
Jangan lupa vote dan ratting bintang lima
Terima kasih
Kedua kaki Ayara bergetar sebenarnya bertemu secara langsung kembali dengan ayah kandungnya setelah pertemuan terakhirnya di Jakarta tiga tahun yang lalu, sebagai seorang anak yang tak pernah mendapatkan kasih sayangnya tentu saja Ayara tak punya perasaan apa-apa kepada ayah kandungnya itu. Namun karena ia dibesarkan dengan baik oleh Raisa tetap saja dalam hati kecilnya masih tersimpan rasa aneh yang berusaha ia tekan dan hilangkan, sebuah rasa kerinduan seorang anak pada ayah kandungnya sendiri. Rasa rindu ingin di perhatikan dan disayang seperti anak lain.
"山下あやら..."
*Yamashita Ayara...
"Namaku Ayara Del Castillo, jangan panggil dengan nama itu lagi. Tak sudi aku memakai nama itu lagi, " hardik Ayara dengan suara meninggi.
Yamashita Ryuichi yang sebelumnya ingin mendekati Ayara dengan cara ramah langsung terdiam, sikap tak bersahabat putrinya itu memancing sifat aslinya muncul.
"Kau benar-benar anakku Yara, sikap arogan-mu mirip sekali denganku. Tapi aku senang kau mewarisinya," ucap Yamashita Ryuichi sambil tersenyum.
"Aku tak mewarisi gen atau sikap apapun yang ada didalam dirimu, aku mewarisi sikap kesatria kakek Takeda. Darah Yamashita yang mengalir dalam diriku berasal dari darah kakek Yamashita Takeda, bukan darimu," sengit Ayara dengan nafas naik turun, emosi Ayara benar-benar tak bisa tertahan berhadapan langsung dengan Yamashita Ryuichi. Apalagi, Ayara kembali mengingat apa yang Ryuichi katakan pada dua gadis yang ia bawa dari Sapporo itu.
"Hahahaha,"
Ryuichi tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Ayara, putri yang selama ini ia cari itu ternyata sudah sangat jauh berbeda sekali sikapnya dengan saat terakhir kalinya ia bertemu di Jakarta tiga tahun lalu.
"Jadi ini yang Alfredo Del Castillo ajarkan padamu? untuk bersikap tidak sopan padaku, ayah kandungmu sendiri Yara?!" hardik Ryuichi dengan suara meninggi.
"Stop!!!jangan bawa-bawa Daddy salam hal ini, Daddy mendidikku dengan sangat baik. Dia bahkan mengajariku banyak hal tentang kehidupan dan yang paling penting dia menyayangiku dengan tulus, menganggapku sebagai darah dagingnya sendiri. Tidak seperti mu!!!"jawah Ayara penuh emosi, mendengar sang Daddy di jelekkan oleh Yamashita Ryuichi emosi Ayara langsung membuncah.
__ADS_1
"Aku ayah kandungmu Yara bukan pria itu, kenapa kau membelanya!! apa ni yang Raisa ajarkan padamu!! apa ini yang Raisa berikan padamu sebagai ibu yang sudah mengasuhmu..."
"Stop!! stop menyalahkan orang lain Ryuichi!!stop gunakan mulut kotormu itu untuk mengumpat orang lain, stop gunakan mulut menjijikkanmu itu untuk menjelekkan orang lain. Kenapa kau tak melihat dirimu sendiri Ryuichi, pria seperti apa kau ini!!!"
"Pernahkah kau memberikan kasih sayang yang harusnya seorang ayah berikan pada anak gadisnya?"
"Pernahkah kau memberikan perhatian kepada putri kecilmu yang membutuhkan kasih sayang?"
"Pernahkah setidaknya sekali saja kau memuji putrimu?"
"Pernahkah kau merasa bangga memiliki anak seperti putrimu itu?"
"Pernahkah kau melakukan itu semua Ryuichi?"
"Jawabannya adalah tidak!! jangankan sebuah pujian yang kau berikan padanya, sebuah tatapan penuh kasih sayang saja tak pernah kau berikan padanya bukan!!!" teriak Ayara menggila, ia benar-benar tak bisa menahan diri lebih lama lagi saat ini. Wajahnya memerah saat berkata seperti itu pada sang ayah kandung.
Yamashita Ryuichi terdiam seketika mendengar perkataan Ayara yang bertubi-tubi itu, niatnya untuk mempengaruhi Ayara dan memintanya untuk ikut dengannya sepertinya tidak akan mudah. Pasalnya sang putri kandungnya itu sudah membuat pembatas yang sangat tinggi untuk dirinya.
"Sudah berapa banyak gadis tidak bersalah yang menjadi korbanmu Ryuichi? apakah penghianatan yang kau lakukan kepada mommy dulu belum cukup? sampai akhirnya kini kau mencari korban baru, para gadis yang memiliki usia sama denganku untuk kau jadikan pemuas nafsumu. Sebenarnya kau ini manusia atau bukan Ryuichi, kenapa di dalam dirimu tidak ada sedikit saja sifat yang menunjukkan bahwa dirimu adalah seorang manusia yang memiliki derajat yang lebih tinggi dari hewan," ucap Ayara kembali.
