
Alex menggigit jari manis sebelah kanannya,dan meneteskan darahnya di antara kedua mata sang putri Liu Guan Hong.
Perlahan lahan darah itu seperti merembes kemana mana ,padahal cuma beberapa tetes saja.
Darah itu terus merembes keseluruh tubuh sang putri Guan Hong,sehingga tubuhnya yang tadi putih pucat,perlahan berubah menjadi putih kemerahan,dan tubuhnya yang tadi kaku,secara perlahan mulai melemah, serta denyut nadinya yang tadi sudah tidak terasa lagi,kini mulai berdetak normal.
Alex memandang kearah tubuh cantik jelita dihadapannya itu,bapak seperti rumah kosong tidak berpenghuni.
Alex menarik nafasnya dalam-dalam,lalu berkata, "tuan pertapa sakti,jiwa nya sudah di bawa oleh pendeta palsu itu dan dipenjarakan di suatu tempat.dan di jaga mahluk api"kata Alex kepada pertapa sakti itu.
Mendengar pernyataan Alex ,muram durja di wajah sang Ratu runtuh menjadi tangisan merundu, begitu juga dengan sang Raja,air matanya jatuh berderai, kepercayaan nya yang terlalu kuat kepada hasutan orang lain hingga mengabaikan perasaan keluarga dan kerabatnya sendiri, membuat semuanya merasakan bencana, terutama putri tersayang nya ini.
"Tuan pertapa,tuan Dewa,tolonglah putri ku,aku akan meluluskan semua permintaan kalian meskipun aku harus jadi budak kalian selamanya,aku ikhlas asalkan aku masih bisa melihat senyum riang putri ku,dan canda nakal nya semua akan ku turuti" kata sang Raja memohon kepada sang pertapa dan Alex .
"Maap tuan ku,jangan kau panggil aku Dewa, nama ku Alex,atau Alexander agung,panggil Alex saja,aku akan berusaha mencari keberadaan jiwa anak mu, dimana disembunyikan oleh iblis Asura itu"kata Alex .
"Ya tuanku,tenang lah,sang Agung pasti akan dapat mengembalikan jiwa putri mu itu,ketahuilah tuanku,semenjak kecil dia ku didik dengan berbagai ilmu dan kepandaian,aku sangat menyayangi putri mu, seperti aku menyayangi putri ku sendiri "kata pertapa sakti itu.
Alex duduk bersila di lantai dekat dinding sambil memusatkan pikiran serta kesaktiannya kepada putri Liu Guan Hong yang sedang terbaring tidak berdaya.
Tiba tiba tubuh Alex bercahaya putih,semula redup,tetapi lama kelamaan menjadi semakin terang dan semakin terang,hingga mata tidak lagi bisa memandang nya.
Kemudian cahaya itu masuk kedalam kedalam kepala putri Guan Hong lewat antara kedua matanya.
Disebuah goa di Dunia kegelapan,seorang gadis cantik jelita luar biasa sedang di kurung disebuah ruangan goa,sementara di depan goa,nampak empat sosok mahluk jin tinggi besar bersisik dan berjambul serta membawa senjata berupa obor yang luar biasa panas.
Entah sudah berapa kali mahluk ini bermaksut menggagahi jiwa putri cantik ini,tetapi disaat dia mendekati sang putri, sebuah cahaya putih keluar dan melemparkan tubuh mahluk mahluk itu.
Mahluk yang terkena cahaya itu langsung mengerang kesakitan dengan sekujur tubuh melepuh seperti terkena api.
Hal itulah yang membuat keempat mahluk itu menjadi jera untuk mendekati sang putri cantik jelita itu.
Ketika mahluk jin api itu sedang beristirahat di depan goa,tiba tiba dari celah kedua mata sang putri, keluar seberkas cahaya putih terang,yang lama kelamaan membentuk seorang pemuda sangat cantik jelita berdiri di depan nya.
"Si,,si,apa kau,kenapa bisa muncul da,dari kening ku ?"tanya putri Guan Hong.
