Mr Matrix

Mr Matrix
Tersesat.


__ADS_3

Pemuda itu dengan keyakinan yang tinggi,segera mempersiapkan serangan ya yang mengandung racun ganas tak ber bau dan berasa.


Sedangkan Alex cuma mempersiapkan diri seadanya saja,melambari tubuhnya dengan api illahi tingkat tiga saja.


Setelah kekuatan dan racun ganas sudah terpusat pada kedua tangan nya,maka dengan kecepatan yang tinggi, pemuda itu menyarangkan tinju nya ke dada Alex .


"Bum!!".


Terdengar suara bergema sangat nyaring di pinggir sungai kecil itu, sehingga burung burung ribut beterbangan.


Di tempatnya,nampak Alex sedang mengibas ngibaskan tangan nya, membuang debu yang melekat di situ.


Sedangkan tubuh pemuda itu terlempar hingga dua puluh depa,dengan kondisi membiru terkena racunnya sendiri yang membalik kepada nya.


Melihat keadaan murid nya itu,sang kakek segera meninggalkan pertarungan dan menyambar tubuh sang murid lalu berkelebat menghilang di balik hutan.


"Aneh,siapa mereka sebenarnya" gumam pertapa sakti.


"Sepertinya ada satu rahasia busuk yang mereka sembunyikan dan takut di ketahui oleh orang lain "jawab Alex sambil berjalan kearah tempat mereka beristirahat tadi.


Di tempat itu nampak putri Xiu Ying sedang berdiri mondar mandir tidak karuan.


Setelah melihat kedatangan Alex dan Pertapa sakti dari hilir sungai kecil itu,dia Langsung berlari kearah Alex dan memegang tangan pemuda itu sambil bertanya kenapa sangat lama.


Alex terpaksa bercerita tentang apa yang telah mereka alami tadi.


Sementara itu pertapa sakti sedang sibuk membakar ikan yang mereka dapatkan tadi.


Setelah selesai makan, mereka melanjutkan perjalanan mereka kembali.


Berkuda di hutan tentu saja tidak secepat berlari cepat dengan ilmu meringankan tubuh.


Ketika hari sudah beranjak sore,mereka sampai di kaki sebuah gunung batu yang tinggi menjulang.


Kali ini tidak ada sungai atau pun telaga yang dapat tempat mereka membersihkan tubuh.


Setelah menyusuri tebing batu beberapa saat,


akhirnya mereka menemukan sebuah goa yang cukup besar tempat mereka bermalam, malam ini.


Alex,dengan di bantu oleh Pertapa sakti, Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian, segera membersihkan ruangan dalam goa itu.


Lamat Lamat Alex mendengar ada suara gemercik air jauh di dalam goa itu.


"Dewa Samudra,dan kau Dewa Lonceng Kematian, dengarlah,ada suara gemercik air di dalam goa ini!" kata Alex sambil menajamkan kembali pendengaran nya.


"Benar tuan,suaranya berasal dari dasar goa ini,mungkin di bawah ada sungai tuan!"jawab Dewa Samudra yang juga menajamkan pendengarannya.


Jauh di dalam goa itu terdengar suara gemercik air seperti suara air terjun.

__ADS_1


"Sepertinya di jauh di dalam goa ini ada air terjun tuan!"kata Dewa Lonceng Kematian ikut menimpali.


"Ayo kita periksa,siapa tahu bisa tempat kita membersihkan badan "kata Alex mengajak Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian memeriksa suara desau air di dalam goa itu.


Baru saja mereka mau melangkah masuk kedalam perut goa itu lebih dalam lagi,tiba tiba terdengar suara seorang wanita manggil.


"Kak !, tunggu aku !, kalian mau kemana, aku ikut dong !"...


Ternyata yang berteriak itu adalah putri Wang Xiu Ying, yang masuk kedalam ruangan goa itu.


"Belum selesai lagi, kenapa buru buru masuk ?" tanya Alex kepada istrinya itu.


"Dari luar kami mendengar kalian mau masuk ke dalam goa ini lebih dalam lagi,kakak Amarila menyuruh ku mengikuti kalian !"jawab Putri Xiu Ying.


