
Baca novel thor lainnya yang berjudul
FAITH 2 : The return of the prince
Ryan yang masih ada di apartemen Henry meradang saat menerima sebuah kiriman foto dari Henry, dimana Henry memfoto sprei sutra yang memiliki noda bercak darah. Pada awalnya Ryan tidak mengerti kenapa Henry mengirimkan foto itu namun ia akhirnya paham setelah membaca pesan ke dua yang dikirimkan oleh Henry yang berbunyi.
"She was completely mine when we were in the Seychelles,"
Setelah membaca pesan itu Ryan langsung naik darah, ia membanting ponselnya dengan sangat keras kelantai sehingga ponsel pintarnya langsung menghitam seketika dibagian layar.
"Benar dugaanku, dia sengaja meminta pilot pesawat pribadi nya untuk landing di Afrika Selatan supaya aku tak bisa melacak keberadaannya, rupanya dia pergi ke pulau Seychelles yang ada di sekitar Madagaskar," ucap Ryan penuh emosi.
"Kau benar-benar memancing amarahku Henry, aku sudah berkali-kali mengalah untukmu tapi untuk satu ini aku tak akan menyerah begitu saja. Walaupun kau berhasil mendapatkan Ayara pertama kali, tapi aku bersumpah akulah orang yang akan menjadi ayah dari bayi yang akan ia kandung suatu saat nanti," pekik Ryan dengan suara keras sehingga mengagetkan Yuri yang sedang ada di dalam kamar mandi.
Walaupun tidak begitu jelas namun Yuri bisa menangkap omongan yang baru saja di katakan oleh Ryan, sebuah senyum tersungging di wajahnya saat mengetahui permusuhan di antara dua saudara angkat itu.
"Sepertinya akan menyenangkan jika aku menyiram garam di atas luka yang sedang basah itu," ucap Yuri dalam hati sambil menatap kaca yang ada di hadapannya.
Tak begitu lama kemudian terdengar suara ketukan di pintu kamar mandi dari dua orang wanita yang dipanggil oleh Ryan, mereka mengajak Yuri untuk pergi karena Ryan sudah menunggu di lift. Dengan langkah gontai Yuri berjalan mengikuti dua wanita asing yang belum pernah iya kenal itu menyusul Ryan yang sedang menahan pintu lift tanpa berkedip menatap ke dalam apartemen Henry yang sudah berantakan.
Untuk seorang Ryan yang merupakan saudara angkat dari Henry tak sulit baginya untuk bisa masuk ke apartemen milik Henry, pasalnya beberapa anak buah Henry sudah mengenalinya maka dari itu kemarin ia bisa masuk dengan mudah ke apartemen penthouse itu bersama dua orang wanita penghibur dan terakhir Yuri datang saat hari sudah hampir malam.
Ryan akhirnya memutuskan untuk meninggalkan apartemen Henry karena merasa urusannya dengan Henry tak semudah yang ia bayangkan, pada awalnya ia ingin mengatakan kebenaran pada Ayara bahwa orang yang bertanggung jawab atas kecelakaan pesawat yang menimpa orang tuanya adalah sang ayah kandung. Namun saat mendengar Ayara mengungkapkan isi hatinya tentang Henry, ia melupakan tujuan awalnya datang ke apartemen itu. Kini ia bertekad untuk memisahkan Ayara dan Henry menggunakan cara yang lain, walaupun Henry sudah menjadi suami sah bagi Ayara namun ia bersumpah tak akan melepaskan ayara begitu saja untuk Henry.
"Aku adalah seorang pria yang sangat sulit sekali jatuh cinta walaupun sering menghabiskan malam bersama banyak wanita, namun hanya satu wanita yang bisa membuatku berdebar-debar dan itu adalah kau Yara, "ucap Ryan dalam hati saat ada di mobil bersama Yuri yang duduk di sebelahnya sedangkan dua wanita penghibur yang ia panggil sebelumnya sudah ia beri uang untuk naik taksi sendiri.
__ADS_1
"Sekarang apa rencanamu selanjutnya?" tanya Yuri pelan memecah keheningan di dalam mobil.
"Aku sedang memikirkan cara lain untuk membuat Henry dan Ayara berpisah," jawab Ryan dengan cepat.
"Cara seperti itu akan sangat sulit jika Ayara tak mau melepaskan Henry, namun lain ceritanya jika ia memilih untuk pergi dengan sukarela," ucap Yuri manja dengan senyum penuh arti.
