Mr Matrix

Mr Matrix
Mulai mengatur Negeri.


__ADS_3

Pagi itu di Aula utama istana Fangkea, Alex sedang mengadakan rapat dengan semua pembesar negerinya.


Semua menteri, Gubernur,dan pejabat setingkat ketua kota pun dikumpulkannya.


Aula utama Istana Fangkea yang sangat besar dan megah itu kini dipenuhi oleh para pejabat negeri Fangkea dari berbagai kota dan daerah.


"Selamat sejahtera untuk yang mulia kaisar negeri Fangkea yang jaya, semoga panjang umur dan sehat selalu!"seru semua yang hadir sambil berdiri,ketika Alex memasuki ruangan Aula utama dan di ikuti oleh seluruh istrinya dan duduk di kursi yang sudah di siapkan.


Sebelum duduk di kursinya Alex berkata "selamat sejahtera juga untuk kalian semua, semoga panjang umur dan sehat selalu, duduklah kembali !"...


"Terima kasih yang mulia!" sahut semua hadirin.


Alex duduk diatas kursinya yang lebih tinggi dari semua yang hadir disitu.


"Terimakasih untuk kesediaan kalian untuk berhadir pada pagi ini, ada beberapa hal yang akan aku umumkan hari ini,yang pertama adalah mulai sejak pagi hari ini,nama kota raja Fangkea ku robah menjadi kota raja Alexia, hal ini umumkan lah keseluruh pelosok negeri kita,yang kedua aku berencana akan membuat sebuah alat mirip kapal tetapi khusus di gunakan di darat saja yang ku namakan kereta, karena kereta ini bergerak karena kekuatan api dari batu arang,maka ku namakan kereta api,dan untuk itu Carikan aku seratus orang pemuda berotak cerdas tidak perduli dari golongan apapun,bawa ke istana untuk ku didik menjadi seorang ahli per kereta apian!"kata Alex .


Seorang Gubernur membungkuk tiga kali di hadapan Alex lalu bertanya, "ampun yang mulia,bila kapal yang bernama kereta api itu selesai,dari kota mana dan kemanakah yang pertama di buat?"...


"Terimakasih Gubernur, aku berencana menghubungkan kota Alexia dan kota Yuking,itu tahap pertama,lalu dilanjutkan dengan tahap kedua dari kota Alexia ke kota Song di utara,dan tahap ketiga seluruh kota kota di wilayah kita akan terhubung dengan kereta api ini "kata Alex dengan keyakinan yang tinggi.


Bahasan hari itu terus berlanjut kesegala macam bahasan, masalah pertanian, perdagangan, keamanan.


Untuk masalah keamanan,Alex menyiapkan prajurit khusus yang pernah berlayar dahulu bersama nya untuk menjadi panglima angkatan laut yang berpangkalan di pulau Subo,di muara sungai Liong di kota Su dan kota Bo masing masing memiliki sepuluh kapal perang modern lengkap seperti yang Alex pergunakan dahulu.


Seorang menteri kerakyatan dan tanah yang bergelar Situ, bernama Wang Yao Yin berdiri dan menjura tiga kali lalu berkata, "ampun yang mulia,karena permintaan yang mulia pada beberapa hari yang lalu,saya mengirimkan edaran kepada beberapa gubernur untuk mencari kan pemuda bertalenta seperti yang tuan ku minta itu,dan para gubernur menanggapi dengan mengirimkan beberapa orang pemuda kepada saya hingga berjumlah dua ratus orang pemuda,jika tuan ku berkenan,hendaklah tuanku pilih sendiri siapa diantara dua ratus orang itu yang sekiranya memenuhi persyaratan"...


Dua ratus pemuda pemudi itu berdiri menjura tiga kali di hadapan Alex.


Alex tersenyum melihat ke dua ratus pemuda pemudi itu yang terlihat sangat bertalenta itu.


Alex menunjuk ke dinding ruangan,dan sebuah pintu portal terbuat dari cahaya putih terbuka.


"Terima kasih atas kesediaan kalian,ingatlah bahwa kalian ku kirim dengan tujuan belajar sesuai dengan bakat dan keahlian kalian masing masing,pergunakan waktu sebaik mungkin, belajarlah yang sungguh sungguh,agar ketika kalian kembali ke sini,kalian bisa menularkan keahlian kalian kepada masyarakat negeri Fangkea yang kita cintai ini,nah masuklah satu persatu!"perintah Alex.


