
Nun jauh sekali dari Benua Yumaria tempat Negeri Naurania yang sudah memiliki Kaisar baru yaitu Kaisar Arlion yang naik tahta di usia dua puluh dua tahun karena menggantikan ayahanda nya yang gugur dalam pertempuran melawan prajurit rambut api demi membela Negeri dan harga diri bangsanya.
Di sebuah benua lain,di seberang sebuah samudra yang memisahkannya,yaitu benua Somangkia, sebuah keKaisaran besar berdiri.
Semua manusia di benua ini mempunyai kulit yang sangat putih,mata yang berwarna hijau kekuningan dan rambut yang berwarna merah, sehingga orang orang benua lain menamakan mereka sebagai bangsa rambut api.
Yang sangat unik,hampir seluruh benua ini dikuasai oleh satu negara saja,yaitu Negara Usafia yang berkota raja di kota Faranos.
Adapun Kaisar Negara ini bernama Dragnos yang memiliki seorang putra bernama pangeran Xaferius yang berusia dua puluh empat tahun dan seorang putri cantik jelita bernama putri Kayla yang berusia dua puluh tahun.
Pangeran Xaferius adalah seorang pangeran kesayangan Kaisar, sehingga apapun kemauannya selalu dikabulkan,sehingga karenanya,pangeran ini tidak bisa mandiri alias lemah namun sombong dan angkuh.
Berbeda dengan sang kakaknya,putri Kayla justru dari kecil selalu diacuhkan ayahanda nya, sehingga hidupnya terbiasa mandiri sejak kecil.
Putri cantik jelita dengan rambut merah kekuningan ini sedari kecil belajar ilmu bela diri dan kultipasi dari seorang wanita sakti bernama Klia Santa yang seumur hidupnya terus bertualang ke seantero benua.
Putri Kayla ini sangat menyenangi alam bebas dan petualangan seperti gurunya.
Klia Santa ini adalah seorang murid dari sang penjaga makam suci di pulau keramat,sebuah pulau kecil di sebelah timur benua Somangkia tidak terlalu jauh dari kota raja Faranos.
Konon dari hasil petualangannya serta berkultipasi di pulau keramat dekat dengan makam suci itulah dia bisa menerobos hingga ke tingkat Dewa langit tingkat empat.
Dengan pencapaiannya itulah,maka pada masa itu tidak ada lagi manusia yang mampu menandinginya khususnya di Negeri Usafia,meskipun itu gurunya sendiri.
Karena tidak pernah terkalahkan itulah maka putri ini menjadi jumawa dan tinggi hati dalam masalah kesaktian.
Dia merasa dirinyalah yang tertinggi dari semuanya dan dirinya pulalah yang terhebat dari yang lain.
Lama kelamaan timbullah rasa senang di puji,senang di perhatikan, senang di diistimewakan,dan timbullah perasaan tidak senang pada ayahandanya dan kakaknya yang selalu diistimewakan oleh ayahandanya ketimbang dirinya,padahal sang kakak jauh lebih lemah ketimbang dirinya,namun apapun prestasi putri Kayla,tidak pernah sekalipun mendapat tanggapan positif dari sang ayahandanya, berbeda dengan sang pangeran,meski prestasinya pas Pasan, selalu mendapat pujian dan sanjungan dari ayahandanya.
Tetapi satu hal yang teristimewa ialah,rasa kesetiaannya kepada keluarganya.
Pagi itu sang Kaisar mengumpulkan semua bawahannya di ruang utama istana Kaisar.
Nampak sekali muka Kaisar yang merah padam karena kemarahan yang besar.
Sore kemarin sang Kaisar menerima seekor merpati pengantar surat dari benua seberang yang mengatakan bahwa beberapa kota di benua seberang sudah berhasil direbut orang,dan sudah seribuan prajurit mereka yang binasa,serta beberapa belas kapal hancur.
Semua yang hadir menjadi diam membisu, tidak ada yang berani mengeluarkan suara apapun.
Pasukan mereka terkenal ketangguhannya di mana mana,dengan jendral yang banyak dan berilmu tinggi tinggi,serta armada kapal dengan meriam apinya yang sangat mematikan itu,hampir tidak ada tandingannya di seantero benua manapun.
Tetapi sekarang bisa dengan mudah di pecundangi orang lain.
"Yang mulia Kaisar,kita jangan terburu buru mengirimkan pasukan kita,sebaiknya kita kirim teliksandi utama yang sangat tangguh untuk melihat,siapa musuh yang kita hadapi ini"usul dari Panglima Jendral Mugenom kepada Kaisar.
"Benar yang mulia Kaisar,bila kita gegabah mengirimkan pasukan kita tanpa tahu seperti apa musuh yang kita hadapi,bisa bisa kita justru membunuh prajurit kita sendiri"kata jendral Yubandana membenarkan pendapat dari Panglima Jendral Mugenom.
