CLBK (Cinta Lama Belum Kelar)

CLBK (Cinta Lama Belum Kelar)
Apa dia tak mengingatku?


__ADS_3

Saat ini di ruangan perawatan mama berkumpul mama dan papa,Satria,Nadin dan Rasya..


mama melepas rindu dengan mama mertua, ternyata mereka teman lama. dulu saat sekolah dasar mama sering ngerumpi dengan mama mertua.


Sedangkan papa,Satria dan Nadin hanya menjadi penonton saja.


"mah udahan dong ngrumpinya mama Dewi perlu istirahat untuk pemulihan " tegur Satria


"kamu gangguin mama lagi reunian aja " cibir mama


"Mama gakpapa kok nak,lagian udah seharian ini mama tidur mulu bosen " jawab mama Dewi.


"ohh ya Rasya kamu mau pulang? biar malam ini abang sama mba Nadin jaga mama" beralih ke Rasya sepertinya anak ini mulai lelah jika harus tidur di rumah sakit lagi


"Emang gakpapa bang, kan om sama tante baru datang " tutur Rasya..


"gakpapa mama sama papa nanti bisa ke aparteman sendiri " ujar mama


"Baiklah Rasya pulang ya mah, om,tante, mba dan bang Satria, Assalamualakum" setelah pamit dengan semua Rasya keluar,ingin rasanya cepet-cepet sampai rumah mandi dan rebahan.


Di halte tak jauh dari rumah sakit seorang gadis belia sedang menunggu angkutan umum


saat tengah menunggu dia di kejutkan oleh suara klakson mobil yang di kendarai Rasya


menurunkan kaca depan Rasya menyapa gadis itu


" udah malam ayo bareng aja dari pada gak dapat angkutan " Rasya menawari tumpangan ke gadis itu


"gak usah kak,bentar lagi juga angkotnya dateng" setengah membungkuk menolak ajakan Rasya..


Rasya keluar dari mobil dan menghampirinya


"udah masuk aja kita juga searah " membukakan pintu mobil samping kemudi


"gak ngerepotin kan kak? " ujar gadis itu


"enggak " jawab Rasya.


Di sepanjang perjalanan hening hanya terdengar suara musik dari radio


"kamu ngapain malam-malam begini baru pulang dari rumah sakit " tanya Rasya memecah keheningan


"aku kerja paruh waktu kak, jadi pulang sekolah aku kerja di rumah sakit sampe malam" jawab Sofia


ya Sofia.mungkin Rasya sudah tidak mengingat Sofia gadis kecil yang dulu pernah ia ajakin nikah kala duduk di bangku TK.

__ADS_1


bagi Sofia ajakan itu akan selalu dia ingat dan kenang tapi tidak bagi Rasya ajakan iseng seorang anak TK karena suka dengan rambut sofia yang keriting kriwil..


setelah lulus TK Rasya melanjutkan pendidikan ke sekolah yang sama dengan Nadin, dan Sofia kecil waktu itu sedih karena harus berpisah dengan Rasya dan dia masih harus duduk manis di TK..


selama sekolah dasar sampe sekolah menengah Rasya yang melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta sedangkan Sofia memilih sekolah negri dan mereka tak pernah bertemu lagi.


pas saat masuk sekolah menengah Sofia sangat bahagia karena bisa bertemu kembali dengan Rasya bahkan satu sekolah.


Tapi dia tak punya keberanian untuk menemui Rasya, ia hanya bisa memendam cinta lamanya dan melihat Rasya dari kejauhan..


gayung bersambut saat Rasya tiba-tiba ke rumahnya dan mengantarkan dompetnya.mereka sempat bertukar nomor ponsel tapi Sofia tentu tak punya nyali untuk menghubungi Rasya terlebih dahulu..


Dan sekarang perasaan Sofia sangat bahagia karena bisa satu mobil dengan Rasya.


