Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
The leader of royal blood


__ADS_3

Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak. 


Terima kasih


Dua jam kemudian terdengar suara mobil berhenti di halaman kediaman Alfredo dan sang pengendara yang tak lain adalah Michael lalu turun bersama Cecar yang terlihat sangat senang saat membawa sebuah kantung kertas besar yang berisi tiga buah ponsel mahal yang memiliki logo apel tergigit itu dalam tiga warna, pink, rose gold dan putih. Saat di toko tadi Michael nampak heran ketika melihat Cecar memilih tiga ponsel dengan warna yang biasanya dipilih oleh wanita, namun saat Cecar mengatakan alasan kenapa ia menyukai warna-warna itu seketika Michael langsung menutup mulutnya.


Cecar mengatakan warna-warna itu sengaja ia pilih supaya saat Ayara meminjam ponselnya Ayara merasa nyaman, walaupun hanya beberapa menit saja Ayara memakai ponselnya. Cecar berfikir bahwa Ayara harus terlihat senang dan nyaman ketika memakai ponselnya, oleh karena itu ia rela memiliki ponsel yang mempunyai warna seperti itu demi menyenangkan Ayara.


"Apa kau tak malu memakai ponsel dengan warna-warna feminim seperti itu Cecar?" tanya Michael pada sesar ketika mereka sudah sampai di dalam rumah.


"No, untuk apa aku malu lagi pula tak ada orang yang mengenalku dan aku tidak mengenal mereka. Yang aku kenal adalah nona bos, nona bos adalah orang yang sudah menolongku jadi tak ada salahnya bukan jika aku menyenangkannya sedikit walau hanya dengan cara seperti ini," jawab Cesar polos sambil tersenyum.


"Jadi kau benar-benar sangat menghormati nona bosmu itu ya ?"tanya Michael kembali.


"Tentu saja, nona bos adalah malaikat penyelamat dalam hidupku. Mungkin kalau tidak ada nona bos aku sudah mati kelaparan di jalan, aku bukanlah seekor ular yang dipelihara lalu memakan majikannya. Aku masih cukup tau bagaimana caranya balas budi," jawab Caesar kembali.


"Ya sudah Mickey Mouse terima kasih karena sudah mengantarkanku belanja, sekarang aku harus menginstal aplikasi di ponsel-ponsel ini sebelum aku pakai dan jangan ganggu aku ketika sedang bekerja," imbuh Cecar menambahkan perkataannya yang sebelumnya sambil berjalan menuju kamarnya untuk mulai bekerja.


Michael hanya menggelengkan kepalanya perlahan melihat apa yang Cecae lakukan, ia benar-benar sudah salah sangka kepada Cecar selama ini. Ia kira Cecar memilih ponsel-ponsel dengan warna seperti itu karena ia memiliki sifat yang feminim, namun ternyata ia memiliki alasan lain dibalik pemilihan warna pada ponsel-ponselnya itu. Ia ternyata juga alasan lain mengapa menganggap ponselnya sebagai istri, ternyata Cecar memposisikan ponselnya itu sebagai bagian dirinya yang lain yang harus melayani Ayara.


"Kau benar-benar beruntung nona mendapatkan tangan kanan yang sangat setia seperti ini," ucap Michael dalam hati sambil menatap kamar Cecar yang kini sudah tertutup.


Dooorrr


Dooorrr

__ADS_1


Bunyi ledakan dari pistol membuat Michael kaget dan langsung tersadar dari lamunannya, ia pun kemudian mencari arah sumber suara dengan berlari menuju ke halaman belakang. Langkahnya langsung terhenti ketika melihat Henry sedang memegang dua buah pistol jenis Desert Eagle Mark XIX berwarna silver di kedua tangannya, ia baru saja menembak dengan posisi sempurna dalam jarak 50 meter. Pistol yang dipegang Henry adalah pistol yang lebih mematikan dari pistol Glock 20 yang sering ia pakai, karena daya rusak yang luar biasa dari pistol itu makanya Henry jarang memakainya dan memilih membawa pistol Glock 20. Walaupun kedua pistol itu sama-sama mematikan namun level Glock 20 dan Desert Eagle Mark XIX jauh berbeda.


