
Setelah menyerap energi dari batu mustika kadal raksasa,putri Kayla berhasil menerobos ketingkat Dewa sorga tingkat enam seperti putri Annchi dan putri Kwan si.
Sedangkan putri Giok lin dan putri Kwan si masih harus banyak istirahat dan di awasi oleh kedua guru mereka sendiri dan di bantu oleh Soa ning.
Siang itu selesai bersantap siang,mereka duduk duduk di taman belakang istana sambil berbincang bincang ringan.
Tiba tiba datang menghadap kepada Alex, jendral Lau me selaku panglima perang negeri Fangkea.
"Ada apa jendral Lau me,adakah sesuatu yang mendesak?"tanya Alex.
"Ampun Kaisar,gerbang perbatasan diutara telah diserang pasukan dari negeri Han,dua ratus prajurit kita kini bertahan sambil mundur,pasukan musuh sangat banyak, sekitar seratus ribu prajurit banyaknya, hamba sudah mempersiapkan dua ribu prajurit senior kita, ditambah prajurit dari kalangan pendekar yang bergabung sekitar limaratus orang,siap menerima perintah Kaisar"lapor jendral Lau me.
"Pergilah,bawa pula pasukan meriam cahaya,serta perbekalan secukupnya,aku akan ikut serta bersama kalian, kita musnahkan seluruh prajurit negeri Han itu"kata Alex.
Jendral Lau me pamit mundur untuk mempersiapkan keberangkatan pasukannya.
Ketika Alex bangkit berdiri,kelima orang istrinya serentak juga bangkit berdiri.
Alex menatap putri Giok Lin Dan putri Kwan si sambil menggelengkan kepalanya.
"Tidak!,tidak!,aku tidak mengijinkan kalian untuk ikut,kalian berdua harus tetap di istana ini,jaga calon putra kita,kedua orang bibi dan guru ku akan mengawal kalian berdua,Liong san,Soa Ning,siagakan pasukan khusus di sekitar istana ini,jangan sampai lengah sedikitpun"titah Alex.
"Tidak kakak,kami kuat, kami tidak apa-apa, ijinkan kami ikut menyertai mu,kami ingin berjuang bersama mu membesarkan negeri kita ini"kata putri Giok Lin sambil berurai air mata memeluk tubuh Alex.
Begitu juga dengan putri Kwan si,memohon kepada sang suami agar di ijinkan untuk ikut berperang.
Tetapi sikap Alex sudah pinal,dia tidak ingin mempertaruhkan keselamatan calon anaknya itu hanya demi egois semata.
Putri giok Lin dan putri Kwan si membanting tubuhnya di tempat tidur,air mata mereka berderai jatuh,menangis terisak sambil menampar nampar kasur.
Alex keluar kamar disela tangisan kedua istrinya yang terdengar hingga di luar kamar.
Dewi seribu wajah dan bidadari dari Utara bersama Soa Ning dan Dewi obat berusaha menenangkan hati kedua permaisuri Kaisar Fangkea itu.
Diluar kamar,Alex,putri Kayla,Dewi muyimaeva dan putri Annchi selesai mengenakan jubah perang kebesaran mereka yang berwarna doreng doreng itu.
Saat mereka keluar dari gerbang istana,duaribu limaratus prajurit sudah siap siaga dengan peralatan mereka masing masing yang di pimpin oleh dua belas komandan pasukan.
Seratus kereta angkut perang telah bersiaga mengangkut prajurit yang akan pergi berperang.
Empat ratus pasukan berkuda berlari di depan iring iringan kereta angkut perang itu.
Alex dan ketiga istrinya menunggangi kuda putih yang besar dan gagah, berjalan di belakang pasukan berkuda.
Agar perjalanan mereka menjadi lebih cepat sampai,Alex dengan ilmu ruang waktunya,merobek dinding dimensi menuju ke gerbang Utara
Ketika ruang dimensi telah robek,Alex menyuruh prajurit nya untuk memasuki celah dimensi yang robek itu.
__ADS_1
Sementara itu,di perbatasan negeri di Utara Fangkea,dua ratus prajurit berusaha memberikan perlawanan kepada seratus ribu prajurit musuh yang datang menyerang.
Gerbang perbatasan sudah jatuh ketangan musuh.
Kini mereka melawan sambil mundur,berusaha memperlambat gerakan musuh.
Beberapa prajurit kini telah gugur menjadi korban panah atau pedang musuh.
