
Kaisar Nirwana menatap hiasan rambut di tangan kanannya itu dengan tatapan amarah.
Dia bangkit berdiri sambil mencoba mengumpulkan semua energinya,tetapi jangan kan terkumpul, yang ada dia merasa sangat kelelahan sekali.
Kini pisiknya menjadi pisik seorang renta yang sudah berusia ribuan tahun.
Rupanya selama ini kaisar Nirwana ini menggunakan iblis sebagai pembuat sakti dirinya.
Ketika mahluk iblis itu berhasil di musnahkan oleh Alex,yang tinggal kini hanyalah kerangka tanpa daya dari seorang tua renta.
Tidak ingin memperpanjang derita orang tua itu, Alex dengan sekali sentak,putuslah leher sang kaisar Nirwana.
Hal ini disambut dengan gegap gempita dari para prajurit nya.
jendral Soa Ning segera memerintahkan semua prajurit nya untuk mengamankan istana.
Di istana ternyata yang tersisa cuma sang ratu sendirian yang sedang menunggui jenazah sang putri yang masih disemayamkan di ruang depan istana.
Alex bersimpuh disisi peti mati putri Yue,air matanya berlinang membasahi pipinya.
"Maapkan aku ibu,aku tidak menghendaki semua ini terjadi,tetapi aku juga tidak bisa lari dari kewajiban ku,sekali lagi,maafkanlah aku ibu" pinta Alex dengan tulus kepada sang Ratu.
Dengan mata yang masih basah,sang ratu menatap ke arah Alex,di sapunya air mata pemuda itu dengan jemari halusnya.
"Seandainya ibunda dendam kepada mu, bisakah merubah keadaan,tidak kan ?,sang kaisar telah menerima hukuman langit,dia hidup terlalu menuruti hawa nafsunya saja,begitu pula dengan putra mahkota putranya,tidak jauh berbeda dengan sang ayahnya,hidup menuruti hawa nafsu semata, ibunda akan kembali ke negeri Kurama setelah pemakaman putri Yue, tadi malam ibunda berniat ikut pergi bersama putra mahkota,tetapi sebelum pergi ibunda bermimpi bertemu putri Yue,dia mengatakan jangan ikuti pangeran,lebih baik disini saja,karena dia menjamin bahwa kau orang yang baik nak,terima kasih sudah memberikan sedikit cinta untuk putri ibunda yang malang"kata sang Ratu.
"Ibu,kami kelak pasti bertemu kembali Bu,meski di kehidupan yang mana,kami kelak pasti bersatu "kata Alex dengan nada sendu,di peluknya wanita yang masih sangat cantik meskipun sudah berumur itu.
Perempuan cantik itu juga memeluk Alex, hatinya yang terluka kini sedikit terobati.
Hari itu Alex mengadakan upacara kenegaraan untuk menguburkan putri Yue di taman tepat di atas altar batu giok.
Diatas batu giok itulah Alex mengguratkan jarinya,menuliskan isi hatinya.
"Selamat jalan pengantin ku, sampai bertemu di kehidupan berikutnya. Bidadari cantik, kau adalah kupu kupu surgawi,hiduplah abadi di dalam hati ku. antara cinta dan bakti.
__ADS_1
Alexander agung ".
Untuk kesekian kalinya air mata Alex menetes mengalir di pipinya,Gadis yang amat mencintainya, harus ia renggut dengan tangannya sendiri.
"Apakah aku kejam ibu, perang telah membuat manusia menjadi binatang yang paling liar, aku ingin lari dari takdir ini, tetapi takdir memasung langkah ku, aku cuma berniat membela orang orang yang ku sayangi,tetapi di pihak lain,aku juga harus mengorbankan orang yang menyayangi ku ibu, aku manusia kejam ibu" kata kata lirih dari mulut Alex tumpah didalam pelukan sang Ratu.
"Tidak anakku!,jangan rusak pengorbanan Yue untuk mu dan untuk negeri nya ini dengan bersangka buruk kepada sang kehendak suci, semua langkah sudah diatur dan direncanakan sejak tapak pertamanya nak,kau manusia pilihan untuk mengakhiri kezaliman kaisar selama ini,bangkit berdiri dan tataplah semesta raya ini nak,jalanmu masih sangat panjang,dan masih banyak tantangan besar yang kelak kau hadapi nak"nasihat sang Ratu kepada Alex.