"Nama ku Alex ,aku datang ingin menyelamatkan kamu, apa kah kau yang bernama putri Guan Hong?"tanya Alex .
Gadis itu menganggukkan kepalanya gugup, "i,,iya,iya,nama ku Guan Hong,bagai manakah caranya agar kita bisa keluar dari sini?"tanya sang putri kepada Alex.
"Aku akan membawa mu keluar dari sini,tetapi kau harus memeluk tubuh ku agar aku bisa leluasa bergerak"kata Alex .
"Modus itu putri,itu cuma modus nya aja"terdengar suara seorang wanita entah dari mana.
"Si,,siapa itu?"tanya putri Guan Hong kebingungan,karena telinganya jelas mendengar suara seorang wanita tadi berbicara.
__ADS_1
Semuanya diam sunyi sepi,tidak ada siapapun juga.
"Apakah kita pergi sekarang putri?"kini yang terdengar suara sang pemuda itu saja.
Dengan rasa malu malu tetapi senang,sang putri segera memeluk tubuh sang pemuda cantik itu.
Itu untuk pertama kalinya dia memeluk ataupun dipeluk oleh seorang pemuda.
Ada seperti desiran aneh tetapi sangat menyenangkan di sekujur tubuh nya.
"Sekarang pejamkan lah mata mu !"perintah Alex .
Dengan kepasrahan yang tulus,putri Guan Hong memejamkan matanya.
Tiba tiba putri Guan Hong merasa seolah olah kakinya tidak menjejak lantai goa lagi, tetapi mengambang diudara dan melesat entah kemana.
Dibelakang mereka terdengar suara mahluk itu yang terbang mendekati mereka dengan membawa obor seorang sebuah.
"putri,tetaplah pejamkan matamu,dan jangan di buka hingga kau mendengar suara orang yang paling kau kenal memanggil mu,barulah kau membuka mata mu, aku akan menghadapi mahluk berbahaya itu, tetaplah hidup,walau apapun yang terjadi dengan ku nanti, oke?"perintah Alex kepada putri Guan Hong.
Tetapi putri Guan Hong tidak juga melepaskan pelukannya dari Alex,dia merasa tidak rela bila harus berpisah,karena baru saja mereka bertemu.
Alex mencium kening putri Guan Hong, "tetaplah hidup untuk ku, dan turuti perintah ku, atau kita berdua tidak akan selamat putri"kata Alex sambil terus terbang melayang diatas Dunia kegelapan.
sedangkan dibelakang mereka empat buah obor sudah semakin mendekat.
"Maapkan aku putri" .
Selesai minta maap,Alex merenggut tangan sang putri dengan kuat,lalu sekuat tenaga dilemparkannya tubuh sang putri menuju sebuah titik cahaya dikejauhan.
"Tetaplah pejamkan mata mu putri,dan tetaplah hidup untuk ku, turuti lah kata kata ku kali ini putri!!"...
"Kakak !,tidak kakak,aku tidak mau bebas tanpa mu,kakak!!,,kakak!!"jeritan putri Guan Hong masih terdengar ditelinga Alex ,meskipun sang putri itu sudah jauh dari tubuh nya.
Di istana atas awan di kerajaan langit,dikamar putri Guan Hong.
Saat itu Raja, Ratu,putra mahkota, dan pertapa sakti sedang menanti Alex yang sedang mencari putri Guan Hong dengan harap harap cemas.
Ditengah keheningan suasana saat itu,tiba tiba;
"TIDAAK kakak!,jangan lepaskan aku,aku tidak mau,kakak!,kakak!kakaaaak!"jeritan menggema di keheningan dari mulut putri Guan Hong.
Sang Ratu terlonjak keterkejutan,mendengar teriakan dari mulut putri Guan Hong.
Segera Ratu memeluk tubuh putri Guan Hong sambil memanggil namanya, "putri ku,putri ku,bangunlah sayang, bangunlah,kau sudah kembali sayang,kami semua merindukan kamu,Guan Hong,,Guan Hong putri ku"panggil sang ratu ditelinga sang putri.
