
Setelah melakukan perjalanan selama dua hari,maka pada sore hari kedua,mereka sudah memasuki gerbang kota Mu Long yang besar dan megah.
Kota Mu Long ternyata sebuah kota yang cukup besar dan ramai.
Setelah membayar biaya masuk untuk para pendatang,Alex dan rombongannya segera berpisah dengan kedua orang pemuda itu.
Alex ingin mencari rumah makan sedangkan kedua orang pemuda itu langsung ke toko yang menerima penjualan hewan hewan buas buruan berbagai tingkat.
Alex dan rombongannya segera mencari rumah makan yang terkenal di kota itu.
Dengan menaiki becak tarik,mereka tidak begitu lama, akhirnya tiba di sebuah rumah makan mewah kota Mu Long itu.
Rumah makan itu sangat besar dengan tiga tingkat bangunan.
Dari kereta kuda yang berjejer bagus bagus, nampak sekali jika rumah makan ini banyak di kunjungi oleh orang orang kaya raya.
Memasuki rumah makan itu,semua mata memandang ke arah Alex, maklum mereka baru keluar dari dalam hutan dan belum sempat mandi serta ganti pakaian,maka tidak heran bila penampilan mereka agak lusuh.
Tidak perduli dengan pandangan orang orang, Alex segera mencari dua buah meja yang masih kosong.
Sebenarnya satu meja cuma ditempati maksimal delapan orang,dengan dua orang pada tiap-tiap sisi nya, tetapi karena Alex dan istrinya bersembilan orang,jadilah Alex mengalah satu meja dengan para pengawal pribadi nya.
Tidak lama setelah memesan, makanan pesanan mereka pun datang.
Mereka makan sambil bercengkrama dan kadang juga sambil bercanda.
Tiba tiba masuk seorang pemuda berusia sekitar dua puluh lima tahun bersama sepuluh orang pengawal pribadi nya.
Sebenarnya pemuda ini ingin naik keatas tempat para orang orang elite dan berkelas makan,tetapi begitu melihat satu meja dipenuhi oleh delapan orang wanita muda dan cantik jelita itu,niat nya untuk naik menjadi batal,digantikan dengan niat mendekati kedelapan wanita cantik jelita itu.
"Hai nona nona cantik, sebaiknya ikut aku keatas yuk,di sini tempat orang orang yang tidak punya uang,sedangkan di atas tempat orang orang kaya dan banyak duitnya" kata pemuda itu sambil mengulurkan tangannya kepada Dewi Amarila dan Dewi Azume yang duduk bersebelahan itu.
"Silahkan tuan sendiri yang keatas,kami tetap disini bersama suami kami!"kata Dewi Amarila menjelaskan.
Pemuda itu agak terkejut mendengar penjelasan dari Dewi Amarila itu,tetapi sesaat kemudian sipat arogan nya timbul kembali, "kalian sudah bersuami ?, ah masa bodoh lah,aku tidak perduli nona,yang pasti aku menyukai kalian dan itu sudah cukup bagi ku,masalah kalian suka atau tidak suka,itu bukan urusan ku, aku bisa memberikan keping emas yang banyak seberapa pun juga untuk suami mu agar dia melepaskan kalian untuk ku"kata pemuda itu.
"Meskipun kau berikan suami kami keping emas yang banyak hingga sepenuh kota ini,dan seandainya suami kami setuju,kami yang tidak setuju tuan,kami tidak tertarik sedikitpun dengan wajah tuan meskipun tuan merasa tuan itu tampan" kata putri Xiu Ying mulai marah.
Tetapi pemuda dengan muka tembok itu bukannya diam,Malahan semakin menjadi jadi.
"Woow, galaknya,saya senang gadis yang galak, gadis galak itu kalau di tempat tidur sadis dan mantap!"kata pemuda itu sambil mencoba memegang muka putri Xiu Ying.
Namun Xiu Ying dengan gerakan yang sukar di ikuti mata,tiba tiba tangan kirinya menangkap pergelangan tangan pemuda itu, dan tangan kanannya memukul lengan pemuda itu.
