
Bantu Vote ya kakak-kakak , Terima kasih
Setelah gagal mengejar mobil Ferarri merah yang mencuri perhatiannya Henry meminta Michael untuk kembali kekantor , ia ingin memastikan sesuatu dengan menggunakan plat nomor mobil Ferarri yang sudah berhasil ia hafal selama Michael mengejar mobil Ferarri itu . Ketika sudah sampai di kantor Henry langsung berlari menuju ke lift khusus yang ada di lobby dan langsung masuk ke dalamnya untuk menuju ke ruangannya dilantai paling atas meninggalkan Michael yang masih ada didalam mobil .
Ketika lift berhenti di lantai dimana ruangnya berada Henry langsung berjalan cepat menuju ruangannya dan dengan cepat ia membuka laptopnya untuk mencari pemilik mobil Ferarri yang nomornya sudah ia ingat itu .Dengan cepat Henry memasukkan nomor pelat polisi di mobil Ferarri itu di situs pencarian di internet , wajahnya langsung sumringah ketika membaca nama pemilik mobil Ferarri keluaran terbaru yang masih limited edition itu .
" Agustian Wijaya , enam puluh tahun profesi pengacara ." Ucap Henry pelan mengeja nama yang keluar setelah ia memasukkan nomor pelat polisi mobil Ferarri yang sudah mencuri perhatiannya itu .
"Sangat wajar kalau seorang pengacara bisa membeli sebuah Ferarri keluaran terbaru tapi apakah gadis itu anak pengacara ini ." Gumam Henry sambil menatap foto Agustian Wijaya pengacara pribadi keluarga Turner yang ditunjuk oleh Raisa untuk menjaga Ayara selama tinggal di Jakarta .
Michael yang baru datang nampak bingung ketika melihat Henry berbicara sendiri di depan laptop , karena penasaran ia berjalan mendekati tuannya itu dan berdiri dibelakang Henry tanpa suara . Michael ikut memandang layar laptop yang sedang dilihat oleh Henry .
"Apakah ditilang polisi harus memakai jasa pengacara tuan .?" Tanya Michael tiba-tiba mengngagetkan Henry yang sedang konsentrasi menatap layar laptopnya .
"What the....shit !!! tak bisakah kau membuatku hidup tenang Mike " Gerutu Henry dengan kesal sambil memegangi jantungnya .
"Maaf tuan , saya tak bermaksud untuk mengangetkan anda . Saya hanya tak berani menganggu anda saja tadi makanya saya bertanya seperti itu ." Ucap Michael tanpa rasa bersalah .
"Kau berjalan tanpa suara dan berdiri dibelakangku saja itu sudah cukup membuatku kaget Mike apalagi ditambah tadi kau bicara seperti itu . " Sahut Henry penuh emosi .
" He he he maaf tuan , tapi apa anda serius dengan rencana anda tadi tuan .?" Tanya Michael bodoh .
" Kau bicara apa Mike aku tak mengerti !! " Hardik Henry kesal karena Michael berbicara tak jelas kepadanya .
"Itu tuan tadi kan ada sedang menatap profil seorang pengacara yang cukup terkenal dijakarta di layar laptop anda , apa anda ingin menyewa pengacar itu untuk menangai kasus tilang yang baru terjadi tadi . ?" Tanya Michael tanpa rasa bersalah .
__ADS_1
Henry menarik nafas panjang mendengar perkataan asisten pribadinya itu ia terlihat menahan rasa kesal di dalam dadanya , perlahan Henry mengatakan maksud dan tujuannya meliat profil pengacara senior yang bernama Agustian Wijaya itu kepada Michael dengan detail .
"Wait , jadi anda merasa mengenal pengemudi Ferarri tadi itulah mengapa anda meminta saya untuk mengejarnya sampai akhirnya kita hampir bertabrakan dengan mobil Ryan Bray di jalan sempit itu ." Ucap Michael mengulangi penjelasan Henry setelah Henry selesai bicara .
"Iya , aku merasa seperti mengenal gadis itu walau hanya baru melihatnya sepintas . Itulah mengapa aku memintamu untuk mengejar mobil itu tadi ." Sahut Henry sambil kembali sibuk dengan laptopnya yang ada diatas meja .
"Memangnya siapa gadis itu tuan .?" Tanya Michael tiba-tiba .
Plak
Henry melayangkan tangannya ke arah kepala Michael karena gemas melihat asisten pribadinya itu menjadi bodoh.
"Sakit tuan ." Ucap Michael pelan sambil memegangi kepalanya yang baru saja di tampar Henry .
