
Putri Kayla menatap Dewi muyimaeva dengan tatapan kurang senang, hal itu jelas terlihat oleh putri Giok Lin yang paling bijaksana dari semua wanita cantik itu,tentu saja dia tahu apa yang putri Kayla sembunyikan darinya,namun putri itu pura pura tidak mengerti.
"Ceritakanlah kepada kami kakak,siapa dia sebenarnya?"tanya putri Giok Lin lembut sambil memegang telapak tangan Alex.
"Aku tidak mengetahui nya dengan pasti,tetapi menurut dia, dia dari bangsa mahluk suci"jawab Alex.
"Bukankah mahluk suci tidak berjenis kelamin kak,bagai mana dia bisa seorang gadis?tanya putri Kwan si menyela.
"Iya,dan kalian tahu mahluk bidadari di alam keabadian?,bukankah dia juga mahluk suci?,dan leluhur para bidadari di alam bidadari adalah juga mahluk suci?,menurutnya,dia memang diciptakan oleh Kehendak suci khusus dalam mengawal misiku, menemani perjuangan kita"jawab Alex.
"Kalau kau masuk dalam keluarga kami, menjadi saudara kami, maka kau harus memanggilku kakak,aku tidak mau menjadi yang paling kecil terus"putri Annchi tiba tiba menyela pembicaraan mereka.
Putri Giok Lin tertawa mendengar perkataan adiknya itu, "itu bisa di atur adik Annchi,tatapi aku sebagai yang tertua tentu saja ada persyaratan yang harus kakak Alex sanggupi" kata putri Giok lin.
Alex tentu saja tidak terlalu menanggapi ocehan mereka,karena dia memang tidak berniat menambah istri banyak banyak,tetapi karena sering keadaan yang menentukan harus memilih itu.
"Aku tidak memikirkan itu putri,biarlah waktu yang menentukan,bagiku kalian sudah lebih dari cukup"kata Alex menanggapi perkataan dari putri Giok lin.
"Iya bagimu tidak mengapa,tetapi kamu tahukan,kami para putri Kaisar sudah sedari kecil terbiasa menghadapi hal semacam ini,bagi kami itu hal yang lumrah selagi kau bisa bersikap adil kepada kami semua, Kaisar yang mana yang tidak memiliki permaisuri yang banyak atau selir?, ayahanda ku, ayahanda adik si, ayahanda adik Annchi,atau mungkin ayahanda putri Kayla, semua mempunyai istri lebih dari satu,sampai sampai di hati kami semua,itu sudah hal yang lumrah saja"kata putri Giok lin.
"Lantas apa yang kau inginkan dari ku?"tanya Alex.
Putri Giok Lin kembali tersenyum,senyum yang selalu membuat hati Alex menjadi damai melihatnya.
"Tidak banyak,dan tidak sulit,bila kau mau mengambil Dewi muyimaeva sebagai istrimu,kau juga harus mengambil putri Kayla sebagai istri mu biar adil,iya kan adik adik ku?"kata putri Giok lin.
"Iya betul,betul itu"kata putri Kwan si dan putri Annchi secara bersamaan.
"Sudahlah kita pikirkan nanti,sekarang kalian bertiga dan kau Lau me,carilah tempat untuk berkultipasi menyerap inti energi dari batu mustika kadal raksasa yang ada pada kalian,aku akan menemui Liong san dan Soa ning untuk memberikan batu mustika ini"kata Alex kepada ketiga istrinya juga Lau me.
Ketika portal terbuka,Alex melangkah memasukinya,Dewi muyimaeva mengikuti langkah kakinya, sedangkan dengan tatapan kecewa,putri Kayla berkata, "berkultipasilah kalian, biar aku berjaga disini, menjaga kalian"...
Saat berada di dalam,barulah Alex sadar kalau dia diikuti oleh Dewi muyimaeva kedalam dunia dimensi milik nya.
"Eh,kau ikut juga, mengapa tidak tinggal bersama mereka?"tanya Alex.
Gadis itu tersenyum manis menatap mata Alex, "tugasku mendampingi mu,bukan mendampingi mereka,kemanapun kau pergi,aku akan terus mengikuti mu,begitulah kata Kaisar mahluk suci yang telah mengutus ku".
"wah jangan jangan aku mau buang hajat juga kau ikuti"kata Alex setengah bercanda,tetapi justru jawaban gadis itu yang membuat Alex jadi tersedak liur sendiri.
"Iya,kemana saja aku harus bersama mu"jawab gadis itu tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
"Wah bisa gawat bila benar seperti itu,jangan jangan Kaisar itu gila, masa kau mengikuti aku sampai sebegitu nya, kenapa pula kau mau saja disuruh suruh seperti itu?"tanya Alex bingung.
