Mr Matrix

Mr Matrix
Dewa Nuwang.


__ADS_3

Dewa Nuwang menatap kearah Alex dengan perasaan benci yang meluap luap,entah karena apa,sejak dahulu kala, kebenciannya terhadap sang Dewa ini tidak pernah ada habis nya,meskipun sang Dewa tidak membalasnya, justru hal itulah yang memicu tindakan Dewa Nuwang menjadi semakin tidak terkendali lagi.


Berbagai upaya dilakukan untuk menyingkirkan sang Dewa dari singgasananya,dan akhirnya upaya nya berhasil lewat Dewi Maya sehingga Dewi Xihe marah dan ujung ujung nya Hancurnya Dewa utama.


"Kau memang manusia hina,sampah tidak berguna, sampai kapan pun aku tetap membenci mu wahai budak semesta!"teriak dewa Nuwang marah.


Alex menatap kearah dewa Nuwang dengan tatapan yang sukar di artikan.


"Seorang Dewa adalah pengayom dan penjaga serta pemelihara yang lemah,tidak seharusnya seorang Dewa berwatak keji,hasut,dan dengki Nuwang!"kata Alex tenang.


"Ha ha ha ha,kau cuma mahluk lemah,manusia tidak berguna,kalau aku bersifat sesuka hati ku,memangnya kau bisa apa heh,bisa apa?"tantang Dewa Nuwang angkuh.


"Memangnya kau mau aku melakukan apa?"Alex balas bertanya.


"Ha ha ha ha,dahulu kau Dewa paling berkuasa, dan itulah yang membuat aku marah, seharusnya akulah yang memimpin para Dewa,bukannya kau, sekarang kau tidak bedanya dengan sampah, kau bertanya aku ingin apa?,baiklah,jadikan aku manusia lemah yang hina bila kau memang masih berkuasa,tetapi itu cuma harapan mu saja kan ?,iya kan?, iya kan ?" kata kata dewa Nuwang menggema penuh kemenangan.


Alex dengan tenang maju selangkah dan berkata, "bila itu mau mu, baiklah, selama ini aku menghargai Dewi Nuwa, karena dialah pencipta semesta ini,tetapi sekarang kau sendiri yang meminta minta nya, ku harap kau tidak menyesali permintaan mu,karena aku cuma mengabulkan satu permintaan mu saja selamanya"kata Alex sambil bersedekap.


Tiba tiba tubuh Alex memancarkan cahaya putih menyilaukan mata,dan dari belakang tubuh nya muncul seratus sayap berwarna warni sangat indah,dari pundaknya muncul masing masing dua tangan di kanan dan kirinya,sedangkan di kepalanya bertengger sebuah mahkota kebesaran yang sangat luar biasa indah nya.


Melihat itu, Dewi Azure, Dewi Azume, Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian segera bersimpuh sujud.


Selama ratusan ribu tahun berlalu,baru sekarang mereka melihat kembali wujud sang Dewa utama yang mereka rindukan selama ini,sungguh satu kebahagiaan tiada taranya, menatap wajah sang Dewa,mereka merasa suatu kenikmatan tiada taranya.


Sementara itu Dewa Nuwang melihat itu menjadi sangat terperanjat sekali,tidak dia sangka meskipun terlahir sebagai anak manusia,tetapi sang Dewa masih memiliki kesaktian yang tiada taranya.


Dengan mengumpulkan segenap kekuatannya, Dewa Nuwang mencoba untuk pergi dari tempat itu.


Tetapi tubuh nya terasa terpaku ditempatnya, tanpa bisa menggerakkan sebuah jari pun juga.


"Demi sang kehendak suci yang kekuatannya tidak terbatas,demi kemurnian para Dewa Dewi,dan atas nama sang kehendak suci,serta kuasa illahi,maka aku mencabut pangkat dan martabat kedewaan atas nama Nuwang,dan atas kehendak nya sendiri,ku kabulkan bahwa Nuwang akan menjadi seorang manusia yang hina dina,serta dijauhi dan di benci manusia lainnya,dan kelak bila dia mati,tidak ada reinkarnasi baginya" suara Alex menggema di keheningan.