Satu persatu kedua ratus pemuda itu memasuki portal cahaya di dinding ruangan itu.


Setelah semuanya masuk, portal cahaya pun menghilang.


Mereka kembali membahas masalah kenegaraan dan masalah keamanan.

__ADS_1


"Untuk keamanan,aku merencanakan membentuk satuan khusus bernama prajurit keamanan yang bertanggung jawab khusus masalah keamanan negeri saja bukan pertahanan negeri!"kata Alex memberikan pengarahan.


Belum lagi mereka selesai membicarakan masalah keamanan negeri,tiba tiba dinding tempat pintu portal tadi berada menyala kembali.


Melihat itu,Alex tersenyum bangga menyambut sambil berdiri.


Dari dalam pintu yang terbuat dari cahaya itu keluar dua ratus muda mudi yang tadi baru saja masuk,namun kini penampilan mereka sudah berubah drastis.


Kedua ratus muda mudi itu segera bersimpuh dihadapan Alex.


Seluruh yang hadir tertegun tanpa terkecuali, semuanya bingung melihat kejadian itu.


Melihat kejanggalan itu,akhirnya Alex berdiri, "mungkin kalian semua bingung,mengapa mereka pergi cuma sesaat saja kan ?"...


"Kakak,jangan kan mereka,kami semua ini saja bingung dengan kejadian ini kak,mengapa mereka pergi cuma sesaat saja,lalu kembali lagi dengan pakaian dan berpenampilan baru"kata putri Giok Lin bingung.


"Dengarlah kalian semua,mereka sebenarnya pergi sangatlah lama,tidak seperti yang kalian rasakan,mereka sebenarnya pergi sudah enam tahun,tetapi Dunia Matrix tidaklah terikat dengan waktu dan masa, jadi aku membalikan mereka tepat kewaktu kita masih rapat ini,jadi kalian merasa cuma sesaat saja,padahal mereka sudah pergi selama enam tahun"kata Alex memberikan penjelasan.


Karena belum begitu yakin, Dewi perawan suci bertanya kepada salah seorang wanita di situ.


"Hei kau,katakan berapa lama kalian tadi pergi?"...


Seluruh yang hadir berdecak kagum dengan kenyataan yang mereka saksikan hari ini,satu keajaiban telah diperlihatkan oleh sang Kaisar mereka,maka semakin kagum lah mereka kepada junjungan mereka itu.


"Hidup Kaisar yang mulia, hidup Kaisar Alexander agung,jaya negeri Fangkea,maju kota Alexia!!"teriak seluruh yang hadir saat itu.


"Siapakah diantara ke dua ratus dari kalian yang ku kirim untuk menjadi tenaga ahli di bidang per kereta apian?"tanya Alex.


Dari kedua ratus pemuda pemudi itu,majulah sepuluh orang pemuda yang menyembah di hadapan Alex .


"Ampun yang mulia, Kamilah orang nya yang tuan inginkan menjadi tenaga ahli per kereta apian itu"kata salah satu dari mereka.


"Baiklah kalian semua, rancang lah jalan kereta api dari kota raja Alexia menuju ke kota raja Yuking di negeri Yuan melewati Fansau dan Yufing,serta hitunglah semua biayanya,bekerja sama lah dengan Sikong Qi Juan Li (Sikong adalah menteri pekerjaan umum)untuk mempekerjakan rakyat, beri upah sesuai standar, dan bekerjalah kalian semua di gajih negeri"kata Alex memberikan perintah.


"Ampun yang mulia,pertama kami memerlukan kantor tempat bekerja,dan kedua kami juga akan mendidik limaratus tenaga ahli pembuatan rel kereta apinya tuan ku!" kata salah satu dari sepuluh orang pemuda tadi.


"Baiklah,untuk bangunan perkantoran kalian, gunakan bangunan di jalan Rajawali,sedangkan untuk para tenaga ahli,kalian bisa menerima pekerja dari masyarakat umum"kata Alex .


"baiklah yang mulia akan kami laksanakan sesegera mungkin" kata sepuluh orang pemuda itu sambil menyembah.

__ADS_1


Begitulah rapat hari itu di tutup saat hari telah malam dan diakhiri dengan makan bersama di istana negeri Fangkea.


