Mr Matrix

Mr Matrix
Perkawinan putri Giok Lin.


__ADS_3

Puncak awan adalah nama sebuah puncak gunung yang menjulang tinggi menembus awan.


Sehingga dari puncak gunung ini ketika pagi dan sore hari nya seolah sebuah pulau yang muncul di tengah hamparan awan yang memutih.


Tetapi apa bila hari sudah agak siang,dan awan pun menghilang, maka nampak lah pemandangan yang sangat cantik,hamparan sawah dan ladang penduduk sekitarnya,dan juga kota Raja Yuking terlihat megah dari kejauhan.


Di puncak inilah putri Giok Lin semenjak usia enam tahun,di gembleng oleh gurunya Dewi seribu wajah menjadi pendekar pilih tanding yang sakti.


Sebenarnya usia Dewi seribu wajah sudah hampir seratus tahun,akan tetapi wajahnya yang cantik jelita tetap saja seperti dahulu seakan tidak terpengaruh oleh musim dan tahun yang berganti.


Dewi seribu wajah namanya jarang ada yang mengetahuinya, kecuali teman teman dekatnya saja seperti Bidadari dari Utara yang mendiami puncak salju di Utara benua ini.


Sudah lama orang melupakan nama asli dari Dewi ini,sebenarnya namanya adalah Siauw Hwe,tetapi lebih dikenal dengan nama Dewi seribu wajah,karena ketrampilannya menyembunyikan wajah aslinya,sehingga bisa di hitung dengan jari pula orang yang pernah melihat wajah asli dari sang Dewi ini.


Pagi baru saja hampir beranjak siang,saat ringkik kuda terdengar di angkasa dari kejauhan.


Dari sebuah rumah yang tidak terlalu besar namun bersih dan rapi,muncul wajah seorang gadis cantik (walau sebenarnya usia nya sudah seratus tahun) keluar rumah dengan memandang kejauhan.


"Huh siapa lagi yang mampir ke tempat ku ini,sudah setahun ini tidak ada yang mampir disini"gumam gadis itu.


Terdengar kembali suara ringkik kuda di kejauhan, dan bersamaan dengan itu terlihatlah seekor kuda putih tinggi besar dengan dua sayapnya yang mengepak gagah,sementara di punggung nya duduk tiga orang anak muda yang salah satunya dia kenal.


"Huh rupanya anak nakal itu yang datang, tapi bersama siapa dia kesini, sepertinya seorang laki laki"gumam Dewi seribu wajah lagi.


Setelah kuda itu turun ketanah,Alex,putri Giok lin Dan putri Kwan si pun melompat dari punggung nya,selanjut nya kuda itupun menghilang kembali ke alam dimensi milik Alex.


"Guru,lama tidak mengunjungi guru, maapkan murid yang tidak berbakti ini guru"kata putri Giok lin sambil memeluk tubuh gurunya yang masih cantik itu.


"Hei anak nakal,setahun lebih tidak mengunjungi guru mu ini,sekali kesini malah membawa laki laki,memang nya kamu masih ingat dengan guru mu ini?" Dewi seribu wajah menjewer kuping muridnya itu.


Bersama sejak murid nya itu berumur enam tahun,membuat Dewi seribu wajah merasa seperti anaknya sendiri kepada putri Giok lin,kasih sayangnya tercurah penuh untuk sang murid,karena itulah dia memutuskan untuk tidak memiliki murid lagi,baginya satu Giok lin sebagai murid sekaligus anak angkat nya sudah cukup.


'Ampun guru, murid minta ampun,murid mengaku salah"Giok lin meringis memeluk gurunya.


"Katakan pada guru, kamu bersama siapa he?"tanya Dewi seribu wajah.


"Ini perkenalkan Alex calon suami ku,dan ini Kwan si adik ku,sekaligus calon madu ku guru" jawab putri Giok lin.


Dewi seribu wajah terbengong bengong memandang kearah putri Giok lin dan Alex bergantian.


Dalam penglihatan batin nya,dia melihat bahwa Alex ini bukan manusia biasa,dia merasa ada darah beberapa campuran ras kehidupan pada Alex.


