
Sampan yang Alex tumpangi bersama istri dan pengawalnya melaju ketengah Danau Sobo.
pemuda pemilik sampan itu mendayung sampannya dengan cekatan sambil bersenandung.
"Siapakah nama mu saudara?"tanya Alex kepada pemuda itu.
"Nama saya Kudanda tuan muda"jawab pemuda itu.
"Oh ya Kudanda, kudengar tadi malam ada peristiwa menggemparkan ya,peristiwa apa ya"tanya Alex kepada Kudanda.
"Eh iya tuan muda,pada sore menjelang malam hari,ada seorang wanita sangat cantik menyewa perahu saya untuk satu malam tuan dengan membayar dua keping emas tetapi tanpa saya,hanya perahu ini saja,lalu saya pulang kerumah,dan pagi pagi saya dibangunkan karena perahu saya didapati orang sedang hanyut di dekat pulau dan di dalam perahu ini ada empat jasad pria bugil dengan kondisi sudah kering kerontang seperti tengkorak berbalut kulit" jawab Kudanda.
Ke empat orang gadis itu terperanjat mendengar penjelasan dari pemuda bernama Kudanda itu.
"Ilmu iblis itu ada juga disini ternyata"kali ini Dewi muyimaeva yang bergumam.
"Ilmu apa?"Alex minta penjelasan kepada istrinya.
"Ini semacam ilmu iblis kakak,dengan menghisap sari Pati kehidupan orang lain,orang yang menghisapnya akan menjadi bertambah semakin kuat dan awet muda kakak"Dewi muyimaeva menjelaskan kepada Alex, "tetapi ilmu ini tidak bisa sembarang digunakan,harus lewat hubungan suami istri,atau istilahnya menyedot sari Pati kehidupan orang lain lewat lubang ******** manusia berlainan jenis"..
Mendengar itu,putri Dewi Sucitra bergidik ngeri,mukanya sampai menjadi pucat.
Alex menarik sang putri kedalam pelukannya, sementara putri Annchi menggenggam jari tangan adiknya itu.
Sementara Dewi Ginantari diam di haluan sampan sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling daerah itu.
Tiba tiba matanya yang tajam menangkap gerakan dua orang berkelebat diatas air di kejauhan.
"Tuan,sepertinya ada penguntit dibelakang kita di kejauhan"kata Dewi Ginantari memperingati Alex.
Alex segera mempertajam persepsi dan daya pemindai nya.
Benar saja di kejauhan ada dua orang sedang berjalan diatas air mengikuti arah sampan mereka.
Orang itu seorang laki laki setengah tua tetapi masih tampan dan seorang perempuan cantik jelita.
"Kudanda,arahkan sampan ketempat terbuka yang tidak banyak orang"perintah Alex kepada pemuda pendayung perahu itu.
"Baiklah tuan muda, tidak jauh di depan ada sebuah Padang rumput yang cukup luas,sampan ini akan saya arahkan kesana"jawab Kudanda sambil mendayung mengarahkan sampan itu kearah Padang rumput yang cukup luas namun tidak ada seorangpun manusia disitu,karena mereka Sadang asik dengan urusan mereka sendiri di dalam perahu.
Ketika perahu mereka telah sampai di pinggir danau dekat dengan Padang rumput yang cukup luas,Alex dan Dewi muyimaeva segera melompat keatas tebing dipinggir danau,di ikuti oleh putri Annchi,putri Dewi Sucitra,dan Dewi Ginantari serta pemuda Kudanda.
"Putri,jaga adik mu, Dewi Ginantari,tolong jaga mereka"kata Alex sambil memasang kubah tirai gaib untuk melindungi kedua istrinya,tukang perahu, dan Dewi Ginantari.
Kini yang tampak tinggal mereka berdua,Alex dan Dewi muyimaeva yang duduk diatas rumput seolah olah tidak mengetahui kedatangan sepasang manusia itu.
Malam itu rembulan bersinar cerah meskipun bukan malam bulan purnama.
Tetapi sebenarnya,bagi Alex dan Dewi muyimaeva,terang maupun gelap tidak ada pengaruhnya sama sekali,karena mata Dewa mereka bisa melihat dalam kondisi segelap apapun,bahkan terhalang tembok sekali pun.
