Cinta Big Bos

Cinta Big Bos
Surprise


__ADS_3

Club Lord di pagi hari adalah sebuah restoran kelas atas, koki profesional dan alunan musik akustik membuat club sebagai tempat kencan romantis. Dan pada malam hari adalah sebuah club malam dengan segala gemerlapnya dunia hiburan malam, DJ dan alunan musik disko membuat malam semakin meriah yang sayang untuk di lewatkan begitu saja. Ya ini adalah bisnis 24 jam.


Ruby yang dulu pada awalnya hanya mengambil pekerjaan pada malam hari, saat ini berkat bantuan suami tercintanya menjadi pegawai hanya di pagi sampai sore hari.


Kedisiplinan merupakan peraturan utama di dalam Klan. Maka setiap hari saat akan memulai pekerjaan semua pegawai akan menjalani apel dan pembinaan sesuai divisi masing-masing. Dan disini lah Ruby sekarang, berbaris bersama 20 pegawai lainnya di divisi kebersihan.


“ semua bersiap karena hari ini berbeda dari biasanya “ kepala pengawas memberi arahan. “ Untuk pegawai baru semua berbaris di sebelah kanan “ tunjuknya ke arah yang dimaksud.


Pegawai baru berjumlah 5 orang termasuk Ruby di dalamnya, 3 wanita dan 2 laki-laki.


Semua pegawai sedang bersiap-siap, merapikan seragam mereka, atau sekedar merapikan penampilan yang lain. Ruby juga larut dalam suasana merapikan diri, dia melihat sepatu kets nya, salah satu talinya tidak rapi. Dia menunduk untuk mengikatnya ulang.


“ tuk tuk “ terdengar suara sepatu melangkah, seluruh pegawai divisi kebersihan telah berdiri dengan sikap siap, menyambut seseorang yang akan memimpin apel pagi ini.


“ selamat pagi semuanya “ Suara itu menyapa. Dia melihat seorang pegawai yang tidak memperhatikannya dan sibuk berjongkok membenarkan sepatunya.


“ Ehem ehem “ dia berdehem untuk mendapatkan perhatian Ruby.


Ruby yang sadar dengan suasana hening segera bangkit berdiri dan bersikap siap.


“ Aaaaah “Ruby berteriak melihat Rai yang sudah berada di depannya, tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya.


Semua pegawai menoleh ke arahnya, seseorang yang dengan beraninya berteriak di depan Big Bos.


Ruby memandang tajam Rai, tidak percaya apa yang di lihatnya.


Kenapa dia disini ? Apa aku berhalusinasi ? Tidak, tidak ini nyata. Bukankah dia kesini hanya saat malam hari, tapi kenapa pagi ini dia kesini ? Apa yang di rencanakan ular berbisa ini ?


Ruby terkejut dengan kemunculan Rai.


“ Saya yang hari ini akan memimpin apel pagi, singkat saja. Kedisiplinan adalah hal utama dalam Klan, maka kalian harus menjaga itu. Dan kedatangan saya ke divisi ini adalah untuk memberitahukan bahwa saya membutuhkan salah satu dari kalian untuk menjadi petugas cleaning service pribadi di lantai 5, siapa yang ingin mengajukan diri “ Rai bertanya dingin dengan tatapan mengancam kejam.


Dengan ekspresi wajahnya yang begitu, memangnya siapa yang akan berani mengajukan diri.


Ruby mencibir.


Dia juga tidak akan sudi mengajukan dirinya sendiri. Semua diam dan tidak ada yang berani membuka mulut, bahkan mereka kompak menundukkan wajah, menghindari tatapan mata dari sang Big Bos.


Bagi mereka itu sama saja bunuh diri, Rai terkenal tidak toleran terhadap kesalahan, dan mereka semua tentu saja masih sayang dengan pekerjaan mereka.


“ Baiklah terima kasih atas keberanianmu nona muda “ Rai tersenyum senang memandang Ruby.

__ADS_1


“ Apa ? “ Ruby tidak paham maksudnya, dia menoleh ke sampingnya, ternyata semua pegawai mundur selangkah dan terlihat seolah-olah dialah yang mengajukan diri.


“ Hahahaha.... “ Ruby tertawa sendiri, terdengar keras di suasana yang sepi dan mencekam saat ini, dia menertawakan nasib sialnya.


Sejak mengenal mu aku selalu di hantui nasib sial. Ruby melirik Rai sinis.


“ Ada sesuatu yang lucu Nona ? “ tanya Rai berpura-pura tidak mengenalnya.


“ Tidak tuan, sama sekali “ Ruby menekankan setiap kata-katanya, tersenyum di paksakan.


“ Baiklah ke ruangan ku sekarang “ Jawab Rai kemudian pergi meninggalkan ruangan divisi kebersihan.


Setelah Rai pergi semua pegawai menghela nafas lega, dan menoleh kepada Ruby.


“ auranya sangat menyeramkan “ Senior di bagian kebersihan ruang HRD memulai pembicaraan.


“ Baru kali ini aku melihatnya secara langsung, mengerikan “ yang lain menimpali.


“ tunggu Ruby, kenapa kau sama sekali terlihat tidak takut ? Bukankah ini situasi yang sangat menyeramkan ? “ Tanya kepala pengawas, tangannya terlihat gemetar dan wajahnya pucat.


