
Jangan lupa Vote dan ratting bintang lima ya kakak-kakak.
Terima Kasih.
Henry yang jatuh ke lantai akibat pukulan Cecar berusaha bangun dibantu Michael yang langsung sigap, para bodyguard yang mengawalnya pada awalnya akan menyerang Cecar namun hal itu dilarang oleh Henry karena Henry melihat bodyguard mertuanya juga sudah bersiap dibelakang Cecar. Ia tak mau terjadi pertumpahan darah antar bodyguard.
"Siapapun yang membuat nonaku terluka maka dia harus berhadapan denganku," ucap Cecar kembali dengan ketus.
"Siapa yang membuat luka siapa Cecar?! jaga bicaramu!!" hardik Michael terpancing emosi.
"Lebih baik kau tanya pada tuanmu itu Mickey mouse!!!" sahut Cecar dengan suara meninggi.
Michael sebenarnya ingin menjawab lagi perkataan Cecar, namun ia ditahan oleh Henry yang baru saja menyeka mulutnya yang berdarah karena terkena pukulan Cecar.
"Dan untukmu kalau kau kemari hanya ingin membuat nonaku kembali sedih lebih baik kau tak usah datang!!"imbuh Cecar keras membentak Henry.
"Aku kemari justru ingin menyelesaikan masalah Cecar, aku tau kalau Yara sudah tak mau hidup bersamaku. Oleh karena itu aku datang kemari untuk memperjelas semuanya," jawab Henry pelan.
"Kau datang kemari karena ingin menceraikan nona bukan!!!!" sengit Cecar dengan suara meninggi.
Michael yang tak tahu apa-apa langsung membelalakkan kedua matanya, ia tak menyangka mendengar perkataan seperti itu dari sesar.
"Apa yang dikatakan oleh Cecar itu tuan?" tanya Michael pelan kepada Henry.
"Heehh percuma kau tanya padanya, dia pasti tak akan bisa menjawab karena yang aku katakan adalah sebuah kebenaran.Tadi malam dia datang kemari untuk mengatakan perkataan yang menyakitkan ini saja pada nonaku, kalau kau memang ingin menceraikan nona lebih baik panggil pengacara dan jangan datang kemari lagi. Karena kedatanganmu akan melukai nona dan membuat semua pengorbanannya padamu sia-sia," jawab Cecar dengan cepat.
"Pengorbanan...apa maksudmu dengan pengorbanan?! bukankah kau tau Cecar siapa yang sudah berkorban sejauh ini selama ini hah!!!" hardik Henry terbakar emosi.
"Kalau kau tau apa yang sudah dilakukan nonaku kau pasti akan menyesal Henry, semua yang kau lakukan selama ini tak sebanding dengan semua yang sudah ia lakukan sampai...."
"Cecar stop!!!" teriak Ayara dari lantai dua tiba-tiba.
Mendengar suara Ayara semua orang yang ada di lantai satu langsung menoleh kearah sumber suara dimana Ayara sedang berdiri sambil berpegangan pada tangga, wajah Ayara yang pucat membuat Henry sedikit merasa bersalah.
"Tapi nona, lelaki pengecut ini harus tau apa yang sudah kita lakukan untuknya nona!!" jawab Cecar keras merespon perkataan Ayara.
__ADS_1
"No, no digas eso Cecar,!!"ucap Ayara pelan sambil berlutut, tiba-tiba rasa sakit di kepalanya kembali datang sehingga membuat Ayara tak mampu berdiri.
*Tidak, jangan katakan itu Cecar.
Melihat Ayara berlutut Cecar langsung berlari menuju lantai dua, ia tau kalau sang nona sedang tidak sehat. Henry pun langsung mengikuti langkah Cecar, ia sejak tadi sudah merasa kalau istrinya itu sedang tidak fit. Namun saat Henry akan menyentuh Ayara tiba-tiba Cecar menampar tangannya dengan keras.
"No, don't touch her," ucap Cecar keras dengan suara meninggi.
*Jangan, jangan sentuh dia
"I am her husband. You can't prohibit me Cecar,!!" sahut Henry tak mau kalah.