Tidak berapa lama kedua orang itu sudah sampai di Padang rumput tempat Alex dan Dewi muyimaeva menantikan mereka berdua.
Nampak sekali bila mereka berdua adalah sepasang manusia berkepandaian tinggi yang berwajah awet muda.
"Hi hi hi hi,lihatlah kakak,yang laki laki sangat tampan dan yang perempuan sangat cantik,kalau kau bersenang senang dengan perempuan itu, biarlah yang pemuda untuk aku"kata yang wanita kepada yang laki laki.
Tentu saja adik, asalkan kalau kau sudah bosan,biar aku yang membunuhnya"kata yang laki laki.
"Aah kakak,kalau sama yang ini sih, selamanya juga aku tidak akan bosan bosannya" ungkap sang perempuan tanpa malu malu.
"Kalau begitu biar dia kubunuh dulu,agar kau tidak bisa hidup bersamanya"kata sang laki laki lagi dengan nada yang agak cemburu.
"Aku juga akan membunuh gadis itu,biar kita impas"kini sang perempuan yang juga agak cemburu.
"Sudahlah sepasang iblis,kalian mau apa membuntuti kami?"tanya Dewi muyimaeva lantang.
"hi hi hi hi,tentu saja mau bersenang senang dengan kalian,lalu menghisap sari Pati kehidupan kalian,tetapi jangan takut,tidak akan sakit,tetapi sangat nikmat,sampai matipun kalian tidak akan sadar" jawab yang perempuan dengan nada yang menjijikan.
"Kalian memang sepasang iblis neraka yang memuakkan,sudah banyak korban karena kebiadaban kalian, sebaiknya kalian ku kirim kembali keneraka"kata Dewi muyimaeva sambil menunjuk kearah kedua iblis itu.
"Kakak,dengan menghisap sari Pati kehidupan pemuda itu,aku akan setara dengan Dewa,sayang bila kita bunuh begitu saja"kata yang perempuan lagi.
__ADS_1
"Adik,ingat kita diberi tugas oleh istri sang Dewa petir,jangan macam macam dengan mereka,sebaiknya kita bunuh saja"kata yang laki laki mengingatkan yang perempuan.
"Tapi sebenarnya aku masih mau bersenang senang dengan pemuda itu kakak,dia jauh lebih tampan dan jantan dari mu"kata yang perempuan dengan genitnya sambil menatap Alex dengan sudut matanya sambil dikedip kedipkan.
"Kau boleh memilikinya seutuhnya sendirian, asalkan saja bisa mengalahkan aku"kata Dewi muyimaeva sambil tersenyum kearah wanita itu.
Wanita itu tertawa cekikikan mendengar perkataan dari Dewi muyimaeva itu.
"Kau terlalu percaya diri bocah,lucu,kau pikir dirimu siapa,baiklah kalau itu kemauan mu,kau boleh menyerang ku terlebih dahulu"kata wanita bergelar Dewi iblis itu dengan keyakinan yang tinggi.
"Kau yang memintanya,jangan salahkan aku bersikap kurang ajar,awas jaga serangan!"Dewi muyimaeva dengan kecepatan luar biasa bergerak,dan tahu tahu sudah berada di depan wanita iblis itu,lalu;
"Bum!".
Sebuah hantaman tangan kanan Dewi muyimaeva mendarat telak di dada perempuan itu.
Karena tidak memiliki kesempatan untuk menghindar,wanita itu terpaksa melindungi dadanya dengan energi qi nya,sehingga benturan dua energi tinggi tidak bisa terhindarkan lagi.
Tubuh Dewi muyimaeva bergetar sesaat, sedangkan tubuh wanita itu terpelanting sejauh duapuluh tindak dan mendarat di tengah danau dengan tubuh yang basah kuyup.
Sang pria terbang kearah jatuhnya tubuh wanitanya tadi,lalu menangkap tangannya membawa kedarat.
Ketika sudah sampai di darat,sumpah serapah keluar semua dari mulut Dewi iblis itu.
"Begitukah kebiasaan mu,menyerang lawan yang belum siap,sungguh kebiasaan seorang ksatria yang memalukan" mulut wanita itu masih saja meracau tidak karuan.