Sementara di pihak musuh juga tidak sedikit prajurit nya yang gugur.
Tetapi banyaknya prajurit musuh,membuat mereka seolah tidak pernah habis habisnya.
Disaat prajurit penjaga gerbang perbatasan sudah terdesak hebat, tiba tiba udara di dekat mereka seperti robek,dan dari robekan ruang dimensi itu,keluar dua ribu lebih prajurit berseragam doreng doreng doreng.
Setelah semuanya keluar dari robekan ruang dimensi,ruang dimensi itupun pulih kembali seperti semula.
Para prajurit yang keluar dari ruang dimensi, langsung mengambil posisi masing masing tanpa harus di beri perintah lagi.
Pasukan senapan yang berjalan kaki didepan sambil menembak prajurit musuh.
Sedangkan di belakang mereka pasukan meriam menembakan meriam cahaya kearah musuh.
Kini posisi berbalik arah,kalau tadi prajurit jaga perbatasan yang terdesak,kini prajurit negeri Han yang kacau balau.
Mereka tidak pernah bertempur melawan musuh yang bersenjata aneh seperti itu,
Prajurit di barisan paling depan dibantai prajurit musuh yang memakai tongkat aneh yang memancarkan cahaya yang sangat mematikan, sedangkan prajurit di barisan paling belakang, berguguran dihantam cahaya yang meluncur sangat cepat dan meledak dibarisan mereka.
Yang lebih membuat mereka bingung,hampir semua prajurit lawan ini mempunyai kekebalan yang sama terhadap senjata apa saja.
Setiap panah,tombak atau pedang yang mengenai tubuh mereka seakan tidak memberikan epek apa apa.
Kini duaribu limaratus prajurit senior yang Alex turunkan bergerak mengepung pasukan musuh yang hanya tinggal beberapa ribu saja lagi.
Sementara itu di istana keKaisaran Han yang lengang dengan pasukan yang dibawa menyerang negeri Fangkea,tiba tiba di gemparkan dengan datangnya seribu murid perguruan Elang sakti yang meringsek ke istana di pimpin patriak perguruannya Kuang min yang ber sekongkol dengan kakaknya menteri Kuang yuze, mengkudeta sang Kaisar disaat sang Kaisar sedang memimpin serangan ke negeri Fangkea.
Beberapa kerabat istana dan prajurit penjaga di bunuh,untung pangeran Han guo beserta sang ratu berhasil dilarikan oleh seorang pemuda tukang kuda istana bernama Bian kai melalui lorong rahasia di bawah istana Kaisar.
Begitulah,menteri Kuang yuze langsung mengumumkan dirinya sebagai Kaisar yang baru.
Kaisar langsung menaikan pajak rakyat hingga berkali kali lipat tingginya,sedangkan para pemuda diwajibkan ikut keprajuritan tanpa gajih,hanya mendapat makan seadanya.
Hal ini membuat jutaan rakyat lari ke negeri Fangkea yang lebih makmur.
Kudeta itu dilakukan tepat sehari setelah sang Kaisar pergi menyerang negeri Fangkea dan seluruh akses jalan raya dijaga dan ditutup, sehingga Kaisar yang sangat ceroboh itu tidak menyangka bahwa orang yang sangat dia percaya adalah setan dibalik runtuhnya tahta nya sendiri.
Di medan perang,seratus ribu prajurit,kini tinggal sepuluh ribu saja lagi yang tersisa.
__ADS_1
Akhirnya atas usul dari sang panglima perang jendral Jiao heng,dengan berberat hati,Kaisar menyerah kepada pasukan Alex dan ditawan ke istana Fangkea.
Di istana Fangkea,pesta kemenangan diadakan sederhana saja,
Sang Kaisar Han dan semua prajuritnya Alex tempatkan di alun alun,tetapi di tutupi dengan kubah tirai gaib,sehingga tidak ada satupun yang bisa keluar.
Sore hari kesepuluh setelah sang Kaisar ditawan,di istana Fangkea kedatangan tiga orang spesial,yaitu pemuda Bian kai si tukang kuda yang membawa dua orang buronan negeri Han yaitu sang pangeran Han Guo dan ratu Chu fang yin
Bian kai ini memiliki saudara bernama Bian Chu yang menjadi kepala bagian peternakan kuda milik Alex di suatu tempat,sehingga dengan bantuan dari Bian Chu, sang pangeran dan sang ratu bisa menghadap Alex di istana
"Ada apa Bian Chu,apakah ada sesuatu yang menyangkut tugas mu?"tanya Alex ramah.