Melihat apa yang dilakukan oleh Henry membuat Michael terdiam, ia semakin yakin bahwa sang Tuan sudah kembali menjadi tuan muda yang ia kenal 10 tahun. Sosok tuan muda yang dingin dan kejam sudah kembali lagi dan itu membuatnya takut, pasalnya sudah bertahun-tahun ini Henry menyembunyikan sisi lainnya itu di dalam dirinya.


"Kau sudah kembali Mike," ucap Henry pelan sambil meletakkan kedua pistolnya di meja.


"B-baru saja tuan, sekarang Cecar sedang menginstal aplikasi di ketiga ponselnya," jawab Michael tergagap.


"Anak itu hanya membeli tiga ponsel?" tanya Henry tak percaya.


"Iya, warna pink, Rose Gold dan putih," jawab Michael kembali.


Henry tersenyum mendengar perkataan Michael, ia sudah menduga kalau Cecar akan memilih warna-warna seperti itu lagi namun tak percaya kalau Cecar hanya membeli tiga padahal ia ingin Cecar membeli lebih dari lima supaya ia tak meratapi ponselnya lagi jika kembali rusak.


"Oh iya Mike aku harus mengatakan hal penting padamu, ayo duduk di kursi itu," ucap Henry pelan sambil meraih botol air mineral dan langsung menenggaknya dengan cepat.


"Ada apa tuan?" tanya Michael penasaran.


"Jasper dan anak buahku sedang dalam perjalanan menuju Cordoba, tolong siapkan identitas baru dan senjata-senjata ini untuk mereka. Minta Cecar membuat identitas baru untuk semua anak buahku," jawab Henry datar sambil mengeluarkan ponselnya yang menampilkan foto-foto seratus orang terbaiknya di geng Royal Blood bersama Jasper.


"A-anak buahmu geng...geng Royal Blood akan datang ke Cordoba!!!" pekik Michael terbata.


"Yupp," jawab Henry santai.


"Royal blood bukankah itu mafia yang menguasai hampir seluruh daratan Eropa timur?" tanya Ayara tiba-tiba ikut bicara.

__ADS_1


Mendengar suara Ayara membuat Henry dan Michael langsung menoleh ke arah belakang dimana Ayara sedang berdiri sambil membawa segelas air putih.


"Kenapa kau turun sayang, bukankah dokter Daniela memintamu untuk istirahat dikamar," tanya balik Henry sambil bangun dari kursi dan mendekati Ayara.


"Jawab Henry...kenapa kau membahas kelompok mafia itu?"tanya Ayara kembali dengan kedua mata terbuka lebar.


"Itu karena..."


"Stop!!! buka bajumu Henry...buka," ucap Ayara dengan cepat memotong perkataan Henry.


"Ini diluar dan banyak orang sayang, kau mau melakukan itu diluar?" tanya Henry pelan mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Cepat buka Henry," jawab Ayara ketus.


Karena tak mau membuat Ayara marah Henry akhirnya membuka baju yang ia pakai, deretan otot sixpack yang memiliki bulu halus langsung terlihat jelas saat Henry membuka kemeja yang ia pakai. Kedua mata Ayara langsung terpusat pada sebuah tato kecil di samping pusar yang kini tertutup bulu halus, dengan cepat Ayara menyibak rambut-rambut halus itu dari tato yang sudah mulai pudar diperut Henry. Kedua matanya langsung membulat sempurna saat melihat tato itu dengan jelas.


"Yang aku tau hanya pemimpin dari kelompok itu saja yang memiliki tato api ini...apa kau..."


"Iya sayang akulah pemimpin kelompok itu," ucap Henry jujur sambil meraih pinggang Ayara dan menatapnya tajam tanpa berkedip.


🌼 bersambung 🌼


🍀🍀 Henry sudah jujur pada Ayara dengan identitas aslinya dimasa lalu, lalu ada kejutan apa lagi yang Henry akan katakan pada Ayara? jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.


Jangan lupa juga untuk VOTE.

__ADS_1


Terima


__ADS_2