"Bukankah kau menyuruh ku menyerang mu,dan akupun sudah memberi peringatan kepada mu, tetapi karena tidak mampu menghindar, sekarang aku yang kau salahkan"kata kata Dewi muyimaeva terdengar lembut dengan senyuman yang masih menghiasi bibirnya.
"Kau pintar bicara bocah, sekarang giliran ku, terimalah serangan ini"tubuh Dewi iblis bergerak dengan sangat cepat dan dengan tenaga penuh melesat kearah Dewi muyimaeva.
Tiba tiba cahaya putih yang selalu memancar dari tubuh Dewi muyimaeva berubah menjadi cahaya biru pekat yang membalut seluruh tubuhnya.
"Pong!!".
terdengar suara benturan menghasilkan suara berdengung seperti sebuah gong di tabuh dengan kayu.
Nampak tubuh Dewi iblis mental hingga hingga duapuluh tindak kebelakang,sedangkan tubuh Dewi muyimaeva bergetar hebat dan kakinya amblas hingga sebatas betis.
Dewa iblis yang melihat pasangannya terpental jauh,dengan sangat marahnya,menyumpah serapah Alex dan Dewi muyimaeva.
Setelah melihat keadaan tubuh Dewi iblis,Dewa iblis langsung bergerak kearah Dewi muyimaeva dengan maksud menyerang nya.
Tetapi Alex bergerak menghadang gerakan dari Dewa iblis.
"Bum!!".
Sebuah ledakan cukup dahsyat terdengar di pinggir danau malam itu.
Tubuh Alex terjajar dua tindak,sedangkan tubuh sang Dewa iblis terpental hingga sepuluh tindak dan mendarat dalam keadaan berdiri.
"Rupanya kau memiliki sedikit kekuatan anak muda,tetapi jangan bangga dulu,karena aku masih belum kalah,ini belum apa apa bagiku" kata Dewa iblis sambil mempersiapkan serangannya kembali.
Sedangkan pertarungan antara Dewi iblis dan Dewi muyimaeva berlangsung kembali.
Kini Dewi iblis meningkatkan kekuatannya kelevel yang lebih tinggi lagi.
Sebentar saja,jual beli pukulan dan tendangan sudah berlangsung seru.
Beberapa kali pertemuan dua pukulan dan hasilnya tetap sama,keduanya terlempar karena energi serangan mereka masing masing berbalik kepada mereka sendiri.
Hingga akhirnya sang Dewi iblis melompat mundur beberapa tindak, lalu menyatukan kedua telapak tangannya di depan dadanya.
"Aku tidak akan main main lagi dengan mu,sekarang aku akan memusnahkan diri mu" kata Dewi iblis marah.
Tubuhnya tiba tiba berubah berwarna hitam legam berbulu lebat dengan mata yang berwarna merah menyala.
Kakinya menjadi lebih pendek dan kedua tangannya yang memanjang hingga hampir menyentuh tanah,serta memiliki kuku kuku yang panjang runcing dan berwarna hitam juga.
Dewi muyimaeva tercekat menatap perubahan tubuh sang Dewi iblis itu.
"Rupanya kau telah menguasai perubahan wujud menjadi wujud iblis yang sempurna"kata kata Dewi muyimaeva menggema di keheningan malam itu.
__ADS_1
"Ya,aku sudah bosan bermain main dengan mu,sekarang aku ingin menyudahi permainan kita"kata Dewi iblis sambil menyiapkan serangannya.
Dewa iblis menyerang Alex dengan gerakan sangat cepat,tetapi Alex menyambutnya dengan gerakan yang santai,tidak terlalu terburu buru, karena secepat apapun gerakan dari Dewa iblis, tetapi tetap terlihat lambat di matanya.
Beberapa kali serangan Dewa iblis hampir menyentuh tubuh Alex, tetapi dengan jurus anehnya,Alex terlihat seperti bisa berpindah tempat sesuka hatinya.
Didalam pikirannya,Dewa iblis berkeyakinan bahwa Alex sebenarnya tidak memiliki ilmu yang tinggi, cuma ilmu berpindah tempat itulah yang membuat Alex bisa saja selamat dari jurusnya selama ini.
"Aku tahu bahwa kau sebenarnya tidak lebih dari seorang pecundang, cuma kebetulan kau menguasai ilmu untuk berpindah tempat saja sehingga kau selama ini selalu selamat dari serangan ku,coba kau terima jurus ku bila memang kau seorang ksatria sejati"kata Dewa iblis mulai memprovokasi Alex.
