
Perjalanan dari desa Kayu ke kota Pruya sangat ramai,banyak pedagang yang pulang ke kota kota disekitar desa Kayu membuat jalan cukup ramai dengan gerobak dan pedati serta kereta kuda yang khusus membawa penumpang dari desa ke kota atau sebaliknya.
Alex dan rombongan menumpang kereta kuda yang di khususkan untuk membawa penumpang manusia dengan biaya lima ratus keping perak perorang sampai di kota Pruya.
Hingga menjelang senja hari,mareka tiba dikota pruya,setelah tiga hari di perjalanan.
Untung mareka masih sempat masuk kota sebelum pintu gerbang kota di tutup malam hari.
Sesampainya di tengah kota,yang pertama mareka cari kali ini adalah penginapan, mereka ingin membersihkan badan dahulu,baru kemudian malam malam mencari makanan sambil berjalan jalan menikmati malam hari di kota Pruya.
Mareka mendapatkan sebuah penginapan yang besar di tengah kota Pruya.
Seperti rencana awal, selesai membersihkan badan,mareka jalan jalan mencari tempat makan yang enak di kota Pruya ini.
Dipinggir alun alun kota, ada sebuah rumah makan yang terkenal di kota itu,terkenal dengan masakannya yang enak enak.
Banyak keluarga kaya raya yang makan disitu dengan mengajak seluruh keluarganya.
Alex dan rombongan masuk ke dalam rumah makan itu dan mendapatkan satu meja yang masih kosong.
Alex memesan makanan untuk mareka semua, sementara itu ketiga istrinya dan kedua pengawalnya menunggu di meja mareka.
Didekat meja mareka ada satu meja yang di isi oleh dua orang setengah tua berusia sekitar empat puluh tahun sedang makan dan minum arak sambil berbincang bincang.
Mungkin karena kebanyakan minum. kedua orang pria itu mulai mabuk dan dan meracau tidak karuan.
Melihat di dekat mareka ada tiga gadis jelita, kedua orang itu mulai tidak bisa menahan diri nya lagi.
Seorang lelaki yang berwajah lumayan tampan bangkit berdiri menghampiri ketiga orang gadis cantik beserta pengawalnya itu.
"Hei nona nona cantik jelita,aku belum pernah melihat wanita secantik kalian,awas berhati hatilah,negeri ini negeri nya para bajingan,Kaisar dan kaki tangannya juga bajingan,disini kecantikan akan menjadi bahaya,bukannya bahagia,karena disini negeri nya para bajingan bangsat"kata lelaki itu di depan para istri Alex.
"Memangnya kenapa paman?" tanya putri Giok Lin.
__ADS_1
"Kalian yang berwajah cantik,bila di tempat lain merupakan anugrah, tetapi di sini adalah bencana,Kaisar bajingan beserta putra dan bawahannya akan merebut semua milik mu yang cantik cantik, bahkan nenekmu sendiri bila cantik,pasti diambil oleh Kaisar biadab itu"kata lelaki itu sambil mengepalkan tinju nya, "pergilah dari negri terkutuk ini,kalau tidak,kalian akan hancur"...
Lelaki itu kini terisak sambil berlutut meletakan mukanya di atas kedua lututnya.
Lelaki satunya lagi bangkit menghampiri tempat duduk putri Giok Lin Dan saudara saudaranya.
"Maapkan adikku nona nona,semenjak istrinya direbut Kaisar biadab itu, otaknya agak terganggu, apa lagi setelah mendengar bahwa istri nya mati di hukum pancung oleh Kaisar, karena di dakwa telah meracuni Kaisar, bicaranya semakin ngawur saja"kata lelaki tadi yang ternyata kakak oleh lelaki yang pertama.
Alex yang baru saja datang,termangu mendengar penuturan lelaki kedua ini.
Sudah begitu rusakkah akhlak para pemimpin negri ini,sehingga aturan langit tidak lagi di indahkan.
Alex duduk didekat putri Annchi menatap laki laki tadi dengan tatapan iba pada nasib nya.
"Nama paman siapa ?,nama saya Alex,dan ini ketiga istri saya bernama Giok Lin, Kwan si dan Annchi, sedang ini pengawal saya bernama Liong san dan Soa ning"kata Alex.
Laki laki itu mengajak adik nya duduk di meja Alex, "nama saya Li mo fai,dan adik saya bernama Li mo Pian,apa yang di katakan adik saya benar adanya,hati hati dengan istri mu,kalau saja Kaisar dan anak anaknya melihat, bisa bisa kalian mendapatkan bencana" ...
"Sejak kapan Kaisar seperti itu,apakah sejak dahulu?"tanya Alex.