__ADS_1
Nampak dari sudut mata sang putri,bulir air mata menetes membasahi pipinya.
Pelan pelan dibukanya matanya,dan yang pertama dilihatnya adalah sang ibunda nya yang berurai air mata menatap kearah nya.
"Ibu,huu huu huu"ah ternyata dia cuma mimpi saja,mimpi indah yang paling mengecewakan dirinya.
Dia bangkit,dipeluknya tubuh sang bunda sambil terisak menangis sedih.
Tanpa sengaja,matanya melihat kearah tubuh Alex yang sedang duduk bersila di dekat dinding kamar dengan kedua tangan ditangkupkan dan diletakan diatas pangkuannya.
Nampak napas nya sudah tidak teratur lagi,dan tubuhnya bergetar menggigil seperti sedang kedinginan.
Perlahan kata kata terakhir Alex tadi terngiang ngiang ditelinga nya, "tetaplah pejamkan matamu putri, dan tetaplah hidup untuk ku, turuti lah kata kata ku kali ini putri !!"...
"Tetaplah pejamkan mata mu putri, dan tetaplah hidup untuk ku, turuti lah kata kata ku kali ini putri !!"...
Dengan sisa sisa tenaga yang ada padanya,sang putri bangkit berdiri di papah oleh sang ibunda nya, berjalan menghampiri Alex sambil berurai air mata nya.
"Tidak kakak,kakak harus hidup,aku juga akan menyusul mu bila kau mati kakak, kakak!, bangkitlah kakak, bangkitlah kakak !, kakaaaak!" teriak putri Guan Hong sambil meluk tubuh Alex, air matanya berlinangan membasahi pipi putih bak air susu itu.
Di dunia kegelapan,tubuh Alex kian melemah kini,karena energinya banyak terkuras sudah, ditambah harus melemparkan putri Guan Hong keluar dari dunia kegelapan tempat segala jin dan demit ini berada.
Jin api adalah jin terkuat dari bangsa mahluk jin ini,memang luar biasa, senjata obornya saja bisa membikin hancur tubuh manusia.
Beberapa kali serangan obor itu bersarang ditubuhnya,untunglah dirinya memang manusia pilihan,sehingga tidak Sampai menghancurkan jiwanya,tetapi serangan itu,setiap kali mengenai tubuh nya,sebagian energinya hilang terkuras karena harus melawan daya hancur dari api obor itu.
Disaat saat terakhir itu,terdengar suara teriakan seorang wanita, "tidak kakak,kakak harus hidup,aku akan menyusul mu bila kau mati kakak, kakak!,bangkitlah kakak, bangkitlah kakak!, kakaaaak !"...
Tiba tiba dari dalam tubuh nya bangkit satu energi kuat, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh.
Ya tujuh energi sangat kuat bangkit, menggetarkan dantian dewa nya,hingga energi terpendam selama inipun bangkit.
Cahaya pelangi warna warni bercampur cahaya putih dari tubuh nya sediri,ditambah energi aneh yang datang dari tubuh putri Guan Hong sewaktu sang putri memeluk tubuh Alex kini bangkit semuanya menjadi satu.
Cahaya yang memancar keluar dari dalam tubuh Alex melebar kemana mana di dunia kegelapan itu.
Kini alam yang semula gelap remang remang,menjadi terang benderang laksana matahari diletakan di dekat situ.
Seluruh apapun yang terkena bias cahaya itu langsung hancur sirna menjadi butiran debu.
Begitu pula ke empat mahluk jin api itu tubuhnya hancur menjadi abu terkena bias cahaya warna warni yang memancar dari dalam tubuh Alex itu.
Bahkan bukan cuma itu,seluruh tumbuhan dan hewan yang berada disekitar situ,semuanya terkena imbasnya,hingga tempat itu seluas mata memandang,sudah menjadi Padang pasir tandus tanpa tumbuhan dan hewan apapun juga.
Begitu selesai semuanya,jiwa Alex melesat kearah titik cahaya yang nampak dikejauhan itu.
__ADS_1
...****************...