"Baiklah bila itu mau mu,silahkan kau serang aku,dan aku tidak akan menghindar lagi"jawab Alex sambil menerapkan jurus tubuh api tingkat tiga.
Seluruh tubuhnya tiba tiba menyala api berwarna Oren yang panas.
Seluruh tempat itu tiba tiba terang benderang terkena cahaya dari api yang menyala di tubuh Alex.
Sedangkan Dewa iblis,kedua tangannya berubah menjadi bara api berwarna merah menyala terang.
Tubuh Dewa iblis meluncur kearah Alex dengan tenaga dan kecepatan yang tinggi.
"Bum!!".
Sebuah ledakan dahsyat terdengar membahana dimalam itu,air danau bergelombang sesaat terkena getaran dari ledakan itu.
Tubuh Alex terjajar empat langkah kebelakang,sedangkan tubuh sang Dewa iblis juga terjajar enam langkah ke belakang .
Sumpah serapah kalang kabut pun terdengar keluar dari mulut Dewa iblis itu.
Beberapa kali pertemuan dua tenaga itu menghasilkan ledakan dahsyat,namun keduanya tetap seimbang.
Sementara itu Dewi iblis bersiap menyerang Dewi muyimaeva dengan wujud iblisnya sekarang, kekuatannya kian berlipat ganda.
Dewi muyimaeva sendiri mempersiapkan dirinya menghadapi Dewi iblis yang sudah berubah menjadi wujud iblisnya itu.
Cahaya tubuh Dewi muyimaeva kini berubah menjadi berwarna biru tua terang,sehingga Padang rumput itu menjadi terang keseluruhannya.
Kedua tangan Dewi iblis yang panjang itu,tiba tiba berasap hitam berbau busuk,yang menandakan bahwa tangannya beracun sangat jahat.
Dewi iblis melompat kearah Dewi muyimaeva dengan tangan yang di julukan kedepan ,sarta kuku kuku jarinya yang mirip cakar singa.
"Bum!!".
Sebuah ledakan dahsyat terdengar ketika kedua tangan Dewi iblis bertemu dengan cahaya biru di sekitar tubuh Dewi muyimaeva itu.
Tubuh Dewi muyimaeva amblas sampai ke lututnya,sedangkan tubuh Dewi iblis langsung hancur menjadi abu terkena cahaya biru tua terang dari tubuh Dewi muyimaeva.
Melihat pasangan nya hancur binasa,Dewa iblis menjerit sangat marah dengan suara yang sangat nyaring.
Kini tubuh Dewa iblis juga berubah menjadi mahluk hitam legam berdahi lancip,telinga lancip,dua tanduk diatas kupingnya,kaki yang memendek dan tangan yang memanjang berkuku runcing,panjang dan hitam.
Seluruh tubuh Dewa iblis kini mengeluarkan asap hitam berbau busuk yang menyebar kemana mana.
Dengan gerakan yang sangat cepat,Dewa iblis menyerang tubuh Alex dengan kekuatan penuh.
Alex menerima serangan itu dengan menggunakan jurus tubuh api tingkat enam,seluruh tubuhnya kini mengeluarkan nyala api berwarna biru tua terang yang sangat panas.
Sangkin panasnya, sehingga beberapa langkah dari tubuhnya, rumput rumput menjadi hangus.
"Bum!!".
Kembali sebuah ledakan dahsyat terdengar menggema di Padang rumput itu.
Sangkin kuatnya ledakan,sehingga air danau bergelombang besar dan muncrat kemana mana.
Setelah ledakan sunyi,terlihat tubuh Alex yang terbenam hingga paha,sedangkan tubuh Dewa iblis menjadi abu yang juga sirna tertiup angin malam.
Sepasang Dewa dan Dewi iblis mengakhiri petualangannya di tangan Alex dan istrinya di atas Padang rumput di tepi danau mal itu.
Setelah membuka kubah gaib yang melindungi kedua istri dan pengawalnya serta Kudanda si tukang perahu,mereka meneruskan liburan malam itu seperti tidak pernah terjadi apa apa malam itu.
*********
__ADS_1