Pagi itu Alex di temani putri Annchi dan Dewi muyimaeva menerima kedatangan Bian Chu menghadapnya.
Bian Chu bersimpuh dihadapan Alex di ikuti oleh dua orang pemuda dan seorang perempuan setengah baya,tetapi masih terlihat kecantikannya.
"Ampun Kaisar,hamba menghadap membawa adik hamba yang bernama Bian kai,ia adalah perawat kuda Kaisar Han,tetapi kali ini dia datang ketempat hamba bersama dua orang penting negeri Han yang mengungsi kesini minta perlindungan tuanku"kata Bian chu.
Perempuan setengah baya itu bersimpuh dihadapan Alex sambil terisak menangis.
"Ampunkan kami yang mulia Kaisar pewaris tunggal istana Fangkea,mungkin suami hamba sang Kaisar Han memang salah,tetapi dia dihasut oleh seorang Mentri yang berkhianat, disaat istana kosong dan prajurit semuanya dibawa ke negeri tuan untuk menyerang tuan,dengan liciknya sang Mentri mengajak adiknya yang seorang patriak perguruan Elang sakti beserta ribuan murid perguruan itu untuk menyerang istana dan mendudukinya, untung ada Bian kai yang tahu jalan rahasia hingga kami bisa melarikan diri" kata ratu Chu fang yin sambil terisak menangis.
Alex menoleh kearah jendral Lau me.
"Jendral,panggil sang Kaisar dan panglimanya kesini"titahnya kepada. sang jendral.
Sang jendral Lau me menjura lalu melangkah keluar memanggil salah satu prajurit.
Tidak seberapa lama, satu regu prajurit datang mengawal dua orang lelaki menghadap kepada Alex.
Sang Kaisar terkejut melihat istri dan putranya berada di situ,hatinya kacau,berbagai macam pikiran bergema di kepalanya.
"Aku sudah menyerah kalah,kau boleh menghukum mati aku, tapi jangan libatkan anak dan istri ku,aku salah tidak mau mendengarkan usulan dan saran mereka"kata Kaisar Han pilu hingga bicaranya bergetar.
"Aku tidak menangkap atau menawan mereka, mereka ada dibawah perlindungan ku,mereka kesini memohon perlindungan ku,tidak ada untungnya bagiku menghancurkan mereka,kau boleh bertanya kepada istri mu Kaisar"kata Alex sambil mengajak mereka semuanya untuk duduk di ruangan depan istana itu.
Sang Kaisar Han menatap sang istri dan anaknya,baru dia sadar jika sang istri dan anaknya berpakaian sangat lusuh bahkan mirip pengemis dengan sobekan dimana mana.
"Apa yang terjadi Jia er,Guo er,katakan apa yang terjadi?"tanya sang Kaisar.
Sebelum berbicara,sang permaisuri menangis sambil memeluk sang suaminya, "Kaisar,selama ini kami berdua telah mengingatkan kamu tentang kelicikan menteri Kuang yuze,tetapi kau bersikeras membelanya, hingga kau mau saja membunuh prajurit yang setia kepada mu demi memenuhi perkataan sang menteri licik itu,baru sehari kau dengan semua prajurit kita pergi menyerang negeri Fangkea ini, pasukan menteri Kuang yuze yang memang sudah dia persiapkan, yang terdiri dari anak murid perguruan Elang sakti datang menyerang istana yang sedang dalam kondisi sangat lemah,seluruh kerabat istana dibunuh,untung aku dan pangeran diselamatkan oleh Bian kai,si tukang kuda mu itu" kata ratu Chu fang yin sambil terus terisak-isak menangis.
Pucat pasi bibir sang Kaisar Han,seluruh persendiannya seakan tiada bertenaga lagi,jatuh terduduk memeluk sang istrinya,kini orang nomor satu di negeri Han itu menangis terisak Isak di depan istri dan anaknya.
Baru dia menyadari kesalahannya sendiri yang lebih mempercayai orang lain ketimbang keluarganya sendiri.
__ADS_1
Tetapi sesal yang sudah tidak ada gunanya lagi, bukan lagi nasi sudah menjadi bubur, tetapi nasi yang sudah habis tumpah kelumpur,karena kalau nasi menjadi bubur,masih bisa berguna bila kita beri kreasi tambahan menjadi bubur ayam.tetapi bila nasi tumpah kelumpur, mungkin cuma lele yang doyan.
*********