
Pagi itu kota Alexia di hias sedemikian indah, sepanjang jalan kota ,bendera negeri Alexia di Padang berjejer.
Tepat di tengah tengah kota,terdapat sebuah bangunan besar yang didirikan di tengah jalan, yang di namakan Stasiun kereta Surya.
Dan entah dari mana ,dan kapan datang nya,tidak ada yang tahu,sebuah benda yang di anggap oleh seluruh masyarakat adalah benda aneh,tiba tiba saja ada di terminal itu.
Untuk tahap pertama, benda itu ada empat buah,dan rencana Alex masih akan datang beberapa puluh buah lagi.
Benda itu adalah kereta api dengan daya matahari,atau kereta surya yang akan menjalani rute pertama nya dari Alexia ke kota Fansau dan terus ke kota Yufing.
Rute kedua dari kota Alexia ke kota Fansau terus ke Chong Siu.
Rute ke tiga dari Alexia ke kota Famoa terus ke kota Tao.
Rute ke empat dari Alexia ke kota Famoa terus ke kota Kung Ciau.
Pagi itu kota raja Alexia sangat ramai sekali,apa lagi pusat kota,penuh dengan manusia berdesak desakan ingin melihat bentuk kereta Surya serta seperti apa benda itu membawa penumpang ke tempat tujuan nya nanti.
Untuk pertama kalinya ini,satu lokomotif,cuma Mambawa lima buah gerbong saja,yang nantinya akan di tambah gerbong nya satu persatu sesuai kebutuhan masyarakat banyak.
Di panggung utama duduk Alex beserta dua puluh tiga orang wanita yang cantik jelita luar biasa, memakai gaun sutra Dewangga, membuat kecantikan mereka bertambah berkali kali lipat.
Di belakang mereka nampak para kerabat istana,seperti Dewa Cahaya suci, Dewa Samudra, Dewa Lonceng Kematian,Dewa bayangan, Dewi obat, Dewi seribu wajah, Bidadari dari Utara.
Di panggung kedua ada para utusan dari berbagai negeri di sekitar Fangkea.
Sebuah jam besar terlihat di dinding stasiun induk di tengah kota Alexia yang menunjukan hari sudah pukul berapa.
Tidak seberapa lama, suara pembawa acara berkumandang, yang menyatakan bahwa yang terhormat, Kaisar negeri Fangkea Raya, yang mulia tuan ku Alexander yang agung,akan segera meresmikan dimulainya beroperasi, kereta Surya yang pertama di Benua Fangkea,khususnya negeri Fangkea Raya.
Terdengar tepuk tangan yang sangat meriah dari semua masyarakat yang berhadir saat itu.
Alex maju ke depan,naik keatas podium utama dengan pakaian kebesarannya yang terbuat dari bahan sutra Dewangga dari alam Swarga loka.
Tiba tiba masyarakat yang berhadir saat itu terdiam semua nya, seolah tidak ingin tertinggal pendengaran walaupun satu kalimat saja
"Para hadirin semuanya,khususnya warga negeri Fangkea Raya,terkhusus lagi warga kota raja Alexia, kota Fansau,kota An Hiong, kota Chong Siu, kota Famoa,kota Tao,dan kota Kung Ciau,hari ini adalah hari yang sangat bersejarah sekali, karena untuk pertama kali nya di dunia ini kita mengoperasikan angkutan barang dan manusia tidak lagi dengan gerobak ataupun kereta kuda,tetapi dengan mesin bertenaga matahari yang saya beri nama kereta Surya, dengan angkutan ini, perjalanan yang asalnya berbulan bulan dengan kereta,kini bisa di tempuh cuma dalam beberapa hari saja,ini akan mempermudah angkutan barang bagi para pedagang antar negeri, maka hari ini,dengan kasih sayang sang maha kuasa, kereta Surya saya nyatakan mulai beroperasi!"...
Begitu sambutan dari sang Kaisar selesai,terdengar bergemuruh tepuk tangan dari para hadirin semua nya.
Alex berjalan menuju tabuhan,sebuah alat berfungsi seperti gong,tetapi tidak mempunyai punuk.
"Duang !!".
"Duang !!".
"Duang !!".