Dan dari telapak tangan Alex muncul Selarik sinar putih melesat ke tubuh Dewa Nuwang,dan menyedot seluruh cahaya kedewaan dari Dewa Nuwang ini hingga habis.


Setelah semua cahaya kedewaan dari tubuh Dewa Nuwang habis, tubuh pemuda tampan itupun terjatuh ketanah tanpa daya dengan pisik menjadi seorang tua berumur tujuh puluhan tahun.


Lemah lunglai tubuh Nuwang menerima hasil dari permintaannya sendiri,tangis dan air mata penyesalan sudah tidak ada gunanya lagi.

__ADS_1


Sangat banyak teman temannya yang menasehatinya agar menghentikan ambisinya untuk menggantikan Dewa utama,tetapi dia tetap bersikeras pada kemauannya,dan sekarang dia terperosok oleh ucapannya sendiri.


Dewa utama tidak meladeni Dewa Nuwang bukan karena takut dengan siapapun juga,lebih karena janji nya kepada Dewi Nuwa dahulu yang tidak akan mencelakai dan melawan Dewa Nuwang,kecuali Dewa Nuwang sendiri yang minta celaka.


"Ibu Nuwa,lihatlah anak mu ini,energi kedewaan ku telah dicabut, tolonglah aku ibu Nuwa"ratap Nuwang memanggil Dewi Nuwa,meminta pertolongan,cuma itulah jalan satu satunya lagi.


Perlahan lahan di hadapannya,sesosok tubuh wanita bertubuh tinggi langsing berjubah putih muncul begitu saja.


Mata Nuwang berbinar-binar melihat kehadiran Dewi Nuwa itu.


"Ibu,lihatlah aku kini bu,kini aku bukan lagi Dewa,seluruh energi kedewaan ku sudah dicabutnya bu,tolong suruh dia mengembalikan kepada ku lagi bu,tolonglah bu!",ratap Nuwang kepada Dewi Nuwa.


"Nuwang,kau ku ciptakan dari tanah liat,kau bukan anak ku,tetapi demi membela mu,aku sudah mengakali Dewa utama agar mau bersumpah tidak akan mencelakai diri mu sampai kapan pun kecuali atas permintaan mu sendiri, karena tidak sedikitpun terlintas di benak ku saat itu ada seseorang yang begitu bodohnya hingga meminta untuk di celakai,ternyata orang seperti itu benar benar ada,mulai sekarang kau tidak boleh lagi memanggil ku ibu,kau bukan anakku,bila itu kau lakukan,maka langit akan menghukum mu, berjalanlah dengan takdir mu,dan jangan pakai nama Nuwang lagi, karena nama itu terkait dengan ku,ingat itu manusia celaka!"kata Dewi Nuwa lalu lenyap dari pandangan mereka.


Alex yang sudah kembali seperti semula,segera berbalik dan masuk kedalam istana Dewi Azure.


Sedangkan Dewi Amarila dan adik adiknya nampak masih sangat takjub melihat perubahan tubuh sang suami mereka tadi.


Adapun Pertapa sakti, Kakek Su Lung, Yun Yun masih dalam keadaan percaya tidak percaya dengan apa yang mereka lihat tadi.


"Benar tuan,sebaiknya seperti itu"Dewa Lonceng Kematian juga mendukung usul dari Dewa Samudra itu.


"Dan pendapat kalian bagai mana Dewi?"tanya Alex kepada para istrinya.


"Kakak,tujuan awal kita adalah mencari adik ke duapuluh satu,jadi saat kita sudah menemukannya,untuk apa lagi kita menundanya!"kata Dewi Amarila selaku mewakili semua saudari saudari nya.


"Kalau begitu baiklah,kau pertapa sakti dan Biksu mata hati,atur Sega sesuatu nya,sesegera mungkin aku akan menikahi Dewi Azume,oh iya,bagai mana pendapat mu Dewi Azume?"tanya Alex.


Sang Dewi Azume menundukkan kepala nya sambil melirik kearah Dewi Azure, "hamba terserah kepada ibu saja tuan ku!"jawab Dewi Azume.


