
Ponsel Bella tak berhenti berdering. Menampilkan nama Karl. Namun Bella tak mendengarnya karena Dia sedang berendam di bathub dengan mewangian aroma terapi.
Bella benar-benar bingung harus memberi alasan apa pada Sang Suami, Karl.
Di tempat lain.
Karl sangat geram karena Polisi Yunani menjambangi kediamannya karena laporan pesawat nya yang terjatuh di perbatasan tanpa ijin lewat.
Karl terus menelpon sang istri karena info dari Polisi yang membuat nya geram. Apalagi Polisi bilang kalau pesawat nya membawa korban penculikan seorang gadis bernama Lalita Puteri Wijaya.
Karl juga sudah melihat berita yang tak henti-henti tampil di layar televisi seminggu ini.
Karl juga sudah memberi keterangan di Kantor Polisi kalau Diri nya sedang tidak berada di Negara J selama sebulan ini. Dia sedang di Yunani.
Akhir nya Polisi Yunani membebaskan Karl dengan syarat Karl harus membantu kasus ini dengan tuntas.
Dengan pesawat Pribadi nya yang lain, Karl berangkat ke Negara J. Dia akan memberi pelajaran pada Bella yang seenaknya saja menyalah gunakan kewenangannya.
Tok... Tok... Tok....
Terdengar ketukan pintu kamar mandi.
Bella sangat geram karena waktu relax nya terganggu.
"Ada apa?!" Teriak Bella.
"Maaf Nyonya, Ada Polisi di depan." Kata Rose.
"Aa.. Apa?! Polisi?" Bella terdengar gugup. Dia berpikir keras. "Suruh tunggu. Aku berpakaian dahulu." Perintah Bella.
Bella segera membilas tubuh nya. Dengan hanya menggunakan piyama mandi, Bella menemukan Polisi itu.
Melihat Bella menuruni anak tangga menuju ruang tamu, Para Polisi segera berdiri.
Mereka menelan saliva nya melihat belahan dada Bella dan gumpalan dada yang sintal menyembul dari belahan Piyama yang sengaja dibiarkan terbuka. Paha mulus nya terlihat keluar manakala Bella melangkah.
__ADS_1
Bella benar-benar menghipnotis Para Polisi itu. Dengan gemulai tubuh nya juga dengan gerakan tubuh nya yang menggoda.
Bella duduk dengan menaikan kaki nya sebelah ke kaki nya yang lain. "Ada apa?"
Para Polisi itu meneguk air minum yang telah disuguhkan pelayan Bella. Dahaga Mereka sangat kering.
"Kami ingin meminta keterangan tentang pesawat Pribadi Suami Nyonya yang melewati perbatasan tanpa ijin. Dan membawa korban Penculikan atas Nama Nona Lalita Puteri Wijaya." Kata salah seorang Polisi.
"Oh soal itu." Kata Bella santai. "Maaf Aku tidak tahu menahu tentang Pesawat Suami ku yang terbang tanpa ijin. Karena Aku juga tidak tahu kalau Pesawat itu lepas landas. Orang kepercayaan Saya berkhianat. Saya juga bingung, kenapa Mereka melakukan semua itu. Soal penculikan Nona Lalita, Saya juga tidak tahu." Bella tetap tenang menjawab pertanyaan Polisi.
Salah satu Polisi mencatat pernyataan Bella. "Baiklah Nyonya, keterangan Anda sudah Kami catat. Sekira nya Anda dan Suami datang ke Kantor Kami untuk membuat pernyataan."
"Baiklah.... Aku akan menunggu Suami ku pulang, kabar nya Beliau dalam perjalanan pulang." Kata Bella tetap santai.
___________________________
Suami Bella masuk ke kamar tidur Mereka. Dia ingin meminta penjelasan Bella. Tapi amarah nya seketika lenyap manakala Bella menyuguhkan tubuh molek nya di tempat tidur. Bella memasang pose menantang.
Karl menelan saliva nya manakala Bella bangun dari tempat tidur dan menghampiri nya dengan lenggok yang sangat menggoda.
Bella menggunakan Lingere hitam sutera yang sangat tipis. Tanpa dalaman menutupi tubuh nya. "Sayaaang... Kamu sudah pulang? Aku kangen...." Manja Bella sambil bergelayut.
"Aku mandi dulu, Sayang..." Kata Karl.
"Tidak usah Sayang... Aku menyukai aroma tubuhmu..." Kata Bella terus menggoda. Tak dapat dipungkiri, walau Bella belum sepenuhnya mencintai Karl namun pelayanan Karl diatas ranjang sangat membuatnya ketagihan.