__ADS_1
"Prak !!".
Cuma itu suara yang terdengar ketika lengan di bawah bahu pemuda itu patah terkena hantaman tangan putri Xiu Ying.
Terdengar suara jeritan dari mulut pemuda itu keluar senyaring nyaring nya.
Sementara itu kesepuluh orang pengawal nya,segera bergerak mengurung tempat itu.
Delapan orang gadis cantik itu segera bangkit dan menyerang ke sepuluh orang pengawal pribadi pemuda itu.
Pertarungan yang sangat sangat singkat,ketika tubuh para pengawal pribadi itu berterbangan kesana kemari seperti daun di tiup angin ribut.
Masih untung tidak ada satupun yang tewas dalam perkelahian itu.
Sepuluh orang pengawal pribadi itu segera membawa tuan muda mereka yang patah tangan karena di pukul oleh Putri Xiu Ying.
Setelah peristiwa itu,para wanita cantik jelita itu segera meneruskan makan mereka seperti tidak terjadi sesuatu apapun juga.
Seorang laki laki tua mendekati mereka, "sebaiknya nona nona muda secepatnya keluar dari kota ini malam ini juga,kalau tidak bisa bahaya nona,karena pemuda yang tadi nona patahkan tangannya itu adalah tuan muda dari klan Teo,yaitu klan terkuat pertama di kota Mu Long ini,mereka memiliki pengawal elite lebih dari seratus orang dengan kepandaian tinggi tinggi,bahkan tuan ketua kota saja tunduk di bawah pengaturan mereka,mereka lah yang memegang perekonomian kota Mu Long ini,banyak toko toko dan rumah makan serta penginapan yang berada di bawah bendera mereka!" kata laki laki tua itu.
"Terima kasih ya kek,akan kami pikirkan saran kakek "kata putri Xiu Ying.
Setelah selesai makan,mereka berjalan mencari rumah penginapan yang besar di kota itu.
Berjalan bersama mereka nampak pemuda yang tadi tangannya dipatahkan oleh putri Xiu Ying dan di samping nya berjalan seorang laki laki tua bertubuh tinggi dan berperut buncit.
"Ayah itulah mereka ayah,dan gadis itu yang telah mematahkan lengan ku,tolong tangkap dia untuk ku ayah"kata pemuda bernama Teo Pang Gao itu kepada ayahnya Teo Tan seng.
Melihat sembilan orang wanita cantik jelita termasuk Yun Yun itu, jakun tuan besar Teo Tan Seng langsung bergerak turun naik menelan ludahnya,sifat doyan daun muda nyapun spontan langsung kumat.
"Hm,kau boleh memiliki gadis cantik itu,tetapi biarkan dia satu malam saja bersama ayah,kau boleh memiliki semuanya setelah ayah sudah bosan!"kata kata aneh pun keluar dari mulut orang tua itu.
"Tidak ayah,ayah boleh memiliki yang lainnya,tetapi tidak gadis cantik satu itu,dia untuk ku ayah,aku ingin menjadikan dia sebagai istri ku,dan ayah jangan merusaknya"kata tuan muda Teo Pang Gao membantah kata kata ayahnya.
"Kalau begitu kau boleh mencari yang lain saja, dan semua wanita cantik ini punya ayah Pang Gao" kata sang ayah masih bersikeras ingin memiliki semuanya.
"Ayah !, ayah jangan serakah,biarkan aku memiliki satu saja yang itu,yang lainnya boleh ayah ambil "kata tuanmuda Pang Gao melawan ayah nya.
"Sudah !, sudah !,ayo kalian semua,tangkap yang wanitanya,dan bunuh semua laki lakinya"kata tuan besar Tan Seng memberikan perintah.
Seratus orang prajurit pengawal yang sejatinya para pendekar kelas satu yang di kumpulkan menjadi sebuah pasukan,itulah yang membuat orang lain menjadi ngeri berhadapan dengan klan Teo ini, belum lagi sepuluh orang pengawal elite mereka itu yang berkepandaian diatas rata rata itu.