"Lantas siapa yang pantas pergi keseberang demi mengemban tugas berat ini?"tanya sang Kaisar lagi.
__ADS_1
Para jendral yang hadir saling berpandangan lalu mengangkat bahunya tanda tidak tahu.
Tiba tiba putri Kayla yang ikut hadir menyela pembicaraan mereka, "kenapa tidak yang mulia kakak pangeran Xaferius saja yang kesana, beliaukan hebat"...
Kaisar menatap kearah putrinya itu,matanya melotot marah,seakan mau copot dari tempatnya, "kau menyuruh ku mengutus kakakmu kesana,apa kau suruh ayahanda mu ini mendirikan tiang gantungan untuk nya,kau memikirkan jalan keluar atau hanya mencari jalan untuk menyingkirkan kakak mu?"...
"Saya tidak bermaksud demikian dengan kakak pangeran,bukankah dia putra kesayangan ayahanda,putra kesayangan tanpa prestasi apapun kelak akan menghancurkan negeri ini saja ayahanda" kata putri Kayla sinis.
"Brak!!"
Tiba tiba meja di depan Kaisar hancur terkena pukulan tangan sang Kaisar, "kau memang sudah keterlaluan Kayla,kau berani memprotes semua kebijakan ku,kalau begitu kau saja yang pergi kebenua seberang,jangan pernah kembali tanpa membawa hasil, dengarkan itu,itulah perintah ku"...
Selesai berteriak,sang Kaisar bangkit berdiri lantas berlalu ke dalam ruangan pribadinya.
Para jendral penjilat bokong Kaisar itu serentak berteriak, "pilihan Kaisar memang sangat tepat,putri memang satu satunya orang yang mampu melaksanakan tugas itu".
Tetapi sebenarnya putri Kayla tahu bahwa ini cuma cara ayahandanya menyingkirkan dirinya dari istana,
Ketimpangan sikap ayahandanya memang sejak dahulu sudah disadari dan dirasakannya.
Perjalanan menyeberang lautan ini bukanlah perjalanan pendek,karena bisa memakan waktu berbulan bulan dijalan, belum lagi bila ada badai atau rintangan lainnya.
..............
Perjalanan ke kota Klauxia memerlukan waktu berbulan bulan melewati hutan gunung dan lembah.
Desa desa yang dilewati semakin mendekati kota Klauxia,semakin besar desanya tetapi semakin sedikit penghuni nya, karena banyak yang sudah mengungsi kedaerah lain.
Kota Klauxia merupakan kota terbesar kedua sesudah kota raja Balagona.
Kota ini dibawah pengawasan jendral Armadixon yang membawahi dua komandan pasukan.
Komandan pasukan yang pertama adalah Sxarios yang membawahi dua ribu prajurit atau sepuluh komandan pasukan,yang setiap pasukannya mempunyai duaratus prajurit.
Siang menjelang sore hari,Alex dan ketiga istrinya memasuki gerbang kota Klauxia.
Selama masa pendudukan bangsa rambut api ini,penduduk yang masuk ke kota Klauxia tidak seramai biasanya,jadi tidak perlu mengantri lama.
Dengan kehebatannya merubah wajah,putri Giok Lin merubah wajah mereka berempat menjadi tiga nenek tua dan seorang kakek kakek tua,sehingga tanpa hambatan mereka bisa masuk kota Klauxia dengan bebas.
Namun sepanjang perjalanan,justru putri Annchi lah yang terus protes kepada kakaknya.
"Hei kakak,kenapa kakak jadi jahat sama adik sendiri,aku yang paling muda,paling cantik,paling imut diantara kita bertiga, kenapa sekarang kakak rubah menjadi nenek paling tua yang sudah hampir mati kak,kau tahu dengan berjalan agak membungkuk seperti ini,punggungku jadi benar benar sakit kak,aku takut kalau nanti punggung ku tidak bisa kembali lurus seperti semula,kak Alex bakalan meninggalkan aku kak"begitulah protesnya dengan kecerewetan khas putri termuda di keluarganya itu.
Putri Kwan si menutup mulutnya tertawa cekikikan.
Putri Annchi memanyunkan bibirnya mendengar putri Kwan si tertawa, "kakak si, kakak tega menertawakan penderitaan adiknya, padahal punggungku sudah penat seperti ini terus"...
"Sudahlah adik,meski rupa mu seperti nenek nenek tua,aku yakin kakak Alex masih doyan kok sama kamu,coba aja kau tanyakan sendiri"kata putri Giok Lin menenangkan adiknya yang memang paling cerewet itu.
