
Merah padam muka Kuang yuze mendengar berita yang disampaikan oleh tetua perguruan Elang sakti Luo mian kepadanya.
Apalagi setelah mendengar kabar adik kandungnya Kuang thi yang dibawa pulang dalam keadaan cacat tanpa tangan dan kaki kanan,kemarahannya pun kian meluap luap,hingga meja giok di depannya dia pukul sampai hancur berkeping keping.
"Alex b4ngs4t kau!!,kau akan membayar dengan nyawa hina mu yang tidak berharga itu,akan ku koyak koyak tubuhmu, ku makan jantung mu, tunggu saja pembalasan dari ku,tunggulah b4ngs444t!!"teriaknya sambil memukulkan tinju nya ke dinding hingga jebol.
Seisi ruangan menjadi hening tanpa suara apapun,bahkan menarik nafas pun terasa begitu nyaring.
"Alex!!,memangnya kau kira kau siapa?,kau berani mengaku sebagai tuan agung semesta, akan ku buktikan bahwa kau tidak lebih dari pecundang yang tidak berguna,beberapa waktu yang lalu tangan keponakan ku yang kau patahkan,sekarang tangan dan kaki adik ku yang kau buat cacat, tunggulah pembalasan ku,akan kubuat kau lebih menderita lagi!"teriak Kuang yuze berteriak tidak karuan,seperti orang yang kesurupan.
"Ada berapa prajurit yang baru direkrut?"tanya Kuang yuze akhirnya.
"Ada sekitar tigaratus ribu prajurit yang baru direkrut,sedangkan dari murid perguruan ada sekitar seribu orang" jawab Kuang min.
"Itupun sudah cukup, cepat persiapkan semuanya,aku ingin secepatnya Fangkea kita rebut,dan Alex harus ditangkap hidup atau mati"kata Kuang yuze lagi.
Kuang min beranjak keluar ruangan untuk mempersiapkan pasukan yang akan menyerang Fangkea.
..........
Di istana Fangkea,Alex telah memberi perintah kepada jendral Lau me untuk menyerahkan dua ribu prajurit tempur berkekuatan penuh untuk menyerang negeri Han.
Dalam waktu yang sangat singkat,dua ribu prajurit dengan sepuluh punggawa pasukan berkumpul di alun alun kota raja untuk bersiap siap menyerang negeri Han.
Seorang teliksandi yang dikirim memata matai penguasa baru negeri Han melaporkan kepada Alex bahwa tiga ratus ribu prajurit telah diberangkatkan untuk menyerang Fangkea lewat jalur utara.
Prajurit yang dipimpin oleh jenderal Lau me berangkat menyongsong pasukan musuh di luar negeri Fangkea yaitu disebelah barat kota chong siu wilayah negeri Song.
Disebuah Padang rumput yang luas,jauh dari permukiman masyarakat kota Chong siu,Jendral Lau me,mengatur siasat penghadangan terhadap pasukan Kuang yuze.
Kali ini Alex di temani putri Annchi dan Dewi muyimaeva menyertai pasukan mereka.
"Jendral,ingat perkecil korban prajurit yang tidak berdaya,dan habisi semua murid murid perguruan Elang sakti yang ada,kalau bisa bunuh para pimpinannya terlebih dahulu agar para prajurit yang lain tidak menjadi korban pasukan kita"kata Alex mengingatkan.
"Iya yang mulia,akan saya ingat semua"jawab Jendra Lau me.
Setelah selesai mengatur kedudukan semua prajuritnya dan mendirikan kemah, mereka beristirahat didalam kemah yang sudah di sediakan.
Sementara itu tigaratus ribu prajurit yang baru saja mereka rekrut bersama dengan seribu prajurit murid perguruan Elang sakti,terus berjalan menuju ke kota Chong siu.
Saat bermalam ditengah jalan,seorang prajurit memberitahukan kepada Kuang yuze bahwa dua ribu prajurit Fangkea sudah menanti di Padang rumput sebelum kota Chong siu.
Mendengar itu,wajah Kuang yuze tersenyum lebar,seakan akan kemenangan sudah pasti berada di tangannya.
"Dengan dua ribu prajurit,berani melawan tigaratus ribu prajurit?, itu suatu misi bunuh diri,kali ini tamat riwayat mu pemuda sombong, kemampuan belum seberapa,sudah berani menentang Kuang yuze yang pintar dan perkasa" gumam Kuang yuze membanggakan dirinya.
"Tapi kakak,ingat seratus ribu prajurit negeri Han bisa mereka ***** dalam waktu yang cukup singkat,itu menandakan mereka juga cukup kuat"kata Kuang min memperingatkan sang kakak.