"Ya udah lah,ayu kita masuk,sementara biar pertapa sakti yang melanjutkan pekerjaan pembersihan ruangan goa ini,kan tinggal sedikit lagi" kata Alex.


"Baiklah tuan,jangan khawatir,akan hamba selesaikan pekerjaan ini" pertapa sakti menyahut sambil meneruskan pembersihan ruangan goa yang tinggal sedikit itu.


Sedangkan Alex,putri Xiu Ying, dan Dewa Samudra serta Dewa Lonceng Kematian,bergerak memasuki ruangan dalam goa itu.


Satu satunya yang kesulitan melihat di kegelapan adalah putri Xiu Ying,makanya untuk mengatasi hal itu,Alex menerapkan ilmu Dewa cahaya tingkat empat nya,sehingga tubuh Alex mengeluarkan cahaya kuning terang benderang, menerangi seisi goa itu.


Mereka terus masuk kedalam goa yang agak menurun, namun tidak terlalu curam.


Bebatuan di dasar goa itu sudah bertingkat tingkat seperti tangga yang memang di buat dengan sengaja,tetapi meskipun begitu,tetap saja agak licin karena sudah di tumbuhi oleh lumut yang lumayan tebal.


Mereka terus saja berlan menurun mengikuti alur batu di dasar goa,hingga mereka tiba di sebuah ruangan yang sangat besar.


Di tengah tengah Jalur air jatuh di dinding goa yang membentuk air terjun itu, tampak sebuah pintu goa lainnya dengan berkas cahaya putih terang yang terlihat di kejauhan di dalam ruangan goa itu.


"Kakak,lihat di tengah tengah Jalur jatuhan air itu,terlihat seperti ada goa lain lagi,dan kaya nya itu tembus ke luar,karena Lamat Lamat ada cahaya putih memancar dari dalam goa itu " kata putri Xiu Ying sambil menunjuk kearah tebing yang ada air terjunnya itu.


"Iya seperti nya itu goa yang tembus ke luar dari perut goa ini,mungkin keluar nya di sebuah lembah "kata Alex menjawab sang istri nya itu.


"Bagai mana kalau kita periksa kak,aku penasaran jadinya "kata putri Xiu Ying.


"Sebaiknya besok saja putri,kan ini sudah sore,lagi pula kita bermaksut cuma mau mencari air saja "jawab Alex.


Dengan muka cemberut, sang putri pun menuruti perkataan suaminya itu.


"Putri,kau beritahukan pada semua saudara saudara mu,bahwa di dal goa ini terdapat sebuah telaga dengan air terjun nya,barangkali mereka mau membersihkan tubuh mereka!"kata Alex kepada istrinya.


Mendengar perintah dari sang suami nya itu,putri Xiu Ying segera melesat ke arah mulut goa tempat mereka tadi beristirahat.


Sedangkan Alex dan Dewa Samudra serta Dewa Lonceng Kematian segera membersihkan badannya di telaga itu.


Setelah Alex, Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian selesai mandi,mereka beranjak naik ke mulut goa tempat tadi mereka ber istirahat dan membersihkan mulut goa.


Kini giliran sembilan orang wanita cantik itu yang turun ke telaga di dalam goa untuk mandi,sementara itu pertapa sakti keluar mencari kayu kering dan berburu binatang untuk makan mereka.

__ADS_1


Sedangkan Biksu mata hati dan kakek Su Lung menyelesaikan pembersihan ruangan goa.


Berselang beberapa saat kemudian,para wanita sudah menyelesai kan mandi nya,dan sudah tiba di mulut goa,sedang kan pertapa sakti pun datang dengan membawa kayu kering satu pikulan dan seekor kijang muda serta sayuran hutan.


Selesai makan,mereka tidur dengan beralaskan kulit serigala besar yang dulu mereka kuliti.


Malam itu tidak ada kejadian apapun juga hingga pagi menjelang.


setelah sarapan pagi, mereka bermaksud untuk meneruskan perjalanan mereka kembali,tetapi putri Xiu Ying kembali merengek ingin melihat ujung goa misterius di balik air terjun.


