
Seorang pemuda melangkah keluar dari sebuah rumah makan di ikuti oleh dua orang gadis cantik jelita dengan tenang, seolah tidak terjadi sesuatu pada mareka.
Dua orang gadis di belakangnya mengikuti sambil bercanda dan tertawa.
Alex,Giok Lin Dan Kwan si melangkah menyusuri jalan dengan santai,mengacuhkan pandangan orang-orang yang berada di sekitar situ.
Namun belumlah terlalu jauh mareka berjalan,tiba tiba di hadapan mareka sudah menghadang empat orang berkepandaian tinggi yang di iringi oleh sekitar dua puluh orang dengan tampang yang sangar sangar.
Ke empat orang itu langsung menghalangi jalan yang akan di lalui oleh Alex dan kedua orang gadis cantik itu.
"Engkau sudah membunuh seorang anggota sekte Kelelawar, maka sebagai gantinya,nyawamu harus kami cabut dan kedua gadis itu ikut dengan kami ke markas"kata salah satu dari ke empat orang tadi.
"Gampang,,kalian tinggal pilih,mau sama yang mana?"tanya Alex tersenyum menawarkan.
"Dua duanya saja sekalian"jawab salah satu dari mareka ber empat,tapi bukan yang tadi.
"Ha ha ha,satu pun kalian tidak bakalan mampu,apa lagi kedua duanya,yakin?kalian berempat bakalan mampu?"tanya Alex lagi.
"Jangan terlalu banyak bacot,sekarang juga bunuh diri mu agar kami bisa cepat bersenang senang dengan kedua orang gadis mu itu"kaya orang yang pertama kali ngomong tadi.
Putri Kwan si yang sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi,langsung menoleh pada Alex dan putri Giok Lin.
"Kakak Alex,kakak Lin,biar aku bersenang senang dulu dengan mareka, kasihan mareka sudah tidak sabaran lagi kayanya"kata Kwan si sambil maju ke depan empat orang itu, "kalian yang sudah tidak sabaran bersenang senang dengan ku,ayo bersiaplah "...
Putri Kwan si secepat kilat menyerang ke empat orang itu,namun ke empat orang itu langsung berpencar ke empat sudut untuk mengeroyok putri Kwan si dari empat arah.
Namun gerakan Kwan si sangat cepat dan sulit di duga,lagi pula tingkat kultipasi mareka yang berbeda jauh,membuat sebentar saja ke empat orang itu terdesak,hingga pada suatu kesempatan, saat ke empat orang itu maju bersama serentak mau meringkus tubuh Kwan si, Kwan si menghindar kesamping kiri sambil menghantamkan tangannya pada kedua orang penyerangnya yang berada di samping kiri,
"Buk!!!".
"Buk!!!".
Dua buah tinjuan mendarat di dada kedua orang yang berada di samping kiri,hingga terlempar sejauh enam meter kebelakang dengan beberapa tetes darah menetes Diantara kedua bibir mareka,pertanda mareka terluka dalam cukup parah.
Kedua orang yang terlempar tadi cepat cepat bangkit sambil meminum sebutir pil penyembuh luka dalam, mareka mencabut pedangnya masing masing, "bangsat,rupanya kau ****** yang tidak bisa dikasih hati,matilah kau hari ini"...
Mareka berempat langsung menyerang Kwan si dengan pedang terhunus.
Namun dengan gerakan sangat cepat,putri Kwan si bergerak,tahu tahu di tangannya sudah tergenggam sepucuk pedang berwarna hitam legam,dan dengan gerakan yang begitu cepatnya,sulit di ikuti mata biasa,Kwan si membabat kan pedang nya ke arah ke empat orang itu,dan empat tubuh pun terhempas dengan nyawa yang sudah melayang.
Tidak berhenti sampai disitu,dengan sekali berkelebat,Kwan si bergerak dengan cepat menumbangkan satu persatu kedua puluh orang anggota pasukan yang barada dibelakang ke empat orang tadi.
Geger orang yang kebetulan melihat itu,dalam waktu yang cukup singkat,dua puluh empat orang tewas di tangan seorang gadis yang cantik,memang pantas dinamakan sebagai Bidadari kematian.
Karena hari sudah mendekati sore, mareka tidak langsung melanjutkan perjalanan,tetapi mencari sebuah penginapan untuk bermalam malam ini.
Tidak jauh dari situ terdapat sebuah penginapan,mareka memesan dua kamar untuk malam ini.
__ADS_1
Malam menjelang,Alex didalam kamar baru selesai membersihkan tubuhnya,saat pintu kamar di ketuk dari luar.
Saat di persilahkan masuk,ternyata yang masuk adalah Giok Lin Dan Kwan si.
"Kakak,,,malam ini kita boleh satu kamar, suasananya tidak nyaman,seperti akan terjadi sesuatu,kakak lin juga merasakannya" kata Kwan si langsung duduk di sisi pembaringan di dekat Alex.
