Bodyguard Cantik

Bodyguard Cantik
Pertolongan Tuhan


__ADS_3

Jangan lupa vote dan ratting bintang lima


Terima kasih


Dengan menggunakan pesawat komersil Alfredo dan Raisa beserta Ace berangkat ke Dublin, Irlandia. Mereka berangkat bersama tiga orang bodyguard yang mengawal, untuk saat ini Alfredo memang belum memiliki pesawat jet pribadi lagi. Setelah pesawat jet pribadi miliknya yang terdahulu hancur saat menjalankan rencana yang ia buat bersama Henry untuk mengacaukan Yamashita Ryuichi.


"Apakah kau yakin sayang untuk melakukan ini?" tanya Alfredo pelan kepada Raisa saat mereka sudah ada di dalam pesawat.


"Tentu saja, lebih baik kita segera menemui Ayara walaupun ia menolak kita nantinya. Karena jika kita biarkan berlarut-larut maka Yara akan semakin lama membenciku dan aku tak mau itu terjadi, aku sangat mengenalnya Alfredo. Ayara adalah tipikal anak yang tak bisa didiamkan, dia harus didekati dan diajak bicara. Aku yakin dalam hati kecilnya ia pasti tak marah kepada kita, ia hanya kecewa saja. Ayara tidak mungkin marah kepada kita Alfredo, aku yakin itu," jawab Raisa pelan sambil tersenyum kearah Alfredo yang duduk di sebelahnya.


"Baiklah kalau kau memang sangat yakin untuk melakukan ini maka aku tak akan melarangmu lagi, kita akan hadapi Ayara bersama-sama karena dalam hal ini aku lah yang bersalah kepadanya," ucap Alfredo lirih.


"Jangan salahkan dirimu Alfredo, aku tau kau melakukan ini demi kebaikan keluarga kita. Aku tak pernah menyalahkanmu Alfredo, ini adalah murni sebuah kesalahpahaman yang terjadi di antara kita dengan Ayara. Aku yakin dia pasti akan mengerti jika kita kita harus segera datang menemuinya, kita harus secepatnya berbicara dengannya sebelum ia benar-benar marah. Ayara sudah pernah kecewa padaku saat aku memutuskan untuk bercerai dengan Ryuichi, waktu itu Yara masih mengharapkan kami berdua tetap bersama namun setelah mengetahui kenyataan bahwa Ryuichi sudah menghianatiku akhirnya Yara mengizinkan aku untuk bercerai dari pria jahat itu," sahut Raisa kembali.

__ADS_1


Mendengar perkataan Raisa membuat Alfredo terharu, ia lalu memeluk istrinya dengan erat. Tak lama kemudian pesawat pun bersiap untuk lepas landas, semua penumpang diminta duduk dengan baik termasuk Raisa dan Alfredo yang duduk di bangku busines begitu juga dengan para bodyguard yang menemani perjalanan kali ini ke Dublin, Irlandia.


Di dalam pesawat Raisa tak berhenti berdoa ia berharap kedatangannya kali ini akan diterima oleh Ayara, meskipun sebenarnya Raisa sedikit ragu namun ia berusaha untuk meyakinkan Alfredo bahwa Ayara akan memaafkan mereka. Ia tak mau membuat suaminya bersedih atas apa yang sudah terjadi, walau bagaimanapun ia harus mendamaikan putri tunggalnya dengan sang suami. Raisa mencintai putri semata wayangnya, ia juga mencintai Alfredo pria yang mau menerima dirinya apa adanya yang sudah memberikan ia seorang anak setampan Ace.


Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam 55 menit akhirnya pesawat yang ditumpangi Raisa dan sang suami tiba di bandara Dubblin, mereka bisa sampai dengan sangat cepat karena memilih pesawat yang tidak transit. Karena jika mereka memilih pesawat yang transit maka mereka akan lebih lama sampai di Dublin dan Raisa tak mau hal itu terjadi, ia benar-benar ingin secepatnya sampai di Dubblin untuk bertemu dengan Ayara. Ia benar-benar sudah sangat rindu dengan putri kesayangannya itu, apa lagi saat ini Ayara sedang hamil. Raisa tau kalo Ayara pasti akan membutuhkan kehadirannya, ia masih ingat sekali betapa takutnya Ayara saat mendapatkan datang bulan pertamanya. Ia menangis dengan keras ketika pulang dari sekolah karena takut melihat celana dalamnya ada bercak darah.


"Maafkan mommy sayang, kau tau bukan kalau mommy sangat sayang padamu," ucap Raisa dalam hati ketika di dalam mobil yang membawa mereka dari bandara menuju rumah baru Henry yang sudah ia pegang alamatnya.


"Aku tak menyangka, kalau rumah yang kau sebutkan sebelumnya benar-benar berada tepat di depan rumah anak kita sayang, "ucap Alfredo pelan sambil menatap seisi rumah baru yang akan ia tempati selama satu bulan itu.


"Sejujurnya aku pun tak menyangka kalau akan mendapatkan rumah ini, pasalnya sudah beberapa hari terakhir ini aku mencari rumah untuk kita tinggali selama tinggal di Dubblin dan sama sekali belum ada yang cocok. Namun disaat aku hampir putus asa tiba-tiba aku mendapatkan iklan dari rumah ini yang harganya jauh lebih murah dari rumah-rumah yang sudah aku lihat sebelumnya, Tuhan membantu kita Alfredo. Dia ingin agar kita bisa kembali bersama dengan Ayara dan Henry, maka dari itu Ia memberikan rumah ini dengan cara yang luar biasa dan tak terduga," sahut Raisa pelan sambil menatap rumah Henry dan Ayara yang tak jauh dari rumahnya sekarang.


Alfredo terdiam mendengar perkataan sang istri, ia lalu memberikan Ace kepada Esmeralda yang turut ikut dalam perjalanan ke Dublin kali ini. Dengan perlahan ia mendekati Raisa yang sedang berdiri di jendela dan menatap kearah rumah Ayara dan Henry.

__ADS_1


"Kita pasti akan bisa berkumpul bersama sayang, aku yakin itu. Tuhan bersama kita sayang,"bisik Alfredo lirih sambil memeluk Raisa.


"Amin." Raisa menjawab pelan perkataan suaminya dengan penuh harap, senyumnya tersungging saat melihat Michael baru keluar dari rumah yang sedang ia lihat itu.


🌼Bersambung🌼


Jangan lupa vote ya Kakak-kakak, bantu novel Bodyguard cantik tetap ada diranking 10 besar seperti kemarin. Sekali lagi terima kasih atas antusias kakak-kakak semua.


I love you kakak-kakak, maafkan thor kalau selama ini masih banyak kekurangan.


🌹 find me on Instagram : nafadila2216


🌹 Tiga episode lagi tamat.

__ADS_1


__ADS_2