Mr Matrix

Mr Matrix
Kepiluan Hati Alex.


__ADS_3

Sudah beberapa hari Alex didalam ruang semedi, tidak ada yang berani membangunkannya.


Sedangkan persiapan pasukan sudah mencapai puncaknya,dan segala perbekalan sudah di masukan kedalam dunia dimensi.


Hari ini utusan dari negri Song datang dengan membawa tiga ribu prajurit dibawah pimpinan satu orang jendral.


Mereka semuanya ditempatkan di dunia dimensi,untuk berlatih disana sementara menunggu instruksi dari kaisar.


Pada hari kesepuluh, belum juga ada tanda tanda Alex akan segera mengakhiri semedinya.


Jangankan yang lainnya, Dewi muyimaeva sendiripun tidak berani membangunkan Alex.


Dewi obat sudah mengobati kandungan putri Kwan si dengan batu mustika serat jiwa yang diserahkan Dewi muyimaeva.


Sedangkan sepasang pendekar kembar berhasil mengumpulkan sisa sisa prajurit negeri Yuan sebanyak lima ribu orang dan dibawa ke dunia dimensi untuk bergabung berlatih disana.


Siang sudah hampir menjelang sore hari saat beberapa orang pengawal gerbang kedua istana Fangkea datang menghadap kepada putri Kwan si yang sedang berbicara dengan para madunya itu tantang apa tindakan yang harus mereka lakukan untuk menyelamatkan sang kakak mereka yaitu putri Giok Lin.


"Ampun yang mulia Gusti permaisuri semuanya,di luar gerbang kedua ada beberapa orang sedang meminta ijin untuk masuk,mereka ingin bertemu dengan yang mulia Kaisar "kata prajurit itu.


"Siapakah mereka hai prajurit?"tanya putri Kwan si.


"Ampun yang mulia permaisuri,saya lupa namanya,cuma yang laki laki paling tua itu bernama kakek tua Kai mo"jawab prajurit itu.


"Kakek tua Kai mo?,kok sama seperti nama guru Seng kai mo sang Kaisar Dewa cahaya,apa memang beliau?"tanya putri Kwan si.


"Mungkin sekali kakak,karena saat kami disana,jabatan Kaisar sudah dia serahkan kepada putra sulungnya"jawab putri Annchi


"Baiklah prajurit,bawa mereka masuk kesini"titah putri Kwan si kepada prajurit penjaga gerbang itu.


Prajurit itupun segera berlalu setelah menghormat beberapa kali.


Tidak berapa lama prajurit itu datang kembali bersama enam orang wanita cantik dan seorang lelaki tua.


Melihat wajah lelaki tua itu,spontan putri Kwan si berseri seri.


"Guru,rupanya benar guru yang datang,terimalah hormat murid mu ini guru"kata putri Kwan si sambil menjura dihadapan kakek Kai mo.


Adapun putri Annchi dan Dewi muyimaeva,sangat terkejut melihat siapa yang datang bersama Seng kai mo itu,tidak lain adalah Ratu Helena yang cantik jelita bersama keempat pengawal setianya.


"Ratu Helena?,apa mataku tidak salah lihatlah?,bukankah kau Ratu Helena?"tanya putri Annchi heran.


"Ya permaisuri,kau tidak salah lihat,ini memang aku,tetapi aku bukan lagi seorang Ratu,karena jabatan Ratu sudah ku serahkan kepada adikku Helesia,sekarang aku cuma seorang putri biasa"jawab putri Helena.

__ADS_1


"Waoo,apakah tebakan ku bisa dibenarkan putri bahwa pengorbanan mu yang sangat besar ini berkenaan dengan kakak Alex?"tanya Dewi muyimaeva sambil tersenyum ramah.


Putri Helena tidak bisa menjawab,cuma mengangguk sambil menundukkan kepalanya,pipinya merah karena malu.


Walau sebenarnya dia malu,tetapi sebagai seorang ksatria pilih tanding,dia tidak ingin berlarut larut dalam perasaan malu,harus ada tindakan bila ingin meraih keberhasilan,yang penting dia tidak merugikan siapapun juga .


Putri Kwan si memeluk tubuh sang putri Helena dengan hangatnya, "Aku sangat menghargai keterusterangan mu,sejujurnya aku menerimamu,aku kakak kedua,dan ini putri Annchi sebagai kakak ketiga,dia Dewi muyimaeva sebagai kakak ke empat,dia putri Kayla sebagai kakak kelima,dia putri Dewi Sucitra kakak keenam,dan dia putri Paraditha sebagai ketujuh"kata putri Kwan si memperkenalkan madunya satu persatu.