Mendengar perintah dari sang tuan besar mereka itu,seratus orang prajurit pengawal segera bergerak mengepung Alex dan rombongan nya itu.
__ADS_1
Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian, serta Pertapa sakti segera bergerak menghadang prajurit pengawal yang bergerak menyerang mereka.
Sehebat hebatnya prajurit itu,tetaplah bukan tandingan bagi ketiga pengawal utama Alex itu, apa lagi di tambah dengan kakek Su Lung, Biksu Mata hati dan Yun Yun,dalam beberapa jurus saja sudah terlihat beberapa yang tumbang tak bernyawa lagi.
Seratus orang prajurit pengawal itu kini tinggal tujuh puluhan saja yang tersisa.
Sementara itu para pengawal elite masih berdiri menunggu perintah dari sang majikan mereka.
Melihat dalam waktu yang relatif singkat, sudah tiga puluh orang prajurit yang tumbang tewas,bukan main geram dan gusar nya sang tuan besar.
Dia menatap kearah sepuluh orang pengawal elite nya, "kalian mau menjadi penonton saja atau turun mengeroyok mereka?" tanya nya dengan geram.
Kesepuluh pengawal elite itu langsung turun ke arena laga juga melawan para pengawal Alex.
Kesepuluh pengawal elite itu memang bukan sekedar pajangan, terbukti dengan mendapat bantuan dari sepuluh orang pengawal elite itu,tujuh puluh orang prajurit pengawal itu dapat mengimbangi para pengawal Alex yang berkepandaian tinggi itu.
Melihat hal itu,delapan orang wanita cantik jelita itu pun akhirnya turun ke arena laga juga membantu para pengawal mereka.
Kini para prajurit pengawal itu mulai terdesak kembali,karena sepuluh orang pengawal elite sedang menghadapi para istri Alex.
Yang pertama berhasil menumbangkan lawannya adalah putri Xiu Ying dan adiknya Mei Hua,baru di susul oleh Dewi perawan suci atau Dewi Amarila yang juga menumbangkan lawannya.
Dewi Araya dan sang Ratu Pramestiya rupanya juga tidak mau ketinggalan pula,turut menumbangkan para pengawal elite itu.
Akhirnya putri Mei Yin, dan Dewi Azume turut pula menumbangkan lawannya.
Adapun Dewi Suhitra,dengan susah payah akhirnya berhasil pula menumbangkan lawannya walau atas bantuan putri Wang Xiu Ying.
Dari sepuluh orang pengawal elite itu,kini tersisa dua orang saja,yang kini sedang melawan putri Xiu Ying dan putri Mei Yin.
Sedangkan tujuh puluh orang prajurit pengawal itu,kini satu persatu telah tumbang di tangan para pengawal Alex,kini yang tersisa cuma sekitar tiga puluh orang saja lagi, itupun dalam kondisi sudah luka luka.
Kemurkaan tuan muda Tan Seng kepada Alex dan para pengawalnya itu sangat besar.
Dia menatap kearah Alex dan mencoba membaca tingkat kultipasi Alex, namun dia tidak melihat tingkat apapun juga.
"Hm rupanya pemuda ini benar benar tidak berguna, dia cuma mengandalkan pengawal dan para wanita nya saja, dan dia sendiri tidak punya kepandaian apapun, biarlah sementara yang lain sibuk bertarung, sebaiknya pemuda ini saja yang ku singkirkan terlebih dahulu, kelihatannya cuma dia yang terlemah diantara semua nya",pikir tuan besar Teo Tan Seng sambil mendekati Alex dan berusaha menyerang nya.
Alex sebenarnya tahu akan akal licik dari tuan besar Teo Tan Seng ini,tetapi dia pura pura tetap jadi orang yang tidak punya kultipasi apapun juga.
Tuan besar Teo Tan Seng segera melancarkan serangannya kearah Alex dengan serangan paling berbahaya nya.
...****************...
__ADS_1
Mohon maap tidak bisa up date normal,ada kesibukan.