Cantik, Kok Minder?

Cantik, Kok Minder?
Senopati OW


__ADS_3

Hendra, Falen dan Seno langsung ke rumah sakit setelah pulang sekolah. Mereka bahkan belum ganti baju, masih memakai seragam sekolahnya.


Sore ini Aishyah sudah boleh pulang, jadi punggawanya akan mengawal sang princess agar selamat sampai ke rumahnya.


Ketiga cowok itu takut Aishyah pulang tanpa mau menerima bantuan dari mereka untuk mengantarkan pulang.


"Kalian rajin banget sih, sudah kesini aja. Pulang dulu napa, mandi gitu" kata Aish.


"Lo nggak mau kita disini ya? Sedih banget gue dengernya" kata Seno dengan tampang memelas.


"Bukannya gitu Senopati, lo juga kan punya jadwal tersendiri sekarang. Gue takut lo kecapekan" kata Aish.


"Tenang aja, lo pulang jam berapa?" tanya Seno.


"Kayaknya bentar lagi, dokternya belum datang juga sih, padahal gue sudah nggak betah disini" kata Aish.


"Oh iya, kalian ya yang sudah bayarin tagihan rumah sakit gue?" tanya Aishyah.


"Gue nggak, malah masih berencana buat bantuin lo bayar. Masih mau janjian sama Falen dan Hendra" kata Seno.


"Gue juga enggak, tadinya niat gue kesini sekarang juga mau nanyain masalah itu sama lo" kata Falen.


"Gue juga enggak, mama gue baru tadi pagi nyuruh gue buat nawarin lo" kata Hendra


"Beneran nih?" tanya Aish lagi, ketiga temannya hanya mengangguk.


"Buat apa sih kita bohong" kata Falen.


"Terus siapa ya yang sudah bayar semua tagihan rumah sakit?" tanya Aish.


"Gue juga nggak tahu" kata Hendra.


"Permisi mbak Aishyah, saya mau periksa keadaan mbaknya dulu ya. Dokter bilang kalau keadaannya mbak Aishyah sudah baik, maka sudah boleh pulang" kata suster.


"Oh, iya silakan sus. Memangnya dokternya kemana sus?" tanya Aishyah saat diperiksa.


"Dokter sedang melakukan operasi sekarang mbak, seperti butuh waktu yang lama karena sedang operasi besar. Jadi, dokter menyuruh saya untuk memeriksa mbak Aishyah dan melaporkan pada dokter hasilnya nanti. Tapi jika semua sudah baik-baik saja, mbaknya sudah boleh pulang" kata suster.


"Semuanya sudah stabil mbak, tapi jangan lupa obat-obatan yang dokter beri harus diminum secara teratur saat sudah dirumah ya mbak" kata suster.


"Iya, terimakasih suster. Jadi kalau anak saya mau pulang sekarang sudah boleh ya sus?" tanya bunda.


"Iya, boleh ibu" kata suster itu kemudian pamit pergi.


"Asyik, gue pulang sekarang saja deh. Aish bantuin beresin barang-barang ya bunda" kata Aish.


"Eh, jangan dong princess. Biar kita aja yang bantuin bunda. Lo tenang aja rebahan disitu ya" kata Falen, Aish cemberut mendengar larangan Falen.


Mereka bertiga membantu bunda merapikan barang-barangnya, tidak banyak sebenarnya. Hanya saja mereka tidak mau meninggalkan kesan kotor setelah kepergian Aish dari rumah sakit ini.


"Ayo pulang, lo sama bunda ikut mobil gue ya, Seno kan mau langsung ke lokasi ya Sen?" tanya Falen.

__ADS_1


"Iya, gue minta maaf ya princess. Gue nggak bisa antar lo sampai rumah" kata Seno.


"Iya, lo kesini saja gue sudah seneng banget Seno. Terus Hendra gimana?" tanya Aish.


"Gue bawa motor princess" kata Hendra.


"Oke lah, yuk pulang sekarang" ajak Aish.


********


"Pokoknya Aish mau sekolah bun, Aish sudah nggak apa-apa kok. Nanti kalau Aish ngerasa nggak enak badan, pasti Aish tiduran di uks kok" kata Aish, dia bersikeras mau masuk sekolah.


"Tapi bunda takut kamu masih belum pulih is" kata bunda.


"Aish sudah sehat bunda. Aish nggak mau ketinggalan terlalu banyak pelajaran. Nanti kalau nilai Aish turun, bisa-bisa beasiswanya dicabut" kata Aish.


