
Jangan lupa vote dan ratting bintang lima
Terima kasih
Seville Airport, Spanyol
Hari yang dinanti akhirnya datang, Ayara dan Henry sudah bangun sejak pagi melepas keberangkatan lima puluh anggota Royal Blood berangkat ke Barcelona menggunakan pesawat kecil. Henry tak mau membuang waktu menggunakan perjalanan darat, maka dari itu ia memilih menyewa beberapa pesawat kecil untuk membawa anak buahnya.
"Mereka akan sampai di Barcelona dalam waktu 1 jam 20 menit tuan," ucap Michael pelan.
"I see," jawab Henry pelan sambil mengeratkan pelukannya pada Ayara.
"Setelah Jasper dan yang lain sampai mereka akan langsung menjalankan rencana, memancing Yamashita Ryuichi keluar dari Catalonia Magdalenes Hotel," imbuh Cecar ikut bicara.
"Good, semoga saja sesuai rencana. Jangan lupa tangkap Okada Rui terlebih dahulu, dia adalah belut yang sangat licin. Jadi kalian harus pisahkan dia dari Yamashita Ryuichi," sahut Ayara datar.
"Siap nona bos, aku sudah mengatakan semuanya pada Jasper," jawab Cecar dengan cepat.
Henry tersenyum mendengar percakapan Ayara dan Cecar, ia senang istrinya memiliki rencana yang baik. Pagi ini ia dan Ayara berserta semua anggota Royal Blood bersama Jasper, Michael dan Cecar bangun lebih pagi karena harus pergi ke Sevilla airport untuk menuju Barcelona. Pasalnya bandara di Cordoba tak melayani penerbangan menuju Barcelona, setelah menempuh perjalanan selama hampir 1 jam 40 menit menggunakan mobil rombongan besar itu sampai di bandara Sevilla. Setibanya di bandara mereka langsung menuju ke pesawat yang sudah dipersiapkan sebelumnya, setengah anggota Royal Blood dipimpin Jasper berangkat terlebih dahulu menuju Barcelona sementara sisanya akan naik pesawat kedua bersama Henry, Ayara, Michael dan Cecar.
__ADS_1
"Tenang, semuanya akan berjalan sesuai rencana sayang," bisik Henry pelan pada Ayara sesaat setelah mereka naik ke dalam pesawat.
"Aku gugup," jawab Ayara jujur.
"I know, aku tak akan memaksamu ikut sayang. Kalau kau memang keberatan untuk bertemu dengan ayah kandungmu kau bisa tetap tinggal di hotel menunggu aku dan yang lainnya," ucap Henry perlahan sambil menggenggam tangan Ayara dengan lembut.
"Bukan itu yang membuatku gugup, akan tetapi aku khawatir kalau ada anggota Royal Blood yang terluka. Aku tau persis siapa anak buah Yamashita Ryuichi, para Yakuza itu kejam Henry dan mereka tak kenal ampun," sahut Ayara dengan cepat.
"Sudah berapa kali aku bilang padamu sayang, Royal Blood adalah grub mafia terbesar di Eropa Timur. Kami adalah lawan seimbang untuk para Yakuza itu, jadi kau tenang saja. Anggotaku bukanlah petarung kandang, mereka akan tetap perkasa meski diluar daerah kekuasaan. Aku yakin itu, jadi kau jangan khawatir lagi," ucap Henry penuh keyakinan.
Ayara tersenyum tipis mendengar perkataan Henry, ia lalu merebahkan kepadanya di pundak Henry setelah memakai sabuk pengaman karena pesawat akan segera lepas landas menuju Barcelona. Henry pun membelai-belai kepala sang istri yang bersandar di pundaknya, duduk di kursi bisnis membuat keduanya bisa duduk dengan santai dan nyaman sama seperti Michael dan Cecar yang duduk tak jauh dari kursi Henry dan Ayara.
Tak lama kemudian pesawat akhirnya lepas landas meninggalkan bandara Sevilla menuju bandera Barcelona, semua anggota Royal Blood yang ada di dalam pesawat nampak sudah tidak sabar ingin segera bergabung dengan setengah anggota lainnya dan melakukan rencana yang sudah di bahas sejak beberapa hari yang lalu untuk menaklukkan Yamashita Ryuichi di Barcelona. Mereka sudah sangat rindu ingin bertarung dengan cara yang sesungguhnya, apalagi kali ini mereka menjalankan misi atas pimpinan langsung sang pemimpin tertinggi Prince Cold yang sudah pensiun hampir 10 tahun yang lalu. Maka dari itu mereka ingin menunjukkan kemampuannya di depan sama pimpinan tentang ingin membuatnya kecewa.
"Selamat datang tuan, nyonya," sapa Jasper lembut pada Henry dan Ayara yang baru sampai di hadapannya.
"Terima kasih Jasper, yang lain bagaimana apakah sudah langsung menjalankan rencana," jawab Henry pelan langsung bertanya balik pada Jasper.