“ Pak saya beritahu anda, selama ini hidup saya sudah bergenre horor, jadi ini tidak menakutkan sama sekali “ jawab Ruby yakin.


“ Baiklah semuanya mari kita bekerja “ kepala pengawas memerintahkan.


“ Surprise !!! “ seru Rai saat melihat Ruby masuk ke ruangannya, dia melebarkan tangannya akan memeluk Ruby.


“ Cih “ Ruby mencibir dan memutar bola matanya.


Kenapa aku tidak terkejut sedikitpun, ini pasti ulahnya. Harusnya aku tau dia tidak akan membebaskan ku semudah itu.


“ Aku takut kau tersiksa rindu seperti kemarin, jadi aku mengunjungimu kesini, kenapa kau sepertinya tidak terkejut ? “ tanya Rai heran melihat ekspresi Ruby.


“ tentu saja aku tidak terkejut, ini juga perusahaanmu, jelas saja kau bisa keluar masuk kesini “ Ruby sinis.


“ Padahal aku mengira kau akan berlari dan memelukku seperti kemarin. Kemarilah duduk di sebelahku “ Rai duduk di sofa panjang dan menepuk nepuk tempat kosong di sebelahnya.


“ Tidak terima kasih “ Ruby duduk di sofa yang berseberangan dengan Rai.


“ Hei kenapa kau pakai baju seperti itu “ tanya Rai tidak senang dengan seragam Ruby.


“ kenapa ? “ tanya Ruby heran.

__ADS_1


“ lihatlah saat kau duduk sebagian pahamu terlihat “ Rai ketus. Seragam dengan model rok selutut itu tentu saja akan naik saat dipakai untuk duduk.


“ tidak tau aku hanya memakai seragam yang disiapkan perusahaan “ jawab Ruby asal.


“ Siapa yang membuat peraturan harus memakai seragam seperti itu ? “ Tanya Rai marah, nadanya sudah meninggi 1 oktaf.


“ Menurutmu siapa pemilik club ini ? “ Tanya Ruby seperti ingin memberi tahu Rai bahwa ini perusahaanmu dan jelas kau bertanggung jawab atasnya.


“ mulai besok aku akan menyuruh bagian cleaning service memakai celana saja, kau tau pakaian seperti itu sangat tidak sopan “ Rai ketus.


“ Memangnya semua orang semesum dirimu yang begitu melihat perempuan seksi akan berfikir macam-macam “ Ruby tak kalah ketus.


“ Hei jaga ucapanmu, aku beri tahu semua laki-laki di dunia ini hanya punya fikiran seperti itu kecuali aku “ Rai percaya diri.


“ Kenapa kau melakukan ini ? “ Tanya Ruby ketus.


“ Melakukan apa ? “ Tanya Rai tidak paham.


“ Tiba-tiba membutuhkan petugas cleaning service pribadi untuk ruanganmu ? Kau ingin jadi pelawak ? Ini tidak lucu “ Ruby memandang tajam Rai.


“ Kau dan mulut pedasmu itu !! ini bentuk kasih sayang seorang suami, kau pikir kau bisa membersihkan tempat yang lain selain tempatku ? “ Rai memberi alasan.


“ Lihat ruanganmu ini, sepi begini memangnya apa yang mau di bersihkan ? “ Ruby menunjuk berkeliling ruangan, nada bicaranya mulai tidak sabar.


“ Tentu saja aku butuh seseorang membersihkan tempat ini kalau aku dan istriku selesai melakukan kekacauan “ Rai menggoda Ruby, menaikkan salah satu alisnya.


“ Apa ? Terserahlah “ Ruby memijit kepalanya, dia tidak akan menang berdebat melawan Rai.


“ Oh ya aku akan memindahkan kantor ku disini, jadi mulai sekarang aku akan bekerja dari sini “ Rai menjelaskan dengan santai.


“ APA ?!?! “ Ruby terkejut dan berdiri dari duduknya. Rai yang tadinya santai juga ikut terkejut.


Ini baru yang namanya surprise, kenapa aku tidak memperkirakan ini ? Kalau begini sama saja aku tidak akan bebas. Aish kenapa dia begitu menyebalkan. Ruby gelisah.


Tidak, aku tidak boleh terlihat tidak senang, atau dia akan curiga, lalu dia akan semakin menekanku. Lalu hidup bebasku akan melayang. Ruby berusaha berfikir jernih.


“ kenapa ? Apa kau sesenang itu akan melihatku setiap hari ? “ tanya Rai senang melihat ekspresi terkejut Ruby.


“ Tentu saja aku senang, sangat senang “ Ruby segera memindah duduknya di sebelah Rai.


“ Baguslah kalau begitu, kita bisa bertemu setiap hari, makan siang bersama dan aku juga bisa kenyang memakanmu “ Rai mulai memeluk dan menciumi Ruby.

__ADS_1


Ruby menghela nafas panjang dan membiarkan Rai mengganggunya. Nanti dia akan membahasnya lagi dirumah. Suprise yang diberikan Rai sekarang sungguh menguras tenaganya.


Aku juga ingin memberimu suprise yang bisa membuatmu pusing. Ruby melirik Rai sinis.


__ADS_2