*Aku adalah suaminya. Kau tidak bisa melarangku Cecar.
"What kind of husband are you to easily say divorce to a wife who has helped you a lot," jawab Cecar jengkel.
*Suami seperti apa kau ini yang dengan mudah mengatakan perceraian kepada seorang istri yang telah banyak membantumu.
"What do you mean by helping me a lot?" tanya Henry penasaran, sejak tadi Cecar selalu menyebut kalimat yang sama yang menunjukkan kalau Ayara sudah menolongnya.
"Just so you know, nona bos has been..."
*Asal tahu saja, nona bos telah
"Cecar no, bantu aku bangun. Aku mau ke kamar lagi Cecar," ucap Ayara pelan memotong perkataan Cecar.
"Baik nona," jawab Cecar dengan cepat.
Cecar kemudian mencoba membantu membangunkan Ayara yang sudah duduk di lantai sambil berpegangan pada anak tangga, ia kembali menampik tangan Henry yang berusaha meraih Ayara. Cecar sangat marah kepada Henry yang sudah menyakiti Ayara, bagi Cecar sang nona bukan hanya seorang majikan. Tapi lebih dari itu karena, Ayara adalah penyelamat hidupnya. Tanpa ada Ayara mungkin saat ini ia sudah mati kelaparan di jalan, pleh karena itu ia rela melakukan apapun demi Ayara sama seperti yang sedang ia lakukan saat ini. Ia tak mau Henry mendekati Ayara lagi karena tau Henry lah penyebab utama Ayara sakit seperti saat ini, selama ia ikut Ayara bertahun-tahun belum pernah ia melihat Ayara saki. Oleh karenanya saat melihat ketahui Ayara terluka karena perbuatan Henry emosinya pun naik, ia sudah tak memperdulikan lagi status Henry yang masih suami sah Ayara.
Karena Ayara tak punya tenaga untuk bangun Cecar sedikit kesulitan untuk membangunkan Ayara seorang diri, pasalnya posisi Ayara sangat tidak nyaman ditambah lagi ia juga berusaha untuk menjauhkan Henry dari Ayara.
Saat sudah berhasil bangun tiba-tiba Ayara jatuh pingsan, sontak Henry pun langsung mendekati Ayara yang sudah tak sadarkan diri.
"Kau..."
__ADS_1
"Cepat panggil dokter Cecar!!!" teriak Henry panik sambil berusaha merebut Ayara dari pelukan Cecar.
"What are you waiting for !!! Hurry up and call the doctor Cecar, my wife passed out!!" imbuh Henry panik sambil memeluk Ayara erat, rasa bersalah langsung meliputi dirinya saat melihat Ayara tak berdaya dalam pelukannya.
*Apa yang kau tunggu !!! Cepat panggil dokter Cecar, istriku pingsan.
"I-iyaaa ..." jawab Cecar terbata, setelah berkata seperti itu Cecar lalu turun ke lantai satu. Ia melupakan tujuan awalnya untuk menjauhkan Henry dari Ayara.
Henry langsung membawa Ayara masuk ke dalam kamar, ia terlihat sangat panik melihat Ayara pingsan didepan mata kepalanya. Henry yang tak ada pengalaman apapun menolong orang pingsan nampak sangat ketakutan, apalagi tujuh Ayara sangat dingin saat ini.
"Sayang kau kenapa?"
"Bangun Yara...maafkan aku sayang, maafkan aku yang bodoh ini,"
"Sayang kau kenapa, buka matamu sayang. Jangan buat aku takut,"
Henry berkali-kali berusaha membangunkan Ayara dengan cara menepuk-nepuk pipi Ayara berkali-kali dengan lembut, ia benar-benar tak tau harus berbuat apa.
"Yara wake up please...forgive me my love...."
🌼 bersambung 🌼
🍀🍀 Apakah yang menyebabkan Ayara pingsan?!
lapar
kelelahan
xxxxxx he he he
Terus baca bodyguard cantik dan temukan jawabannya. Jangan ketinggalan satu episode pun ya Kakak-kakak.
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
Bantu vote untuk mendukung author lebih rajin update
__ADS_1