Dewi seribu wajah menatap tajam kearah Alex,kemudian berkata "anak muda sebelum kau memperistri anak ku,katakan siapa kamu sebenar nya"...

__ADS_1


"Maap guru,apa maksud guru sebenarnya ?"tanya putri Giok lin.


"Aku melihat keanehan pada calon suami mu ini Lin er,apakah dia belum mengatakan nya padamu?"tanya Dewi seribu wajah lagi.


"Aku tidak mengerti guru,keanehan apa ?" tanya putri Giok lin cemas sambil memandang ke arah Alex.


Putri Kwan si yang sedari tadi cuma diam,akhirnya ikut tertarik juga untuk serius memperhatikan.


"Aku merasa di dalam darahnya ada campuran berbagai macam darah, ada darah mahluk suci, ada darah Naga,darah Phonik,dan berbagai darah lainnya,tetapi yang aneh saat aku mimindai usia tulang nya,aku menemukan usia tulangnya cuma beberapa tahun,aku benar benar tidak mengerti,siapa kamu sebenarnya anak muda?"...


Putri Giok lin memandang muka Alex dengan pandangan mata yang berkaca-kaca,terlalu banyak keajaiban pada orang yang di cintai nya ini,dan terlalu banyak kejutan yang mareka temui pada diri Alex. "katakan sejujurnya Alex, kamu siapa sebenarnya".


Alex menghela nafas panjang,tidak ada maksud untuk menutupi jati dirinya pada putri Giok lin Dan putri Kwan si,tetapi dia sendiri bingung memulai cerita dari mana.


Akhirnya dengan menarik nafas dalam-dalam,Alex bercerita, "Sebenar nya aku dari tempat yang sangat jauh, sangking jauhnya tempat itu,seandainya bisa terbang,akan memerlukan waktu seratus kehidupan orang yang paling panjang umurnya,baru bisa sampai,dan seharusnya aku sudah mati di dalam satu pertempuran,tetapi sang Kehendak suci menginginkan aku masih hidup,saat tubuh ku hancur,yang tertinggal cuma kepala ku,dan sebelum aku mati,sang kehendak suci memelihara kepala ku agar tidak mati,dan di suatu dunia yang bernama Matrix,aku dibuatkan tubuh dari bahan berbagai macam campuran ras terunggul di jagat raya ini,hingga sekarang aku ada, makanya bibi melihat tulang ku cuma berumur beberapa tahun"Alex mengakhiri keterangan nya.


Putri Kwan si yang penasaran,menyibak rambut Alex di sekitar leher dan melihat lihat barang kali ada bekas yang tertinggal di sana.


"Tidak ada bekas apa apa,semuanya alami"kata putri Kwan si.


"adik si,itu bukan buatan manusia,tapi kehendak dari Kehendak suci sendiri,Alam yang luas ini saja bisa dia buat,apakah lagi sekedar tubuh saja"putri Giok lin menerangkan.


"Berarti kau adalah Tuan agung seperti yang diramalkan ribuan tahun yang lalu"kata Dewi seribu wajah lagi.


"Ketahuilah anak muda,ini baru permulaan dari sekian banyak tugas dan misi yang akan kau emban,dan kalian berdua, tidak boleh egois, dampingi Tuan agung untuk mencapai misinya,karena kalian salah satu dari yang terpilih mendampingi perjalanannya,kalian pilihan sang Kehendak suci"kata Dewi seribu wajah sambil mengajak ketiga tamu nya masuk.


Mareka bertiga duduk di ruangan depan yang tidak terlalu besar namun bersih dan rapi.


"Berarti kakak Alex pernah mati dong ka "kata putri Kwan si pada Alex lagi.


"seharusnya mati iya,tetapi belum mati,apakah kau jadi takut ?"tanya Alex lagi pada putri Kwan si.


"Tidak,tidak takut,cuma takut kalau kakak Alex meninggalkan Si aja"jawab putri Kwan si rada manja.


Sementara itu putri Giok lin Dan Dewi seribu wajah sedang pergi kedapur untuk menyeduh air teh.


