Mr Matrix

Mr Matrix
Dewa Kirin sakti.


__ADS_3

Hari masih malam,api unggun baru saja Alex tambah lagi kayunya, sehingga sekitar tempat mereka tidur menjadi terang kembali.


Dari celah antara batang pohon,muncul seratus ekor siluman luak tua muda,jantan maupun betina.


Berjalan paling depan adalah se orang laki laki berujud anak kecil dengan pakaian kebesarannya di iringi oleh yang lain nya.


Ketika sampai di depan Alex,laki laki berujud anak kecil itu bersimpuh sambil berkata, "ampun tuan,bukannya saya lancang,tetapi tadi selagi kami berjalan kesini,kami bertemu dengan pemimpin siluman rubah berekor ganjil yang selama ini menjadi teman terdekat bangsa kami,dia menanyakan tujuan kami,setelah saya terangkan,mereka berniat ingin ikut kehutan yang tuan katakan tadi, sekiranya tuan tidak keberatan,biarlah mereka ikut kami kehutan itu tuan"kata pemimpin siluman luak itu pada Alex.


"Baiklah asalkan mereka berjanji tidak membuat masalah ataupun keributan,saya tidak keberatan,tetapi siapa saja yang membuat keributan ataupun masalah,maka aku sendiri yang akan membinasakan nya,panggil dia kesini"kata Alex memerintah pimpinan siluman luak itu.


Siluman luak yang berujud anak kecil itu kemudian menghilang di kegelapan malam.


Tidak lama dia datang bersama dengan pimpinan siluman rubah berekor ganjil itu yang kini berujud seorang pemuda seumuran dua puluh tahun yang langsung bersimpuh dihadapan Alex.


"Ampun tuan,hambalah pimpinan dari siluman rubah berekor ganjil, hamba dan pimpinan siluman luak ini teman sejak kecil tuan, nama saya Ajag, umur hamba sekarang sudah hampir seribu tahun tuan"kata pimpinan siluman rubah berekor ganjil itu.


Alex memandang kearah pimpinan siluman luak,lalu berkata, "aku belum tahu siapa nama mu pemimpin siluman luak"...


"Ampunkan hamba tuan,hamba lupa mengenalkan diri,nama hamba adalah Upas tuan,usia hamba sama dengan usia Ajak"jawab Upas sang pemimpin dari siluman luak itu.


"Upas ajaklah semua anak buah mu mengikuti kedua istri ku kehutan yang telah aku janjikan, tetapi ingat,Dunia tempat kalian nanti hidup adalah milik ku,jaga dan pelihara baik baik,dan hiduplah dengan damai dengan mahluk lainnya"kata Alex sambil membuka portal ke dunia dimensi miliknya.


Seberkas cahaya tiba tiba muncul setinggi tiga depa dan lebar dua Depa dengan bentuk lonjong seperti telur dan ditutupi cahaya putih.


Putri Kwan si dan putri Annchi memimpin kawanan siluman luak itu untuk memasuki portal itu.


Selagi bangsa siluman luak itu masuk kedalam dunia dimensi,Alex menatap Ajag sang pemimpin siluman rubah berekor ganjil itu.


"Apakah yang kau inginkan Ajag?"tanya Alex pura pura lupa.



"Ampun tuan,maksud hamba bila tuan berkenan,ingin mengikuti Upas kehutan lain,hamba bosan disini hanya menjadi buruan siluman serigala saja"kata Ajag berterus terang.



"Baiklah,kau juga boleh masuk,ikuti istri ku,dan patuhi semua ketentuan ku,maka kau bebas selamanya disana tanpa merasa takut lagi,tetapi bila kalian melanggar apa yang aku tentukan, nyawa kalian sebagai jaminannya"kata Alex.


Setelah menyanggupi semua peraturan dari Alex,Ajag memanggil semua pengikutnya yang mau mengikuti Upas.


Ternyata tidak semuanya mau ikut,hanya sekitar seratus saja yang mau ikut.


