
Gubernur Zhu Lau termangu menatap kearah Alex dan istrinya serta pengawalnya yang berdiri berjejer tanpa kurang satu apapun jua, sementara kepala pasukan pengawal nampak menatap kearah Alex dengan perasaan gembira sekali.
"Ba,,,bagai mana kalian bi,,,bisa selamat dari racun yang di taruh istriku di seluruh makanan itu ?,ini,,,ini mustahil,mustahil"kata sang gubernur merutuki kegagalannya.
"Ha ha ha ha,kau terlalu memandang rendah kami Zhu Lau, kau licik dan culas,sedari awal melihat hidangan itu aku sudah tahu bahwa kalian menaruh racun di makanan itu,tetapi tidak pada makanan kalian,tetapi satu hal yang kau tidak tahu,bahwa kami semuanya kebal terhadap jenis racun apa pun juga, ck! ck! ck! ck!,sedari awal tadi aku sudah menyuruh semua istri ku dan para kepercayaan ku untuk pura pura terpengaruh racun,agar kalian sendiri membongkar kelicikan dan kebusukan kalian itu, Sangat disayangkan kepercayaan mertua ku kalian salah gunakan, sekarang jangan bilang lagi aku kejam,karena aku sudah mengampuni bahkan menghapus kesalahan mu tadi,tetapi tetap saja kau berbuat jahat, Dewa tidak lagi mengampuni mu,lihatlah ini hai Zhu Lau,mustika burung Hong emas ini adalah otoritas tertinggi kedua sesudah kaisar, dan hanya dipegang oleh para putra kaisar Song, dengan kewenangan ini,aku sebagai perwakilan kaisar Song,mencabut semua mandat dan kepercayaan yang di berikan kaisar kepada mu mulai sekarang juga,dan menarik semua pasilitas negara,serta menentukan hukuman untuk mu dan semua pengikut mu termasuk istri,tuan muda Zhu,adik ipar mu serta putrinya dengan hukuman mati!"kata Alex dengan tegas sambil mengacungkan sebuah patung burung Hong emas ke udara yang merupakan lambang pemegang kekuasaan tertinggi kedua sesudah sang kaisar sendiri.
"Tidak tuan muda,jangan lakukan itu,hamba tidak bersalah,semua ini karena hasutan dari wanita iblis itu,dia selalu menghasut hamba agar melakukan kejahatan dan mengumpulkan harta haram,tentang ide peracunan itu dari dia juga,dialah yang memaksa hamba meracuni kalian agar anaknya bisa menikmati istri tuan ku,ku mohon ampuni aku tuan!"ratap Zhu Lau sang mantan gubernur San Kwan sambil bersujud di lantai.
Sang istrinya dan sang adiknya nampak berdiri termangu melihat kenyataannya,bahwa strategi mereka gagal total.
Sedangkan sang komandan pasukan segera memerintahkan para prajurit kota untuk segera menangkap dan mengurung mereka semua di dalam penjara kota San Kwan.
Pemuda Zhu Long yang memang dari awal sudah tidak di sukai orang orang nya gubernur Zhu Lau,cuma berdiri melongo,tanpa tahu harus berbuat apa,karena sekarang urusan sudah menjadi urusan negeri Song,bukan lagi antar pelaku kejahatan dan korbannya.
"Saudara Zhu Long,apakah kau ingin tetap tinggal disini atau mau pindah ketempat lain?"tanya Alex kepada pemuda sederhana itu.
"Hamba tidak lagi sanggup tinggal di kota ini tuan dengan segala kenangan buruknya,saya ingin keselatan untuk mengadu untung di Fangkea bersama Ibunda, kasihan ibunda selama ini hidup lebih dari seorang pembantu Dimata ayah dan semua istrinya"kata pemuda Zhu Long dengan sedih.
