Cinta Big Bos

Cinta Big Bos
Ide Bodoh ( Lagi )


__ADS_3

Sudah lewat dua hari dari target yang di tentukan Ruby, dia tidak berhasil merayu Rai, bukan karena tidak bisa merayu, tapi karena tidak ada kesempatan.


Tiba-tiba Rai menjadi sangat sibuk, dia berangkat kerja lebih awal, jadi saat Ruby sibuk memasak Rai akan bersiap-siap sendiri, saat Rai selesai sarapan dia akan bergegas berangkat kerja, dan dia juga tidak kembali saat makan siang.


Sore hari Rai akan menelfonnya untuk mengatakan tidak perlu menunggunya karena dia akan pulang terlambat, dan benar saja, Rai baru pulang lewat tengah malam, saat Ruby sudah tertidur.


“ aish kalau begini terus bagaimana aku bisa merayu nya, kami bahkan tidak punya waktu untuk bicara “ Ruby menghela nafas panjang.


Ruby berjalan-jalan mengelilingi halaman karena bosan, dan saat dia sampai di bangku kayu depan air mancur dia melihat Ken sedang duduk disana. Ruby berlari menghampirinya.


“ Astaga... Akhirnya aku menemukan seseorang “ serunya girang karena melihat Ken. Dia langsung duduk di sebelah Ken.


“ Ada apa ? “ Tanya Ken yang begitu heran melihat Ruby.


“ Hei bukankah kau punya rumah, harusnya kau pulang setiap hari, bagaimana bisa kau tidak pernah pulang, kalau saja aku kakakmu akan aku... “ Ruby mengangkat tangan seperti akan memukulnya.


“ Kenapa ? “ tanya nya masih heran.


“ Aku sangat bosan disini, bisa kau lihat rumah ini seperti tidak ada penghuninya, sangat sepi “ suara Ruby memelas.


“ Memangnya kemana kakak ku ? “ Tanya Ken.


“ tidak tau, dia juga ikut-ikutan sibuk, dia selalu pulang lewat tengah malam. Kau tau bagaimana rasanya hidup seorang diri dirumah sebesar ini ? Aku merinding kalau harus mengingatnya lagi “ Kata Ruby putus asa.


“ kenapa tidak gunakan fasilitas yang ada, bukankah ada bioskop di sebelah utara rumah ini ? Dan ada kolam renang, juga tempat spa “ Ken mencoba memberi saran.


“ menurutmu apa aku akan merengek seperti ini kalau aku tidak pernah mencoba semuanya? Aku sudah mencoba semua, bahkan aku mencoba uji nyali dengan menonton film horor di gedung bioskop itu dan hanya seorang diri, apa aku masih bisa menikmati itu semua ? “ Saut Ruby ketus.


“ Hei memangnya perusahaan yang dipimpin kakakmu sedang ada masalah ? Kenapa setiap hari pekerjanya harus lembur, bukankah kakakmu terlalu kejam ? “ Ruby beralasan, dia hanya ingin tau kenapa Rai tiba-tiba menjadi sangat sibuk.


“ lembur ? “ tanyanya heran.


“ aku bertemu kakak setiap hari di club, dan dia tidak sedang lembur “ Ken memberi penjelasan.


“ apa ? Kau bertemu dengannya setiap hari ? Di club ? “ nada suara Ruby mulai meninggi.

__ADS_1


“ hu’um aku menemuinya setiap hari untuk laporan perkembangan proyek pembangunan mall yang baru, dan dia selalu minta bertemu di club, dia baik-baik saja “ Ken menjawab santai.


“ Heol daebak !!! Aku tidak percaya ini, dia lebih memilih bersenang senang di club dan meninggalkan aku sendirian dirumah sebesar ini ? Waahh aku kehabisan kata-kata untuknya, kau tau kakakmu adalah mafia sejati, bagaimana bisa ada orang sekejam itu menyiksa orang lain “ Ruby memaki mengeluarkan semua amarahnya.


“ Ada apa ? Apa kau bertengkar dengannya ? “ tanya Ken penasaran.


“ bertengkar ? Setiap hari kami bertengkar, aku dan dia tidak akan pernah bisa akur, kau tau dia adalah orang yang paling menyebalkan yang pernah aku temui “ Ruby mencibir.


“ Benarkah ? Tapi aku melihat dia seperti nya sedang bahagia, suasana hatinya sedang sangat baik, bahkan dia memaafkan pelayan yang menumpahkan minumannya, biasanya dia langsung memecatnya. Dan seperti yang ku tau, dia memintaku untuk mencarikan manager baru untuk club, menggantikan Anne, dia mencari wanita yang cantik dan berpendidikan tinggi “ cerita Ken panjang lebar.


“ apa ?!? Wanita ?!? “ kemarahan Ruby tak tertahankan lagi.


“ Baiklah aku juga tidak akan peduli lagi padanya “ Jawab Ruby ketus.


“ Kau ada masalah ? Apa kau ingin aku membantu mu ? “ tanya Ken menawarkan bantuan.


“ tidak, terserah dia mau berbuat apa, lupakan “ Ruby masih tetap kesal.


“ Apa kau sudah mencoba bersikap imut padanya ? Yaah agar dia tidak marah lagi padamu, karena menurutku dia sedang menghindarimu “ Ken memberi saran.


“ Melakukan apa ? “ tanya Ken penasaran.