"Jadi kapan rencana kalian melangsungkan pernikahan?"tanya Dewi seribu wajah pada putri Giok lin saat mareka telah kembali dari dapur dengan membawa empat cangkir dan sepoci air teh panas.


"Beberapa hari lagi guru,setelah itu ke kota Raja Negara Song untuk menikahkan Alex dan adik Si"jawab putri Giok lin.


Semetara itu putri Kwan si sibuk memperhatikan rumah kecil itu secara teliti.


"Hei apa yang adik Si perhatikan dari tadi ?"tanya putri Giok lin.

__ADS_1


"Ti,,tidak,aku cuma memperhatikan pedang yang tergantung di dinding itu saja kakak"jawab putri Kwan si terkejut dengan pertanyaan dari Giok lin yang tiba tiba itu.


"Oooh itu pedang milik guru pemberian dari guru nya dulu waktu beliau turun gunung pertama kali"jawab Giok lin.


"Sebenarnya pedang ini ada sepasang,satunya di berikan guru pada adik seperguruan ku"kata Dewi seribu wajah ikut menimpali omongan muridnya.


"Pedang punya bibi mirip dengan pedang punya guru ku"putri Kwan si menjelaskan.


"Siapa nama atau julukan guru mu?"tanya Dewi seribu wajah dengan bersemangat.


"Guru bernama Nio nio yang biasa di panggil Bidadari dari Utara,beliau bermukim di puncak salju"jawab putri Kwan si.


"Jadi kau murid Nio nio adik ku,ya ampun,Dunia ternyata sempit,pantas saja ilmu mu sudah cukup tinggi dengan umur semuda ini,bagai mana kabar guru mu,apa sehat saja?"tanya Dewi seribu wajah dengan antusias.


"Maap bibi,mungkin sama dengan kakak Lin,sudah lebih dari setahun tidak berkunjung ketempat guru ku"jawab putri Kwan si.


Kemudian mareka menceritakan mengapa mareka bisa bersama hingga terjebak di jurang kematian selama setahun dan bertemu serta berguru pada Seng kai mo sang kaisar Dewa cahaya yang terkena hukuman kehendak suci di sebuah goa didasar jurang kematian.


"Apa, apa,apa yang kalian katakan,Seng kai mo?,bukankah beliau Kaisar nya para Dewa?" tanya Dewi seribu wajah lagi dengan penasaran.


"Iya guru,Alex melepaskan hukuman Kaisar Seng kai mo,oleh karena itu beliau sebagai balas jasa,mengajarkan semua ilmu nya pada kami,oleh karena itu pula kami bisa naik dari dasar jurang kematian"jawab putri Giok Lin.


Mareka berbincang hingga hampir sore hari.


Malam itu mareka menginap di tempat itu,besok pagi pagi barulah mareka pergi.


Pagi hari nya dengan meng gunakan ilmu meringankan tubuh, mareka menuruni puncak awan untuk pergi ke kota Raja Yuan,waktu yang di tempuh sekitar dua hari lamanya.


Di istana Yuan,persiapan pernikahan putri Giok Lin dengan Alex sudah selesai di lakukan.


Kecantikan sang putri memang luar biasa cantik jelita tatkala mareka disandingkan di pelaminan,sedangkan putri Kwan si yang duduk mendampingi putri Giok Lin juga cantik jelita,tidak kalah dengan wajah putri Giok Lin.


Para pemuda cuma bisa menghayal memandang kecantikan dua bidadari yang luar biasa itu.


Sedangkan Alex sendiri terlihat sangat tampan dan berwibawa,semua gadis tak bisa berpaling dari memandangi wajah Alex yang sangat tampan itu.


Pesta perkawinan itu berlangsung selama tiga hari lamanya,masyarakat dan undangan tumpah ruah datang menghadiri.


Setelah seminggu selepas pesta perkawinan,Rancana kembali ke Negara Song pun dipersiapkan kan.


Walau dengan berat hati,sang Ratu dan Kaisar terpaksa merelakan kepergian putri mareka ke Negara Song.


*********

__ADS_1


__ADS_2