"Ada apa?,jangan bilang kalian takut tidur berdua an"kata Alex.
"Tidak Lex,tapi ini beneran,sedari tadi perasaan ku tidak enak,seperti akan terjadi sesuatu"jawab Giok Lin.
"Ya,sudahlah,tidurlah,aku akan berjaga jaga,sebenarnya aku pun merasakan hal yang sama juga"kata Alex sambil duduk bersila dilantai,disisi tempat tidur.
Sore beranjak malam,dan malam kian larut,tiba tiba angin bertiup kencang,jendela penginapan itu berderak detak seperti mau hancur.
Sedangkan sayup sayup di kejauhan hutan,suara lolongan serigala bersahutan,seakan memberi tahukan bahwa para laskar syaitan sedang bergentayangan.
Pintu kamar kembali berderak tertiup angin.
Kabut tipis mulai merambat masuk lewat celah celah dinding dan celah jendela.
Alex memejamkan matanya pura pura tidur sambil duduk,padahal dia sedang menajamkan indera ke enam nya,waspada menanti apa yang akan terjadi.
Kabut masuk kian tebal,dan kini berguling gulung memadat,lalu perlahan lahan mulai membentuk sosok seorang lelaki muda tampan namun di dahinya terdapat sebuah tanduk berwarna putih.
"Ha ha ha,bocah tolol, berani membunuh orang orang ku,sekarang kau terima nasip mu,sebentar lagi jasat mu akan ku gunakan,dan semua perempuan mu menjadi milik ku, ha ha ha"Sosok lelaki bertanduk itu mendekat kearah Alex, lalu buyar menjadi asap hitam yang pelan pelan mulai memasuki dahi Alex.
Namun baru saja menyentuh dahi Alex,asap hitam itu terlihat berpijar seperti menjadi api,seraya suara jeritan pilu mengerikan terdengar dari arah asap hitam itu.
Ketika asap hitam itu terlepas dari dahi Alex,dengan segera asap itu melesat kearah dahi Kwan si,tapi kejadian seperti tadi terjadi kembali,kini asap hitam itu meluncur kearah dahi Giok Lin,tapi kembali kejadian seperti tadi terulang kembali.
"Kau mahluk Iblis tidak akan bisa merasuki tubuh kami,sekarang giliran mu yang hancur binasa dan tidak bisa ber reinkarnasi lagi,masuklah!!"kata Alex sambil mengarahkan Kuali emas yang pernah menahan tubuh Seng kai mo dulu.
Tiba tiba angin seperti ****** beliung keluar dari dalam kuali emas dan menggulung tubuh mahluk itu menariknya kedalam kuali.
"Ampun, ampun tuan,hamba cuma disuruh pangeran kegelapan,hamba Patih Ngo pie Kun,bebaskan hamba"teriak mahluk Iblis itu dari dalam kuali emas.
"Pangeran kegelapan ?, ada urusan apa pangeran kegelapan dengan sekte kelelawar?"tanya Alex.
"Ampun tuan,sekte kelelawar adalah pemuja raja kegelapan,dan berusaha membebaskan tubuh raja kegelapan yang di kurung di pagoda tujuh Budha emas di negri para Dewa,dan sekarang mareka sedang meng aktip kan portal hitam milik raja kegelapan dengan mencucinya dengan darah empat puluh perjaka asli"jawab mahluk dari dalam kuali emas itu.
Alex membuka tutup kuali emas itu,seberkas asap hitam keluar dari dalam kuali emas itu.
"Terimakasih tuan, terimakasih tuan,atas kebaikan hati nya"kata mahluk Iblis itu pada Alex.
"Tidak apa,sekarang pergilah,jangan sampai kita bertemu lagi dengan keadaan mu yang seperti sekarang ini,aku pasti akan membunuh mu"kata Alex sambil melambaikan tangannya.
kabut hitam itu melesat di kegelapan malam,hilang entah kemana.
Sementara putri Giok Lin Dan Kwan si yang memang dari tadi tidak tidur,kini duduk disisi tempat tidur.
__ADS_1
"Lex,apa yang terjadi bila raja kegelapan itu bisa lepas dari pagoda tujuh emas ? tanya putri Giok Lin.
"Entahlah,mungkin kekacauan akan terjadi dimana mana,dan pembunuhan serta kejahatan akan merajalela"jawab Alex.
"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?"tanya Giok Lin lagi.
"Yang pasti harus menumpas sekte Kelelawar dan pangeran kegelapan yang mencoba membangun portal ke Alam Dewa"...
"Ah,sudahlah,kembalilah tidur,sudah lewat tengah malam,besok kita harus ke Utara mencari markas sekte kelelawar itu,bagai mana menurut kalian ?"tanya Alex menawarkan.
