
Alex dan ketiga istri serta pengawal setianya itu membersihkan dalam kuil itu.
Ternyata di dalam kuil itu tidak terlalu kotor,dan sepertinya pernah dibersihkan orang.
Sebuah patung lalaki tua sedang duduk bersemedi terpajang di sudut kuil.
Terlihat sekali kalau patung lalaki sangat tua itu seperti sangat hidup, entah siapa yang memahat patung itu dan untuk apa.
Patung itu seperti gambaran seorang yang sangat tua dengan jenggot menumpuk di pangkuannya.
Pakaian orang tua itu seperti pakaian seorang pertapa jaman dulu,dengan rambut panjang disanggul diatas kepalanya.
Setelah selesai membersihkan ruangan kuil itu,Alex pergi ke pinggir telaga kecil itu untuk membersihkan tubuh mereka.
Sementara keempat wanita itu membersihkan tubuhnya,Alex pergi kehutan untuk mencari hewan ataupun buah buahan dan sayuran untuk mereka makan malam ini.
Masih untung disekitaran telaga ini banyak terdapat cekungan cekungan tanah yang tergenang air,sehingga banyak binatang buruan yang berkumpul disana untuk mencari minuman atau mencari pasangannya.
Alex mendapatkan seekor rusa jantan muda yang gemuk,serta beberapa rebung bambu besar dan beberapa ikat kayu bakar yang dibawanya ke kuil.
Sementara itu,para wanita sudah selesai mandi,mereka membantu Alex membersihkan daging rusa jantan muda itu di tepi telaga kecil.
Sedangkan putri Annchi dan Dewi Sucitra membersihkan beberapa buah rebung yang Alex bawa tadi.
Selesai membersihkan daging rusa dan sayur rebung itu,mereka masuk ke dalam kuil.
Di teras kuil terdapat bekas orang membuat api,disitulah Alex membuat api untuk mereka memasak daging dan sayuran.
Untunglah Alex membiasakan semua istrinya agar setiap berpergian selalu membawa kuali dari besi yang cukup besar beberapa buah di dalam cincin penyimpanan istrinya.
Dan istrinya yang lain akan membawa berada serta bumbu bumbu masak,sehingga setiap kali harus makan ditengah hutan,mereka tidak pernah kesulitan bahan makanan.
Selain sayuran,Alex juga membakar daging rusa jantan muda itu,sehingga bau daging bakar menyebar kesegala arah.
Namun ketika mereka akan menyantap makanan mereka, terdengar satu suara dari sudut ruangan itu.
"Hoah,berapa lama aku bersemedi,uuuuaaaaa" dari sudut ruangan kuil itu terdengar suara seseorang seperti bangun tidur.
Nampak tubuh patung orang tua di sudut ruangan itu mulai bergerak gerak pelan.
Satu persatu tubuhnya yang sudah dilapisi batu itu mulai berguguran.
Dan kini kepalanya mulai tampak wujud aslinya, seorang tua berkumis panjang dan berjenggot panjang yang semuanya sudah berwarna putih.
Sedangkan rambutnya panjang dengan dahinya yang botak licin hingga ketengah kepalanya.
Laki laki pertapa tua itu bangkit berdiri sambil menggerak gerakan semua anggota badannya seperti orang lagi senam,mungkin karena terlalu lama bersemedi,sehingga persendiannya menjadi kaku.
__ADS_1
Ternyata tubuh kakek pertapa tua itu agak bongkok,mengenakan baju para pertapa jaman dulu berwarna hitam.
Setelah wujud sang kakek tua itu terlihat semuanya,kini nampaklah wajah seorang kakek tua keriput bertubuh tinggi kurus dan agak bongkok.
Dewi muyimaeva tersentak dari tempat dia duduk,sangkin terkejutnya setelah melihat wujud yang sebenarnya dari kakek tua bongkok itu.
"Apakah kau Dewa bongkok?,benarkah kau Dewa bongkok?"tanya Dewi muyimaeva keheranan melihat sang kakek di hadapannya itu.