“ Melakukan itu, kau pasti tau “ Ruby tidak bisa menjelaskan, dia terlalu malu.


“ Suami istri ? “ Ken mencoba menebak. Ruby diam saja yang artinya tebakan Ken benar.


“ wah bagaimana kau tau tentang hubungan suami istri ? Ken perhatikan pergaulan, jangan sampai salah langkah “ Ruby memegang tangan Ken dengan wajah prihatin.


“ Hahaha kau polos sekali, kau tau laki-laki dan perempuan berbeda “ Ken tertawa melihat tingkah polos Ruby.


“ cih dasar “ Ruby melirik sinis dan melepaskan tangannya.


“ Dan apa kau selalu menolaknya ? “ Tebak Ken lagi.


“ Aku hanya melindungi diriku, ada hal rumit yang terjadi diantara kita, jadi aku... “ Ruby mencoba memberi alasan.

__ADS_1


“ Aku tau karena pernikahan kalian berdasarkan kesepakatan, jadi kau berfikir suatu hari nanti saat ayahmu sudah sehat kembali kau akan pergi darinya, jadi kau selalu menolaknya untuk berhubungan karena ingin menjaga dirimu sendiri “ sekali lagi tebakan Ken tepat sasaran.


“ bagaimana kau tau ? “ Tanya Ruby penasaran.


“ Tentu saja aku tau karena dia kakakku, tapi yang harus kau tau ini lah pertama kalinya dia menyentuh seorang wanita, selama ini selalu beredar gosip kakakku berganti wanita setiap malam, tapi kenyataannya dia hanya mencoba mencari sosok yang mirip dengan ibu dalam setiap wanita yang menemani nya, dia sama sekali tidak menyentuhnya, saat bertemu denganmu dia langsung memutuskan untuk menikah, padahal dia tidak tertarik dengan pernikahan “ Ken menjelaskan.


“ kau jangan membela nya hanya karena dia kakakmu “ cibir Ruby tidak percaya.


“ Terserah padamu, aku hanya mengatakannya. Ini juga kali pertama untuk kakakku melakukan itu dan aku yakin dia serius dengan pilihannya “ jawab Ken mantap.


“ cih apa kau tau dia bersikap biasa saja saat vivianne selalu menggandengnya, dan dia juga bersikap biasa saja saat ignes cinta pertamanya itu menciumnya di tempat umum “ Ruby menyanggah pernyataan Ken.


“ Aku, kakak, dan Anne kami bertiga tumbuh bersama, dan dia sudah terbiasa dengan Anne yang selalu menggandengnya. Kalau dengan Ignes aku rasa mereka tidak pernah berhubungan. Yang aku tau Ignes meminta tolong padanya agar dia mau berpura-pura menjadi kekasihnya karena ingin menghindari perjodohan yang disiapkan ayahnya. Ignes berfikir kalau kekasihnya adalah putra dari Klan Loyard ayahnya tidak akan berani memisahkan cinta mereka, dan itu berhasil. Ignes sendiri yang mengatakan pada semua orang bahwa mereka memiliki hubungan spesial dan dia adalah cinta pertama kakak, sedangkan kakak sendiri tidak pernah sekalipun membenarkan hal itu, mereka yang percaya gosip itu lebih dikarenakan takut akan pengaruh dari Klan “ Ken menjelaskan semua yang dia tau, sementara Ruby hanya mendengarkan dan mencoba mengerti.


“ jadi kalau aku boleh menyarankan jangan menolaknya, karena ini juga hubungan pertama yang kakakku mulai dengan seseorang. Lagipula tidak ada salahnya kalian melakukan itu, bukankah kalian suami istri. Aku yakin kakakku tidak akan meninggalkanmu karena sifat posesifnya. Kau lah wanita pertama yang mendapat perhatiannya setelah ibu pergi “ saran Ken.


“ perhatian ? Apa maksudmu menggangguku ? Dia senang sekali membodohi ku “ Ruby mengeluh.


“ Bagiku yang mengenal kakak orang seperti apa, mengganggumu adalah bentuk perhatiannya, selama ini dia tidak pernah peduli pada wanita manapun, bahkan Anne, kau lah satu-satunya wanita yang bisa bertengkar dengannya dan berani melawannya “ Ken menjelaskan dengan tersenyum.


“ entahlah aku hanya merasa ragu “ jawab Ruby bingung.


🍁🍁🍁🍁🍁


Ruby sedang modar mandir di kamarnya memikirkan saran dari Ken.


“ Tidak, tidak, apa kau sudah tidak waras, menikahinya karena kesepakatan saja sudah membuatmu kehilangan harga diri, lalu sekarang kau akan memulai inisiatif untuk melakukan itu ? Kau pasti sudah gila “ Ruby mengoceh pada dirinya sendiri.


“ Tapi kau bilang kau sudah tidak punya harga diri lagi, jadi tidak masalah memulainya duluan bukan ? “ Terjadi pergolakan didalam diri Ruby.


“ Lalu aku harus bagaimana ? Selama ini aku hanya tau meronta-ronta berusaha kabur saat dia akan melakukan itu, bagaimana aku bisa memulainya ? “


“ aish aku tidak tau, aku tidak akan melakukannya, terserah apa maunya “


Ruby lelah dengan pikirannya sendiri dan akhirnya tertidur.

__ADS_1


__ADS_2