
Beberapa hari kemudian, ketika saat yang sudah di tentukan tiba,terlihat keramaian di istana keKaisaran sangat meriah.
Pesta pernikahan yang sudah dinantikan oleh sang kaisar dan permaisurinya itu di gelar dengan besar besaran di istana,di hadiri oleh hampir semua penduduk negeri Yuo itu.
Putri Xiu Ying didandani dengan luar biasa cantiknya,sehingga tiap mata menatap enggan untuk berkedip.
Putri Xiu Ying sendiri di dampingi oleh para saudari saudarinya yang juga cantik cantik luar biasa itu.
Apa lagi ketika pengantin di dudukan diatas pelaminan didampingi oleh saudari saudarinya yang juga cantik jelita itu,sangat susah untuk menilai siapa diantara mereka yang paling cantik.
Namun kebahagiaan itu sedikit terusik ketika saat pengantin bersanding, dari atas langit terdengar suara bergemuruh.
Ketika orang orang menatap keatas langit, nampak seorang wanita cantik jelita sedang melayang turun ke arah pelaminan dengan menggandeng seorang gadis yang juga cantik jelita luar biasa.
Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian tercekat melihat siapa yang datang kali ini.
"Wah alamat ribut lagi sekarang ini,ingatkah jutaan tahun yang lalu, ketika kita masih di tanah para Dewa,dia meninggalkan sang Dewa kawin dengan orang lain?"tanya Dewa Samudra kepada Dewa Lonceng Kematian.
"Tentu saja aku ingat Bai An,bagai manapun karena itulah maka dua puluh satu permata illahi itu bertebaran di seluruh semesta, Dewa yang patah hati mengamuk sehingga tujuh musim alam menjadi gelap gulita gunung gunung mengeluarkan isi perutnya,lautan meluap,angin mengamuk,seluruh semesta seakan mau kiamat,sehingga sang kehendak suci membuat sang Dewa terlahir sebagai manusia dan menjalankan takdir yang sudah di gariskan nya" kata Dewa Lonceng Kematian.
Melihat kedatangan wanita cantik itu, Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian segera melompat kedepan wanita cantik itu.
"Hei ada angin apa yang membuat kau datang kesini Dewi Xihe,apakah di kerajaan mata hari mu sudah tidak panas lagi, sehingga kau datang ke sini?"tanya dewa Lonceng Kematian kepada wanita cantik itu.
"Aku datang karena ada keperluan dengan tuan kalian itu Bai An, Cen Lang,aku perlu bertemu dengannya"kata wanita cantik yang ternyata Dewi Xihe sang Dewi matahari itu.
"Aku heran dengan mu Xihe,tidak di kehidupan yang lalu,tidak di kehidupan sekarang,kau selalu mengganggu nya,sebenarnya ada masalah dendam apa yang menghantui hidup mu sehingga kau tidak rela melihat tuan ku hidup damai?"tanya dewa Samudra kepada Dewi Xihe itu.
"Aku tidak pernah dendam atau apapun kepada junjungan kalian itu,semua yang terjadi di masa lalu murni kesalahan ku,dan harus ku sesali seumur hidup ku,kau tahu aku cemburu dengan Dewi Maya yang begitu akrab dengan sang Dewa dan aku merasa sang Dewa mulai mengacuhkan aku,itulah kesalahan ku Bai An, Cen Lang,aku mengambil keputusan tanpa menyelidikinya terlebih dahulu,namun sekarang aku datang bukan karena hal itu,biarlah Dewa bahagia dengan jati dirinya yang sekarang serta kisah kami anggap saja tidak pernah terjadi,aku juga ingin melihat sang Dewa bahagia"kata Dewi Xihe pelan sambil menahan pedih di dasar hatinya.
__ADS_1
"Lantas apa mau mu datang saat tuan ku sedang menikahi permata ke sembilan belas nya ini Dewi?"tanya Dewa Samudra.
"Aku datang untuk nya!"kata Dewi Xihe sambil menunjuk gadis yang dia bawa.
"Hah datang untuk gadis ini?,siapa dia Xihe"tanya Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian berbarengan.
