripada istri Tobby dan setelah diusut ternyata istri Owen adalah mantan kekasih Tobby sewaktu mereka masih remaja, oleh karena itu ia mempunyai dendam tersendiri kepada Owen dan berusaha mencari-cari kesalahan Owen untuk dijatuhkan di depan Alfredo. Namun karena Alfredo sangat mempercayai Owen alhasil semua tuduhan yang diberikan oleh Robby tidaklah berpengaruh kepada karir Owen, ia tetaplah menjadi bodyguard kepercayaan Alfredo. Bahkan ia juga sempat mendapatkan sebuah mobil dari Alfredo sebagai hadiah atas prestasi kerjanya yang memuaskan, hadiah mobil seperti itu belum pernah diberikan kepada bodyguard lainnya. Hal itu membuat Tobby semakin iri kepada Owen dan membuatnya membenci Alfredo karena dianggap pilih kasih.
Henry menganggukkan kepalanya perlahan mendengar perkataan Cecar, ia tak menyangka hanya karena masalah sepele Tobby berubah menjadi musuh dalam selimut yang sangat membahayakan.
"Lalu apa yang akan anda lakukan selanjutnya tuan?" tanya Michael pada Henry.
"Setelah istriku sadar kita akan kembali ke Cordoba untuk mengurus beberapa hal penting di rumah termasuk memberikan beberapa patah kata untuk perpisahan pada para pelayan dan bodyguard yang masih setia pada ayah mertuaku, aku juga ingin mengetahui yang mana orang yang bernama Tobby itu," jawab Henry sambil tersenyum, ia sudah mempunyai sebuah rencana untuk Tobby karena berani berkhianat pada mertuanya.
__ADS_1
Michael menganggukkan kepalanya perlahan tanda mengerti dengan maksud pernyataan Henry, sementara itu Cecar masih mengontrol program ilegal yang ia kirim ke perusahaan Yamashita Ryuichi.
Setelah berhasil memastikan bahwa virus yang ia kirim untuk Yamashita bekerja dengan baik Cecar lalu membuat program lainnya untuk melindungi perusahaan Henry, walaupun perusahaan Henry sudah dilindungi oleh sistem terbaru namun ia tetap khawatir pada perusahaan suami dari bosnya itu Mengingat bagaimana sadisnya Ryuichi tadi menghukum para bodyguardnya yang gagal menjalankan tugas membuat Cecar tak mau setengah-setengah dalam bekerja.
"Anda mau kemana tuan?" tanya Michael pelan pada Henry yang berjalan menuju pintu.
"Sepertinya sudah waktunya makan siang, kalian pergilah makam ke restoran. Aku akan melihat kondisi istriku," jawab Henry singkat.
"Baik tuan, nanti susul kami ya," sahut Michael setengah berteriak karena Henry sudah keluar dari kamar.
"Asik makan enak, aku harus menyelesaikan ini dulu baru bisa makan," celetuk Cecar bicara pada dirinya sendiri sambil terus bekerja membuat logaritma di komputernya, bagi orang awam pasti tak ada yang mengerti apa yang dilakukan oleh Cecar. Termasuk Michael yang hanya bisa tersenyum tipis melihat angka-angka yang muncul di layar komputer dimana jari-jari Cecar sedang menari-nari diatas keyboard.
Dengan perlahan Henry masuk kedalam kamarnya dimana Ayara berada, senyumnya tersungging ketika melihat sang istri masih berbaring di atas tempat tidur membelakangi dirinya menghadap jendela besar yang ada di samping ranjang.
"Heiii wake up, kau sudah tidur lama sekali sayang," bisik Henry lembut sambil menyeka keringat yang keluar dari kening Ayara, walaupun kamar mereka menggunakan AC namun Ayara masih berkeringat.
"Ya, ada apa sayang?" tanya Henry dengan cepat.
"Aku lapar," jawab Ayara pelan.
"Ya sudah ayo bangun, kita makan di restoran. Cecar dan Michael sudah menunggu kita juga," ucap Henry pelan sambil membuka selimut yang menutupi tubuh Ayara.
"Tapi perutku sakit," gumam Ayara lirih sambil menyentuh perutnya.
Henry menipiskan bibirnya mendengar perkataan Ayara, ia lalu duduk di ranjang dan merangkul Ayara dengan erat sambil meraba-raba perut Ayara.
"Sesakit ini kalau sedang datang bulan?" tanya Henry lembut.
"Tidak juga, hanya pada bulan-bulan tertentu saja dan tidak jelas juga si," jawab Ayara manja, ia biasanya akan mengalami sakit datang bulan saat telat beberapa minggu karena perubahan hormon.
__ADS_1
"Maksudnya apa aku tak mengerti?" tanya Henry kembali.
"Biasanya aku akan sakit sewaktu datang bulan seperti ini ketika telat beberapa minggu dari jadwal yang biasanya, tapi bisa juga karena aku kelelahan. Tergantung hormon," jawab Ayara pelan sambil meringis menahan nyeri.
"Kalau sekarang karena apa?" tanya Henry penasaran.
"Entahlah mungkin aku terlalu lelah menghadapi banyak masalah akhir-akhir ini sampai akhirnya berimbas pada datang bulanku," jawab Ayara tanpa malu, kemarin ia masih malu saat menjawab pertanyaan Henry perihal berapa lama ia datang bulan.
Henry tersenyum mendengar perkataan sang istri, dengan penuh cinta ia membelai rambut panjang Ayara. Tiba-tiba sebuah ide nakal terbesit di otaknya.
"Aku ada ide supaya kau tak sakit lagi saat datang bulan sayang," ucap Henry pelan.
"Apa?" tanya Ayara penasaran.
"Hamil, kandunglah anakku. Buah cinta kita sayang...
Mendengar perkataan Henry membuat Ayara tersentak, wajahnya tiba-tiba langsung memerah dengan seketika.
"Henryyyy.....!!!!!" jerit Ayara kesal, ia merasa sedang dikerjai oleh suaminya padahal saat ini ia sedang berbicara serius.
Henry hanya tertawa ketika dipukul oleh Ayara menggunakan bantal tanpa berniat membalas.
"Te amo Yara, te amo mucho mi esposa," bisik Henry pelan sambil memeluk Ayara dengan erat.
🌼 bersambung 🌼
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
Lalu baca juga novel Thor lainnya yang berjudul : 🌹 Faith 2 the return of the prince 🌹
__ADS_1