Kakek tua itu tiba tiba bersujud didepan Dewi muyimaeva sambil terisak Isak menangis.
"Duhai Dewi kecantikan, Dewi cinta kasih,Dewi kebajikan,terlampau banyak Dosa hamba, terlalu banyak kesalahan yang hamba lakukan, hamba menyepi disini lebih dari seribu tahun untuk menyesali semua dosa hamba,semua kesalahan hamba"kata pertapa tua yang dipanggil oleh Dewi muyimaeva sebagai Dewa bongkok itu.
Alex dan yang lainnya cuma bisa diam menyaksikan hal itu, mereka tidak pernah mengerti apa yang telah terjadi dengan masa lalu kedua orang itu.
Menyadari hal itu,Dewi muyimaeva menoleh kearah suaminya,dengan tersenyum ramah dia berkata, "kakak,orang tua ini adalah sang Pertapa sakti Dewa bongkok, ribuan tahun yang lalu,dia pernah mengangkat seorang murid dari kalangan manusia biasa, sebenarnya tindakannya itu sudah di tentang oleh para Dewa yang lain, tetapi karena Dewa bongkok adalah salah satu Dewa yang tersakti saat itu, Dewa Dewa yang lain memilih diam tanpa berani memprotes keputusan Dewa bongkok itu,Hingga akhirnya murid sang Dewa bongkok ini tumbuh menjadi manusia yang terkuat dan tersakti di semesta ini,tetapi sayangnya,murid Dewa bongkok bukannya berbuat kebaikan,tetapi malah menjadi penyebab kehancuran beberapa dunia di semesta ini, seluruh para Dewa mengutuk dan menyalahkan Dewa bongkok yang keras kepala mengangkat murid seorang yang diramalkan menjadi penyebab kiamatnya semesta ini,kami dan seluruh para Dewa Dewi suci berusaha mencari sang Dewa bongkok, tetapi mulai saat itu keberadaan sang Dewa bongkok tidak pernah lagi diketahui rimbanya"...
"Hamba yang bersalah, hambalah yang menyebabkan ratusan dunia di alam semesta ini hancur kiamat,hamba menyepi di sini berdasarkan bisikan gaib seorang utusan sang Kehendak suci yang menyuruh hamba bersemedi disini sampai tibanya sang calon Tuan agung para Dewa suci yang akan singgah disini bersama para istrinya, yang salah satunya adalah junjungan hamba sang Dewi kecantikan sendiri"kata Dewa bongkok sambil terisak Isak menangis.
"Dewa bongkok,apa yang kita rencanakan belum tentu sesuai dengan apa yang kita terima, contohnya aku sendiri, aku merindukan suamiku beribu ribu tahun lamanya,tetapi sang Kehendak suci belum berkenan mengabulkan semua pinta ku,barulah sekarang masanya permohonanku dikabulkan,dan aku turun sebagai istrinya,juga sebagai Dewi"jawab Dewi muyimaeva tanpa ada rasa sesal ataupun marah dan benci.
"Maapkan aku Dewi, pengetahuan ku tidak seluas pengetahuan mu,aku mengira bisa merubah suatu hal yang sudah di takdirkan oleh kehendak suci,ternyata aku salah,aku justru menjadi penyebab kehancuran itu,aku menyesali diriku sendiri, bahkan menyesali hidupku Dewi,aku penyebab kiamatnya beberapa dunia,bila membayangkan jerit tangis jutaan manusia yang sekarat,aku menjadi sangat sedih dan menyesal dengan keputusan ku dulu"Dewa bongkok bicara sambil terisak Isak.
"Dengarlah Dewa bongkok, kau adalah salah satu dari takdir dunia ini, seperti juga diriku, kita tidak bisa berlari dari peran kita sendiri, Kehendak suci telah menentukan peran kita masing masing, maka lakoni lah peran itu sebaik mungkin, agar didalam keabadian kita mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan"kata kata dari Dewi muyimaeva membuat Isak tangis dari Dewa bongkok mulai mereda.