Alex mengeluarkan sebuah cincin dari sakunya dan menyerahkannya kepada pemuda Zhu Long, "pergilah keselatan,ke kota raja Fangkea,temui permaisuri Kwan si disana,tunjukan cincin itu dan kau akan mendapatkan jabatan yang sesuai dengan kebiasaan mu,bawalah semua kepingan emas yang kau mau dari rumah ini,karena itu hak milik mu,dan sisanya akan ku sita"kata Alex sambil menyerahkan cincin putih bermata biru tua itu kepada Zhu Long.
Melihat kenyataan hidup yang berbalik seratus delapan puluh derajat pada Zhu Long,yang dulu sampah dan pemuda tersingkir kini ditawari jabatan di kota raja Fangkea yang hampir semua orang mengidam idamkan itu,hati Tan Nio benar benar menyesal dengan semua kejahatannya.
Dahulu hampir tiada hari tanpa dia menghasut Zhu Qian untuk menganiaya adik tirinya itu,entah karena apa,dia sangat senang melihat Zhu Long pontang panting dihajar oleh Zhu Qian.
Setiap hari selalu saja ada masalah yang dia ciptakan untuk menyudutkan Zhu Long, bahkan di hadapan sang gubernur saja dia bisa bikin agar Zhu Long terkena pukulan atau tendangan dari sang ayah.
Namun Zhu Long, meskipun bisa dan mampu melawan,dia lebih memilih diam mengalah demi keselamatan sang bundanya, karena bila dia melawan,maka ibundanya lah yang akan menjadi sasaran balas dendam dari Zhu Qian dan orang orang nya.
Kini nasip berubah,tiang gantungan menantikan mereka atas tuduhan yang tidak main main yaitu percobaan pembunuhan terhadap putra sang Kaisar dan keluarga serta pengawal setianya,tuduhan yang tidak boleh dibela oleh siapapun juga,karena hukum di seluruh benua Fangkea menyatakan bahwa kejahatan terhadap kaisar maupun terhadap keluarganya, adalah kejahatan paling serius ,dan hukumannya adalah mati,dan siapapun yang berusaha membela,berarti termasuk membenarkan kejahatan serius dan hukumannya juga hukuman mati.
__ADS_1
Sedangkan sang putra terbuang yang selalu disia siakan itu,kini di tawari jabatan oleh sang kaisar negeri Fangkea yang terkenal kaya raya itu.
Berjuta andai saja pun bermain di kepala Tan Nio,andai saja dia dari awal bisa menarik simpati Zhu Long, andai saja dia sedari awal menyukai Zhu Long, andai saja sedari awal dia membela zhu Long, andai saja, andai saja, andai saja, beribu andai saja pun akhirnya terbentur dengan fakta bahwa besok hari, tiang gantungan akan memisahkan segala kesenangan yang selama ini ia reguk.
Siapapun bila dengan sadar mengetahui bahwa besok ajal nya akan tiba,tentu akan menjadi stres luar biasa juga.
Di ruang penjara yang sempit itulah Tan Nio meratapi kebodohan dirinya selama ini yang terhanyut dengan jabatan semu sang paman dan hasutan dari hati serakah sang ayahandanya, hingga mau saja mendukung sang kakak sepupunya yang idiot dan serakah itu.
akibatnya kini,besok hari,tiang gantungan akan menjadi penentu batas akhir petualangan kejahatan dan kelicikannya itu.
Sedangkan Zhu Long dan sang ibunya,selesai mengumpulkan keping emas sebanyak dua juta keping serta beberapa perhiasan as dan permata,mereka berbenah dengan mempersiapkan sebuah kereta kuda serta empat orang pengawal setia mereka untuk berangkat besok hari setelah selesai acara eksekusi terhukum berat di laksana kan.
Sisa harta sang gubernur itu Alex masukan dalam beberapa cincin ruang dan di masukan lagi di dalam satu cincin ruang khusus kenegaraan yang sandinya cuma bisa dibuka sang kaisar sendiri.
