
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE
Bandar Udara Internasional Barcelona-El Prat
Sebuah pesawat jet G600 milik Henry mendarat dengan apik di bandara Barcelona, satu persatu para penumpang turun dari pesawat jet mahal itu bergantian, puluhan kamera dari wartawan yang sudah berkumpul sejak pagi langsung mengambil gambar ketika Ayara dan Henry keluar dari pesawat.
Henry tak melepaskan tangannya dari pinggang Ayara, ia terlihat menuntun Ayara yang berjalan lemas menuju ke ruang tunggu bandara yang dipersiapkan untuk mereka. Ayara menutupi matanya yang sembab dan merah menggunakan kacamata hitam besar, begitu pula dengan Henry. Kepala polisi Barcelona yang menangani kasus jatuhnya pesawat jet G500 milik Alfredo Del Castillo langsung menyambut Henry secara langsung, ia tau bahwa Henry adalah membantu Alfredo.
"Ramai sekali Henry," bisik Ayara lirih saat berjalan menuju ruang tunggu.
"Berita jatuhnya pesawat daddy sudah menjadi headline di Spanyol selama dua hari terakhir ini sayang, jadi wajar kalau seramai ini," jawab Henry pelan.
"Aku tak nyaman dengan mereka," ucap Ayara pelan.
"Sabar, setelah konferensi pers mereka akan meninggalkan bandara," sahut Henry singkat mencoba menenangkan Ayara.
Ayara menganggukan kepalanya perlahan mendengar perkataan sang suami, karena bodyguard Henry sudah berjaga sejak mereka turun dari pesawat alhasil saat Ayara dan Henry berjalan menuju ruang konferensi pers tak ada satupun dari wartawan yang bisa mendekati Ayara. Hanya lampu blitz saja yang tak berhenti membidik Ayara dan Henry disertai teriakan para wartawan yang ingin meminta keterangan pada Ayara secara langsung, mereka terlihat tidak sabar ingin melakukan wawancara dengan Ayara sebagai anak dari Alfedro Del Castillo.
Sejak berita jatuhnya pesawat milik Alfedro tersebar nama Ayara jadi terkenal di Spanyol, foto-fotonya pun tersebar di negara matador itu. Kecantikannya yang ia sembunyikan selama ini dapat dilihat jelas oleh semua orang, bahkan foto baby Ace pun juga ikut tersebar luas padahal pihak kepolisian melarang para wartawan menyebarkan foto itu atas permintaan Ayara. Ia tak mau foto adiknya yang sudah meninggal menjadi konsumsi banyak orang, begitupun dengan foto sang ibu Raisa padahal selama ini daddynya menutup rapat tentang identitas Raisa dan baby Ace pada publik. Saat melihat foto-foto itu Ayara akan kembali histeris karena menyadari bahwa orang-orang yang ia sayangi sudah meninggal, namun tetap saja para pewarta berita itu tetap menyebarluaskan foto-foto itu demi kepentingan mereka.
"Aku tak usah ikut ya," pinta Ayara lirih saat sedang duduk diruang tunggu.
"Tak bisa sayang, mereka ingin berbicara dengan mu," jawab Henry pelan.
"Tapi aku tak bisa, aku tak bisa Henry," isak Ayara lirih.
"Istri Henry Luke adalah wanita yang kuat dan hebat jadi kau pasti bisa, tenanglah aku ada di sampingmu sayang," bisik Henry lembut mencoba untuk menenangkan Ayara.
Ayara mengangguk pelan sambil menyeka air matanya yang kembali menetes dari kedua matanya, sejak sadar dari pingsan kemarin Ayara tak berhenti menangis. Ia hanya akan berhenti menangis ketika tidur saja dan hal ini membuat Henry sedikit khawatir, ia tak tega melihat betapa hancurnya Ayara. Namun ia tak bisa membongkar rahasianya dengan Alfedro sang ayah mertua, ini dilakukan pun demi kebaikan Ayara beserta ibu dan adiknya. Karena itu Henry bersumpah akan segera menyingkirkan Yamashita Ryuichi dengan cepat supaya mereka bisa berkumpul lagi, saat sedang membantu Ayara menyeka air seorang petugas masuk ke ruang tunggu. Ia meminta Ayara dan Henry keluar karena akan segera dimulai dan acara konferensi pers ini disiarkan di lima staius televisi nasional terbesar di Spanyol serta ditampilkan juga di situs YouTube.
__ADS_1
"Are you ready?" tanya Henry pelan.
"No!!" jawab Ayara dengan cepat.
Henry tertawa mendengar perkataan sang istri yang menggemaskan, ia lalu mencium kening Ayara perlahan lalu menggandengnya keluar menuju tempat konferensi pers dimana sudah banyak wartawan yang menunggu.
Saat Henry dan Ayara keluar ke ruang konferensi pers, kilatan lampu blitz kembali terlihat saling saut menyaut tanpa henti. Mereka langsung membidik Ayara dan Henry untuk mencari foto terbaik.
"Saya Henry Luke mewakili keluarga ingin mengucapkan terima kasih kepada para wartawan yang sudah bersedia hadir di tempat ini untuk mendengarkan beberapa penjelasan dari saya selaku menantu dari tuan Alfredo Del Castillo beserta istri saya Ayara Del Castilo putri pertama mendiang tuan Alfredo Del Castillo," ucap Henry penuh wibawa saat membuka sesi tanya jawab.
"Saat peristiwa ini terjadi kami baru saja melangsungkan pernikahan tiga hari yang lalu di Irlandia, jadi sebenarnya kami tak tahu persis kronologinya mengapa dan bagaimana ayah mertua saya beserta ibu dan adik saya ada di pesawat itu. Kami pun sangat shock saat mengetahui berita ini di televisi satu hari yang lalu," imbuh Henry menambahkan perkataannya.