__ADS_1
Terdengar tiga kali tabuhan dipukul menandakan kereta Surya resmi sudah beroperasi.
Alex dan semua istrinya menaiki kereta Surya jurusan kota Fansau.
Jarak antara kota Alexia dan kota Fansau ini,bila ditempuh dengan berkuda,bisa memakan waktu berhari hari,kini dengan kereta Surya ini,bisa ditempuh cuma beberapa jam saja.
Ada beberapa pembesar kota Fansau yang ikut kali pertama ini.
Tidak berapa lama,kereta Surya pun mulai bergerak, di mulai dengan pelan saja,tetapi lama kelamaan semakin cepat dan semakin cepat saja.
Di gerbong utama yang memang disediakan untuk Alex, nampak Alex dan semua istrinya serta beberapa pembesar negeri Fangkea.
"Ada satu hal lagi yang ingin kulakukan dalam waktu dekat ini "kata Alex disela sela suara detak kereta Surya itu.
"Apakah itu tuan ku ?" tanya salah satu pembesar negeri Fangkea.
"Aku ingin membuat pembangkit listrik bertenaga batu arang (batu bara), yang mana kulihat kita memiliki cadangan batu arang yang sangat berlimpah, bermula dari adanya listrik,berbagai mata usaha penduduk akan mulai terbuka luas, ini juga akan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak,dan ujung nya kemiskinan akan kita kurangi sedikit demi sedikit !" kata Alex.
"Ya,tuan ku benar,kami semua sangat mendukung gagasan dan ide tuan ku,kini negeri kitalah yang pertama memulai teknologi modern tuan" sahut pembesar negeri yang lain nya.
Alex duduk diapit oleh putri Giok Lin Dan putri Kwan si di kiri dan kanan nya,serta para istri yang lainnya di belakang nya.
Sedang kan di depannya duduk para pembesar negeri,seperti para menteri dan pejabat lainnya.
"Kakak,dengan mempergunakan kereta Surya ini,berapa lama kah kita baru sampai ke kota Fansau?"tanya putri Kwan si.
"Hah ?, secepat itu kah kak,dahulu kita berkuda memerlukan waktu berhari hari lamanya"kata putri Giok Lin terperanjat mendengar secepat itu.
Tidak lama,bel kereta Surya berdentang dan di susul dengan suara merdu seorang wanita, "para penumpang kereta surya eksekutif,sebentar lagi kita tiba dikota Fansau,periksa barang bawaan anda,jangan sampai ketinggalan, terimakasih sudah berangkat bersama kami dan sampai jumpa lagi"...
"Suara siapakah itu kak, merdu sekali ?"tanya putri Giok Lin kepada Alex.
Alex tidak menjawab,cuma menunjuk ke pada Dewi muyimaeva yang memang terkenal bersuara sangat merdu dan lembut itu.
"Oalah, pantesan merdu,kapan kamu berbicara,kamu kan disini?"tanya putri Annchi di sebelah putri Giok Lin.
"Kakak Annchi,tadi malam kakak meminta aku merekam se Utara ku dengan alat nya,lalu suara itu di masukan ke semua kereta,sehingga mereka para penumpang mendengar suara ku kak"jawab Dewi muyimaeva.
Akhirnya kereta Surya pun berhenti di stasiun kota Fansau.
Di stasiun itu sudah menunggu gubernur kota Fansau beserta keluarga dan juga para pembesar kota Fansau.
Sementara sang Kaisar berbincang bincang dengan gubernur dan para pembesar kota Fansau,kondektur memutar lokomotif untuk menarik kereta itu kembali ke kota raja,karena kereta itu untuk hari ini,di khususkan mengangkut gerbong eksekutif khusus untuk mengangkut sang Kaisar dan keluarganya saja.
Tidak seberapa lama, datang lagi kereta kedua jurusan kota Yufing yang singgah sebentar di stasiun kota Fansau.
Ada beberapa penumpang yang turun,dan ada pula yang naik menuju kota Yufing.
__ADS_1
Setelah Pluit kereta berbunyi,pintu kereta pun tertutup otomatis,dan kereta Surya itu melaju kembali menuju kota Yufing di timur Alexia.
