
Baca novel thor lainnya yang berjudul
FAITH 2 : The return of the prince
Hari yang ditentukan
Sejak pagi Raisa sudah bersiap bersama baby Ace yang tak lepas dari gendongannya ia terlihat gugup namun berusaha tenang, supaya tidak memancing kecurigaan para bodyguard yang mengawal begitu pula dengan Alfredo. Alfredo sedang tersambung dengan Cecar yang ada di Spanyol, ia tenang karena Cecar mengatakan bahwa semuanya sudah diurus dengan baik.
"Jadi nanti bagaimana rencananya ?"tanya Raisa pelan kepada Alfredo ketika mereka akan keluar dari kamar hotel.
"Kita bersikap biasa saja nanti di bandara Henry dan Cecar sudah mengatur anak buahnya untuk membajak CCTV yang ada di seluruh bandara, mereka akan menghentikan rekaman CCTV itu tepat saat ketika kita masuk ke gate keberangkatan menuju ke pulau Ibiza. Jadi setelah itu CCTV akan dimatikan dan dijalankan lagi beberapa detik setelahnya, sehingga di CCTV itu tertangkap seolah-olah kita sudah masuk ke dalam pesawat,"jawab Alfredo lirih.
"Tapi kita tidak akan naik ke pesawat yang akan dihancurkan itu bukan?" tanya Raisa kembali.
"Tidak sayang setelah kita masuk ke gate keberangkatan kita tidak lagi meneruskan langkah menuju ke pesawat kita akan tetap berdiam di aviobridge bersama kru pesawat yang lain, pesawat jet itu sudah di setting otomatis melalui jarak jauh sehingga tak memerlukan pilot untuk menerbangkannya," jawab Alfredo panjang lebar menjelaskan pada Raisa secara detail rencana yang ia buat bersama Henry.
"Kau tak sayang menghancurkan pesawat jet yang masih baru itu ?"tanya Raisa tiba-tiba.
Alfredo yang sedang memeluk baby Ace nampak terdiam mendengar perkataan istrinya, ia lalu mencium anak lelaki kebanggaan yang akan meneruskan nama belakangnya itu dengan gemas.
"Aku bahkan siap memberikan seluruh hartaku kepada Yamashita Ryuichi kalau dia mau melepaskan kita dan membiarkan kita hidup bahagia sayang, bagiku harta yang aku miliki ini tidaklah ada apa-apanya dibandingkan dengan kehadiran kalian berdua di dalam hidupku," jawab Alfredo dengan mata berkaca-kaca bergantian menatap Raisa dan putranya.
__ADS_1
Raisa tersenyum mendengar perkataan sang suami, ia kini semakin yakin untuk mengikuti rencana yang sudah dibuat oleh suaminya itu. Tak lama kemudian terdengar suara ketukan di pintu kamar hotel yang membuat mereka berdua harus bersiap untuk meninggalkan kamar hotelz karena mobil yang sudah menjemput mereka menuju bandara sudah siap di lobby.
Sebelum keluar dari hotel Alfredo mengajak Raisa untuk berdoa terlebih dahulu, walaupun mereka tidak akan naik pesawat namun mereka berdoa semoga rencana yang sudah dibuat dengan sangat matang ini berjalan lancar tanpa ada halangan apapun. Setelah berkendara selama hampir dua puluh menit mobil yang membawa Alfredo dan Raisa akhirnya tiba di bandara Barcelona, mereka kemudian melakukan check-in dibantu oleh beberapa bodyguard.
Alfredo dan Raisa akhirnya masuk kedalam gate keberangkatan bersama baby Ace yang tak lepas dari gendongan Raisa, sesuai dengan rencana awal tak ada bodyguard yang ikut dalam penerbangan itu Alfredo tak mau mengambil resiko.
"Tuan kesini," ucap seorang pria yang merupakan pilot pribadi Alfredo melambaikan tangannya mengajak Alfredo untuk bersembunyi di salah satu sisi aviobridge.
Alfredo dan Raisa pun ikut bersembunyi bersama sang pilot itu, mereka berdiam sampai melihat pesawat jet G500 milik Alfredo akhirnya terbang mengudara menuju ke pulau ibiza melewati perairan Balearic Sea.