"Eh,tunggu,tunggu,salah satu murid ku berarti kakak pertama kalian, mana dia sekarang,mana, mana?" tanya kakek Seng Kai mo.


Teringat dengan putri Giok Lin,kembali awan kesedihan menggelayut di pelupuk mata keenam wanita cantik itu.


"Ada apa putri,katakan ada apa dengan muridku itu"kata Seng kai mo mendesak.


"Tuan,sebelum kami kembali ke Fangkea ini,kaisar tanah Nirwana menyerang benua ini dan menawan kakak kami beserta semua keluarganya"jawab Dewi muyimaeva menerangkan karena putri Kwan si tidak sanggup berbicara lagi,kesedihan terlampau besar dia rasakan.


Dialah yang paling merasa kehilangan dengan tidak adanya sang putri Giok Lin itu, karena memang dia belum pernah terpisah dari putri Giok Lin walau sehari selama ini.


Seng Kai mo gemetar menahan amarahnya, tangannya dia kepalkan erat erat, "Qiau Liang, keparat kau berani menawan murid ku,aku akan mengadu nyawa dengan mu,ingat ingatlah itu,akan kukejar meskipun kau lari ke ujung semesta sekalipun" kata Seng Kai mo.


putri Annchi mengajak mereka semua masuk kedalam istana.


Ketika didalam istana tidak juga melihat Alex, maka Seng Kai mo pun akhirnya bertanya.


"Dia sedang berada diruang semedi sudah lebih dari sepuluh hari sudah untuk menenangkan hati nya yang sedang sedih,kami tidak berani membangunkan nya"kata Dewi muyimaeva.


Seorang dayang istana tiba tiba datang sambil berlari Tergopoh gopoh.


"Yang mulia permaisuri, yang mulia Kaisar sudah keluar dari ruang semedi, sekarang sedang membersihkan diri,mungkin tidak lama lagi akan kesini,karena tadi sempat bertanya kepada hamba dan hamba sahut bahwa yang mulia permaisuri sedang ada tamu"kata dayang itu.


"Ya sudah tidak apa apa,terimakasih ya dayang,beritahukan kepada semua tukang masak agar mempersiapkan hidangan karena Kaisar kalian sudah bangun dari semedinya"kata putri Kwan si.


"Baik yang mulia permaisuri"kata dayang istana itu sambil berlalu menuju dapur istana.


Tidak berapa lama terdengar langkah lembut menapaki lantai istana yang terbuat dari batu pualam itu.


"Ah rupanya ada tamu ya, eh guru,dan ,kau Ratu?"suara Alex terdengar terperanjat melihat siapa tamu yang baru datang itu.


"Iya tuan,ini aku yang tua ini bernama kakek tua Kai mo dan istri berniat mau mengabdikan diri kepada tuan agung yang mulia,serta hamba membawa calon mempelai untuk tuan agung yang mulia"kata Seng Kai mo sambil di isi dengan nada candaan.


"Mempelai,apa maksud guru sebenarnya,jangan bercanda guru"kata Alex.


"Hamba kalau dibilang bercanda boleh,dibilang serius juga boleh tuan agung"jawab Seng Kai mo sambil tersenyum senyum melirik kearah putri Helena.

__ADS_1


Putri berambut kuning dengan mata hijau itu tertunduk malu malu.


"Apa yang guruku katakan itu serius Ratu?"tanya Alex kembali.


Sekali lagi sang putri tidak menjawab tetapi cuma menganggukkan kepalanya saja dengan pipi bersemu merah.


"Katakanlah apa maksudnya ini Ratu" desak Alex lagi.


"Apa yang tuan Kai mo bilang itu benar,itupun bila tuan berkenan,kalau tuan tidak berkenan biarlah menjadi selir pun hamba ikhlas,bahkan menjadi budak tuanku pun hamba mau"kata putri Helena mantap.


"Aku belum bisa menjawabnya Ratu,untuk menjadi budak,ketahuilah negeri ini melarang keras perbudakan,bila itu terjadi,maka hukuman pancung menantikannya, yang keduanya,aku baru saja kehilangan permata ku,istri pertama ku ditawan oleh kaisar tanah Nirwana,jadi belum sempat aku memikirkan hal itu,dan ketiganya aku tidak akan menambah istri lagi kecuali semua istriku yang menghendakinya"kata Alex sambil menatap putri Kwan si dengan tatapan kerinduannya.


"Sudahlah putri,jangan risau kan hal itu,serahkan semuanya kepada ku,ayo kita beristirahat dulu, kalian lelah diperjalanan" kata putri Kwan si sambil menarik tangan putri Helena.


Sedangkan Alex masih berbincang bincang dengan seng Kai mo mengenai strategi menyerang kaisar tanah Nirwana bersama dengan beberapa petinggi istana Fangkea.