"Sudah tuan, mereka sangat bersemangat sekali untuk menjalankan perintah yang sudah anda rencanakan sejak kemarin. Terlalu lama berdiam diri di Ukraina sudah membuat anggota Royal Blood menggebu-gebu kali ini Tuan," sahut Jasper dengan cepat sambil tersenyum.
__ADS_1
Henry tersenyum mendengar perkataan Jasper, ia pun kemudian mengajak Ayara, Michael dan Cecar untuk keluar dari bandara menuju hotel yang sudah ditentukan diikuti para anggota Royal Blood lainnya di belakang yang sudah turun semua dari dalam pesawat. Berasa di Barcelona membuat Ayara semakin tak tenang, ia benar-benar sudah ingin sekali menyelesaikan misinya kali ini. Walaupun ia dan Cecar sudah sering sekali menjalankan misi, namun baru kali ini ia menjalankan misinya bersama dengan banyak sekali orang dan dilakukan secara terang-terangan. Maka dari itu ia agak sedikit gugup.
"Tenang sayang," bisik Henry lirih sambil menyentuh perut Ayara, rupanya Henry menyadari kalau Ayara gugup sejak tadi.
"Huum," jawab Ayara pelan sambil menganggukkan kepalanya perlahan.
Henry lalu mencium kepala Ayara dengan lembut di dalam mobil yang akan mengantar mereka ke hotel yang tak jauh dari Catalonia Magdalenes Hotel tempat Yamashita Ryuichi dan anak buahnya berada, bahkan saat Ayara dan Henry menuju ke hotel mereka melewati
Catalonia Magdalenes Hotel.
"Bersiaplah Yamashita Ryuichi, aku datang. Kau harus segera menyudahi kelakuan bejatmu itu merusak para gadis yang tak bersalah," ucap Ayara dalam hati sambil memandang Catalonia Magdalenes Hotel.
Rupanya Ayara mendengar suara percakapan Yamashita Ryuichi dengan Okada Rui yang meminta di carikan terapis terbaik di Barcelona, ia ingin membuat dua gadis yang dibawanya dari Sapporo mendapatkan treatment di salon sebelum melayaninya kembali. Yamashita Ryuichi ingin agar kedua gadisnya mendapatkan semua perawatan di seluruh tubuhnya terutama di area paling sensitifnya yang menjadi kesukaannya, ia ingin agar kedua gadisnya mendapatkan ratus agar ia bisa menikmati lagi kesempitan dan kekesetan area itu saat bercinta. Mendengar hal itu membuat Ayara langsung naik darah dan jijik pada Yamashita Ryuichi, sebagai seorang wanita yang sudah menikah Ayara tau perawatan apa yang diinginkan Yamashita Ryuichi untuk kedua gadisnya itu. Maka dari itulah Ayara langsung berniat membuang darah Yamashita Ryuichi yang mengalir di tubuhnya, walaupun dari rekaman CCTV namun Ayara bisa mendengar samar perkataan dua gadis malang yang di bawa Yamashita Ryuichi waktu itu. Kedua gadis itu minta di lepaskan, mereka mengatakan sudah tak mampu lagi melayani nafsu birahi Yamashita Ryuichi.
"Dulu aku pernah membuat seorang pemerkosa tak bisa lagi bercinta di sisa hidupnya, mungkin saat ini giliranku melakukan hal itu padamu Yamashita Ryuichi. Pantas saja dulu kakek Takeda sangat bersemangat sekali melatihku dengan semua ilmu pertahanan diri, ternyata ia mempersiapkan aku untuk menghadapimu Ryuichi,"ucap Ayara dalam hati sambil menatap Catalonia Magdalenes Hotel tempat ayah kandungnya berada.
"Sudah waktunya kau mengakhiri semua sepak terjangmu Ryuichi, kakek pasti akan sangat senang dan tenang di alam sana saat kau tak bisa semena-mena lagi dengan menggunakan kekuasaanmu. Aku Yamashita Ayara cucu dari Yamashita Takeda akan membuatmu mendapatkan semua balasan atas semua kekejamanmu selama ini, aku bersumpah akan membuat nama Yamashita bersih kembali," gumam Ayara pelan menggunakan bahasa Jepang sambil terus menatap Catalonia Magdalenes Hotel yang sudah jauh dari pandangan.
🌼 bersambung 🌼
__ADS_1
☘️☘️ Royal Blood, Henry, Ayara, Michael dan Cecar sudah sampai di Barcelona. Pertempuran besar akan terjadi, bagaimanakah cara Cecar memancing keluar Yamashita Ryuichi dari hotel? terus ikuti Bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.
KAKAK-KAKAK CUMA BISA KOMEN MINTA LANJUT AJA TAPI GA PERNAH MAU VOTE, TRUS THOR HARUS BAGAIMANA? PADAHAL SUDAH RAJIN UP TIAP HARI LHO YA...KALAU BEGINI MUNGKIN LEBIH BAIK UP SATU MINGGU SATU KALI SAJA ATAU DI GANTUNG SAJA SEPERTI FAITH 2 SEKALIAN.