"Apa maksud dari perkataanmu itu?" tanya Ryan tak mengerti.
Yuri tersenyum mendengar perkataan Ryan, ia sudah menduga kalau Ryan pasti akan tertarik dengan ide yang akan Ia berikan itu.
"Buat Ayara membenci suaminya, jika hal itu terjadi maka kau tak perlu bersusah susah untuk memisahkan mereka. Karena Ayara sendirilah yang akan meninggalkan suaminya jika ia mengetahui tingkah bejat suaminya itu," jawab Yuri lembut sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Ryan.
"Kadi maksudmu kita harus membuat citra Henry rusak di mata Ayara ?"tanya Ryan kembali sambil menahan tangan Yuri yang akan merambah ke arah resleting celananya.
Ryan terdiam mendengar perkataan Yuri, ia tak menyangka kalau wanita yang pernah dekat dengan Henry itu memberikan ide yang sangat cemerlang. Ide yang tak pernah ia pikirkan sama sekali.
"Sekarang yang harus kau lakukan adalah merusak nama baik Henry dimata Ayara, dengan perlahan Ayara arah pasti akan goyah saat melihat tingkah suaminya. Pada saat itulah kau bisa masuk dalam hubungan yang tak sehat itu, seperti seorang pahlawan yang akan melindungi Ayara. Dan untuk selanjutnya kau bisa bayangkan sendiri," bisik Yuri pelan sambil melepaskan tangannya yang ditahan oleh Ryan, ia kemudian meneruskan lagi kegiatannya menyelusuri perut sixpack Ryan.
Sebuah senyum tersungging di wajah Ryan mendengar perkataan Yuri, kesadarannya kembali saat merasakan tangan Yuri sudah melampaui batas yang seharusnya dilakukan seorang wanita Dia kemudian menatap Yuri dengan tajam.
"Kau menginginkannya?" tanya Ryan pelan sambil menatap tajam mata sipit Yuri.
"If you allow it then I will give you the best service," jawab Yuri tanpa malu.
*Jika kau mengizinkannya maka aku akan memberikanmu pelayanan terbaik.
__ADS_1
"Kalau begitu buktikan," ucap Ryan pelan sambil merebahkan tubuhnya di sandaran kursi mempersilahkan Yuri melakukan apapun yang ia mau.
"Disini? di mobil? dibelakang asisten pribadimu kau memintaku melakukan itu?" tanya Yuri tak percaya.
"Yes," jawab Ryan dengan cepat tanpa rasa bersalah.
Yuri tertegun mendengar perkataan Ryan ia belum pernah bercinta didepan orang lain sebelumnya, sebagai seorang model ia sangat menjaga baik nama baiknya supaya ya tak ada kesempatan orang untuk menjatuhkannya di dunia showbiz yang bergelimang dengan harta.
"Kenapa kau takut?" tanya Ryan pelan menggoda Yuri saat melihat Yuri hanya diam saja tak melakukan apa yang ia inginkan.
"bukan takut, aku hanya tak mau ada orang yang melihatmu melakukan hal seperti itu. Aku tak mau nama baikmu tercoreng," jawab Yuri pelan, ia sengaja membawa nama Rian supaya pria memikirkan permintaannya untuk kedua kali.
Sebuah senyum tersungging di wajah tampan Ryan ia kemudian duduk tegap dan mengarahkan tangannya kearah kap mobil dan tiba-tiba sebuah layar yang melindungi antara kursi penumpang dan kursi driver pun muncul dari atas, sehingga membuat Joshua yang di depan tidak melihat apa yang ada di kursi belakang. Hal yang serupa pun terjadi dengan semua jendela yang ada di kanan kiri mereka, sehingga orang yang ada di luar tak bisa melihat ke dalam.
"Semuanya sudah aman, sekarang kau bisa memuaskanku disini," ucap Ryan pelan sambil memejamkan kedua matanya.
Melihat kondisi sudah aman Yuri kemudian dengan cepat membuka resleting celana Ryan, begitu tubuh bawah Ryan tak terlindungi ia langsung melakukan apa yang biasa ia lakukan.
Tak lama kemudian terdengar suara-suara surga dari kursi belakang yang tak dapat didengar oleh Joshua yang terus memacu mobilnya menuju ke hotel tempat Ryan menginap.
🌼bersambung 🌼
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
Lalu baca juga novel Thor lainnya yang berjudul : 🌹 Faith 2 the return of the prince 🌹
__ADS_1