"kayaknya aku gak asing sama kamu dech apa sebelumnya kita pernah bertemu ? " Tanya Rasya


jadi dia benar-benar lupa (batin sofia )


"kan emang pernah ketemu kemarin pas kakak nganterin dompet aku" jawab sofia


"bukan sebelum itu, kayaknya aku tuh pernah lihat kamu tapi di mana ya" Rasya coba mengingat-ingat


"Kita satu sekolah kak tapi aku gak sepopuler kakak di sekolah " ujarnya lagi


"Kakak sendiri ngapain di rumah sakit? " Sofia yang penasaran akhirnya bertanya kenapa Rasya sering berada di rumah sakit


"Mama aku di rawat jadi aku jagain mama" ujarnya datar..


Mobil yang membawa mereka telah sampai di gang rumah Sofia..


"terimakasih kakak atas tumpangannya " sofia membuka pintu mobil dan menundukan kepalanya..


"ohh ya no aku kamu masih simpan kan? besok pagi berangkat sekolah aku jemput ya" titah Rasya


"Gak usah kakak ngerepotin aku bisa naik sepeda " jawabnya gugup


"aku gak mau ada penolakan, sampe ketemu besok " ucap Rasya datar


Sofia hanya diam dan keluar dari dalam mobil dan Rasya memacu mobilnya pelan tanpa menoleh ke arah Sofia kembali..


Sepanjang perjalanan pulang dari gang menuju rumah sofia senyum-senyum.perasaannya teramat bahagia.tak sabar untuk segera sampe rumah dan beristirahat dia tak mau besok kesiangan dan melewatkan kesempatan untuk berangkat bersama Rasya..


_____________________________________


Di sisi lain pak Rahman mencoba mencari-cari informasi di mana keluarga Nadin sekarang. semua menutup rapat tentang keberadaan keluarga Nadin.

__ADS_1


Dua hari ini pak Rahman dan istrinya ke toko namun tak menemukan Nadin dan mendapatkan informasi apapun.


Salman juga sudah tidak bisa di hubungi lagi.


mereka frustasi. harapan nya untuk mengusai harta keluarga Nadin sirna.


Pagi ini mereka di kejutkan dengan kedatangan para debtcolector. ya mereka belum membayar uang pinjaman selama hampir tiga bulan.


"Kami hanya menjalankan perintah pak, dalam waktu satu minggu rumah ini harus di kosongkan" ujar salah satu dari debtcolector


"pak mohon beri kami waktu pak" istri pak Rahman memohon


"gak bisa lagi ibu waktunya hanya tinggal satu minggu dari sekarang " mereka berujar dan meninggalkan dua orang paruh baya itu


Pak Rahman mengerang frustasi


" Sialll...aku harus bisa mendapatkan uang Dewi sialan " berjalan keluar rumah


"Papa mau kemana pah" istrinya menahan kepergian pak Rahman


"papa akan kerumah,Dewi papa yakin mereka ada di rumah " bergegas memasuki mobil


istrinya langsung masuk kesebelah kemudi dan menemani suami nya yang sedang kalut.


Sesampainya di rumah sederhana dan luas itu pak Rahman coba mendobrak pagar tapi pagar terkunci dia berteriak dan tak ada jawaban.


sampai tetangga sebelah keluar dan menegur


"Pak Rahman kenapa teriak-teriak ?, bukanya bu Dewi masih di rawat di rumah sakit "ujar tetangga sebelah


"Mereka sudah pulang, dan tidak ada di rumah sakit lagi" ujar istri pak Rahman


"belum pulang bu, masa ibu gak tau.bu Dewi udah di pindahkan di ruang VIP, denger-denger menantunya yang dokter itu yang memindahkan" kata tetangganya yang hobi bergosip


"Menantu ??maksudnya " tanya Pak Rahman Kaget


"Iya mba Nadin kan udah nikah pak, katanya nanti resepsinya bakal di gelar siap bu Dewi pulih " ujar tetanggnya


" Ya sudah ya pak saya permisi " pamit si tetangga ember


pak Rahman mengerang, " kurang ajar, Kita ke rumah sakit " dengan penuh emosi meninggalkan kediaman Nadin menuju rumah sakit ..


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


haii jangan lupa like dan votenya yahh

__ADS_1


__ADS_2