
Setelah air telaga kembali menjadi cair seperti biasanya,hawa dingin pun seketika hilang.
Kini Alex pun mulai menyerap batu mustika yang ke dua,yaitu mustika burung Phoenix api.
Kembali arus energi yang luar biasa besar memasuki tubuhnya,merayapi segenap urat dan ototnya,mengisi dantian nya hingga kembali terasa penuh dan membangkitkan tenaga gen Phoenix yang ada di tubuhnya bergejolak hingga akhirnya ledakan teredam didalam tubuhnya terjadi,hal itu terus terulang berkali kali hingga empat kali.
"Bum!".
"Bum!".
"Bum!".
"Bum!".
Empat ledakan beruntun terjadi didalam tubuh Alex,hingga dia merasa tiba-tiba dantian ya menjadi sangat besar menampung energi sedemikian besar itu.
Kaki dan tangannya sempat kesemutan sebentar,lalu dengan mengatur pernapasan nya,Alex berusaha menetralkan energi yang baru dia terima itu.
Namun energi panas yang beru dia terima rupanya bentrok dengan energi dingin dari batu mustika Naga es,sehingga tubuh Alex seperti di rebus di tungku panas dan di celupkan di danau es bergantian,dari merah membara seperti lahar panas,lalu berwarna biru dingin seperti es.
Hal itu ber imbas juga pada rambutnya,dari berwarna merah menyala,lalu berganti menjadi biru terang sedingin es.
Begitulah keadaan tubuh Alex berganti ganti terus menerus Tampa berhenti.
Setiap urat di tubuh Alex terlihat berwarna warni Gonta-ganti antara biru terang dan merah menyala,akhirnya kulitnya pun retak seperti tanah di musim kemarau, dan dari retakan itu mengalir darah ke hitam hitaman mengeluarkan asap beraroma busuk.
Alex mengerang,seakan seluruh tubuhnya di sayat sayat dengan pisau.
Putri Giok Lin Dan putri Kwan si yang melihat penderitaan suami mareka,menangis terisak,tidak sanggup menatap.
"Guru,tolonglah suami kami guru"Putri Kwan si memohon pada guru mareka Dewa cahaya suci.
Namun sang Dewa cahaya suci menggelengkan kepalanya seraya berkata "tidak,tidak mungkin putri,tidak ada yang bisa menolong tuan sekarang, kecuali tuan sendiri, sekarang kedua energi berlawanan jenis itu saling menyerang dan saling mau mengalahkan satu sama lainnya, kecuali tuan bisa mendamaikan kedua energi berlawanan itu"jawab Dewa cahaya suci sambil menggelengkan kepalanya.
Kedua putri itu menjadi bertambah resah dan takut,ingin menolong,tapi mareka berdua juga tidak mengerti cara nya.
"Bagai mana kalau suami kami tidak bisa mengatasi kedua energi itu guru ?"tanya putri Giok Lin.
Dewa cahaya suci menghela nafasnya dalam-dalam,kemudian bicara, "kemungkinan terburuk tubuh tuan akan meledak,dan kemungkinan teringannya,tubuh tuan akan mengalami kelumpuhan"...
Mendengarkan penuturan dari Dewa cahaya suci,tangis kedua orang putri itupun kian menjadi.
"Tapi,tenanglah putri,saya merasa tuan akan bisa mengatasi masalah itu semua,bukan kah di tubuh tuan telah ada gen Naga dan gen Phoenix" kata Dewa Cahaya suci menenangkan kedua orang putri itu.
__ADS_1
Di saat yang benar benar kritis itu,tiba tiba layar monitor di depan Alex menyala,dan wajah Mister Jo muncul,
"Tuan,tuan harus bisa mengatur penempatan kedua energi berlawanan itu dengan baik agar tidak bentrok,tempatkan masing masing di sisi kanan dan kiri tubuh tuan"kata Mister Jo memberi instruksi pada Alex.
Alex yang masih duduk bersila diatas batu itu kembali memusatkan konsentrasi nya kepada kedua tenaga berlawanan yang terhambur didalam tubuhnya itu.
