Mr Matrix

Mr Matrix
Tuan muda Liu sun.


__ADS_3

Setelah melewati kota Dangean dan kota Xinyuan,kini mereka memasuki gerbang kota raja Yuking.


Didepan pintu gerbang ternyata sepasukan prajurit menantikan mereka dengan beberapa kereta kuda yang sudah di siapkan sang Kaisar dalam menyambut putri dan menantunya yang sudah lama dinantikannya itu.


Setelah menaiki kereta kuda keKaisaran Yuan yang megah,mereka dibawa memasuki gerbang istana Kaisar.


Didalam istana,Kaisar dan sang ratu serta putra mahkota telah menunggu kedatangan rombongan putri Giok Lin Dan suaminya.


Putri giok lin keluar dari keretanya dan berlari kearah Ibundanya, memeluk wanita cantik itu sambil menangis tersedu sedu.


Dua wanita cantik itu saling melepaskan rindu karena lama tidak bertemu.


Sebenarnya Alex ingin membiarkan istrinya berlama lama di istana melepaskan rasa rindu kepada keluarganya,dan dia akan ke negeri Song mengantarkan putri Kwan si bertemu dengan ibundanya.


Tetapi putri Giok Lin bersikeras ingin ikut Alex ke negeri Song,maka terpaksa Alex mengalah, menunda beberapa hari kepergiannya,untuk menginap di istana Kaisar Yuan.


Alex meminta kepada Kaisar Yuan untuk mencarikan sepuluh ribu pemuda pemudi yang akan dijadikan prajurit, dan kelak di kirim ke negeri Fangkea.


Kaisar menyanggupi permintaan menantunya itu,dan berjanji akan mencarikan sepuluh ribu prajurit.


Setelah dirasa cukup beristirahat di istana Yuan,akhirnya Alex beserta rombongan meneruskan perjalanan nya ke negeri Song.


Di negeri Song mereka juga tidak terlalu lama.


Alex juga meminta kepada mertuanya itu untuk mencarikan dia sepuluh ribu pemuda pemudi yang akan dijadikan prajurit nya kelak.


Tentu saja sang Kaisar menyanggupi permintaan menantu yang di banggakannya itu.


Setelah dirasa cukup acara melepas rindunya, kini Alex beserta semua anggota rombongannya, meneruskan perjalanan keselatan,tepatnya ke hutan keramat,tempat negeri Fangkea dahulu kala berada.


Mereka tidak mengikuti jalan awal mereka pergi, karena Alex tidak ingin memutar melewati kota raja Yuking,tetapi langsung keselatan melewati kota chong siu dan langsung menuju hutan keramat diperbatasan empat negeri.


Setelah dua hari perjalanan berkuda, mereka sampai di gerbang kota Chong siu.


Kota ini selalu ramai dengan orang yang masuk dan keluar kota Chong siu,karena bukan saja keutara ke kota raja negeri Song,tetapi bila ke timur,akan sampai di kota raja Yuking.


Sebagai kota persimpangan jalan,kota ini ramai di lewati orang dari berbagai kota dan negeri.


Seperti sore ini,jalan utama di kota Chong siu sedang lumayan padat.


Jalan ini menghubungkan tiga negeri,yaitu kebarat melewati gerbang barat ke negeri Han,sedangkan ketimur,kenegeri Yuan, keutara,kenegeri Song.


Dikiri kanan jalan utama ini terdapat banyak pedagang kelapa muda berjejer menjajakan jualannya.


Putri Annchi merengek kepada Alex minta dibelikan kelapa muda.


Alex tidak keberatan untuk beristirahat sejenak ditempat itu.


Setelah menambatkan kuda kuda mereka, mereka memesan kelapa muda yang segar.


Namun baru saja mereka minum air kelapa muda, serombongan laki laki dewasa dengan menunggang kudanya masing masing,lewat di depan mereka dengan menyeret tubuh seorang pemuda.


Pemuda itu sudah penuh dengan luka luka di sekujur tubuhnya.


Alex mengibaskan tangannya kearah pemuda yang mereka tarik itu,sekelebat cahaya putih berbentuk pisau sangat tajam meluncur keluar secepat kilat dan memotong tali yang digunakan untuk menyeret si pemuda tadi,sehingga tali itu putus.


Seorang pemimpin rombongan,laki laki setengah tua usia lima puluh tahunan turun dari kudanya,dan berjalan menghampiri tempat Alex beserta kelima orang istrinya beristirahat minum air kelapa muda.