Setelah pesawat jet g500 milik Alfredo mengudara selama hampir dua puluh menit tiba-tiba terjadi keributan di bandara Barcelona, pasalnya petugas mengatakan bahwa pesawat jet milik Alfredo itu jatuh di atas dari perairan Balearic Sea. Sontak seluruh petugas berusaha untuk memastikan kabar tersebut, di saat bandara sedang kacau itulah Raisa dan Alfredo bersama sang pilot keluar dari aviobridge menuju ke sebuah pesawat yang akan lepas landas menuju ke Inggris. Alfredo dan Raisa menggunakan paspor lain untuk mengelabui petugas begitu pula dengan baby Ace, semua persiapan benar-benar sudah diatur secara matang sehingga tak ada satupun di pesawat itu yang mengenali Alfredo dan Raisa karena mereka sudah menggunakan identitas baru yang dibuat oleh Alfredo beberapa hari yang lalu.
Dari Inggris mereka akan meneruskan perjalanan lagi ke Indonesia.
Sapporo,Jepang
Yamashita Ryuichi bangun dari ranjangnya dengan senyum merekah saat berhasil menduduki seorang gadis remaja yang dijual oleh orang tuanya sebagai jaminan hutang, walau gadis itu sudah tak perawan tapi Yamashita Ryuichi tetap menyukainya karena semua tubuhnya masih kencang dan alami.
"Jangan menangis lagi gadis cantik, mulai malam ini kau akan menjadi salah satu wanita milik Yamashita Ryuichi. Kau hanya perlu berdandan yang cantik dan persiapkan dirimu untuk melayani ku di ranjang seperti malam ini ha ha ha," ucap Yamashita Ryuichi keras sambil tertawa lebar menatap ke arah gadis malang yang kedua kakinya masih terikat di ujung ranjang.
"Lepaskan saya tuan, saya mohon," pinta gadis malang itu terisak.
__ADS_1
"Melepaskanmu?!! memangnya kau punya uang berapa bisa lepas dari tempat ini gadis cantik? jangan lupa bukan aku yang mencarimu, tapi kedua orang tuamu lah yang melempar mau ke tempat ini. Jadi salahkan kedua orang tuamu itu yang tak mampu membayar hutang sehingga harus menjualmu kepadaku dan sebagai barang jualan kau hanya bisa pasrah menerima semua perlakuan yang aku berikan padamu," jawab Yamashita Ryuichi ketus.
"Saya mohon tuan lepaskan saya..."
"Diam!!!kau adalah peliharaanku dan sebagai peliharaan kau tak berhak meminta terlalu banyak, lebih baik kau mandi dan pelajari buku itu. Nanti malam kau harus sudah pandai melayani di atas ranjang dengan berbagai gaya, aku tak mau kau diam seperti tadi. Aku lebih suka wanita yang aktif ketika bercinta, maka dari itu pelajari buku itu dan praktekkan nanti malam denganku ha ha ha," hardik Yamashita Ryuichi keras memotong perkataan gadis malang itu sambil melempar sebuah buku macam-macam gaya bercinta.
Setiap ada gadis baru yang masuk ke hotelnya Yamashita Ryuichi akan menjadi orang pertama yang mencicipinya selama satu minggu penuh sambil mengajarinya berbagai macam posisi bercinta, setelah itu ia baru akan menjualnya kepada para pria hidung belang dengan harga yang fantastis. menjalankan bisnis seperti ini benar-benar membuat Yamashita Ryuichi semakin kaya. uangnya mengalir tanpa henti setiap malam dari hasil tangisan para gadis tak berdosa yang dijual olehnya kepada para pria hidung belang.
Dmitry Brown yang tinggal di Jepang pun mulai nyaman dengan kehidupan barunya itu, ia menjalankan bisnis baru dibawah lindungan Yamashita Ryuichi.
Saat sedang membaca bacaan berkas-berkas penting perusahaan barunya tiba-tiba Luigi sang asisten datang ke dalam ruang kerja Dimitry Brown dengan berlari-lari.
"Apa ini Luigi?"tanya Dmitry bingung.
"Itu adalah rencana perjalanan bisnis Henry Luke dalam waktu 3 hari lagi ia akan menghadiri sebuah kerjasama di Korea Selatan tuan," jawab Luigi sambil tersenyum.
Sebuah senyum penuh arti tiba-tiba tersungging di wajah Dmitrily Brown saat mendengar perkataan tangan kanannya itu.
"Tak lama lagi kita akan bertemu Henry," ucap Dmitry Brown lirih.
🌼bersambung 🌼
__ADS_1
Jangan lupa Vote, ratting dan like.
Lalu baca juga novel Thor lainnya yang berjudul : 🌹 Faith 2 the return of the prince 🌹