Kali ini putri Xiu Ying di bantu oleh saudari saudarinya yang sama sama penasaran dengan keadaan goa itu.


"Baiklah,ayo kita kesana,tetapi mungkin perjalanan kita jadi agak lama,soal nya menurut perkiraan ku,mulut goa yang di balik air terjun itu berada di timur agak ke Utara sedikit,sehingga kita harus jalan melingkari bukit untuk bisa kembali ke rute kita semula,untuk sementara, biarlah kuda kuda kita,ku masukan ke dunia dimensi,agar tidak terlalu merepotkan"kata Alex sambil memindahkan kuda kuda mereka ke dunia dimensi nya dengan cara mengibaskan tangan nya,dan semua kuda kuda itu pun menghilang masuk kedalam dunia dimensi milik Alex.


Setelah itu mereka segera menuruni lorong goa menuju ke telaga di dasar nya.


Dari sisi telaga itu, meskipun tebing goa agak tinggi untuk sampai ke mulut goa di balik air terjun,tetapi bagi mereka,hanya dengan sekali genjot saja mereka melompat, sampai lah ke mulut goa di balik air terjun itu.


Lorong goa di balik air terjun itu cukup besar dan tinggi,sehingga tidak perlu membungkuk untuk berjalan di dalam lorong itu.


Setelah beberapa lama menyusuri lorong goa itu,akhirnya mereka tiba juga di ujung nya.


Pintu goa itu tertutupi oleh semak semak, namun cahaya masih bisa menembus dari celah celah semak,dan rupanya itulah yang mereka lihat dari kejauhan dari pinggir telaga di dalam goa.


Bukan main terkejutnya Alex setelah menyibak semak semak yang menutupi mulut goa.


Ternyata di balik rerimbunan semak itu, terlihat sebuah pemandangan yang menakjubkan, hamparan Padang rumput seluas mata memandang, dengan pohon Tao tumbuh disana sini dengan dahan dan ranting yang rimbun serta sedang berbuah.


Hamparan pegunungan semua nya terdiri dari Padang rumput dan pepohonan yang tumbuh karang.


Setelah menyibak semak semak yang menutupi mulut goa itu,Alex melompat ke luar dari dalam goa,di ikuti oleh para istrinya serta para pengawalnya.


"Apakah kita masih berada di dunia yang sama kak,atau sudah berada di dunia yang lain lagi ?"tanya Dewi Araya sambil celingukan kesana kemari.


"Memang nya kakak Dewi Aya mencari apaan sih ?"Tanya Dewi Azume yang paling muda diantara semua nya.


"Aku mencari pohon besar di dekat mulut goa tempat kita keluar tadi,mana ya ?,kenapa sekarang rasanya semuanya serba berubah?"kata Dewi Araya sambil terus celingukan.


Hal itu juga akhirnya di ikuti oleh yang lainnya, celingukan mencari pohon besar yang tadi tumbuh di samping lobang pintu goa.


Mereka baru tersadar bahwa kini disekitar mereka tidak ada lagi pohon besar,sebesar tadi, pohon besar beserta bukit batu nya menghilang entah kemana,kini di gantikan Padang rumput seluas mata memandang.


"Hamba merasa kita berada di alam lain tuan ku, tidak lagi di tempat kita kemarin "kata Dewa Lonceng Kematian kepada Alex .


"Kau benar Dewa Lonceng Kematian,aku juga merasa kita tersesat ke dunia lain,entah dunia apa ini nama nya, semuanya cuma gunung gunung dan Padang rumput,ayo kita berjalan lagi,tidak mungkin kita terus berdiam disini,ayo kita lihat,apakah ada kehidupan di tempat ini "kata Alex sambil melangkah menyusuri Padang rumput yang tidak tinggi tetapi terhampar seperti permadani indah.


Alex berjalan menuju bukit yang paling tinggi di sekitar situ,berharap bisa melihat kesekeliling dari atas bukit itu.


...****************...

__ADS_1


Mohon maap,up date tidak teratur,masih ada kesibukan yang tidak bisa di tinggalkan.


__ADS_2