"Adik min,kau terlalu khawatir,itu karena pasukan Kaisar Han yang memang lemah,bukan karena mereka kuat,aku adalah Mentri terlama di negeri ini,aku tahu lemahnya prajurit mereka,setelah menguasai Fangkea, giliran berikutnya adalah negeri Yuan yang terkuat, bila negeri Yuan kita kuasai,dua negeri yang lain masalah mudah,kita pasti bisa menguasai benua ini,setelah itu pulau selatan,benua timur dan benua barat, maka dunia ini akan kita kuasai seluruhnya"kata Kuang yuze kepada adiknya.
__ADS_1
"Tetapi kehati hatian itu perlu,jangan sampai terlalu percaya diri membuat kita lengah kakak"kata Kuang min menasihati sang kakak.
"Engkau lupa adik min, sekarang ikut dengan rombongan prajurit kita ada tiga leluhur yang sudah mencapai tingkat Dewa laut dan dewa langit,orang di seluruh benua ini pun jarang ada yang mencapai tingkatan itu,itupun sudah sangat tua,apalagi pemuda, sudahlah,kemenangan pasti di tangan kita"kaya Kuang yuze.
"Paman harus menepati janji paman untuk memberikan istri Alex untuk ku,jangan sampai paman ingkar janji"kata Liu sun kepada pamannya.
Sebenarnya Kuang yuze juga mempunyai seorang anak laki laki sebaya Liu sun,dan wataknya pun tidak jauh berbeda dengan Liu sun yang doyan perempuan cantik dan berfoya foya itu.
Putra Kuang yuze ini bernama Kuang chi you,juga murid perguruan Elang sakti dan memimpin dua ratus prajurit.
Ke esokan harinya, perjalanan ke arah kota Chong siu dilanjutkan lagi.
Hingga hari ke tiga, perjalanan mereka sampai di tepi Padang rumput luas tempat prajurit Alex menunggu mereka.
Setelah mendirikan tenda,pasukan Kuang yuze mengatur siasat untuk esok hari.
Sedangkan jendral Lau me,sudah menempatkan pasukannya seperti busur panah melengkung terbalik,dimana pasukan meriam dan roket berada setiap sepuluh depa.
Pagi pagi sangkakala ditiup dan prajurit penabuh genderang mulai beraksi.
tigaratus ribu prajurit berbaris laksana semut yang sedang merayap, sedangkan di depan mereka enam ratus orang prajurit berseragam doreng doreng siap menyerang dengan senjata mereka.
Jendral Lau me berada di depan barisan itu,sedang Alex dan putri Annchi serta Dewi Muyimaeva berada di belakang barisan itu.
"Paman itulah Alex dan perempuan yang berdiri di sampingnya itu adalah kedua istrinya,ingat janji paman,jangan lukai calon istri ku paman"kata Liu sun mengingatkan pamannya.
"Tidak,kau jangan serakah,yang paling cantik itu milikku, sedangkan kau yang satunya lagi"kata Chi you, memprotes perkataan Liu sun.
"Serbuuu!!!".
Teriakan Kuang yuze memecah kesunyian pagi itu.
Mendengar teriakan Kuang yuze,ribuan prajurit menyerbu kedepan, kearah pasukan lawan.
Tetapi gerakan mereka tertahan karena ratusan cahaya sebesar paha meluncur kearah mereka dan meledak.
Barisan depan langsung kacau balau tidak karuan, mereka bermaksud mundur,tetapi prajurit yang di belakang juga meringsek maju,hingga terjadilah saling injak.
Jeritan kesakitan mulai terdengar dimana mana.
Ketika mereka mulai nekat maju,luncuran cahaya sebesar jempol tangan mendera bagaikan hujan,membuat siapa saja yang terkena langsung terjungkal dengan luka sebesar tinju orang dewasa.
Belum habis kepanikan mereka,dari sayap kanan dan sayap kiri,juga meluncur cahaya sebesar paha dan meledak, membuat tubuh mereka yang terkena menjadi hancur tidak berbentuk lagi.
Dengan mudahnya prajurit Alex membantai prajurit Kuang yuze, sementara prajurit Kuang yuze,jangankan untuk membalas,mendekat saja tidak bisa.
Dalam waktu sekejap, korban dipihak Kuang yuze bertumpuk tumpuk banyaknya.
"Adik Min,senjata apa sebenarnya yang mereka pakai?,seperti panah Dewa,tapi bukan panah, kita tidak bisa mendekat, bagai mana kita bisa menang melawan mereka, bila mendekat saja tidak bisa,apa sebaiknya kita mundur saja dulu?"tanya Kuang yuze mulai meragukan tindakannya.