Dewi itu tersenyum menatap mata Alex,lalu tangannya meraih tangan Alex, "Kaisar tidak gila,lagi pula aku sendiri senang melakukannya, kau harus tahu bahwa mahluk suci di ciptakan tidak bisa berkhianat kepada pasangannya,di alam keabadian sana ada seribuan bidadari yang di ciptakan dari mahluk suci hanya untuk satu orang lelaki saja, sebagai penghargaan atas perjuangannya semasa didunia ini,dan aku salah satu yang dikirim kedunia ini untuk mendampingi mu"...
Alex dan Dewi muyimaeva berbincang sambil terus berjalan kearah kampung prajurit.
Dikiri dan kanan terhampar sawah yang luas menguning,rupanya para prajurit di sana bukan saja berlatih dan berkultipasi,tetapi juga bertani,berkebun dan berternak.
Alex menemui Liong san dan Soa ning disebuah rumah cukup besar saat sedang melatih beberapa prajurit inti.
Setelah menyerahkan dua butir batu mustika kadal raksasa,Alex berkeliling melihat lihat perkampungan prajurit yang kini lebih mirip kota kecil itu.
Setelah puas berkeliling melihat lihat,barulah mereka kembali kedunia luar.
__ADS_1
Diluar mereka melihat putri Giok Lin,putri Kwan si dan putri Annchi masih asik berkultipasi menyerap hawa energi qi murni dari dalam batu mustika kadal raksasa didalam kuil.
sedangkan Lau me,sengaja mencari tempat di puncak bukit untuk menyerap energi batu mustika itu.
Kembali Alex turun ke ruang bawah melihat ruangan tempat peti mati Li chen yang terbuat dari batu giok air itu.
Kedua tangan Li chen hen menangkup didepan dada,seakan menutupi sesuatu di sana.
Alex memindai dengan pandangan matanya,dia melihat ada benda di dalam telapak tangan Li chen itu.
Alex mendorong batu giok air penutup peti mati jasad Li chen,setelah tutup peti bergeser,Alex membuka telapak tangan Li chen dan nampaklah sebuah cincin bermata biru muda.
Setelah mengambil cincin itu,Alex mengembalikan kembali tutup peti ketempatnya semula.
Sebenarnya tutup peti yang terbuat dari batu giok air itu sangatlah berat dan keras,tetapi Alex merasa cukup ringan.
"Ini bukan cincin ruang, tetapi cincin dimensi, seperti gelang milik mu"kata Dewi Muyimaeva.
"Ya,kau benar,ini cincin dimensi,bagai mana cara kita bisa melihat dunia didalamnya?"tanya Alex.
"Coba kau teteskan darahmu ke batu cincin itu"kata Dewi muyimaeva memberi usul kepada Alex.
Alex menggigit ujung jari manis kanannya,dan meneteskan darahnya ke atas batu biru muda cincin itu.
Cahaya biru muda membias dari batu cincin itu,dan sebuah pintu portal terbuka di dinding ruang bawah tanah itu.
Alex memasuki portal dimensi itu diikuti oleh Dewi muyimaeva di belakangnya.
Mereka keluar di sebuah dunia dimensi yang sudah jutaan tahun tidak di jamah manusia.
Di pinggir sebuah telaga,dengan air terjunnya yang cantik,terlihat sebuah istana nan cantik terbuat dari emas permata.
Alex melangkah memasuki istana besar yang terbuat dari emas permata itu,di ruang belakang ada sebuah taman yang cantik di sebelah kanan ada halaman yang sangat luas yang menyatu dengan halaman depan.
Sementara di ruangan bawah tanah,semua kamar terisi dengan kepingan emas serta perak yang memenuhi kamar besar itu.
Sementara di ruang lainnya ada perhiasan dari emas,permata dan berlian yang juga memenuhi ruangan.
Setelah selesai melihat lihat,mereka berdua akhirnya keluar dari dunia dimensi itu.
"Kau bisa memindahkan dunia dimensi ini dari cincin itu ke batu permata di gelang mu itu dengan ilmu ruang waktu"kata Dewi muyimaeva.
"Bagai mana bila kedua dunia dimensi ini digabungkan saja ?"tanya Alex.
"Bisa saja sih,tetapi apa kau tahu apa saja yang sudah tuan Li Chen masukan kedalam dunianya dahulu kala,jangan jangan ada yang bisa mendatangkan bahaya bagi prajurit mu?,yang aman adalah menggabungkan dua dunia itu dengan membuat portal antara keduanya"Dewi muyimaeva memberi saran.
Alex merasa saran dari Dewi muyimaeva benar adanya,maka dia menerapkan ilmu ruang dan waktu untuk memindahkan dunia dimensi di cincin ke dalam batu permata di gelangnya.
Batu permata biru muda yang ada di cincin itu memancarkan cahaya terang,lalu memancar menuju kearah salah satu batu permata di gelang Alex,dan salah satu batu permata berwarna putih itu tiba tiba berkedip kedip terkena cahaya dari batu permata di cincin tadi.
Setelah batu permata di cincin berhenti bercahaya,warnanya menjadi putih terang,sedangkan batu permata di gelang Alex yang tadi berwarna putih,kini berubah menjadi berwarna biru muda.
