Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Cyber war


__ADS_3

Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE dan Baca novel thor lainnya yang berjudul FAITH 2.


Terima kasih.


Ayara yang sudah menebak kalau Henry akan membuka pintunya dengan menggunakan pistol tak bergeming, ia masih betah bersembunyi dibalik selimut tebal menutupi dirinya sambil menyentuh dadanya yang masih terasa sakit akibat perbuatan Henry. Air matanya memang sudah tak keluar dari kedua matanya namun isak tangisnya masih terdengar samar-samar keluar dari bibirnya.


Setelah berhasil membuka pintu kamar yang langsung hancur terkena timah panasnya Henry langsung masuk mendekati Ayara yang ada diatas ranjang, dia terlihat bingung mau melakukan apa. Ditambah dengan mendengar suara isak tangisan Ayara yang menyakitkan hati benar-benar membuatnya tak bisa berkutik, ia hanya bisa diam berdiri mematung melihat ke arah ranjang dimana Ayara bersembunyi didalam selimutnya.


"Yara...im sorry Yara, aku tak bermaksud untuk melukaimu. Aku kelepasan tak bisa menahan diriku Yara...sayang maafkan aku," ucap Henry pelan setelah berdiri hampir sepuluh menit tanpa bicara apapun.


"Yara...


"Pergilah Henry, aku tak mau bicara," jawab Ayara lirih memotong perkataan Henry sambil terisak.


"Maafkan aku sayang," pinta Henry memelas.


"Aku ingin tidur Henry, pergilah," sahut Ayara pelan sambil merapatkan selimutnya lebih rapat mengusir Henry pergi dari kamar.


Melihat Ayara benar-benar tak mau berbicara dengannya Henry hanya bisa diam dan pasrah, ia tak mau memaksa Ayara kembali untuk bicara karena takut membuat Ayara makin marah padanya. Dengan langkah gontai Henry berjalan meninggalkan kamar pengantin yang masih sangat wangi mawar itu, kamar yang seharusnya penuh cinta kini berubah dingin tanpa kehangatan.


Henry masuk ke dalam kamar lain yang ada dilantai dua, ia berbaring diatas ranjang dan menatap langit-langit kamarnya yang putih bersih sambil mengingat apa yang sudah ia lakukan sebelumnya pada Ayara di meja makan. Karena dikuasai nafsu Henry dengan kasar meremass-remasss dada Ayara, ia tak melupakan kalau Ayara sedang datang bulan. Padahal ia juga tau sebenarnya kalau wanita sedang datang bulan seluruh tubuhnya terasa sakit, jangankan di pegang dengan keras seperti yang ia lakukan pada Ayara sebelumnya. Tersentuh tak sengaja saja rasanya pasti sakit dan Henry sekarang sedang merutuki kesalahannya itu, mengumpat kebodohannya yang baru ia lakukan.


"Argghh Henry kenapa kau tak bisa menahan dirimu dulu, kau kan tau sejak awal kalau istrimu itu bukan wanita yang mudah... aarrggghhh Henry kau bodoh!!!" ucap Henry kesal memaki dirinya sendiri.

__ADS_1


Drrtttt...drrrtttt...


Ponsel pintar milik Henry ada diatas nakas bergetar dengan keras sampai suaranya menggangu, pada awalnya Henry tak mau mengurus ponselnya itu namun karena ponselnya terus berdering mau tak mau ia akhirnya meraih ponselnya dan menempelkan di telinganya dengan cepat.


"Ya Mike," ucap Henry pelan menjawab panggilan Michael sang tangan kanan.


"Tuan, datanglah ke apartemen Cecar sekarang urgent tuan," sahut Michael dengan panik.


"Ryuichi?" tanya Henry singkat.


"Iya tuan, mereka mulai bergerak. Cecar sedang berusaha mengalihkan semua nya atas nama nyonya Yara, tapi kami butuh bantuan anda sekarang," jawab Michael dengan suara meninggi.


"Sepuluh menit lagi aku sampai!!!" pekik Henry dengan keras.


Setelah menutup panggilan dari sesar tak lama kemudian Henry berganti pakaian tanpa mandi terlebih dahulu, ia lalu pergi dengan tergesa-gesa menuju ke apartemen Cecar sambil terus berbicara dengan seseorang di telepon.