"Ayara!! jaga ucapanmu, aku adalah ayahmu. Ayah kandungmu, kau tak pantas berkata seperti itu padaku!!" pekik Yamashita Ryuichi dengan keras, kedua matanya memerah mendengar perkataan Ayara.
"Nah...inilah dirimu yang sebenarnya Ryuichi, inilah yang aku ingat tentangmu. Semua perkataan kasarmu inilah yang tersimpan dalam memori ku, " jawab Ayara dengan cepat.
Deg! Jantung Ryuichi Ryuichi langsung berdetak lebih cepat dari biasanya.
__ADS_1
"Setiap manusia bisa menjadi menjadi orangtua biologis bagi manusia lainnya, namun hanya orang berjiwa besar sajalah yang bisa menjadi orang tua yang baik bagi anak yang bukan keturunan langsungnya," sahut Ayara kembali.
"Sudah pintar sekali kau bicara Yara, ternyata mulutmu bahkan jauh lebih pedas dari Raisa yang sudah mengingkari janjinya itu. Syukurlah dia mati, pembohong sepertinya memang tak pantas untuk bisa..."
Setttt...Crasss
"Aaarrrgggghhh,"
Yamashita Ryuichi tak dapat menyelesaikan perkataannya saat, Ayara melemparkan senjata rahasia yang biasa dipakai para ninja Jepang yang berbentuk bulan sabit dan langsung mengenai pahanya. Seketika darah segar mengalir membasahi celana mahalnya saat senjata rahasia milik Ayara itu bersarang disamai.
"Yara!!!"
"Seharusnya senjata itu mengenai jantungmu supaya kau tak bisa bicara lagi Ryuichi, kau adalah manusia paling munafik dan menjijikkan yang aku kenal di dunia ini. Bukankah sejak awal dirimu yang sudah berselingkuh dengan cinta pertamamu itu setelah aku lahir di dunia, setelah Mommy melahirkan seorang anak perempuan seperti ku yang tak kau inginkan. Sampai akhirnya kau tega berselingkuh dengan cinta pertamamu itu yang ternyata sudah menipumu, lalu bagaimana bisa kau bilang kalau Mommy adalah seorang pembohong hah!!" ucap Ayara dengan suara meninggi.
Ditempat persembunyian Cecar bahkan harus melepas ear piece yang terpasang di telinganya, karena kerasnya suara Ayara yang ikut masuk ke dalam ear piece yang ia pakai. Baru kali ini Cecar melihat Ayara semarah itu, ia bahkan sejak tadi tak berkedip melihat ke arah Ayara yang sudah meledak-ledak.
"Mommy menikah dengan Daddy setelah bercerai denganmu bertahun-tahun, jadi tak ada alasan kau bisa menyebut Mommy seorang pembohong atau penghianat. Karena semua yang kau katakan itu adalah dirimu sendiri Ryuichi, kaulah sang pembohong dan penghianat itu. Kau adalah manusia terbejat yang aku kenal, apakah kau tak pernah memikirkan hukum karma Ryuichi?! kau memperkosa banyak sekali gadis yang tidak bersalah, para gadis yang usianya sebaya denganku. Apa kau tak pernah memikirkan aku? apakah kau tak percaya dengan hukum karma? apakah kau tidak percaya dengan yang namanya hukum tabur tuai. Bagaimana seandainya Tuhan membalas semua karma buruk mu itu kepadaku, kepada seorang anak yang tidak pernah kau inginkan ini!! Bagaimana seandainya aku yang ada di posisi gadis-gadis yang sudah kau perkosa itu, bagaimana seandainya akulah yang akan mendapatkan semua balasan atas semua perbuatan jahat mu itu Ryuichi. Apakah kau tak pernah memikirkan ke arah sana sebenarnya kau ini manusia seperti apa Ryuichi, bukankah tubuhmu itu masih terdiri dari daging dan darah juga?! tapi kenapa hatimu sekeras batu, jiwamu gelap segelap warna paling gelap yang ada di dunia ini," ucap Ayara dengan suara keras dengan bergetar, bicara dengan emosi yang tinggi seperti itu membuat dirinya mengeluarkan banyak energi.
"Ayara stop!!!
Doooorrrr....
🌼 bersambung 🌼
☘️☘️ Pertemuan dengan ayah kandung yang terpisah lama seharusnya menyenangkan, akan tetapi hal itu tidak terjadi pada Ayara. Apa yang akan terjadi selanjutnya, suara pistol siapa yang baru saja meletus itu? terus ikuti Bodyguard cantik dan jangan ketinggalan satu episode pun ya kakak-kakak.
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE DAN BANTU BODYGUARD MASUK 10 BESAR, JANGAN HANYA KOMEN LANJUT LANJUT TANPA MAU VOTE.