Batu permata di cincin kini menjadi batu cincin ruang kelas satu biasa,yang tidak ada lagi alam dimensi di dalamnya.
Sementara itu,putri Giok lin ,putri Kwan si dan putri Annchi,masih terus berkultipasi menyerap energi qi positif dari batu mustika kadal raksasa yang telah terhimpun selama belasan ribu tahun itu memang luar biasa besar.
__ADS_1
Sudah beberapa kali ledakan teredam didalam tubuh ketiga orang itu, tetapi belum juga ada tanda tanda bahwa energi itu akan habis.
Hingga sepuluh kali ledakan teredam didalam tubuh mareka,tetapi belum juga ada tanda tanda energi itu akan habis.
Kini timbul kekhawatiran didalam hati Alex,karena bila itu berlangsung terus,tubuh ketiga istrinya itu akan meledak.
"Apa yang harus ku lakukan sekarang Dewi?" tanya Alex sambil menatap wajah Dewi.
"Jangan khawatir seperti itu,kau kan punya dantian tidak terukur,kau bisa memindahkan sedikit dantian mu kepada mereka dengan ilmu ruang waktu mu itu"kata Dewi muyimaeva memberi saran kepada Alex.
Alex secepatnya kebelakang tubuh putri Annchi yang nampak sangat menghawatirkan dari yang lainnya.
Dengan ilmu ruang waktu yang dimiliknya, Alex memindahkan sedikit dantiannya kedalam tubuh putri Annchi.
Ternyata walau sangat sedikit ternyata bagi orang biasa itu sangat besar,bahkan bisa menampung energi hingga Dewa cahaya tingkat sempurna.
Setelah putri Annchi,kini giliran putri Kwan si, selanjutnya putri Giok lin juga mendapatkan giliran.
Kini ketiga orang itu nampak tenang menyerap energi dari batu mustika kadal raksasa setelah mendapatkan tambahan dantian dari Alex.
Sedangkan ketiga pengawalnya yang lain, karena usianya yang sudah ribuan tahun itu,maka dantiannya juga membesar seiring dengan usia hidupnya.
Sedangkan untuk Dewi muyimaeva,Alex sekilas sudah tahu kalau Dewi dari bangsa Mahluk suci itu sudah menerobos ketingkat yang sangat tinggi,yaitu Dewa cahaya tingkat sempurna.
Kini ketiga putri itu mulai tenang kembali dalam berkultipasi,tidak seperti tadi gelisah kesakitan.
baru setelah dentuman kedua puluh kalinya, barulah batu mustika kadal raksasa itu mulai memudar sedikit demi sedikit,dan akhirnya menjadi bening seperti kristal,kemudian remuk menjadi debu.
Kini tingkat mereka naik drastis dua puluh tingkat hingga kultipasi mereka menerobos dua tingkatan ke Dewa sorga tingkat enam dan tujuh.
Sedangkan Liong san dan Soa Ning menjadi Dewa perunggu tingkat lima,serta Lau me menerobos ke Dewa perak tingkat tujuh.
Ketika mereka merasa saat pembaptisan dari langit akan turun,mereka masing masing mencari tempat terpisah untuk menerima pembaptisan dari petir kesengsaraan.
Sore menjelang malam itu,pulau keramat seperti kiamat,petir bersahut sahutan menghantam pulau seakan mengaduk isi pulau itu.
Ketika dentuman petir terakhir menyambar, hujan pun turun membasahi pulau.
Kulit tubuh ketiga putri itu yang tadinya gosong,kini kembali seperti semula,bahkan semakin cantik dari asalnya,kulitnya menjadi bertambah putih dan bersih.
Setelah mengganti pakaian mereka yang gosong,kini mereka semuanya berkumpul di dalam kuil.
"Besok pagi aku bermaksut ke kota raja Faranos,sesampainya disana kau boleh kembali pada kedua orang tua mu, selanjutnya kami akan meneruskan pengembaraan kami lagi"kata Alex,kali ini dengan kata kata lembut.
"Aku tidak mau pulang, aku mau ikut putri Giok lin mengarungi semesta" kata putri Kayla.
"Bukan aku tidak mau mengajak mu,tetapi sekali kami melangkah, belum tentu bisa kembali lagi selamanya,kau akan dianggap mati oleh keluarga mu"kata Alex menerangkan.
"Aku tidak perduli, meski selamanya aku tidak lagi akan kembali ke dunia ini,putri Lin, ijinkan aku ikut ya"putri Kayla memohon kepada putri Giok Lin.
Putri Giok Lin tersenyum menatap kearah putri Kayla, "Sebenarnya aku cuma seorang istri,aku juga ikut suami ku"kata putri Giok Lin sambil menoleh kearah suaminya, "kakak,tidak ada salahnya kita bawa putri Kayla bersama kita, dia tidak memberatkan kita"...
"Terserah kalian saja,tetapi yang pasti besok aku tetap akan ke kota raja Faranos"kata Alex sambil berbaring di lantai kuil dekat putri Annchi yang masih duduk bersila dilantai.
**********
__ADS_1