
Jangan lupa vote dan ratting bintang lima
Terima kasih
Setelah Cecar pergi Henry kemudian terlibat pembicaraan serius bersama Michael dan Jasper, mereka membahas tentang rencana selanjutnya untuk menyambut kedatangan Luigi ke Cordoba. Walau bagaimanapun Luigi bukanlah lawan yang mudah saat ini mengingat ia sudah dilatih oleh anak buah Yamashita Ryuichi, yang memiliki kemampuan sangat luar biasa ditambah lagi saat ini Luigi memiliki dendam yang sangat besar kepada Henry.
"Jadi anda ingin menghadapinya secara langsung Tuan?" tanya Michael kembali kepada Henry.
"Lebih baik aku menyambutnya secara langsung di pintu perbatasan Cordoba, mengingat saat ini istriku sedang hamil dan Luigi yang sudah tau rumah ini akan sangat berbahaya kalau misalkan dia yang datang ke tempat ini secara langsung. Aku tak mau mengambil resiko apapun, apalagi kalau sampai Luigi memberitahukan kondisi Ayara kepada Yamashita Ryuichi," jawab Henry penuh keyakinan.
"Apapun rencana anda aku siap untuk membantunya tuan, anda tak usah khawatir Royal Blood selalu ada di belakang anda. Cordoba adalah daerah kekuasaan anda sangat besar kemungkinannya kita akan memenangkan pertarungan ini, apalagi yang datang hanya Luigi saja seorang sangat mudah sekali untuk menyingkirkannya," sahut Jasper pelan sambil mencengkram pundak Henry.
Henry tersenyum mendengar perkataan tangan kanannya itu, dulu sewaktu masih sendiri dan belum menikah ia tak takut apapun jika ingin bertarung. Namun kali ini rasanya berbeda saat ia sudah memiliki Ayara, apalagi sekarang di dalam diri Ayara ada garis keturunannya yang sedang bertumbuh. Mereka kemudian membuat rencana lain untuk cadangan apabila rencana pertama yang akan dilakukan oleh Henry gagal, walaupun sebenarnya kemungkinan untuk gagal dari rencana yang sudah disusun sangat rapi itu sangat tipis namun Henry tak mau mengambil resiko mereka harus tetap mempunyai rencana cadangan untuk berjaga-jaga.
Tak lama kemudian Henry terlihat keluar dari ruang kerjanya bersama Michael dan Jasper, mereka kemudian berjalan menuju meja makan untuk makan siang dimana Ayara sudah duduk bersama Cecar sedang bermain game melalui ponsel. Karena Henry sudah datang Ayara pun meletakkan ponselnya diikuti oleh Cecar, mereka lalu mulai makan bersama setelah turkey panggang diletakkan diatas meja oleh Esmeralda.
"Kau tak ikut makan sayang?" tanya Henry pelan pada Ayara.
"Aku belum lapar," jawab Ayara singkat sambil menyeka bibirnya dengan sapu tangan.
"Memangnya makan apa sudah kenyang?" tanya Henry kembali.
"Makan buah, tenang saja nanti kalau aku lapar aku akan makan. Kau tak perlu khawatir, oh iya tadi kalian bahas apa kenapa lama sekali di ruang kerja?" tanya balik Ayara penasaran.
__ADS_1
Henry berhenti mengunyah ketika mendengar pertanyaan dari sang istri, ia terlihat menatap Jasper dan Michael secara bergantian kemudian melirik kearah Cecar yang terlihat menganggukkan kepalanya secara perlahan.
"Aku akan menjelaskan kepadamu disaat kita sudah selesai makan," jawab Henry pelan.
"Baiklah," sahut Ayara dengan cepat.
Sebuah senyum tersungging di wajah Henry mendengar perkataan Ayara, ia kemudian meraih tangan kanan Ayara untuk ia bawa ke dadanya. Jadi sekarang Henry makan menggunakan tangan kirinya karena tangan kanannya dipakai untuk memegangi tangan Ayara, melihat apa yang dilakukan oleh Henry membuat Michael tersenyum tanpa suara. Ia kini setuju dengan perkataan Cecar yang pernah menyebut Henry pria mesum, ternyata tuan mudanya itu benar-benar sudah tergila-gila pada Ayara.
Tak begitu lama kemudian semua orang sudah berpindah ke ruang keluarga setelah makan, begitu pula Ayara yang sudah pergi terlebih dahulu ke ruang keluarga menunggu sang suami dan anak buahnya selesai makan.
Henry pun mulai menceritakan dari awal apa yang sebenarnya ia lakukan di ruang kerja bersama Jasper, Michael dan Cecar, ia menceritakan semuanya kepada Ayara tanpa ada yang ditutup-tutupi termasuk perihal kedatangan Luigi ke Spanyol. Karena Ayara sudah tau sepak terjang sang ayah kandung, kini Henry tak khawatir lagi untuk menceritakan apa yang sebenarnya Yamashita Ryuichi lakukan di belakang mereka. Mendengar penjelasan Henry membuat Ayara terdiam beberapa saat, ia masih tak menyangka kalau sang ayah kandung tega berbuat sejauh itu demi untuk memuaskan keinginannya. Rasa benci dan kecewa Ayara pada sang ayah kandung kini benar-benar sudah ada di level tertinggi, ia masih tak mengerti kenapa ayah kandungnya itu belum berubah sejak dulu.
"Lalu apa yang akan kau lakukan pada Luigi ?" tanya Ayara pelan.