__ADS_1
"Sudahlah putri,meski kau berubah beneran menjadi nenek nenek tua, aku tetap menyayangi mu kok"kata Alex menenangkan hati istri termuda nya itu.
Tetapi kata kata Alex justru membuat sang putri bidadari itu menjadi panik,ia berusaha melepaskan topeng tipis di mukanya itu, "nggak,nggak,amit amit deh, Annchi tidak mau beneran jadi nenek nenek kak, Annchi belum siap,di keluarga Annchi tidak ada orang tua,,,kak Lin,lepas ya"rengeknya.
Akhirnya disuatu tempat yang sepi,mereka melepaskan topeng tipis di muka mereka.
Prajurit kota Klauxia ini terbagi menjadi dua wilayah dan empat divisi.
Wilayah barat dipimpin oleh komandan Sxarios yang membawahi sepuluh divisi,setiap divisinya beranggotakan dua ratus prajurit, yaitu lima divisi barat laut yang berkedudukan di barat laut kota,lima divisi barat daya yang berkedudukan di barat daya kota.
Wilayah timur di pimpin oleh komandan wilayah Kurisan yang juga membawahi sepuluh divisi dan setiap divisinya itu terdiri dari dua ratus orang prajurit,lima divisi timur laut,yang berkedudukan di timur laut kota,dan lima divisi tenggara yang berkedudukan di tenggara kota.
Alex tidak langsung menyerang prajurit rambut api yang berada di dalam kota,tetapi menunggu reaksi sang jendral saat pasukan jendral Meranus tiba di gerbang kota.
Hari hari yang berlalu mereka isi dengan berjalan jalan melihat lihat kota sekaligus melihat tepat tempat prajurit bermarkas.
Jendral Armadixon berdiam di Utara kota Klauxia,di rumah bekas ketua kota yang melarikan diri.
Beberapa hari berikutnya terlihat kesibukan para prajurit di markas barat kota Klauxia.
Tiga divisi dari timur laut,serta dua divisi dari tenggara bersama komandan Kurisan bergerak keluar kota Klauxia.
Dari pembicaraan penduduk,Alex mengetahui bahwa pasukan jendral Meranus sudah sampai di desa terdekat dari kota Klauxia,makanya jendral Armadixon memberikan perintah pada komandan Kurisan agar membawa seribu pasukan untuk menghadang dan membasmi rombongan prajurit pimpinan jenderal Meranus itu.
Didalam kamar penginapan Alex sengaja masuk ke dunia dimensi miliknya untuk berunding dengan ketiga pengawalnya.
Kini Soa Ning sudah memimpin duaratus prajurit wanita yang sangat tangguh, sedangkan Liong san memimpin empat ratus prajurit laki laki.
Sementara itu limaratus prajurit senior masing masing dibagi lima pasukan,yang pertama pasukan pimpinan Gompala,yang kedua pimpinan Krixius,yang ketiga pimpinan Francois,yang keempat pimpinan Carmantius, dan yang kelima pimpinan Froginsan.
Alex mengatur siasat, pasukan Gompala kearah barat daya bertugas mengacaukan situasi dengan panah berpeledak dari jarak jauh,seolah olah ada serangan mendadak.
Pasukan Krixius kearah barat laut juga melakukan tugas yang sama,sedangkan pasukan Francois, Carmantius,Froginsan, dan pasukan Soa Ning menyerang markas pasukan di timur laut,sedangkan pasukan Lau me dan dirinya menyerang markas prajurit di tenggara kota.
"Ingat ya,begitu kalian bisa membersihkan markas musuh, bergeraklah bergabung dengan pasukan Krixius di barat laut,sementara kami akan bergerak ke arah barat daya kota"kata Alex.
Limaratus pasukan senior itu tidak saja dipersenjatai dengan panah berpeledak,tetapi juga senapan cahaya dari Matrix.
Kini karena beberapa misi yang sudah berhasil, Alex tidak lagi ketergantungan dengan Mister Jo dari Matrix,dia bisa mengeluarkan apapun dari Matrix sesuka hatinya,karena kini dia sudah menjadi Mister Matrix yang masih belum resmi,alias masih ada bagian bagian yang belum bisa dia akses dan dia lakukan,seperti perjalanan keseluruh semesta tanpa terikat hukum ruang dan waktu.
Mungkin nanti sejalan kian tingginya tingkat kultipasi dan ilmunya,hal itu bisa saja terjadi.
Alam Matrix adalah satu alam dimana tidak terikat dengan hukum ruang dan waktu,seperti sebuah game di dalam komputer.
********
Bagai manakah perang pembebasan kota Klauxia?,bisakah kota itu di bebaskan?,dan bagai mana nasip pasukan jendral Meranus?...
Jangan lupa kasih dukungan likenya ya,kasih jempolnya aja dikit,biar Author nya senang.
__ADS_1