Dengan mengutus sepuluh orang prajurit, Alex menyuruh mereka membawa cincin itu ke kota raja Song bersama satu surat dari Alex untuk sang kaisar.
Setelah segalanya selesai, Alex kembali ke rumah penginapan tempat dia menginap bersama semua istrinya dan para pengawal nya.
Rakyat berbondong bondong pergi ke alun alun untuk menyaksikan eksekusi gantung sang gubernur yang selama ini hidup bak seorang kaisar kecil itu.
Satu persatu tiang gantungan di dirikan berbaris,lalu para eksekutor dipersiapkan di tempatnya.
Dengan di warnai oleh jeritan histeris dari para terhukum,eksekusi itu tetap di laksanakan, karena sudah menjadi keputusan hukum pihak istana yang di wakili oleh Alex .
Selesai acara hukum gantung itu,pemuda Zhu Long beserta ibunya berpamitan kepada Alex,untuk memulai perjalanan keselatan menuju kota raja Fangkea dengan kereta kuda dan dikawal pengawal setia mereka.
sedangkan Alex juga memulai perjalanan mereka keselatan juga,tetapi berbeda arah,karena Alex menuju pegunungan Kun Lun di perbatasan negeri Song dan negeri Fangkea.
Jalan memotong lewat hutan lebat menuju ke kota Sam Ju di barat kota raja Song.
__ADS_1
Dari kota Sam Ju, pegunungan Kuan lun sudah terlihat dari kejauhan.
Pegunungan Kuan lun adalah rangkaian gunung gunung tinggi sebanyak enam buah dan yang kecil dua buah bersusun berdempetan sehingga membentuk satu pegunungan.
Kota Sam Ju adalah kota yang cukup besar, walaupun bukan kota propinsi, seperti kota San Kwan di Utara.
Kota Sam Ju ini cuma dipimpin oleh seorang ketua kota yang berkantor di balai kota.
Tetapi karena Sam Ju berdekatan dengan kota raja Song, membuat kota ini menjadi kota yang cukup ramai dengan pendatang yang berlalu lalang datang dan pergi.
Orang orang dari kota raja Song ke Sin Jian,ke Sang kiu,atau ke kota Nyin,ataupun sebaliknya selalu melewati dan mampir di kota Sam Ju ini.
Ketika sore hari,Alex dan para istrinya serta pengawalnya sudah tiba di gerbang kota Sam Ju.
Setelah mengikuti antrian yang cukup panjang, akhirnya mereka bisa masuk kedalam kota Sam Ju.
Di kota ini ternyata sangat ramai,banyak toko toko berjejer di pinggir jalan,menjual macam macam keperluan, dari pakaian hingga perlengkapan perang semua ada.
Namun ada sebuah tempat yang membuat Alex memutuskan untuk singgah,yaitu penjual mie di pinggir jalan.
Sudah sejak lama sekali Alex tidak melihat ada penjual mie seperti itu,baru sekarang di kota ini.
Penjual mie ini adalah seorang pemuda bersama dengan seorang adik perempuannya.
Alex segera memesan mi kepada penjual mie pinggir jalan itu untuk mereka semua,tentu saja untuk Biksu mata hati tidak pakai daging ayam, karena seorang biksu tidak makan daging jenis apapun.
Alex duduk di kursi panjang yang di sediakan oleh tukang mie daging itu.
Beberapa penunggang kuda dengan jubah seorang kultipator berlalu lalang sedari tadi.
__ADS_1
"Semakin Banyak para pendekar kultipator yang mampir di kota ini,ada apakah gerangan wahai tukang mie ?" tanya Alex heran.
"Ooh rupanya tuan muda tidak tahu ya,mereka menuju kota Nyin,karena purnama ini akan ada festival seni bela diri se benua Fangkea ini tuan, dan kebetulan tahun ini kota Nyin yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan festival itu tuan,jadi mereka menuju ke kota Nyin "jawab pemuda tukang mie daging itu.