"Dia Chang mei hua putri ku!"kata Dewi Xihe mengejutkan kedua Dewa itu.
"Apa ?,putri mu ?,bagai mana bisa jadi ?"tanya Dewa Lonceng Kematian bingung.
"Iya,bukankan suami mu sudah lama tidak ada dan kedua belas putra mu juga sudah besar besar,apakah kau.... kau...ah bingung aku!"kata Dewa Samudra lagi.
"Apa kau berpikir aku melakukan hal nista itu Bai An,aku seorang Dewi, mana mungkin aku berbuat nista,ini terjadi tujuh belas musim yang lalu,ketika aku dalam perjalanan dan singgah di sebuah dunia bernama ujung Maya,aku tertidur diatas cabang sebuah pohon yang sangat luar biasa besarnya,namun tidak seberapa lama tertidur,aku terkejut karena ada sesuatu benda menghantam perut ku dengan keras sampai sampai aku hampir pingsan,dan semenjak itu aku ternyata hamil dan akhirnya melahirkan seorang putri cantik jelita yang ku beri nama Chang mei hua yang berarti bunga plum yang cantik,karena malu diketahui oleh para Dewa yang lain,putri ku itu ku sembunyikan di dunia dimensi milik ku,namun pada suatu hari aku sangat terkejut melihat sang Dewa berada di dalam Dunia pribadi milik ku,antara percaya dan tidak,akhirnya aku mengujinya dengan memotong lehernya,bila dia selamat berarti benar dia reinkarnasi dari Dewa ku,bila dia bukan Dewa ku,maka dia akan binasa, dan kau tahu,ketika pedang ku sudah menghantam lehernya, dia raib menjadi secercah cahaya putih kemilau,aku tidak marah dengan Dewa ku itu, bagai manapun kelakuannya,aku tidak sanggup marah,aku cuma ingin dia hidup bersama putri ku sebagai pengganti diri ku,juga sebagai permintaan maap yang tulus dari ku"kata Dewi Xihe.
Sementara itu di atas pelaminan Alex sedang bersanding dengan putri Xiu Ying saat datang Biksu mata hati kearah mereka berdua.
Dengan bersuara pelan, Biksu mata hati mengatakan kepada Alex dan putri Xiu Ying bahwa dia merasakan kehadiran permata ke dua puluh.
"Tuan dan nona muda silahkan ikuti saya sebentar,saya akan melacak arah keberadaan permata keduapuluh itu "kata Biksu mata hati sambil berjalan ke arah luar istana di ikuti oleh Alex dan putri Xiu Ying.
para istri Alex yang lain tentu saja bingung melihat Alex berjalan keluar istana mengikuti Biksu mata hati dari belakang.
Maka merekapun berinisiatif untuk mengikutinya pula.
Tepat di dekat Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian berada, Biksu mata hati berhenti sambil menunjuk ke satu arah, "dia di sana tuan ku,itulah permata illahi ke dua puluh,hamba yakin sekali dari energinya,dia memang permata ke dua puluh itu tuan ku"...
Alex pun terperanjat melihat kedua orang wanita yang sedang berbicara dengan Dewa Samudra dan Dewa Lonceng Kematian itu.
"Di dia adalah wanita yang telah memotong kepala ku di dalam mimpi ku dulu,dan yang berada di sampingnya itu adalah putrinya,mengapa dia kesini Dewa Samudra?"tanya Alex bingung.
__ADS_1
"Dia adalah Dewi Xihe tuan,Dewi yang gemar berubah ubah rupa,dia juga bernama Dewi Chang xi,dan juga Chang yi,dia minta tuan mempertanggung jawabkan karena telah menodai kesucian Dewi Chang Mei Hua sang Dewi bunga dengan memasuki dunia yang tidak seharusnya tuan masuki!"kata dewa Samudra mengatur kata kata.
Dia juga tidak ingin sang junjungan menjadi ingat siapa Dewi itu di masa lalu,agar luka sang junjungan tidak terkuak kembali.