Bella selalu mencari pelampiasan manakala Karl sedang keluar Negeri. Kadang Dia merengek untuk tidak ditinggal. Namun Karl tidak pernah mau mengajak Bella kalau Dia sedang melakukan penerbangan Bisnis. Takut tidak konsentrasi, katanya.
Makanya saat Sang Suami berliburan lama ke Yunani, Bella langsung mencari Leo. Dia ingin melampiaskan hasrat nya, namun tak Dia dapat, karena Leo membenci nya dan memiliki Lita.
Karl langsung menggendong tubuh Bella kala seluruh pakaiannya telah terlepas dari tubuh nya. Karl mencumbu Bella. Bella tak henti-henti nya mengerang dan mendesah.
Amarah Karl pada Bella benar-benar menguap.
___________________________
__ADS_1
Bella dan Karl sedang duduk di kursi meja makan. Mereka sedang makan malam setelah pergulatan panas hampir tiga jam.
Wajah Bella sangat sumringah. "Apa Leo akan memuaskan dirinya seperti Karl, Suami ku?" Batin Bella sambil mengaduk makanannya tanpa memakannya. Wajah nya senyum-senyum sendiri.
Karl memperhatikan Bella. "Apa yang Kamu lamunkan? Kenapa tidak dimakan makanannya?" Tanya Karl tegas.
"Aku ingin makan Kamu...." Manja Bella.
"Apa tadi itu tidak membuat Mu puas?" Tanya Karl sambil mengangkat sebelah alis nya.
"Kau kan tahu, Aku tak pernah cukup dengan perlakuan Mu diranjang. Aku selalu ketagihan. Kamu menjadi candu buat Ku..." Goda Bella.
Karl tahu Bella sedang berusaha mengalihkan perhatiaannya tentang masalah pesawat nya. Karl menghela nafas. Karl memang sangat puas dengan pelayanan Bella di ranjang. Dia tak dapat marah pada Bella. Apapun yang Bella inginkan selalu Dia kabulkan. Karl tidak ingin kehilangan Bella. Dan Bella tahu itu kelemahan Karl.
"Tapi Kita harus ke kantor Polisi untuk memberikan pernyataan." Tegas Karl mencoba menghilangkan bayang-bayang godaan Bella di ranjang.
"Aku sudah memberikan pernyataan tadi. Polisi itu datang kesini tadi." Rajuk Bella.
"Sebentar saja, Sayang. Setelah itu, Aku milikmu. Sampai pagi akan aku layani." Janji Karl.
Bella megatakan kepada Karl seperti tadi yang sudah Dia katakan kepada Para Polisi. "Aku tidak tahu kalau Dany tega menghianati Kita."
"Tapi Dany orang kepercayaan Kita. Kesetiaannya tak bisa diragukan. Dia sudah lama ikut dengan Ku." Kata Karl.
"Manusia bisa saja berubah kan, Sayang..." Manja Bella.
Karl mengangguk. Namun Karl masih tidak percaya Dany dapat melakukan itu.
Bella tersenyum. Dia ingat saat Dany dengan tegas menolak perintahnya dahulu sebelum penculikan Lita. Bella meminta Dany untuk mencari keberadaan Leo. Dan informasi tentang Leo juga Lita. Saat itu Bella dan Karl baru saja kembali ke Negara J setelah lima tahun tinggal di Yunani.
Awal nya Dany sangat marah karena Bella akan memghianati Tuan nya. Namun Bella langsung menggoda nya. Dan Dany tak dapat mengelak disuguhkan pemandangan tubuh mulus Bella. Ternyata Dany tak kalah hot nya dengan Karl. Dany juga tak menyangka dengan pelayanan Bella di ranjang.
Sebenar nya saat Bella baru saja menjadi Istri Karl, Dany sudah menyukai Bella. Namun Dany tidak ingin menghianati Karl yang selama ini memperlakukan Dany dengan baik. Karl tidak pernah menganggap Karl sebagai pelayannya. Tapi Karl menganggap nya seperti Adik kandung nya.
Namun karena godaan Iblis Bella, semua nya jadi berbalik. Dany malah menghianati Karl.
__ADS_1
Bella tahu Dany diam-diam sering memperhatikannya. Makanya Bella dengan mudah memperdaya Dany.
Sehingga saat Karl tidak ada, Bella dapat melampiaskan hasrat nya pada Dany. Dany tak kalah tampan dari Suami nya Karl. Dan hingga kini Dany tak pernah dapat menolak apa pun keinginan Bella. Hingga ajal nya menjemput saat akan mengantar Lita ke Surabaya.