Hati putri Helena sangat takjub melihat kemegahan dan kebesaran istana Fangkea ini,mungkin di semua semesta istana inilah yang paling megah dan luas serta luar biasa indahnya.


Dia mengira Alex adalah pemuda biasa yang suka dengan wanita cantik cantik,eh ternyata dia seorang kaisar besar dengan negeri yang sangat kaya raya, sepanjang jalan sawah dan kebun penduduk terbentang luas,belum lagi peternakannya seperti domba,kambing sapi kerbau,Yhoke,dan kuda yang terdapat dimana mana.


Jalan jalan di negeri Fangkea ini terbuat dari batu aneh yang mirip getah beku tetapi sangat keras dan rata yang dicampur dengan pasir dan batu kerikil kecil.


Kini keKaisaran negeri Fangkea mencakup dua wilayah,yaitu negeri Yuan di timur dan negeri Han di sebelah barat, sehingga kini praktis dari ujung timur ke ujung barat negeri Fangkea lah penguasanya.


Ke esokan hari ya,Alex mengundang seluruh petinggi istana untuk berkumpul di ruang aula istana,karena ada hal yang akan dibicarakan.


Seluruh petinggi istana berkumpul di aula utama istana Fangkea.


"Wahai semua petinggi negri Fangkea yang tercinta,seperti kalian ketahui beberapa hari yang lalu negeri Yuan milik mertua ku di luluh lantakan oleh kaisar tanah Nirwana beserta prajurit nya,turut mareka taan adalah putri Giok Lin junjungan kalian,istriku yang juga putri kaisar Yuan itu di tawan oleh Kaisar tanah Nirwana,aku akan menuntut balas penghinaan ini,akan ku luluh lantakan juga keKaisaran tanah Nirwana,akan ku penggal kepalanya,walaupun dia lari ke ujung semesta sekalipun,tetap akan kukejar,aku harap kalian mempersiapkan diri kalian dan pasukan kalian masing masing semaksimal mungkin, karena mungkin saja ini perang terbesar sepanjang sejarah semesta kita ini,bagi siapa yang tidak ingin ikut perang silahkan buat surat pengunduran diri dari keprajuritan negeri Fangkea ini,aku tidak bisa memaksakan kalian berjuang bersama ku"kata Alex berapi api.


Jendral Lau me berdiri menjura sebentar, kemudian berkata, "Maapkan saya yang mulia,hal tersebut sudah saya utarakan kepada semua prajurit kita tanpa terkecuali,tetapi semuanya menghendaki berjuang bersama Kaisar, susah senang bersama, mereka bangga bisa mempersembahkan diri mereka untuk yang mulia kaisar"...


"Terimakasih jendral Lau me,kau tepat mempunyai wakil seorang Dewi cantik jelita bernama Dewi Ginantari,kini Ginantari kuangkat menjadi jendral muda sebagai wakil mu, persiapkan prajurit kita semaksimal mungkin,dan kumpulkan perbekalan" titah Alex.


"Baik yang mulia kaisar"jawab jendral Lau me.


Tiba tiba seorang dara cantik jelita berdiri,dia adalah putri Helena, "maap yang mulia kaisar, saya mohon ijin untuk ikut serta berjuang bersama kaisar,saya akan bahagia bila dapat mempersembahkan nyawa saya untuk membantu kaisar"kata putri Helena mantap.


"Terima kasih Ratu,kau boleh bersama kami, tetapi tetap didalam tim kami,sedangkan untuk guru Dewa cahaya suci, guru Dewa bayangan, guru Dewi obat,jendral Soa Ning dan pasukannya,tetap di istana ini,jangan sampai istana ini kosong,kalian dipimpin permaisuri ku putri Kwan si dan putri Sucitra,jaga istana kita selama kami pergi,segala keputusan ada pada kedua orang permaisuri ku selama aku pergi, khusus untuk mu bibi guru bidadari dari Utara,apakah kau mendampingi murid mu atau ikut kami itu terserah kepada mu bibi guru"kata Alex.


Sang bidadari dari Utara berdiri, "tidak kaisar,disini nanti juga akan kedatangan duaribu prajurit negeri Song yang akan membantu menjaga negeri Fangkea selama yang mulia pergi,saya rasa sudah lebih dari cukup apa lagi ditambah para tetua istana yang sudah tidak memiliki tandingan di dunia ini, saya akan ikut yang mulia untuk menyelamatkan kakak saya yang ikut tertawa mereka,sekaligus mencari tahu tentang nasip guru kami Dewi suci"jawab bidadari dari Utara mantab.


*********

__ADS_1


__ADS_2