Akhirnya selesai doa doa dan matera mantera suci dibacakan para pendeta,rombongan segera memasuki istana kembali.
Alex memerintahkan para prajuritnya untuk memperbaiki semua kerusakan akibat perang.
Saat para prajurit memperbaiki tembok istana yang roboh,mereka menemukan pintu menuju ke lorong rahasia,dan di lorong itu mereka menemukan putra mahkota dan seratus istrinya serta anak dan pengawalnya yang semuanya mati.
Waktu berjalan melewati lorong rahasia,tanpa sadar salah satu dari mereka menyentuh tombol pemicu senjata rahasia bereaksi mengeluarkan hawa beracun yang dirancang untuk menghambat pengejar,tetapi justru membunuh diri mereka sendiri.
Di ruangan istana, Alex dan semua istrinya serta pembesar pembesarnya sedang mengadakan pertemuan.
"Terimakasih semuanya, berkat bantuan dan perjuangan kalianlah maka tujuan kita sekarang tercapai, adapun selanjutnya tentang keberlangsungan negeri Nirwana ini,tidak boleh kita tinggalkan dalam keadaan kacau, aku berniat mengangkat ibunda Ratu sebagai pimpinan tertinggi negeri ini,yang nantinya akan dibantu oleh Guru seng Kai mo dan beberapa pembesar dari Fangkea, dan keamanan negri ini kuserahkan kepada ayahanda Shao syaoran, kakak sepasang pendekar kembar dan Zhuang Hao cun yang kesemuanya aku menaikan pangkat mereka menjadi jendral yang mewakili ku di negeri ini,selanjutnya umumkan kepada seluruh negeri,bahwa mulai hari ini tidak ada lagi negeri tundukan, mereka bebas menentukan nasip mereka sendiri,dan mulai sekarang tidak ada lagi negeri nirwana,negeri ini ku namakan Fangkea sama seperti negeri kita karena Fangkea yang disini terhubung secara pemerintahan dengan Fangkea kita,demikian lah maklumat dari ku, umumkan keseluruh negeri!" kata Alex.
"Tuan ku,ini ada beberapa cincin ruang yang kami temukan dari jasad putra mahkota dan keluarganya yang berniat melarikan diri "kata jendral Lau me sambil menyerahkan beberapa puluh cincin ruang kepada Alex.
Alex menerima cincin ruang itu itu dari jendral Lau me,lantas menatap kearah sang Ratu, "ibunda Ratu,ini ada cincin ruang milik negeri ini,harap ibunda menerimanya"...
"Tidak nak,itu bukan milik negeri ini,tetapi rampasan dari negri tundukan, ambilah dan pergunakan untuk kebaikan,adapun kas negeri Fangkea baru ini masih ada di gudang bawah tanah,dan baru tadi malam ibu dan periksa masih lengkap, ibunda tidak perlu itu" kata sang Ratu sambil menyerahkan beberapa cincin ruang itu kembali kepada Alex.
Akhirnya Alex menerima dan menyimpan semua cincin ruang itu kedalam ruang penyimpanannya.
Ternyata Diruangan bawah tanah masih ada harta dari sang kaisar yang di simpan dalam beberapa cincin ruang,dan cincin ruang itu di masukan kedalam satu cincin ruang dan di letakan di lemari penyimpanan cincin ruang yang berisi ribuan cincin ruang.
Pada hari yang sudah ditentukan,diadakanlah penobatan Ratu Lim Cin Xia sebagai Ratu pengganti sang Kaisar Sam Qiau Liang.
Di ruang tengah istana sesaat setelah penobatan Ratu Lim Cin Xia sebagai pimpinan puncak negeri Fangkea baru, dan sang ratu sedang menyusun para pembantunya yang bertugas membantu menjalankan tugas kenegaraan,Alex sedang berbincang dengan para istrinya dan para pembantu serta pengawalnya.