"Jadi anda tak mengetahui apa tujuan tuan Alfedro ke Ibiza tuan?"
"Bukankah pesawat jet itu masih baru, lalu bagaimana bisa pesawat itu jatuh saat dipakai dari Barcelona menuju ibiza padahal pesawat jaraknya tidak terlalu jauh,"
"Apa anda yakin ini bukanlah sebuah konspirasi dari rival bisnis Tuan Alfredo?"
Ayara mencengkram tangan Henry dengan sangat kuat ketika mendengar pertanyaan terakhir sang wartawan, pertanyaan itu kembali mengusik sisi terdalamnya. Ditanya bagaimana perasaannya saat ini dan apa rencananya kedepan pasca meninggalnya orang-ornag tercintanya membuat tangis Ayara pecah, ia tak bisa menahan dirinya lebih lama lagi.
Menyadari ayara menangis Henry langsung memeluk istrinya itu untuk memberikan dukungan sembari menyeka air mata yang keluar dari sepasang mata indah Ayara yang sudah terlihat sangat sipit karena lamanya ia menangis.
"Ditanya mengenai bagaimana perasaan kami setelah orang-orang terkasih kami meninggal seperti ini tentu tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, jangankan mengalaminya seperti saat ini membayangkannya pun kami sebenarnya tak pernah. Kami tak pernah menyangka dan mengira peristiwa mengerikan seperti ini akan menimpa keluarga kami," jawab Henry pelan sambil membelai kepala Ayara yang sudah bersandar di dadanya.
"Dan untuk dugaan konspirasi kami tak berani memberikan asumsi seperti itu, kami tak mau menyakiti beberapa pihak yang terkait. Kami sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada kepolisian Spanyol untuk menyelidikinya lebih jauh, karena kami yakin dan percaya dengan kinerja para aparat yang berwenang di negara ini," imbuh Henry kembali sambil menoleh kepada kepala polisi yang sedang duduk disebelahnya.
"Tentu tuan, kami akan menyelidiki kasus ini dengan sebaik-baiknya. Terima kasih atas kepercayaan anda kepada kami tuan Henry," jawab kepala polisi yang bernama Pedro sambil tersenyum.
Henry tersenyum mendengar perkataan sang kepala polisi, tak begitu lama kemudian akhirnya konferensi pers perihal pernyataan keluarga Alfredo Del Castillo pasca jatuhnya pesawat yang mereka tumpangi menuju Ibiza akhirnya terpaksa dipercepat. Pasalnya Henry tak tega ketika melihat Ayara terus menangis sepanjang konferensi pers berlangsung, rencana awalnya adalah Ayara yang akan menjawab pertanyaan mereka namun karena Ayara terus menangis sepanjang konferensi pers akhirnya Henry lah yang mengambil posisi Ayara.
__ADS_1
"Sudahlah sayang jangan menangis lagi, semuanya sudah selesai," ucap Henry berkali-kali mencoba menenangkan Ayara.
"Ayo pulang, aku tak bisa ada disini terus. Mereka terus menerus menanyakan pertanyaan yang sama, aku tak kuat Henry," jawab Ayara terbata.
"Iya kita akan segera ke hotel sayang untuk istirahat, kau sabar ya. Mobil yang akan mengantar kita sedang berjalan ke lobby," sahut Henry pelan.
"Henry katakan ini mimpi Henry, cubit aku Henry bangunkan aku dari mimpi buruk ini. Aku sedang bermimpi Henry hiks...hiksss mommy daddy Ace tak mungkin pergi Henry, mereka ada di Cordoba Henry mereka tak mungkin naik pesawat itu kemarin mereka tak mungkin....
Bruk
Ayara kembali pingsan saat sedang berdiri menanti mobil menuju lobby, Henry langsung bertindak cepat. Ia langsung meraih tubuh Ayara yang terkulai tak berdaya dan menggendongnya ala bridal style menuju mobil yang sudah sampai di lobby, melihat Ayara pingsan para wartawan langsung kembali mengambil foto untuk dijadikan bahan berita tambahan di tempat mereka bekerja.
Di dalam mobil menuju hotel Henry terlihat memangku Ayara yang pingsan sambil menyeka air mata Ayara yang masih keluar dari matanya.
"Dokter juga dalam perjalanan menuju hotel tuan," ucap Michael pelan memberi laporan kepada Henry.
"Good job Mike," jawab Henry lirih, ia tak mengalihkan pandangannya dari Ayara sedikitpun.
"Ternyata nona bos sangat lemah sekali, padahal dulu dia terlihat sangat kuat seperti wonder woman. Tapi sekarang saat melihat nona bos seperti ini aku jadi tahu kenapa nyonya Raisa sangat menyayangi nona bos, ternyata nona bos itu sangat rapuh," celetuk Cecar tanpa rasa bersalah.
"Kau benar Cecar, ia selama ini hanya pura-pura kuat untuk menutupi betapa rapuhnya dirinya. Aku benar-benar merasa bersalah padanya dan tak tega, ingin sekali rasanya aku...
"Jangan tuan, bukankah anda sudah berjanji," sahut Michael memotong perkataan Henry dengan cepat.
"Iya Mike, semoga saja si tua bangka itu melihat tayangan hari ini sesuai harapan kita. Jadi kedepannya kita akan lebih mudah menghancurkannya," ucap Henry dingin sambil membayangkan wajah Yamashita Ryuichi.
🌼 bersambung 🌼
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
__ADS_1
Lalu baca juga novel Thor lainnya yang berjudul : 🌹 Faith 2 the return of the prince 🌹