Perlahan lahan,Alex mulai mengumpulkan energi panas di sebelah kanan tubuhnya dan energi dingin di sebelah kiri tubuhnya secara bersamaan.
Akhirnya setelah sekian lama,sedikit demi sedikit kedua energi berlawanan itu mulai memisah dan menempati tempatnya sendiri sendiri.
Setelah sekian lama, akhirnya gejolak energi bertentangan didalam tubuh Alex hilang sama sekali.
Ketika energi itu sudah tidak bergejolak lagi,dari dalam tubuh Alex muncul cahaya putih menyilaukan membungkus tubuhnya.
Tubuh Alex hilang terbungkus cahaya putih menyilaukan mata beberapa saat lamanya.
Pada saat cahaya putih itu memudar,terlihat tubuh Alex yang duduk bersila di atas batu besar itu dengan kulit yang tidak lagi retak retak dan berdarah,kini digantikan dengan kulit yang putih bersih.
"Tuan,,tuan telah menerobos ke tingkat Dewa langit tingkat satu akhir"kata Dewa cahaya suci, "kumpulkan segenap kekuatan tuan, karena sebentar lagi pengujian dari langit dengan petir kesengsaraan akan di lakukan,apakah tuan bisa melewatinya atau tidak"...
Alex mengatur pernafasannya dan mengumpulkan segenap kekuatannya,untuk menerima ujian langit.
Tiba tiba awan ber gulung gulung di langit, angin berhembus kencang,tiba tiba dari tengah tengah gulungan awan,melesat sebuah petir menghantam tubuh Alex,membakar semua rambut dan pakaian nya,namun tubuh Alex tetap tidak bergeser sedikit pun,ketika asap sudah mulai memudar, kembali terdengar dentuman petir kedua menghantam Alex,namun tubuh Alex tetap tidak bergeser sedikitpun.
"Bum!!!".
Kembali terdengar dentuman ketiga petir kesengsaraan menghantam tubuh Alex,tapi Alex tetap tidak bergeming sedikit pun, walaupun tubuhnya hitam gosong seperti arang kayu,tetapi dia tetap tegar berdiri.
Ketika asap akibat petir itu sudah hilang,tubuh Alex pun kembali bercahaya putih menyilaukan mata.
Itu adalah cahaya dari gen mahluk suci yang ada padanya,gen ini bisa memperbaiki atau meregenerasi kerusakan tubuh dalam bentuk apapun.
Dan ketika cahaya putih itu sirna,yang tinggal hanya tubuh Alex yang sudah kembali seperti semula,bahkan lebih putih,lebih tampan dengan rambut sebelah kanan berwarna merah dan sebelah kiri berwarna biru.
Kedua orang putri itupun berlari kearah Alex,dan memeluknya,mareka tidak sadar,bahwa kini Alex tanpa pakaian karena pakaiannya hangus tersambar petir.
Setelah tersadar bahwa kini Alex tanpa busana itu,Puti giok Lin mengeluarkan pakaian Alex dari cincin ruang nya,disuruhnya Alex untuk mengenakan pakaiannya.
Alex merasa tubuhnya menjadi sangat ringan dan penuh dengan tenaga yang besar.
Setelah selesai mengenakan pakaian nya,mareka berempat kembali ke pulau di tengah telaga untuk beristirahat di dalam istana Fangkea.
Ternyata Dewa bayangan dan Dewi obat di bantu oleh Liong san dan Soa Ning,telah lama selesai menyiapkan makan malam untuk mareka.
__ADS_1
Pagi hari nya,atas bimbingan dari Dewa cahaya suci,Alex,putri Giok Lin,dan putri Kwan si berlatih ilmu kesaktian, tidak banyak ilmu baru yang diberikan,kebanyakan sekedar menyempurnakan ilmu yang sudah mareka miliki,karena ilmu mareka sudah sangat tinggi, tinggal menaikan tingkat kultipasinya saja.