Dan tanpa basa basi,laki laki itu menghunus pedangnya dan disabetkan ketubuh Alex.

__ADS_1


"Trang!!"


Alex menahan sabetan itu dengan mengayunkan telapak tangannya, percikan bunga api terlihat.


Laki laki itu kaget menatap kearah pedangnya,ternyata pedangnya sudah rompal tepat ditempat telapak tangan ALex tadi.


"Ka kau siapa?,apa urusan mu mencampuri urusan kami?"tanya laki laki setengah tua itu.


"Seorang pemburu saja tidak pernah mengangkut hewan buruannya dengan diseret,mengapa kau memperlakukan manusia seperti itu?" tanya Alex dengan geram.


Ia meremas tali pengikat kedua tangan pemuda yang diseret tadi hingga putus.


Seorang pemuda tampan keluar dari rombongan orang berkuda yang menyeret seorang pemuda tadi.


Dari sikapnya yang angkuh,nampak sekali kalau dia bukanlah pemuda baik baik.


"Hei,kau mengapa ikut campur urusan orang,kau tidak tahu siapa kami ya" kata pemuda itu sambil menunjuk kearah muka Alex dengan sombong nya.


Tetapi baru saja dia mengangkat tangannya menunjuk ke muka Alex,


"Prak!"


Putri Kayla menggerak tangannya,menghantam siku pemuda angkuh itu hingga patah.


"Berani sekali kau menunjuk nunjuk muka suami ku,sekali lagi kau tunjuk mukanya dengan jari tanganmu yang kotor itu,leher mu yang akan ku patahkan"kata putri Kayla yang memang pemarah itu.


Pemuda tampan itu menjerit tidak karuan setelah tangannya dipatahkan putri Kayla.


Melihat hal itu,para pengawal yang lain langsung bergerak mengelilingi Alex dan kelima wanita cantik itu.


Namun tiba tiba tiga puluhan pendekar laki laki bergerak menghadapi para pengawal pemuda tadi.


Tidak berapa lama, pemuda itu siuman dari pingsannya.


"Si apa kalian?"tanya pemuda itu.


"Kami rombongan tuan agung yang akan ke hutan keramat,kau sendiri siapa anak muda, mengapa mereka sampai menyeret mu seperti itu"tanya Zhuang haocun kepada pemuda itu.


"Nama saya Lauw san,dan pemuda itu adalah Liu sun seorang tuan muda dari perguruan Elang sakti di kota Sinjuan,sebenarnya aku juga murid perguruan Elang sakti,pada suatu hari seorang murid perempuan dari perguruan Elang sakti, kedapatan mati di bunuh setelah diperkosa orang, dan tuan muda Liu sun menuduh saya yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan itu,padahal saya tidak ada di perguruan,sedang menjenguk ayah saya yang sedang sakit di kampung,saya lumayan lama dikampung, mungkin karena menutupi malu,seluruh tetua perguruan justru mendukung tuduhan tuan muda itu,sehingga saya diseret dari kampung saya di negeri Yuan ke perguruan Elang sakti di kota Sinjuan"kata pemuda itu menjelaskan.


"Sebenarnya siapa kira kira yang melakukan pembunuhan dan pemerkosaan itu menurut mu?"tanya putri Giok lin.


"Saya tidak tahu nona,tetapi yang selama ini sering sekali mempermainkan perempuan cantik cuma tuan muda Liu sun, mungkin dia dendam karena sebulan yang lalu dia saya kalahkan dalam satu pertandingan,sejak saat itu,para tetua perguruan pun sepertinya tidak senang kepada ku" jawab Lauw san.


Alex menoleh kepada Dewi muyimaeva, meminta pendapat Dewi itu tentang kebenaran masalah yang mereka hadapi.


"Kakak,aku tidak melihat kebohongan didalam hati pemuda ini,sepertinya apa yang dia katakan adalah benar"kata Dewi muyimaeva memberikan pendapatnya.



"Kalau begitu,pergilah kalian,tinggalkan saja pemuda ini disini,dia dalam perlindungan kami"kata Alex kepada laki laki setengah tua itu,


Laki laki setengah tua itu tersenyum mengejek kearah Alex.


"Pergi meninggalkan buruan kami?,ha ha ha memangnya kamu siapa anak muda,apakah dengan memberi gelar diri mu sendiri dengan tuan agung lalu kau bisa memerintah orang lain sekehendak hati mu?, cuih!,,,kau terlalu berbangga diri anak muda,tanpa mengerti tingginya langit"kata lelaki setengah tua itu sambil meludah ketanah.