Ketika sampai di basement Henry langsung mengendarai mobilnya sendiri tanpa driver, ia sudah tak punya banyak waktu jika harus menunggu driver datang. Dengan kecepatan tinggi Henry memacu mobil sport miliknya menuju apartemen Cecar yang jaraknya tidak begitu jauh dari apartemen penthouse yang ia tinggali bersama Ayara sebagai rumah tetap saat ini.


Karena memacu mobilnya dalam kecepatan tinggi, Henry hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke apartemen Cecar. Ia langsung memarkirkan mobilnya di parkiran VIP dan langsung menuju lift untuk menyusul Michael yang sudah menunggunya di apartemen bersama Cecar, sesampainya di lantai 20 Henry langsung berlari menuju kamar nomor 2081.


"Tuann....


"Aku tau Mike," sahut Henry dengan cepat memotong perkataan Michael ketika ia baru membuka pintu apartemen Cecar yang tak terkunci.

__ADS_1


"Ini komputer anda tuan," ucap Cecar pelan sambil menunjuk sebuah komputer canggih disebelahnya.


Henry yang mengerti langsung duduk disebuah kursi yang sudah disediakan oleh Michael, ia kemudian bekerja bersama Cecar berusaha menghalangi serangan yang dilakukan oleh Ryuichi dan Dmitry dari Jepang untuk mengambil semua uang dan beberapa aset penting milik Raisa dan Alfredo dari dua perusahaan besar mereka di Inggris, Spanyol dan Italia. Henry yang juga mempunyai kemampuan hebat dalam dunia cyber nampak tak kesulitan ketika membantu Cecar, ia berulang kali memasukkan beberapa program yang sudah ia miliki sebelumnya untuk memblok program ilegal milik Ryuichi yang ingin menghabiskan semua uang milik Alfredo yang ada di tabungan.


Sedangkan Cecar sedang membuat account bank baru atas nama Ayara untuk memindahkan semua uang dan aset penting milik Alfredo dan Raisa atas nama Ayara di Bank Swiss, ia sebenarnya sudah berhasil membuat satu bank account atas nama baby Ace namun karena masih bayi ia tak bisa menyimpan banyak uang di dalam rekening itu. Oleh karena itu ia membuat account baru atas nama Ayara, setelah bekerja keras selama hampir 1 jam akhirnya semua aset penting dan uang milik Raisa dan Alfredo berhasil Cecar pindahkan ke sebuah bank terpercaya milik negara Swiss atas nama Ayara dan sang adik baby Ace. Sementara itu Henry masih kesulitan untuk menghalau program ilegal milik Ryuichi yang berusaha menerobos masuk ke dalam pertahanan perusahaan milik Raisa dan Alfredo yang sudah ia buat sebelumnya, tanpa diperintah Cecar kemudian membantu pekerjaan Henry. Dalam waktu 10 menit ia berhasil mengembalikan program ilegal itu kepada sang pengirim ke Jepang.


"Ryuichi benar-benar sudah gila, dia seantusias ini ingin menghancurkan keluarga mantan istrinya," ucap Henry dingin.


"Sebenarnya bukan tuan Alfedro sasaran Ryuichi tuan," sahut Cecar pelan sambil membuka kacamata tebal yang terpasang di hidungnya.


"Maksudmu?" tanya Henry penasaran.


"Nona bos pernah bercerita kepadaku bahwa sang ayah kandung sebenarnya masih menginginkan anak laki-laki dari nyonya Raisa maka dari itu selama ini tuan Alfedro menyembunyikan keberadaan tuan muda kecil itu dari publik dan sepertinya tuan Dmitry Brown sudah memberitahukan kepada tuan Ryuichi bahwa nyonya Raisa dan tuan Alfredo memiliki seorang bayi laki-laki. Oleh karena itu kini ia semakin bersemangat sekali untuk menghancurkan tuan Alfredo dan merebut nyonya raisa kembali agar bisa melahirkan anak untuknya," jawab Cecar penuh keyakinan.


"Ryuichi gilaaa...


🌼 Bersambung 🌼


VOTE VOTE


VOTE VOTE.....JANGAN HANYA MINTA UPDATE TAPI KAKAK-KAKAK TIDAK MAU BANTU VOTE....


Berikan juga ratting bintang lima 🌟 🌟 🌟🌟🌟

__ADS_1


Nb : Baca juga novel Thor lainnya yang berjudul Faith 2 : The return of the prince


Terima kasih


__ADS_2