Dengan mengikuti putri Giok Lin,kawanan siluman rubah berekor ganjil itupun memasuki pintu ke dunia dimensi milik Alex.


Upas terkejut setelah memasuki pintu ke alam dimensi milik Alex,disana dia melihat dunia yang sangat luas dengan hutan dan rimba yang banyak dan luas.


"Nah Upas,kalian bisa memilih hutan mana yang mau kalian tinggali, tetapi ingat, kalian harus hidup berdampingan dengan semua penghuni dunia ini,kalian boleh menanam apa saja disini,kalian juga bisa mendirikan kerajaan kalian di sini,tetapi ingat,kalian semua milik suami kami,harus tunduk pada aturan yang dia buat"kata putri Kwan si


Upas dan semua bawahannya bersimpuh dihadapan kedua putri itu, "kami siap mematuhi semuanya putri,kami milik tuan dan tunduk kepada tuan"...


Upas memimpin anak buahnya memasuki hutan di tepi telaga itu dengan perasaan bahagia karena tidak lagi dihantui oleh perasaan ketakutan terus.


Setelah semua kawanan siluman luak itu masuk kedalam hutan,kini muncul lagi dihadapan mereka kawanan siluman rubah berekor ganjil yang juga ingin masuk kehutan di tepi telaga itu.


Setelah melepas Ajag dan kawanannya memasuki hutan,kini putri Giok Lin,putri Kwan si dan putri Annchi menemui Liong san dan Soa Ning di rumah mereka,mengabarkan bahwa di hutan timur kini ada penghuni baru,yaitu siluman rubah berekor ganjil dan siluman luak.


Setelah memberitahukan masalah kedua bangsa siluman itu kepada Liong san dan Soa Ning,mereka bertiga akhirnya keluar dari dunia dimensi itu.


Kalau di dalam dunia dimensi hari siang,di dunia luar masih malam,dan waktu baru saja berlalu sesaat saja dari awal mereka masuk tadi.


Ketika ketiga putri itu keluar dari dunia dimensi,Alex masih duduk menghadap kearah api unggun sambil memanggang beberapa ketat daging siluman serigala kuning yang tadi dia bunuh.


Putri Annchi duduk di sisi Alex di ikuti oleh putri Kwan si dan putri Giok lin sambil menerima potongan daging yang Alex serahkan untuk mereka.


Kembali Alex memotong sekerat daging yang besar,di tusuk dengan bilah kayu dan di taburi dengan bumbu lalu diletakan diatas api.


Bau daging yang dibakar diatas api menyebar keseantero hutan itu.

__ADS_1


Tiba tiba Alex menatap kesatu arah,matanya berkilap berubah warna menjadi warna merah sebelah kanan dan biru sebelah kiri,hingga pandangannya tidak terhalang apapun.


"Keluarlah,jangan mengintip,keluarlah bila kau berniat baik"bentak Alex seraya memandang kesatu arah kegelapan.


putri Giok Lin,putri Kwan si dan putri Annchi memandang kearah pandangan Alex tadi, seluruh panca inderanya berusaha dipertajam, namun mereka tidak mendapati siapapun juga.


"Kalian tidak akan melihat apapun,karena orang itu menyelimuti dirinya dengan pormasi gaib"kata Alex.


Dari arah pandangan Alex tadi tiba tiba muncul kabut putih,yang makin lama makin banyak,lalu perlahan memudar dari pandangan.


Setelah kabut itu memudar,nampaklah seorang laki laki sekitaran umur empat puluh lima tahunan bertubuh tinggi besar, berkumis lebat,berdiri dengan gagahnya.


Saat melihat laki laki itu,tiba tiba darah di tubuh Alex terasa bergejolak,jantungnya berdetak lebih kuat dari biasanya.


"Maapkan saya kalau saya mengganggu tuan,saya menunggu seorang pemuda dengan rambut dan mata yang berbeda warna nya"kata laki laki itu.


Alex menatap wajah laki laki itu lama,melihat apakah ada aura kejahatan yang terlihat, tetapi hingga beberapa saat lamanya,tidak juga dia dapati aura kejahatan di mata laki laki itu.