Alex mendapatkan ilmu cahaya sakti sebanyak tiga jurus,yaitu yang pertama jurus cahaya jari sakti,yang kedua yaitu jurus mata Dewa,dan yang terakhir jurus cahaya ilahi.
Putri Giok Lin mendapat ilmu api sakti yang terdiri dari tiga jurus,yaitu jurus yang perta tangan api,jurus yang ke dua,tubuh api dan jurus yang ketiga jurus api ilahi.
Sedangkan putri Kwan si mendapat ilmu Dewi es yang juga terdiri dari tiga jurus,jurus yang pertama jurus badai salju, yang kedua jurus gunung es,dan yang ketiga jurus es ilahi.
Malam harinya,untuk menaikan tingkat kultipasi Alex dan kedua istrinya,Dewa cahaya suci memberikan mereka masing masing sebutir buah pir emas Dewa cahaya yang hanya tumbuh di Alam mahluk suci.
Buah pir itu sebiji besarnya seperti buah semangka yang terbesar,dan berwarna kuning emas.
Alex dan kedua orang istrinya mencari tempat yang terpisah,lalu mulai melahap buah pir emas itu.
Baru saja mareka memakan sekitar seperempat buah pir emas itu,tiba tiba mareka merasa dantian mareka masing masing terasa penuh dan hampir meledak.
Maka dengan berkonsentrasi,dalam tubuh mareka masing masing terjadi ledakan teredam,tingkat mareka naik satu tingkatan.
Tidak ada ujian langit karena mareka cuma naik tingkat,kecuali putri Kwan si yang menerobos ke tingkat Dewa laut tingkat pertama.
Begitulah berulang,setiap menghabiskan seperempat biji pir emas,mareka naik satu tingkatan.
Hal itu terjadi hingga empat kali banyaknya, sehingga kini putri Kwan si berada di tingkat Dewa laut tingkat empat,putri Giok Lin berada di tingkat Dewa laut tingkat lima dan Alex sendiri berada di tingkat Dewa langit tingkat lima.
Setelah naik tingkatan dan menerobos,Alex,putri Giok Lin Dan putri Kwan si,duduk bersila mengatur pernafasan untuk membiasakan dengan energi dan tingkatan yang baru mareka capai.
Setelah mencapai Dewa langit tingkat lima,kini Tubuh Alex dapat melayang sesuka hatinya tanpa perlu lagi mengerahkan tenaga qi nya untuk meringankan tubuh,hukum gravitasi tidak seakan tidak lagi berlaku baginya,
Hari hari mareka lalui dengan berlatih berbagai ilmu kesaktian dan olah tubuh di istana Fangkea kuno di tengah telaga.
Tetapi seandainya ada orang yang kebetulan lewat,mareka tidak melihat apapun di tengah telaga,cuma air telaga yang luas lah yang mareka lihat,karena pulau di tengah telaga itu masih tertutup tirai gaib yang belum benar benar terbuka,cuma sesekali mareka keluar dari tengah telaga.
Alex,putri Giok dan putri Kwan si tidak sadar bahwa waktu di dalam tirai gaib di tengah telaga sudah di modifikasi sedemikian rupa oleh Dewa cahaya suci, sehingga kecepatan waktu di situ menjadi sepuluh kali lebih cepat dari di luaran.
Tidak terasa dua tahun berlalu di tengah telaga, yang berarti sudah dua bulan lebih satu setengah Minggu di dunia nyata yang mareka lalui.
Kini berbagai macam ilmu mareka sudah mareka kuasai.
Bahkan Alex secara khusus menyempurnakan energi Naga es dan Phoenix api yang ada padanya atas bimbingan Dewa cahaya suci yang merupakan guru dari gurunya itu.
Hingga pada satu hari, Dewa cahaya suci mengatakan bahwa ilmu kesaktiannya sudah habis dia ajarkan,tinggal meningkatkan kultipasi nya saja lagi agar menjadi yang teratas di semesta raya.
Dan untuk menjadi teratas di semesta raya,dia harus berkelana ke Dunia lain yang lebih besar dan lebih tinggi lagi di alam semesta ini.
__ADS_1
********