Alex berniat membenahi satu persatu masalah negeri Fangkea agar kelak bisa menyamai negerinya di Bumi dulu.


Alex juga sudah merencanakan untuk mendirikan sekolah sekolah, dari sekolah dasar hingga lanjutan dan perguruan tinggi yang nantinya akan di mulai dari kota Alexia dan bertahap keseluruh kota kota di negeri Fangkea.


Dua ratus orang tenaga ahli segera melaksanakan tugas nya masing masing,ada yang di bidang pendidikan, pertanian, peternakan dan kesehatan.


Sedangkan di komplek istana di tengah danau, kini sudah berdiri tambahan beberapa istana lagi, seperti istana emas milik Dewi Tara, istana kristal milik Dewi perawan suci dan beberapa istana lainnya, kesemuanya berdiri megah di tengah tengah danau Fangkea yang besar.


Bangunan utama berupa istana Fangkea yang sangat besar dan megah berdiri di depan dengan sebuah lapangan luas yang di kelilingi oleh taman bunga dan pohon pohon Tao dan pir.


Di sebelah timur berjejer beberapa istana para permaisuri,seperti istana emas,istana kristal,dan lainnya.


Sedangkan di belakang istana terdapat sebuah taman istana yang besar dengan aneka macam satwa dan tanaman langka lainnya.


Pagi hari itu Alex sedang membicarakan masalah lembaran kulit berisi tulisan dari dalam cincin ruang pemberian seorang kakek tua di kota Sam Ju beberapa hari yang lalu.


"Di timur ada sebuah pulau bernama pulau Naga, datanglah kesana dan cari sebuah kuil kecil,dan temukan keajaiban Dunia bawah tanah yang mempesona". Dewi perawan suci membacakan lembaran itu.


"Ampun tuan ku,hamba merasa semua ini saling berkaitan tuan ku, mungkin sebaiknya kita kesana,menurut firasat hamba,ini berhubungan juga dengan tuan ku Dewi perawan suci "kata Biksu Mata hati menyela pembicaraan.


"Baiklah aku memutuskan bahwa aku akan kesana,tetapi kali ini karena banyaknya urusan di istana,aku cuma mengajak salah satu dari kalian,sisanya menyelesaikan urusan pembangunan jalan kereta api dan sekolah sekolah yang sudah kita rencanakan,aku tahu kalian mampu membantu ku,sekarang putuskan siapa salah satu dari kalian yang menyertaiku ke ujung timur benua ini?"tanya Alex sambil memandang semua istrinya secara bergantian.


Mereka saling pandang sesaat,kemudian putri Giok Lin Dan putri Kwan si bersamaan menunjuk kearah Dewi perawan suci.


"Aku rasa adik Dewi perawan suci saja yang menyertai kakak, sementara yang lainnya biarlah membantu menyelesaikan pekerjaan di istana ini,aku dan adik Si tidak mungkin bisa mengatasi semuanya tanpa bantuan kalian"kata putri Giok Lin.


"Ya apa yang dikatakan kakak Lin memang benar, kita harus saling membantu. menyukseskan program yang sudah di rancang oleh Kaisar,kasihan saudari saudari yang lainnya yang masih terperangkap didalam tubuh Kaisar,kita harus berupaya secepatnya mengeluarkan mereka"kata Dewi Tara.


"Untuk perjalanan kali ini, biarlah saya menemani Biksu mata hati untuk mendampingi tuan ku berdua diperjalanan!"kata Pertapa sakti.


"Kau boleh menyertai mereka pertapa,tetapi satu hal lagi,aku sebagai saudara tertua ingin menyampaikan satu hal lagi untuk adik ke empat belas sekiranya kau berkenan Dewi"kata Putri Giok Lin.


"Tentu saja kakak pertama,dulu, sekarang dan nanti kau tetaplah kakak tertua kami,kau berhak pada diri kami, apapun yang kau katakan tentu kami dengarkan" kata Dewi perawan suci.


"Tidak,sebenarnya tidak ada yang khusus atau mendesak,tetapi aku sebagai saudara tertua merasa janggal kepada adikku ini,sudah bersuami masih di panggil perawan,dan terasa janggal jadinya"kata putri Giok Lin.


Mereka saling pandang dan akhirnya pecah dalam tawa mereka.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2