"Kau itu sangat menyebalkan Mike , makanya aku pukul kepalamu supaya kewarasanmu kembali !!! Kalau aku mengenal gadis itu maka aku tak akan memintamu untuk mengejarnya , aku memintamu mengejarnya justru karena aku ingin tau dan memastikan dugaanku itu . " Sahut Henry dengan gemas .
" Aku mencari pemilik mobil ferarri itu dengan menggunakan nomor pelat polisi yang aku ingat sebelumnya di situs itu namun yang aku temukan justru nama pengacara itu yang muncul sebagai pemiliknya ." Ucap Henry pelan mengatakan alasan sebenarnya ia melihat profil Agustian Wijaya .
"Oh jadi seperti itu , lalu rencana anda apa tuan ? apa perlu kita menemui pengacara itu dan menanyakan secara langsung . ?" Tanya Michael merespon perkataan Henry .
"No Mike , itu adalah tindakan yang tidak sopan lagipula sebagai pengacara yang cukup terkenal seperti dia pasti sangat mudah untuk membeli mobil Ferarri seperti itu .Lebih baik lupakan saja masalah ini , mungkin gadis itu adalah putri dari pengacar itu kan . " Jawab Henry pelan sambil berusaha tersenyum .
"Yang ada katakan itu benar juga tuan , nanti kita malah bisa terkena masalah karena dianggap sebagai penguntit pula . " Sahut Michael dengan cepat .
Henry tersenyum mendengar perkataan Michael sang asisten , ia lalu memerintahkan Michael untuk pergi kekantin karyawan untuk mengambilkannya makanan karena lapar . Pasalnya setelah mengejar mobil Ferarri itu Henry tak jadi pergi ke restoran favoritnya apalagi tadi sempat bertengkar juga dengan Ryan di jalan , Henry menyandarkan tubuhnya di kursi sambil memejamkan kedua matanya . Ia berusaha mengingat wajah gadis pengemudi Ferarri yang sempat ia lihat cukup lama itu , tapi karena gadis itu menggunakan kacamata hitam yang cukup besar Henry tak dapat melihat secara jelas wajah gadis itu .
"Apakah aku tadi memang berhalusinasi ...tapi bibir dan hidung mancung itu sangat mirip dengan Arial ...
__ADS_1
Deg
Henry menghentikan perkataannya ketika menyebut nama Arial , wajahnya langsung memanas dengan seketika ketika menyadari kalau sudah menyebut nama bodyguardnya yang sudah menghilang selama satu bulan itu . Henry dibuat jengkel oleh Arial ketika mendapat laporan dari anak buahnya yang mengatakan kalau Arial kabur dari rumah Ryan . Saat akan mengerahkan orangnya untuk mencari anak buah barunya itu ia dikejutkan dengan datangnya sebuah paket yang berisi ponsel , kartu kredit , make up dan beberapa potong pakaian wanita yang ia berikan kepada Arial sebelum pergi untuk menyamar di rumah Ryan .
"Kau kemana Arial ... kenapa kau pergi tanpa jejak ..." Ucap Henry tanpa sadar .
Taman Wisata Mangrove , Pantai Indah Kapuk
Ayara keluar dari mobil ferarrinya setelah berkendara dengan kecepatan penuh setelah menyadari sedang diikuti dua mobil mewah lainnya di jalan raya tadi , ia akhirnya memilih pergi ke sebuah komplek perumahan mewah di daerah Pantai Indah Kapuk karena tersasar akibat mengikuti GPS sampai akhirnya ia terdampar di Hutan Mangrove buatan yang ada di dekat perumahan mewah tersebut .
"Siapa pemilik dua mobil itu tadi , sepertinya aku tidak asing dengan dua mobil itu ...aku pernah melihatnya tapi dimana ya ." Gumam Ayara pelan sambil berusaha mengingat kedua plat mobil mewah yang sudah mengikutinya tadi itu .
Glek
Ayara menelan salivanya dengan perlahan ketika berhasil mengingat dimana ia melihat dua mobil yang mengikutinya tadi itu . Dengan cepat Ayara meraih ponselnya untuk menghubungi pengacara pribadinya Pak Agustian Wijaya .
"Hallo pak ... jual Ferarri merahku dan ganti dengan BMW i8 edisi terbaru . " Ucap Ayara dengan cepat ketika sudah tersambung dengan sang pengacara di telepon
Bersambung
Jangan lupa baca juga novel Thor yang siap mengudara Faith 2 menggantikan Faith 1 yang akan segera tamat . Terima kasih
__ADS_1