"Huft, yasudah terserah kamu saja. Kamu itu keras kepala sekali" kata bunda.


"Hehe, makasih bunda. Aish berangkat ya" kata Aish setelah sarapan.


"Dah bunda. Assalamualaikum" kata Aish sembari keluar rumah, dia akan naik angkot.


"Waalaikumsalam" jawab bunda.


********


"Lo sudah enakan princess?" tanya Falen yang berjalan mensejajari Aish pagi itu, kembali ke kebiasaannya, cowok itu merangkul pundak Aishyah.


"Iya, nggak enak rebahan terus" kata Aish.


"Lo sudah sehat Aishyah? Gue denger lo masuk rumah sakit ya?" tanya Sekar, cewek itu mendatangi kelas Aishyah.


"Iya, tapi gue sudah sehat wal afiat kok" kata Aish.


"Sorry gue nggak bisa jenguk lo ke rumah sakit ya. Nih buat lo" kata Sekar membawakan sekotak brownies untuk Aishyah.


"Makasih ya, sebenarnya nggak usah repot-repot kayak gini juga sih" kata Aish merasa tidak enak, karena mereka juga tidak begitu dekat sebelumnya.


"Uwah, ada kue nih" kata Seno yang baru tiba.


"Iya, buat Aishyah" kata Sekar.


"oh" Seno hanya ber oh ria, ketiga cowok sahabat Aish masih belum bisa menerima perlakuan Sekar di dunia aneh dulu pada mereka, sampai terbawa ke dunia sekarang.


"Yasudah, gue balik ke kelas dulu ya Aishyah" kata Sekar.


"Iya, makasih lo sudah repot bawain kue segala" kata Aish.


"It's ok. Dah Aish" kata Sekar, tapi sudut matanya seakan menunggu reaksi Falen.


"Dah Sekar" kata Aish yang ikutan melirik Falen yang seolah sedang sibuk membaca buku.

__ADS_1


*******


Di jam istirahat, Aish dan ketiga temannya masih melakukan kebiasaan lamanya. Yakni makan bersama di taman dekat perpus.


Masih dengan Seno yang telah menyiapkan bekal khusus buatan mommynya yang selalu cukup untuk empat orang.


"Kalian tahu nggak nama panggung gue?" tanya Seno di sela-sela makannya.


"Nggak" jawab mereka kompak.


"Gue pakai nama Senopati O.W" kata Seno bangga


"Apaan O.W? Burung hantu?" tanya Hendra, membuat yang lain tertawa.


"Enak aja burung hantu, OW itu singkatan dari Ongkoseno Wijoyo, nama gue sendiri" kata Seno menjelaskan.


"Bagus juga, sudah sejauh mana proses filmnya Sen?" tanya Aish.


"Masih lama banget princess. Nantinya gue bakal syuting diluar kota juga. Paling sekitar pertengahan tahun ini kalau sesuai jadwal, kalau sekarang masih awal perjuangan gue" kata Seno.


"Lo yang semangat dong, Sebenarnya lo Jawa mana sih Sen? Nama lo asli Jawa banget" kata Falen.


"Jawa Timur bokap gue, Malang. Jauh banget ya" kata Seno.


"Iya, saudara lo masih ada disana?" tanya Aish.


"Ada, banyak. Kadang kalau lebaran papi ngajak keluarga gue mudik" kata Seno.


"Uwah, lo pasti sudah pernah ke Bromo ya?" tanya Aish.


"Pastinya tiap gue kesana pasti keliling buat liburan. Pantainya juga keren-keren disana" kata Seno bangga.


"Asyik dong, ajakin kita juga kalau liburan kesana" kata Falen.


"Ide yang bagus, nanti kita atur jadwalnya ya" kata Seno


"Belagu banget lo calon artis" kata Hendra.


"Iya dong, pastinya" kata Seno.


"Oh iya, lo masih belum ikut jaga di UGD lagi kan princess? Lo kan baru sembuh" tanya Hendra.


"Iya, gue sudah ijin ke senior. Katanya gue masih diijinin buat istirahat sampai akhir Minggu ini. Senin depan baru boleh jaga lagi" kata Aish.


"Bagus lah, daripada lo kenapa-kenapa" kata Falen.


"Eh, ada Sekar" kata Aish.


"Mau ngapain sih tuh anak" kata Falen lirih, Aish melotot pada Falen. Berharap cowok itu mau tutup mulut.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2