"Sudah ketentuan takdir kau harus melakoni peran seperti itu,maka lakoni lah dengan keikhlasan hati,meskipun peran mu menyedihkan, ingat ini cuma peran sementara saja,agar saat kita menghadap sang Kehendak suci,kita di terima dengan rasa senangnya"petuah sang Dewi muyimaeva ternyata bisa membukakan alam pemikiran sang Dewa bongkok itu.
"Terima kasih Dewi,aku adalah pemuja mu,dan selamanya menjadi pemuja mu,cuma kau satu satunya dari kalangan Dewa dan Dewi suci yang tidak pernah membenci ku,sudah saatnya aku masuk kedunia keabadian,tugas terakhir ku adalah menyerahkan segenap ilmu dan kekuatan ku kepada suami tuanku Dewi,karena aku sudah sampai pada titik tertinggi,dimana aku sudah tidak lagi memerlukan semua hal ini,bersiaplah Dewi"kata sang pertapa sakti Dewa bongkok.
Dewi muyimaeva menoleh kearah sang suaminya dengan tersenyum manis.
"Kakak,duduklah didepan Dewa bongkok,dan kosongkan semua pikiran kakak,terimalah apa yang akan diberikan oleh Dewa bongkok ini,dengan itu dia sudah selesai dalam tahap menebus dosa dari kesalahannya dan akan damai memasuki dunia keabadiannya"kata Dewi muyimaeva kepada suaminya.
Alex duduk bersila di depan Dewa bongkok, sambil mengosongkan semua pikirannya menerima energi dari Dewa bongkok.
Dewa bongkok menempelkan kedua tangannya kedada Alex,dan sekumpulan energi memasuki tubuhnya.
Bermula sangat kecil saja,dan akhirnya bertambah besar dan makin bertambah besar.
"Tutup saja mata kakak,jangan melihat apapun juga kak"perintah Dewi muyimaeva kepada Alex agar menutupi matanya rapat rapat supaya tidak melihat apapun yang akan terjadi nanti.
Alex menutup matanya rapat rapat, dan mengosongkan semua pikirannya,serta mengistirahatkan semua pancaindranya.
Arus energi yang memasukinya kian lama kian besar,hingga terjadi dentuman teredam didalam tubuhnya beberapa kali,karena dantiannya membesar.
Untung dantiannya adalah dantian langka,yaitu dantian Dewa samudra,dimana dantian semacam ini tidak bisa diketahui sebesar apa muatannya.
Seandainya dantiannya adalah dantian manusia biasa,maka sudah bisa dipastikan dia akan tewas karena dantian nya akan pecah meledak, yang juga berimbas dengan meledaknya juga tubuhnya.
__ADS_1
Kini keringat telah bercucuran membasahi tubuh Alex,beberapa kali muka Alex meringis menahan rasa sakit luarbiasa saat dantiannya membesar.
Urat di sekujur tubuh Alex jelas terlihat seperti jari telunjuk orang dewasa yang membengkak seperti mau pecah.
Putri Annchi dan putri Dewi Sucitra memegang tangan Dewi muyimaeva sambil terisak Isak tidak tega melihat penderitaan sang suami tercinta.
Namun dengan suara yang merdu dan enak didengar,Dewi muyimaeva menenangkan hati kakak dan adik madunya itu.
"Tenanglah kak,dan kau juga adik Suci,suami kita orang paling kuat di semesta ini,dia pernah mengalami seribu kali lebih sakit dari ini,dan dia adalah manusia yang telah dipersiapkan oleh sang Kehendak suci sendiri,jangan pernah meragukan kemampuannya" kata Dewi muyimaeva lembut.
"Aku bukan meragukan kemampuannya adik, tetapi aku tidak sampai hati melihat mukanya yang nampak sangat menderita itu,aku bersedia menggantikannya menanggung kesakitan seribu kali lebih sakit dari ini,asal jangan suamiku, aku benar benar tidak bisa melihat penderitaannya"kata putri Annchi sambil terisak Isak.