"Tetapi bukankah kejadian itu cuma mimpi Dewa Samudra,bagai mana mimpi bisa menjadi kenyataan dan aku harus bertanggung jawab dengan mimpi ku sendiri ?"tanya Alex bingung karena baginya itu jelas sebuah mimpi belaka,tetapi bagi orang kenapa itu kenyataan.
"Hamba juga tidak mengerti rahasia sang kehendak suci tuan ku,yang pasti kenyataan ini harus kita hadapi,tidak mungkin sang kehendak suci mentakdirkan ini tanpa tujuan dan maksud" kata Dewa Samudra kepada junjungannya ini.
"Ya ya satu persatu aku mulai ingat Dewa Samudra,dahulu saat aku masih bocah di dunia ku yang dahulu,aku sering bermimpi melihat seorang gadis sangat cantik sedang duduk bersanding di pelaminan dan aku menangis serta mengamuk,hati ku sangat sedih Dewa Samudra,sehingga ketika tersadar dari mimpi itupun aku masih tetap menangis,apakah itu juga kenyataan dewa Samudra?"tanya Alex .
Wanita cantik itu kini terlihat pucat mendengar perkataan Alex ,di palingkannya mukanya ke arah lain,pura pura asik melihat keramaian orang,namun dari sudut matanya mengalir beberapa tetes air mata.
"Itu bagian dari masa lalu tuan ku,yang kita hadapi adalah masa sekarang tuan ku,ada apakah juga tuan ku kesini bersama para istri?" tanya Dewa Samudra mengalihkan pembicaraan.
Dia sangat tidak ingin sang junjungan mengingat masa lalu ya yang amat kelam itu, sekali ini bila hal itu terulang kembali,maka seluruh mahluk hidup di semesta ini akan musnah.
"Benar tuan ku,tuan ku adalah panutan kami,tinggal beberapa langkah lagi tuan ku berhasil memenuhi misi sang kehendak suci,mengapa tuan ku buru buru kesini?"Dewa Lonceng Kematian juga bertanya.
"Oh iya kalian berdua,tadi Biksu mata hati datang menghampiri kami dan memberitahukan bahwa permata kedua puluh itu ada disini,dan dia menunjuk gadis itu"kata Alex sambil menunjuk kearah seorang gadis yang berada di belakan Dewi Xihe.
"hah ?,apa itu benar Biksu Mata hati,apakah kau tidak salah ?tanya Dewa Samudra kepada Biksu Mata hati.
"Benar tuan Dewa Samudra,hamba tidak salah,hamba bisa merasakan dan membedakan satu persatu tiap permata illahi itu tuan,dan dia memang permata ke dua puluh itu tuan Dewa Samudra"kata Biksu Mata hati sambil menunjuk kearah Dewi Chang Mei Hua.
Akhirnya kepala Dewa Samudra mengangguk angguk mengerti, "oh aku baru mengerti sekarang Dewi Xihe,benda yang melesat menghantam perutmu tujuh belas musim yang lalu itu ada lah salah satu permata illahi milik tuan ku, dan atas kehendak sang kehendak suci,maka permata itu menjadi manusia di dalam rahim mu,mungkin dengan maksud agar kau gunakan sebagai penukar diri mu dulu Dewi Xihe!"kata Dewa Samudra.
"Kalau begitu adanya,aku sangat bahagia Bai An, aku ikhlas melepaskan putri kesayangan ku ini untuk mendampingi tuan mu,sekarang juga mumpung belum terlambat cepat nikahkan mereka dan biarlah pesta perkawinan ini juga menjadi pesta perkawinan putri ku"kata Dewi Xihe.
"Bagai mana Dewi bunga,apakah kau bersedia menjadi istri dari tuan ku,istri ke dua puluh. ?"tanya Dewa Samudra kepada Dewi Chang Mei Hua atau Dewi bunga.
__ADS_1
Dewi Chang Mei Hua atau Dewi bunga cuma bisa menganggukkan kepalanya, "apa bila ibunda telah memberikan restu,maka hamba akan menuruti nya!"jawab Dewi Chang Mei Hua.
...****************...