"Apa bukan kau yang tidak melihat tingginya langit pak tua,dengan tingkat kepandaian seupil itu,kau mencoba menentang seorang Dewa?,pergilah pak tua selagi napas masih bisa lewat di tenggorokan mu" kali ini Dewi muyimaeva berkata sedikit lebih keras dari biasanya.

__ADS_1


Senyum yang selalu menghias di bibirnya kini sirna entah kemana.


Kecantikan luarbiasa nya seakan menjadi dingin mengerikan.


Namun laki laki setengah tua itu seakan belum menyadari bahaya yang sudah mengintai nyawanya,atau mungkin karena terbius kecantikan Dewi yang luar biasa itu,sehingga nalurinya menjadi tumpul,bukannya cepat berlalu,tetapi malah mengumbar bacot bodohnya.


"Apa?,apa?,pergi?,,,ooh boleh saja,tapi syaratnya harus bersama diri mu, kau harus ikut dengan ku sebagai pengganti nyawa pemuda itu yang telah bertindak bodoh dengan mencampuri urusan perguruan Elang sakti"kata laki laki setengah tua itu sambil tertawa terbahak bahak.



"Lihatlah nona,walau usia ku sudah tua,tetapi pengalaman dengan para perempuan aku lebih hebat dari pada pemuda mu itu,ku jamin kau pasti akan menjerit kepuasan bersama ku,percayalah nona"ocehan laki laki setengah tua itu kian melantur kemana mana.



"Rupanya kau sudah tidak bisa di kasih nasihat yang baik baik lagi pak tua,sungguh sayang usia setua bapak, malah mendewakan nafsu,,pergilah!!!"


Rupanya kesabaran Dewi muyimaeva sudah berada pada titik akhir nya,telapak tangan Dewi itu dibuka kan menghadap kearah laki laki setengah tua itu sambil berseru, "Pergilah!!!",,dan secara ajaib,sekumpulan tenaga luar biasa dahsyatnya menghantam tubuh lelaki setengah tua itu.


Laksana ditabrak seekor naga yang sedang marah,tubuh lelaki tua itu terpelanting hingga duaratus Depa jauhnya, lalu menabrak sebatang pohon mangga hingga patah.


Laki laki tua itu diam tidak bergerak,cuma nafasnya saja yang masih turun naik menandakan dia masih hidup,sedangkan tulang belulang diseluruh tubuhnya patah patah tidak karuan lagi.


Pukulan jarak jauh yang di lemparkan oleh Dewi muyimaeva sangat mengerikan.


Beberapa orang menggotong tubuh laki laki setengah tua itu keatas kudanya.


Pemuda tampan yang tadi tangannya dipatahkan putri Kayla menatap kearah Alex dan rombongannya.


"Urusan kita belum selesai,katakan siapa nama mu agar aku mudah mencari diri mu kelak,perguruan Elang sakti tidak akan terima penghinaan ini begitu saja"kata tuan muda Liu sun sambil menaiki kudanya dibantu oleh dua orang pengawalnya.



"Kau bisa memanggil ku tuan Alexander yang agung majikan istana Fangkea di hutan keramat, pergilah selagi ku beri kesempatan" jawab Alex.


Mereka langsung memacu kudanya kearah kota Sinjuan di negeri Han.


Alex menghampiri pemuda yang terluka tadi,lalu memberikan sebutir pil penyembuh luka dalam serta sebotol kecil obat oles untuk luka luar


"Saudara Lauw san,kau boleh pulang sekarang, kau bebas kemana saja kau mau"kata Alex.


Namun pemuda bernama Lauw san itu malah bersimpuh dihadapan Alex.


"Tuan,biarlah saya mengabdi kepada tuan dengan sedikit kepandaian yang saya punya,ijinkan saya mengikuti tuanku"kata pemuda itu.



"Aku tidak bisa menjanjikan harta ataupun kekayaan,tetapi aku akan berusaha agar kalian hidup layak,bila tekad mu sudah kuat untuk mengikuti aku, maka silahkan kau bergabung dengan mereka,tetapi bagaimana dengan orang tua mu?" kata Alex kepada pemuda itu.



"Ibu saya sudah lama tiada tuan,sedangkan ayah saya sudah meninggal beberapa waktu sebelum mereka datang kedesa saya"jawab pemuda itu.



"Baiklah,bergabunglah dengan mereka"kata Alex.


Malam itu mereka menginap dikota Chong siu dan besoknya meneruskan perjalanan kehutan keramat di selatan negri Song.


*******

__ADS_1


__ADS_2