__ADS_1
"Mundur bagai mana kakak,di belakang kita juga terjadi hal yang sama,pasukan kita dibantai dari segala arah" jawab Kuang min menyahut ucapan kakaknya.
"Coba sekarang hujani mereka dengan anak panah"perintah Kuang yuze.
Seribu prajurit pasukan panah menghujani pasukan Alex dengan anak panah.
Tetapi anak panah itu seperti menghantam benteng baja saja saat terkena baju seragam prajurit Alex itu.
Seragam yang terbuat dari serat baja bintang itu,memang sudah dirancang untuk menutupi hampir seluruh tubuh pemiliknya,tidak bisa di tembus dengan senjata apapun,sedang sang pemilik tidak berasa gerah ataupun keberatan.
Berkali kali pasukan panah dikerahkan untuk menghujani prajurit lawan dengan hujan anak panah,tetapi hasilnya tidak menghasilkan luka satu goresan pun.
Satu persatu prajurit dengan tanda gambar burung elang,tumbang terkena tembakan jarak jauh dari sniper yang memang sudah jendral Lau me siapkan untuk mengurangi tingkat kematian prajurit kecil.
Bahkan Liu sun dan Chi you juga ikut tumbang dengan dada berlubang sebesar buah kelapa terkena hantaman peluru dari sniper sniper handal.
Kedua pemuda cabul itu tumbang sebelum hasrat mereka tercapai untuk merebut istri Alex.
Bukan main amarah dari Kuang yuze dan Kuang min,sehingga prajurit yang berada didekatnya terkena imbas dari kemarahannya.
Hari pertama pertempuran,prajurit khusus murid perguruan Elang sakti yang semula seribu orang,kini tinggal seratus orang saja.
Sedangkan prajurit biasa,dari tigaratus ribu prajurit,sudah sepuluh ribu yang tewas di hari pertama.
Malam harinya,ditenda utama,Kuang yuze dan Kuang min berunding dengan empat orang tetua perguruan yaitu Luo mian,mo gwan,Tao liang,Che san,serta dihadiri pula oleh tiga orang leluhur,yaitu Kuang bai,Kuang dong,dan Kuang diaouw.
Mereka merundingkan apa saja yang akan mereka lakukan besok pagi.
"para leluhur,anak murid kita yang semula seribu orang kini tinggal cuma seratusan orang saja lagi,sedangkan prajurit biasa,sudah sepuluh ribuan yang tewas,bila kita tidak melakukan langkah pencegahan,bisa bisa prajurit kita akan habis semuanya,apa yang harus kita lakukan leluhur?"tanya Kuang yuze.
"Setelah sekian lama bertindak atas kehendak sendiri dan menuruti ambisi mu sendiri,kini kau minta pendapat kami disaat perguruan dalam ambang kehancuran,apa kami masih berharga bagi mu yuze?",tanya leluhur yang paling tua bernama Kuang bai.
Kuang bai adalah leluhur generasi pertama, sedangkan Kuang dong adalah leluhur generasi kedua yang merupakan anak dari Kuang bai.
Kuang dong leluhur generasi kedua mempunyai anak bernama Kuang diaouw,leluhur generasi ketiga yang merupakan orang tua dari ketiga Kuang bersaudara,yang tertua Kuang yuze,yang kedua Kuang Min dan yang ketiga Kuang thi yang terlebih dahulu dibuntungi oleh Alex di istana Fangkea.
"Sudahlah kakek,untuk apa mengungkit masalah itu,yang terpenting sekarang adalah mengatasi masalah ini dahulu kakek"kata Kuang diaouw menyela ucapan kakeknya.
"Hal utama yang kamu pikirkan adalah bagai mana memisahkan Alex dari pasukannya,dan memancing Alex untuk bertanding satu lawan satu,kalau itu bisa kau lakukan,sisanya serahkan kepada kami bertiga dan persiapkan pemakaman untuk Alex"leluhur Kuang Dong memberikan usul.
"Kakek Dong benar, seharusnya sejak awal aku menyadari taktik itu,kalau sekedar untuk memancing Alex untuk bertanding satu lawan satu mah itu mudah, besok biar aku pancing dia agar mau bertanding satu lawan satu dengan ku,selebihnya itu urusan kalian kek",kata Kuang yuze dengan pandangan mata berseri seri.
"Ya,kau usahakan dia terpancing ketengah kita untuk bertanding satu lawan satu,setelah itu kita bunuh dia"kata Kuang diaouw.
Kuang yuze dan Kuang min tersenyum berseri seri,seakan besok hari dendam dan ambisi mereka pasti akan terpenuhi.
__ADS_1
**********