Jendral Soa Ning, jendral Liong san dan jendral Ginantari sudah mulai sehat seperti sedia kala,itu tentu saja berkat pengobatan dari Dewi obat.
__ADS_1
"Guru,apakah benar kakak pertama mu adalah murid ku ?,kalau benar,permainan apakah yang sedang di mainkan sang Dewa takdir guru ?" tanya Dewi seribu wajah Siauw Hwe kepada Dewi suci.
"Ya akupun baru mengingatnya setelah Kaka ke dua belas mengembalikan ingatan kami semua,dahulu kala, saat sang kehendak suci menciptakan seorang Dewa pertama,dia juga menciptakan dua puluh satu permata terindah di seluruh semesta ini, sebagai kalung hiasan sang Dewa,dimana dua puluh satu permata itu adalah dua puluh permata sebagai rantainya,dan satu permata yang paling indah diantara semuanya sebagai liontin nya,dialah adik kedua puluh satu kami yang harus kami cari,agar bisa bersatu kembali dengan dewa utama dan kembali ke alam kedewaan tempat asal kami dahulu"kata Dewi Suci menerangkan.
"Lalu kenapa guru dan semua saudari guru bisa tersebar diseluruh semesta ini guru ?"tanya Dewi seribu wajah kepada guru nya.
Sang guru diam dan menoleh kepada sang kakaknya.
"Dahulu kala di alam kedewaan,sang dewa utama sendirian hidup di sana,dan kami masih berbentuk permata saat itu,sang Dewa utama kesepian dan meminta kepada sang kehendak suci agar menciptakan teman untuknya,tetapi sang kehendak suci tidak berkenan, dan dewa utama merajuk,ditariknya kalung dilehernya hingga putus dar berserak tersebar di seluruh semesta,dahulu dewa utama suka merajuk " kata Dewi Tara sambil melirik kearah sang suami yang pura pura tidak mendengarkannya.
"jadi bibi guru,kalian masih harus mencari delapan saudara kalian lagi ?"kembali Dewi seribu wajah bertanya kepada Dewi Tara.
Sebelum menjawab,sang Dewi termenung sesaat seperti mengingat sesuatu, "sebenarnya tidak juga,kami harus mencari delapan saudari kami lagi,itu benar,tetapi tidak cukup seperti itu saja sebenarnya"...
"Lalu apa lagi bibi guru?" tanya Dewi seribu wajah.
"Sebenarnya seingat ku,masih ada dua lagi yang harus dicari baru sempurna,yaitu dua kaitan kalung yang terbuat dari emas surgawi"kata Dewi Tara.
"Ya ya adik Tara benar, aku baru ingat dahulu kala di samping ku ada sebuah kaitan kalung terbuat dari emas surgawi dan di ukir dengan ukiran naga yang sangat indah"kata putri Giok Lin menyahuti omongan mereka.
"Jadi seharusnya sekarang sang Kaisar Fangkea menikahi guru agar untaian kalung permata itu tidak terputus ya guru ?"tanya Dewi seribu wajah kepada gurunya.
Sang Dewi suci menunduk malu,pipinya kini memerah, sambil mengangguk dia berkata , "iya seharusnya sih begitu!"...
"Kalau begitu kenapa tidak di lakukan sekarang saja guru,mumpung masih dalam suasana kegembiraan"usul Dewi seribu wajah kepada gurunya.
sang Dewi Suci tidak menjawab,cuma menatap kearah Alex dengan sudut matanya.
"Dia memang harus menikahi adik Suci bila berniat mengeluarkan kakak kakak yang tersedot kedalam tubuhnya dulu,agar untaian kalung permata itu tidak putus,waktu kita tinggal sepuluh purnama lagi,mana tiga elemen dasar alam yang tersisa belum juga di ketemukan" kata putri Guan Hong mengingatkan semuanya.
Alex seperti disengat lebah,baru tersadar bahwa waktu terus jangankan mengumpulkan tiga elemen dasar penciptaan, untaian permata illahi itu saja masih sepuluh yang harus dicari lagi.
Waktu tidak dapat di sia siakan dan harus dipergunakan sebaik mungkin.
...****************...
__ADS_1