"Tetapi bagaimana sampai istri paman mo pian sampai hukum pancung oleh kaisar?" tanya Alex lagi.
Li mo fai menghela nafas panjang, "istri adik ku termasuk yang tercantik ditempat kami,ketika Kaisar kebetulan melihatnya,timbullah keinginannya untuk memiliki yang bukan hak nya,dengan kekuasaan dan jabatan sebagai Kaisar,apapun bisa dia lakukan "...
Tetapi ada satu hal yang dia lupa,yaitu rasa cinta tidak bisa dipaksakan, diam diam istri adik ku memendam dendam kepada sang Kaisar, setelah ada kesempatan dendam itupun dituntaskan dengan meracuni sang Kaisar.
Kaisar hampir mati,tabib istana cuma bisa memperlambat pergerakan racun di tubuh Kaisar,konon kata seorang tabib sakti,cuma mawar hitam yang bisa menghilangkan racun dari tubuh Kaisar seratus persen seperti sedia kala.
Pangeran Teng sau Thiam bersama dengan Dewa kembar dari tanah Nirwana berusaha mencari bunga teratai hitam itu di Dunia Bidadari,Konon katanya sudah berhasil mendapatkan bunga teratai itu,dan tiga hari lagi akan diadakan upacara pengobatan untuk Kaisar.
Alex dan ketiga istrinya berpandangan mendengar cerita dari Li mo fai.
"Adik Annchi,rupanya kakak Li Wei diperalat oleh pangeran Sau Thiam untuk menyembuhkan ayahnya,memang licik pangeran itu,kasihan kakak Li Wei terlalu berharap dan percaya saja kepada pangeran itu" kata Alex kepada putri Annchi.
__ADS_1
Diwajah putri Annchi nampak gurat khawatir terjadi sesuatu kepada kakaknya.
"Kakak,bagai mana dengan kakak Li Wei, aku takut terjadi sesuatu padanya,dia terlalu mudah percaya pada rayuan orang lain,kita harus bertindak apa?"tanya putri Annchi dengan mata berkaca-kaca.
Putri Kwan si memeluk madu nya itu yang sudah dia anggap adiknya sendiri, "sabarlah adik Annchi, kita pasti bisa menyelamatkan nya, bagai manapun caranya,ya kan kakak Lin?"...
Putri Giok lin tersenyum sambil memeluk tubuh adik madunya itu, "kita akan berjuang bersama adik Annchi "...
"Tuan,seberapa jauhkah perjalanan ke kota raja dari sini?"kini Soa Ning yang bertanya kepada Li mo fai.
"Kalau berkuda bisa memakan waktu tiga hari nona,tetapi bila berjalan kaki bisa sampai satu Minggu"jawab Li mo fai, "tetapi kalau kalian berani ambil resiko lewat celah iblis,perjalanan dengan jalan kaki cuma dua hari"...
"Resiko apakah paman ?"tanya putri Giok lin.
"Resiko perampok lembah iblis,perampok yang amat di takuti semua orang,karena kalian akan melewati markas mareka"jawab Li mo fai.
Soa Ning memandang wajah Liong san dan Alex seraya berkata, "pangeran,kita bisa mengambil resiko itu,dari pada buang buang waktu,lebih baik lewat celah itu"...
Alex mengangguk, "iya,aku sependapat dengan mu,besok kita pergi lewat celah iblis itu, hanya itu pilihan terbaik kita"...
Mendengar mareka ingin ke kota raja,Li mo Pian yang sedari tadi,sibuk dengan urusannya sendiri,tiba tiba bangkit dan berkata, "kalau kalian akan ke kota raja,ijinkan aku ikut kalian,akan ku tuntaskan dendam ku ini"...
"Iya nak,bila kalian akan kesana,ijinkan kami ikut,sangat besar dendam dan kepedihan hati kami selama ini"kata sang kakak Li mo fai
"Bagai mana kakak?" tanya putri Kwan si.
"Terserah sajalah,lagi pula kita tidak tahu jalan,kedua paman ini juga bukan orang biasa,sepertinya kepandaian mareka tidaklah rendah"jawab Alex.
"Yang perlu di waspadai adalah dua orang pengawal Kaisar yang bergelar Dewa kembar dari tanah Nirwana itu,kepandaian mareka sangat tinggi mencapai Dewa langit tingkat akhir"kata Li mo fai.
Mareka berjanji besok hari bertemu di depan penginapan tempat Alex dan rombongannya menginap untuk meneruskan perjalanan mareka lewat celah iblis,yaitu celah dua buah gunung yang membentuk lembah sempit.
*********
__ADS_1
Mohon maap karena ada kesibukan lain,jadi rada kurang pokus dan kurang konsentrasi.