
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE dan Baca novel thor lainnya yang berjudul FAITH 2.
Terima kasih.
Hari yang dinantikan oleh Henry akhirnya tiba, dimana hari ini akan jadi hari bersejarah baginya karena akan secara resmi menjadikan Ayara sebagai istri dihadapan Tuhan. Persiapan yang cepat dilakukan oleh orang-orang nya untuk pernikahannya, karena ia tak mengundang banyak orang jadi tak memerlukan berbagi hal yang merepotkan.
Ayara yang sudah siap di kamar rias nampak gundah karena kedua orang tuanya belum juga sampai, ia tak mau berjalan di altar sendirian. Seperti yang sudah dijanjikan oleh sang daddy sebelumnya bahwa ia akan menemani Ayara berjalan di altar, ia juga belum mendapatkan kabar dari Cecar sang tangan kanan yang ia juga minta datang.
"Sebentar lagi dimulai, kenapa mereka belum datang," ucap Ayara gelisah sambil berjalan di kamar pengantinnya tanpa mengalihkan pandangan dari layar ponselnya untuk melihat jam.
"Padahal kan penerbangan dari Sevilla ke Dublin hanya membutuhkan waktu 4 jam saja menggunakan pesawat jet pribadi, ini sudah lebih dari empat jam tapi kenapa tak ada satupun nomor ponsel mereka bisa aku hubungi," ucap Ayara kembali, acara pemberkatan pernikahannya akan dimulai pada pukul sepuluh pagi dan keluarga Ayara sudah take off dari bandara Sevilla, Spanyol dari jam lima pagi. Yang mana seharusnya mereka sudah sampai di Dublin pukul sembilan pagi, tapi ini waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh dan tanda-tanda keberadaan mereka belum terlihat.
Para bodyguard yang menjaga Ayara di depan kamar rias pun bisa tau kalau sang nyonya sedang tak tenang, sampai akhirnya Kevin pun memberitahu kondisi Ayara pada Henry dan Michael.Tak lama kemudian terdengar langkah kaki sepatu fantofel yang terdengar mantap menuju ke tempat rias Ayara, dia ternyata adalah Michael sang tangan kanan Henry yang datang.
"Terima kasih infonya Kevin," ucap Michael pelan saat ia baru sampai di depan kamar rias Ayara.
"Sudah menjadi kewajiban saya tuan," jawab Kevin dengan cepat.
"Aku masuk dulu, kalian cepat kebawah ada yang perlu kalian urus," sahut Michael singkat sembari memberikan perintah pada Kevin dan anak buahnya untuk ke lantai satu.
__ADS_1
Tanpa diperintah dua kali Kevin dan tiga orang anak buahnya langsung turun ke lantai satu, sementara itu Michael pun masuk ke kamar rias Ayara.
"Ayolah nyonya bersiap, acara akan dimulai sepuluh menit lagi," ucap Michael pelan saat sudah masuk ke dalam kamar Ayara.
"No Mike, aku akan menunggu mereka datang sebentar lagi," sahut Ayara dengan cepat menolak ajakan Michael.
"Tapi ini acara bersejarah anda nyonya, anda tak mungkin...
"Justru karena ini adalah hari bersejarah bagiku, maka aku tak bisa melakukan ini tanpa mereka. Aku tak mau menikah tanpa kehadiran mommy dan daddyku, aku tak mau berjalan di altar sendirian. Aku punya daddy dan daddy sudah berjanji padaku akan menemaniku berjalan di altar, kalau daddy tak ada maka aku tak akan...
"Tak akan apa anakku?" tanya seorang pria dengan suara lembut yang baru saja masuk ke dalam kamar rias Ayara.
"Daddy!!!!!!" teriak Ayara penuh syukur ketika melihat sang daddy yang sedang berdiri didepan pintu dengan mata berkaca-kaca sambil menggendong baby Ace yang terlihat tampan dengan tuxedo hitamnya.
"Cantiknya anakku," ucap Alfredo terisak sambil melepaskan pelukannya dari Ayara.
"Aku takut kalau daddy tak datang, Yara tak mau menikah tanpa daddy dan mommy...wait mommy dimana....
"Mommy disini sayangku," jawab Raisa pelan sambil menyeka air mata bahagia di wajahnya, ia memilih berdiri di depan pintu dibelakang Alfredo sang suami karena takut menangis saat masuk terlebih dahulu ke dalam kamar rias Ayara. Namun nyatanya ia tetap juga menangis saat melihat putri kesayangannya yang sangat ia cintai sudah memakai gaun putih cantik dengan hiasan mahkota kecil di atas rambutnya, yang terbuat dari berlian dan emas putih asli yang di pesan khusus oleh Henry.
__ADS_1
Ayara langsung berlari menuju sang ibu dan memeluknya erat dengan air mata yang mengucur deras dari sepasang mata indahnya yang sudah di rias sangat cantik.
"Jangan menangis, riasanmu rusak nanti sayang," ucap Raisa lembut sambil menyeka air mata Ayara perlahan menggunakan tissue, ia tak menyangka bahwa putri yang ia lindungi dengan nyawanya sejak kecil kini sudah berdiri anggun dihadapannya memakai baju pengantin.
"Aku...aku belum siap menikah mom, Yara masih kecil. Yara masih mau bersama mommy, daddy dan Ace....Yara belum siap menikah mommy huuu huuu...
Bukannya mendengarkan perkataan sang ibu Ayara justru kembali menangis, tangisannya pun seperti tangisan seorang gadis yang dipaksa menikah dengan seorang kakek-kakek tua. Begitu menyayat hati dan membuat siapapun yang ada diruangan itu ikut meneteskan air mata, termasuk Michael yang sedari tadi mencoba untuk tegar.
"Setiap orang akan masuk ke fase ini nak, dan saat ini giliran Yara. Jadi kau harus siap, apalagi suamimu itu adalah suami terbaik yang bisa menggantikan mommy dan daddy menjagamu sayang," ucap Raisa lembut dengan suara bergetar menahan tangis, ada makna lain dibalik ucapan Raisa.
"Kenapa Yara merasa perkataan mommy barusan adalah sebuah ucapan perpisahan....kenapa Yara seperti akan berpisah dengan mommy dan daddy ?...
πΌ Bersambung πΌ
VOTE VOTE
VOTE VOTE.....JANGAN HANYA MINTA UPDATE TAPI KAKAK-KAKAK TIDAK MAU BANTU VOTE....
Berikan juga ratting bintang lima π π πππ
__ADS_1
Nb : Baca juga novel Thor lainnya yang berjudul Faith 2 : The return of the prince
Terima kasih