Alex menoleh kearah putri Giok Lin Dan menganggukkan kepalanya.


Putri Giok Lin meneteskan sesuatu ketelapak tangan nya dan mengolesi rambut Alex dengan itu.


Secara ajaib,rambut Alex berubah kembali kewarna aslinya yaitu merah dan biru serasi dengan warna matanya sekarang.


Laki laki di hadapan mereka tiba tiba bersimpuh dihadapan Alex, "maapkan hamba tuan agung,hamba menunggu tuan disini sudah sepuluh ribu tahun yang lalu semenjak tuan agung Li Chen wafat, hamba di suruh tuan agung Li Chen untuk menantikan tuan disini" kata laki laki itu.


"Sepuluh ribu tahun?,jadi betapa umurmu yang sesungguhnya?"tanya Alex.



"Ampun tuan,umur hamba sebelas ribu tahun,hamba seribu tahun menjadi abdi tuan agung Li chen,ketika saat akhir hayat tuan agung Li Chen,beliau berpesan kepada hamba agar menantikan seorang tuan agung baru yang akan melewati hutan ini kelak untuk menjemput takdirnya, ciri ciri tuan agung yang baru itu ialah kedua mata dan rambutnya berlainan warna kiri dengan kanannya,hamba disuruh mengabdi kepada tuan, membimbing tuan ke makam tuan agung terdahulu"jawab laki laki itu.



"Baiklah,siapa nama mu?"tanya Alex.



Alex menggoreskan pisau ke telapak tangannya,sementara Lau me menggigit ujung jarinya,darah yang keluar dari ujung jari Lau me di teteskan diatas luka di telapak tangan Alex.


Tidak seberapa lama, Alex merasa darah didalam tubuhnya bergejolak dahsyat, seakan ada suatu energi kuat yang berusaha bangkit dari dalam tubuhnya,semakin lama energi itu semakin banyak terhimpun memenuhi dantiannya.


Ketika dantian ya sudah berada sangat penuh,lalu;


"Bum!".


Sebuah ledakan teredam didalam tubuhnya terjadi,tetapi bangkitnya energi itu tidak juga selesai,kini kembali terkumpul memenuhi dantiannya dan;


"Bum!"


kembali terdengar ledakan teredam didalam tubuhnya terjadi lagi dan lagi hingga terulang sebanyak lima kali ledakan yang berarti Alex naik lima tingkat menerobos ke Dewa perak tingkat satu.


Alex merasa tenaganya meningkat berkali kali lipat banyaknya,dan tubuhnya seringan kapas kering saja rasanya.


Alex langsung membuat gerakan gerakan ringan untuk menyesuaikan tubuhnya dengan tenaga barunya itu.


Setelah semuanya kembali seperti semula,Lau me menyerahkan sebutir batu mustika sebesar telur ayam berwarna biru tua terang kepada Alex.


"Tuan saya sudah yakin tuanlah orang yang dimaksud oleh tuan Li Chen dulu,ini terimalah sebagai bukti kesetiaan hamba kepada tuan agung"kata Lau me sambil menyerahkan batu mustika itu kepada Alex.



"Apakah ini Lau me?"tanya Alex.



"Tuan,ini batu mustika Kirin sakti,binatang ilahi setiap sepuluh ribu tahun sekali akan berubah menjadi muda kembali, disaat itulah batu energi nya bermutasi menjadi batu mustika yang menampung semua energi dari Kirin itu selama hidup,disaat sang Kirin meninggalkan tubuh lama ke tubuh yang baru, batu itu tertinggal di tubuh lama,sedangkan tubuh Kirin yang baru tidak lagi membutuhkan batu itu"jawab Lau me.

__ADS_1


Alex duduk di lantai pondok sambil bersila, mulai menyerap energi batu mustika Dewa Kirin sakti itu.


Energi sangat hebat keluar dari dalam batu itu memasuki tubuh Alex hingga kembali memenuhi dantiannya.