"Jangan lakukan itu Henry, percayalah Luigi adalah umpan yang sengaja di berikan oleh Yamashita Ryuichi untuk mengalihkan perhatianmu. Aku yakin sebenarnya bukan Luigi lah yang dipersiapkan olehnya untuk menyerang kita di sini, entah mengapa aku merasa kalau Luigi hanyalah umpan kecil yang sengaja dilepaskan oleh Yamashita Ryuichi sebelum ia melancarkan serangan besarnya," ucap perlahan.
"Maksud anda apa nyonya?" tanya Jasper bingung.
"Dalam diriku mengalir darah Yakuza, sejak kecil aku dididik oleh kakek Takeda yang memberitahuku bagaimana cara Yakuza bertahan hidup, bagaimana cara Yakuza bertarung dan bagaimana cara mereka untuk mempersiapkan strategi. Dulu kakek Takeda pernah mengatakan padaku bahwa tidak semua rencana besar diawali dengan sebuah serangan yang dibuat secara terang-terangan, kakek dulu mengatakan jika ada yang melakukan itu maka itu hanyalah sebuah pengalihan perhatian saja. Karena justru yang harus diwaspadai adalah apa yang akan datang setelah perhatian itu di dilepaskan, dan aku merasa itulah yang sebenarnya yang sedang Yamashita Ryuichi lakukan saat ini," jawab Ayara panjang lebar
Mendengar perkataan sang nona bos membuat Cecar membeku, ia terlihat sangat fokus sekali dengan kata demi kata yang terucap dari bibir Ayara.
"Kalau tebakanku benar saat ini mungkin ia sedang memimpin anak buahnya untuk datang ke Cordoba dan...."
__ADS_1
Ayara tak dapat menyelesaikan perkataannya karena Cecar tiba-tiba berdiri dari sofa dan berjalan dengan cepat menuju ke kamarnya untuk melakukan sesuatu, melihat Cecar pergi dengan terburu-buru seperti itu membuat semua orang kaget termasuk Ayara sendiri. Karena penasaran Ayara pun akhirnya bangun dari kursinya dan mengikuti langkah Cecar untuk masuk ke dalam kamarnya, diikuti oleh Henry, Michael dan Jasper.
Saat sampai di kamar Cecar semua orang terkejut ketika melihat gambar yang muncul dilayar besar yang ada dihadapan mereka, rupanya Cesar sedang menampilkan sebuah video yang ia ambil di bandara Sapporo. Dalam video itu terlihat dengan sangat jelas Yamashita Ryuichi bersama beberapa anak buahnya terlihat berjalan bersamaan memasuki area keberangkatan internasional menuju ke landasan pacu untuk naik pesawat, belum hilang keterkejutan mereka saat melihat Yamashita Ryuichi pergi. Cecar kembali memberikan sebuah gambar yang menunjukkan jadwal keberangkatan dan tujuan pergi pesawat yang dinaiki Yamashita Ryuichi.
"Semua tebakanmu ternyata benar nona, Yamashita Ryuichi benar-benar sedang dalam perjalanan menuju Spanyol saat ini dan ia terlihat membawa 50 orang anak buahnya termasuk Okada Rui yang menjadi tangan kanannya selama ini," ucap Cecar perlahan sambil menunjukkan foto-foto anak buah Yamashita Ryuichi yang berhasil tertangkap kamera CCTV di bandara Sapporo.
"Tuannn...."
"Sepertinya pria itu memang benar-benar mencari masalah denganku, baiklah kali ini aku tak akan main-main lagi. Kita tetap ada rencana awal, kau tetap pergi menyambut kedatangan Luigi si bodoh itu Jasper. Dan aku akan menghadapai secara langsung Yamashita Ryuichi," jawab Henry dingin memotong perkataan Jasper.
"Jangan Henry, jangan lakukan itu...aku punya rencana yang lebih bagus untuk Yamashita Ryuichi," ucap Ayara pelan sambil tersenyum.
"No, kau tak boleh ikut terjun dalam masalah ini. Aku tak mau terjadi hal buruk pada anak kita, kau hanya cukup duduk manis saja melihat apa yang akan aku lakukan padanya Yara," sahut Henry dengan cepat, ia langsung menolak rencana Ayara mentah-mentah. Padahal Ayara belum bicara apapun.
"Tenang Daddy, anakmu ini memiliki percampuran gen yang sangat luar biasa di dalam dirinya. Jadi aku yakin dia bukanlah seorang anak yang lemah, percayalah padaku kami berdua akan baik-baik saja. Lagi pula aku tidak akan bertarung, aku hanya akan menggunakan pistolku saja bersama Cecar kalianlah yang akan tetap berhadapan dengan mereka," ucap Ayara pelan mencoba untuk menenangkan Henry.
"Maksud anda apa nona, saya tidak mengerti?" tanya Michael perlahan.
"Kami akan melakukan seperti yang biasa kami lakukan selama ini, melindungi orang-orang terkasih kami dibalik layar," jawab Ayara pelan sambil tersenyum menatap Henry.
🌼 bersambung 🌼
☘️☘️Akankah pertarungan head to head antara generasi Yakuza kedua dan generasi Yakuza ketiga terjadi? terus ikuti Bodyguard cantik ya kakak-kakak
__ADS_1
JANGAN LUPA JUGA BANTU VOTE, BANTU BODYGUARD CANTIK MASUK 10 BESAR!!!TERIMA KASIH