"Sebenarnya tidak masalah,aku takut bila masalah ini berlarut larut, justru akan merembet pada keamanan Negara Song kakak Alex"kata Kwan si seperti khawatir.
"Iya juga adik si,yang aku pikirkan kalau ada niatan lain di balik bantuan sekte kelelawar pada pangeran kegelapan,barang kali ada imbal balik keuntungan yang mareka lakukan "kata putri Giok Lin serius.
"Kita jangan menduga yang tidak tidak,bikin pikiran stres aja iya,yang penting jangan lengah sedikitpun",kata Alex.
"Nah bagai mana bila sambil mencari markas sekte kelelawar,kita juga ke kota raja Negara Song,guna mengingatkan ayahanda Kaisar,bahwa ada gerakan berbahaya di Negara Song"kata Kwan si.
"Emang kamu kira Alex akan disambut bak pahlawan oleh Kaisar dan orang orang istana,jangan lupa adik Si,bahwa Alex masih memiliki masalah dengan istana Song"jawab Giok Lin.
"Aku tidak akan membiarkan bahaya apapun yang akan menimpa kakak Alex,kakak Lin,percayalah pada ku"kata Kwan si lagi.
"Kita semua percaya pada mu adik si,tapi keluarga mu bagai mana,mungkin adik Si bisa melawan orang lain,tapi terhadap Kaisar,Sang Ratu,dan putra mahkota?,bagai mana adik si bisa melawan mareka semua?"tanya Giok Lin.
"Baiklah bila seperti itu,aku akan kekota raja Negara Song,aku akan mempertanggung jawabkan tindakan ku"kata Alex.
"Tapi ingatlah Lex,bila sesuatu terjadi pada mu,maka aku sendiri yang akan menyerang Negara Song,akan kuratakan dengan tanah Istana Negara Song"kata putri Giok Lin.
Putri Kwan si cuma tertunduk diam mendengar perkataan putri Giok Lin, "haruskah kita berhadapan sebagai musuh pada akhirnya kakak,lalu tidak ada harganya kah kebersamaan kita selama setahun ini?"tanya putri Kwan si sambil menatap muka putri Giok Lin,air matanya menetes satu persatu.
Kebersamaan selama setahun belakangan ini,menjadikan putri Kwan si semakin dekat dengan putri Giok Lin,ia merasa memiliki saudara perempuan lain yang bisa mengerti dirinya,walaupun saudaranya banyak dari selir ayahanda nya,tapi perasaan ke putri Giok Lin jauh beda rasanya.
"Aku sudah berjanji akan berjuang bersama Alex hingga maut yang memisahkan,dan itu tidak bisa diubah oleh apa dan siapapun,meski itu ayahanda ku sendiri adik si,aku selama hidup ku tidak pernah dan tidak ingin dekat dengan lelaki manapun,baru Alex lah yang bisa membuat aku merasa memerlukan kehadiran orang lain"jawab putri Giok Lin.
"Apa yang harus kulakukan kakak,aku tidak ingin kehilangan kalian,apalagi bermusuhan dengan kalian aku tidak mampu, kadang aku heran kenapa aku tidak mati saja waktu dulu,agar tidak pernah bertemu kakak Alex dan kakak Lin"putri Kwan si manis tersedu-sedu.
Alex memegang kedua pundak Kwan si dengan kedua tangan nya, perlahan dihapuskannya air mata yang tumpah di pipi dara jelita itu,ada kepedihan terasa didalam dadanya.
"Kita akan bersama menyelidiki markas sekte kelelawar,setelahnya kau akan kembali ke istana Song,sedangkan aku dan Giok Lin akan ke Negara Yuan,bila urusan mu sudah selesai,kau bisa menyusul kami ke Negara Yuan,bagai mana adik si?tanya Alex.
Tidak ada yang bisa dikatakan oleh Kwan si,sebenarnya hatinya sangat berat berpisah dengan Alex dan Giok Lin,kedua orang ini terlampau dalam menempati ruang hatinya,tapi seandainya dia memaksa Alex untuk ikut bersamanya,yang dia takutkan ayahandanya tidak menerima Alex dan justru menjadikan Alex pesakitan,itu artinya dia harus berperang melawan Giok Lin,orang yang sangat disayanginya itu,dan itu yang paling tidak dia inginkan.
Biarlah waktu yang menentukan,setelah dia menyelesaikan masalah sekte Kelelawar,ia bertekad,dengan atau tanpa restu orang tuanya, dia akan pergi ke Negara Yuan menyusul Alex dan Giok Lin.
Malam merayap membuai semua penghuni Dunia ke alam mimpi,menghantar penghuni mahluk malam berpesta ke ujung pagi.
********
Mohon maap bila masih banyak kesalahan,baik bahasa maupun tulisannya.
__ADS_1
Bawa enjoy aja,yang penting hepy.
Mohon dukungan berupa like dari pembaca yang Budiman.