"Benar kakak,kau seorang Dewi,biarlah aku Menggung sakitnya,aku akan sanggup menjalaninya demi dia kak"keluh Dewi Sucitra juga sambil terisak.
"Tidak kakak dan juga adikku,suami kita memang harus melewati proses ini agar dia bisa menjadi lebih kuat dan tahan terhadap derita sesakit apapun juga"kata Dewi muyimaeva menjelaskan kepada kedua madunya itu.
Entah sudah berapa kali terjadi ledakan teredam didalam tubuhnya,Alex sudah tidak bisa lagi menghitung,dan mengingatnya,karena setiap kali akan terjadi ledakan didalam tubuhnya,Alex pasti merasakan kesakitan yang amat sangat ketika seluruh dantiannya penuh dan mengencang akan membesar.
Setelah sekian lamanya, energi yang masuk kedalam tubuh Alex perlahan lahan mulai mengecil dan mengecil, hingga akhirnya menghilang sama sekali.
Akhirnya tubuh Alex tersungkur kebelakang dalam keadaan pingsan,sedangkan tubuh Dewa bongkok tersungkur kedepan dalam keadaan kering kerontang seperti tengkorak yang dibalut kulit.
Perlahan lahan dari jasad Dewa bongkok keluar seberkas cahaya putih kemilau.
Lama kelamaan cahaya putih kemilau itu membentuk tubuh seorang pemuda gagah berambut hitam panjang dan berpakaian seorang pertapa.
Manusia yang berasal dari cahaya itu menyambar di hadapan Dewi muyimaeva tiga kali.
"Terimakasih untuk Dewi yang selalu ku puja, semoga dengan pengorbanan ku ini,bisa membuat sang Kehendak suci senang pada ku,dan di dunia keabadian aku mendapatkan tempat yang baik"kata manusia dari cahaya itu
Dewi muyimaeva tersenyum ramah kepada pemuda yang berasal dari cahaya tadi.
"Terimakasih Dewa bongkok atas pengorbanan mu untuk suami ku,sudah sekian lama aku tidak pernah melihat rupa masa muda mu lagi,baru kini kulihat lagi pemuda yang dulu mengabdi dan memuja Dewi kecantikan itu,kinisang Kehendak suci sudah mempersiapkan penyambutan untuk mu di gerbang dunia keabadian,pergilah,kini kau bukan lagi Dewa bongkok,tetapi Dewa sakti lurus hati,pergilah" kata Dewi muyimaeva kepada pemuda itu.
Dahulu pemuda itu adalah seorang pemuda yang selalu berbakti dan memuja Dewi kecantikan semenjak kecil,selalu berdoa kepada sang Dewi kecantikan itu,maka karena ketaatannya kepada sang Dewi kecantikan itulah dia dianugerahi ilmu dan kekuatan yang sangat hebat tiada bandingnya.
Namun suatu ketika,karena kecantikan sang Dewi yang memang luarbiasa cantik jelita nya itu,maka sang pemuda jatuh cinta kepadanya dan mengutarakan maksudnya untuk meminang sang Dewi menjadi istrinya.
Mendengar itu,sang Dewi yang memang sudah dijodohkan oleh kehendak suci kepada Alex, dan sedang menantikan masa dimana sang pujaan hati terlahir sebagai manusia,menjadi sangat marahnya.
Dipukulnya belakang sang pemuda dengan selendang nya sehingga mengakibatkan sang pemuda menjadi bongkok.
Semenjak itulah nama pemuda itu berganti menjadi Dewa bongkok.
Pemuda itu menyadari kekeliruannya dan bertapa untuk menebus dosanya,hingga dikenal dengan sebutan Pertapa sakti Dewa bongkok.
"Terimakasih Dewi,meskipun aku telah menjadi seorang Dewa di alam keabadian,ijinkan aku selalu memuja mu disetiap sembahyang ku" kata Dewa sakti lurus hati sambil melesat terbang ke angkasa raya dan hilang di balik kerlip bintang gemintang.
__ADS_1
*********