"Tuan ku,semua ini sebagai hadiah dari ketabahan tuan ku menjalan kan takdir dari kehendak suci,yang semula berkuasa penuh hingga menjadi manusia biasa yang merayap dari dasar untuk bangkit menjadi Dewa utama kembali,maka selayaknya hal ini secepatnya kita laksanakan!"kata Dewi Azure memberikan pendapatnya.


Hari itu terjadi kesibukan kecil di dalam istana Dewi Azure sang Dewi Naga.


Pernikahan antara Alex dan Dewi Azume yang dipimpin oleh Biksu mata hati berjalan dengan khidmat nya.


Pesta sederhana diadakan oleh Dewi Azure yang nampak bahagia melihat sang putri bersanding dengan pemuda yang menjadi dambaan semua Dewi Dewi di Kahyangan itu.

__ADS_1


Selesai pesta pernikahan sederhana itu,mereka masih harus bertahan beberapa hari di istana Dewi Naga ini.


Namun baru satu hari setelah pesta perkawinan itu,mereka di kejutkan dengan kedatangan rombongan dari Kaisar Naga laut timur ke istana Dewi Naga.


Maksud kedatangan mereka adalah meminta mustika Dewi Naga yang ada pada Dewi Azure.


Dewi Azure menatap sepuluh orang pengawal, Kaisar dewa Naga laut timur dan seorang pangeran Naga laut timur itu satu per satu, "mustika Dewi Naga itu kini sudah tidak berada di tangan ku lagi Kaisar Naga laut timur,tetapi sudah berpindah pada orang lain!"kata Dewi Azure berusaha menerangkan.


"Kau tidak usah berdalih macam macam Dewi Azure,atau istana mu ini akan kami hancurkan!" kata kaisar Naga laut timur dengan gusar karena merasa dibohongi oleh Dewi Azure.


Alex dan semua istrinya masih berusaha diam tanpa berkata kata apa pun juga.


"Apakah kau lihat aku sedang berdalih ?,atau kau kira aku takut kepada mu kaisar Naga laut timur?, kau lihat pemuda itu dan gadis cantik di sebelahnya itu,gadis itulah mustika Dewi Naga yang kalian perebutkan selama ini,dan pemuda itulah sang pemiliknya, suaminya,jadi mustika itu sudah tidak ada pada ku,tetapi ada pada pemuda itu"kata Dewi Azure.


"Jadi maksud mu mustika maha langka itu sudah menjelma menjadi manusia ?,kalau begitu hai anak muda serahkan gadis itu kepada ku dan nyawa mu akan ku ampuni,tetapi bila kau bersikeras mempertahankan gadis itu,maka nyawa busuk mu akan ku cabut sekarang juga"kata kaisar Naga dengan sombong nya.


"Tuan biarlah saya yang akan memberi pelajaran kepada Naga tak beradab ini tuan,tuan duduk saja"kata Dewa Samudra bangkit berdiri menatap kearah sang Kaisar Naga laut timur.


"Apakah kau maju membela pemuda itu, atau kau memang begundal begundal dari pemuda itu?"tanya Kaisar Naga laut timur.


"Terserah kau menilai aku apa Naga laut timur,tetapi yang pasti selagi aku masih ada, tidak akan aku biarkan siapapun menghina junjungan ku!"kata Dewa Samudra tegas.


Ketegasan Dewa Samudra itu justru di tertawai oleh sang Kaisar naga laut timur.


Kaisar Naga laut timur menoleh kearah sepuluh orang naga pengawalnya dan berkata, "kalian bunuh laki laki itu secepatnya"...


Sepuluh orang pengawal kaisar Naga laut timur itu maju mengelilingi Dewa Samudra.


Namun sesosok tubuh berkelebat memasuki karena pertarungan itu, "hei Bai An,jangan pesta sendiri,aku ikut Bai An"teriak Dewa Lonceng Kematian sambil bergemerincing suara lonceng nya.


Tentu saja Yun Yun tidak akan tinggal diam melihat ayahnya di keroyok oleh para Naga.


"Ayah,aku ikut berpesta ayah!"seru dara itu sambil melompat ke dalam arena laga.


Pertapa sakti dan kakek Su Lung melompat masuk karena berbarengan, "sialan kalian mau berpesta sendiri sendiri ya,ngajak ngajak dong!!"seru pertapa sakti.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2