Seandainya dantiannya bukan dantian Dewa samudra,sudah bisa dipastikan bahwa tubuhnya akan meledak karena terlalu besarnya tenaga yang masuk tidak sebanding dengan besarnya muatan dantiannya.


Tetapi dantian Dewa samudra adalah dantian satu diantara sepuluh ribu tahun kelahiran, dimana dantian dengan muatan yang tidak bisa diukur besarnya,hingga mampu menampung energi seluruh mahluk yang ada di semesta ini.


Energi Kirin sakti selama sepuluh ribu tahun masuk semuanya kedalam tubuh Alex, membuat ledakan teredam didalam tubuh Alex terjadi terus menerus hingga sepuluh kali ledakan,seluruh urat di tubuhnya kini terlihat sebesar ibu jari.


Alex kembali menerobos ke tingkat Dewa emas tingkat dua.


Tiba tiba angin menderu dahsyat,hujan mulai turun bersama badai.


Putri Giok Lin secepatnya menarik tangan kedua adiknya untuk menjauh dari tempat itu,ia tahu sebentar lagi pembaptisan dari langit terjadi,mungkin akan sangat mengerikan.


Lau me juga menyusul ketiga istri junjungannya itu,menjaga dari segala kemungkinan,dipasang nya pormasi tirai gaib untuk melindungi mereka.


Angin ribut dan hujan badai terjadi di hutan itu.


Sementara Alex berdiri tegak mengisi segenap urat dan sendinya dengan tenaga sakti.


"DUAR!!!".



"DUAR!!!".


Dua ledakan petir berbarengan menghantam tubuh Alex.


Petir berwarna kuning dan hijau itu menyebar bersamaan.


Tubuh Alex masih tegak berdiri,namun pakaiannya sudah hangus semua.


"DUAR!!!".



"DUAR!!!".


dua sambaran petir kembali terdengar menghantam tubuh Alex dengan dahsyat.


Namun dengan menerobos ranah Dewa emas, tubuh Alex sudah sekuat baja saja layaknya.


Sambaran petir kesengsaraan tidak berhenti sampai disitu saja,masih berulang hingga enam kali sambaran yang berarti Alex menerima duabelas kali hantaman petir kesengsaraan ketubuhnya.


Ketika Sambaran yang ke duabelas kalinya, alampun kembali hening seperti semula,bintang bintang yang tadi menghilang,kini tampak kembali.


Alex mengibas ngibaskan sisa air hujan dan jelaga di tubuhnya.


Secara ajaib,rambutnya yang tadi hangus gosong,kini tumbuh seperti semula dengan warna yang berlainan seperti semula.


Ketiga istrinya menghampiri dengan membawakan pakaian ganti untuk Alex,karena pakaiannya hangus terbakar petir kesengsaraan tadi.


Putri Annchi memeluk tubuh Alex dan mencium pipinya, "selamat ya kak,mungkin kakak satu satunya manusia yang bisa menerobos ketanah Dewa emas,kami semua bahagia kak"...


Putri Giok Lin Dan putri Kwan si mengikuti jejak adik mereka meluk dan mencium pipi sang suami sebagai luapan rasa senang dan bahagia mereka.


Malam itu mereka kembali membakar daging siluman serigala setelah Alex menghidupkan api unggun yang sempat padam karena hujan lebat tadi.


Mulai saat itu Lau me yang tingkatannya lebih tinggi dari semua istri dan pengawal Alex,resmi menjadi pengawal dan pelindung mereka.


Lau me sudah mencapai tingkat Dewa Sorga tingkat lima,sedangkan Liong san dan Soa Ning baru Dewa bintang tingkat tiga,sedangkan ketiga istrinya masih di tingkat Dewa langit.


Malam pun berlalu mengantarkan pagi hadir di ufuk timur kembali.


Setelah pagi hari,barulah mereka menyadari bahwa seluas lima puluh Depa keliling,hutan sudah habis hangus menjadi abu semuanya terkena hantaman petir kesengsaraan tadi malam.

__ADS_1


**********


__ADS_2