Sementara itu,kereta eksekutif sudah siap,dan Alex beserta rombongan pun naik untuk kembali ke kota raja.
Kabar tentang alat angkutan baru di negeri Fangkea yang bisa mengangkut manusia hingga ratusan orang sekali angkut dengan kecepatan tidak masuk akal itupun segera menyebar kemana mana.
Kegemparan pun terjadi,antara tidak percaya dan penasaran, hingga banyak orang yang datang kekota kota yang bersangkutan, sekedar ingin melihat, kemudian ingin merasakan sensasinya, dan akhirnya ketagihan.
Apa lagi Alex menggratiskan selama satu Minggu,semakin banyaklah orang yang ingin mencoba nya.
Tentu saja Alex tidak berhenti sampai disitu saja,untuk tahap kedua, dia akan melanjutkan dari kota Yufing ke kota Yuking,kota raja negeri Yuan.
Lalu kota Chong Siu ke kota Lin Cun,lalu ke kota Shen Tao dan berakhir di kota raja Song.
Dari kota Tao ke kota Li Cuan,terus ke kota Tiang Lun dan berakhir di kota Raja Han.
Dari kota Kung Ciau kekota Ming Bai dan berakhir di kota Raja Ming.
Lalu dari kota Fansau ke kota Fan Su,terus ke kota Xiang Li,dan ke kota Kai Lun,ke kota Kai Yun,ke kota Kai Man,ke kota Kai Tung dan berakhir di kota Kwan Tung.
Begitulah,proyek pembuatan jalan kereta Surya ini terus di lanjutkan ke kota kota di wilayah negeri Fangkea maupun negeri tetangga.
Sesuai dengan perkiraan Alex ,bahwa kini arus barang menjadi semakin banyak,karena mudahnya transportasi darat.
Malam itu di ruang tengah istana Alexia, sedang berkumpul Alex dan semua istri nya,serta para kerabat utama istana.
"Maap bila kalian bertanya tanya tentang apa maksud dari di kumpulkannya kalian disini,pertama adalah masalah keratuan,Ratu adalah komponen utama sebuah negeri,jadi sebuah negeri memerlukan seorang ratu,tentang masalah ini,aku menyerahkan sepenuh nya kepada kalian berdua puluh satu ditambah si kembar, bagai mana dan siapa yang akan di pilih,aku menyerahkan sepenuh nya kepada kalian saja"kata Alex kepada para istrinya semua.
"Terimakasih atas kepercayaan tuan ku kepada kami dua puluh tiga bersaudara ini, adapun usul hamba adalah menunjuk kakak tertua sebagai Ratu, sedangkan yang lainnya sebagai permaisuri, karena seperti yang kita ketahui,yang mulia tidak bersedia mengambil selir meskipun satu orang,bagi beliau,semua wanita itu mulia dan sederajat,tidak ada istilah selir,dan ini sudah menjadi undang undang di negeri kita ini,bahwa seorang laki laki tidak diperkenankan mengambil selir,kecuali istri,kakak pertama sangat pantas untuk menjadi ratu,baik dari segi keibuan nya, keramahannya,ilmu nya yang sudah tidak diragukan lagi,serta pengalaman selama ini"kata putri Annchi memulai usulan nya.
"Saya sangat setuju bila kakakku tersayang ini yang menjadi ratu"kata putri Kwan si mengacungkan jempol nya
"Setuju" .
Terdengar hampir semua permaisuri menyetujui usul dari putri Annchi ini.
Namun akhirnya putri Giok Lin berdiri meminta waktu sesaat untuk berbicara.
Semuanya spontan terdiam.
"Sebelumnya terimakasih dahulu untuk semua adik adik ku,aku sangat menghargai pendapat dan niat kalian semua, tetapi aku juga ingin memiliki waktu waktu pribadi dengan orang yang kucintai,bukan usia ku ku habiskan dengan mengurusi urusan negeri semata,jadi pilihlah yang lain saja"kata putri giok Lin.
Semua yang hadir disitu pun terdiam,mereka juga membenarkan perkataan dari putri Giok Lin.
Betapapun itu seorang wanita karir,tetap saja menginginkan saat saat pribadi bersama suami dan anak anaknya.
...****************...
__ADS_1