
Seminggu perjalanan tidaklah di ceritakan, karena memang tidak ada kendala di perjalanan.
Sebagai mana diketahui, bahwa tanah tak bertuan adalah daerah yang dikeramatkan oleh empat negeri,sebagai leluhur mereka semuanya.
Sebenarnya dahulu kala,seribu tahun yang lalu,sewaktu benua ini hanya ada satu ke Kaisarnya yang di pimpin oleh dinasti Chen.
Ketika serangan dari Kaisar tanah Nirwana, dan pemusnahan masal marga Chen diseluruh benua itu,empat pangeran dari dinasti Chen merubah marganya demi bisa menyelamatkan diri dan membentuk negeri sendiri sendiri.
Alex dan rombongannya berhenti di tepi sebuah telaga yang cukup besar dengan air yang jernih.
Tiba tiba kepala Alex bercahaya biru keunguan, kemudian nampak sebuah mahkota muncul di kepalanya.
Batu berlian sebesar telur ayam di tengah mahkota itu bercahaya biru keunguan memancar ketengah danau itu.
Cahaya itu menghantam sebuah tirai gaib yang sangat besar menutupi tengah danau itu.
Tubuh Alex naik melayang diudara setinggi pohon kelapa sambil menari mengitari tirai gaib yang berbentuk kubah raksasa ditengah telaga itu.
Dari tubuhnya keluar cahaya putih terang seperti berjatuhan menimpa kubah tirai gaib itu.
Tubuh Dewi muyimaeva juga bercahaya putih terang,lalu naik melayang diudara dan menari seperti yang di lakukan Alex.
Ketika tangan Dewi muyimaeva berpegangan dengan tangan Alex,cahaya yang keluar dari tubuh keduanya seakan seperti api yang mendapatkan sekam kering,kini jatuhan cahaya kian banyak seperti air hujan.
Semakin cepat gerakan keduanya menari, semakin banyak cahaya yang berjatuhan menimpa kubah tirai gaib itu.
Terlihat kubah di tengah danau itu mulai retak, semakin banyak,dan semakin banyak,hingga akhirnya;
"Prang!!".
Terdengar suara seperti kaca yang pecah berantakan jatuh menimpa telaga.
Bersamaan dengan pecahnya kubah tirai gaib itu,sebuah istana sangat besar dan megah terbuat dari emas dan permata terlihat berdiri disebuah pulau ditengah telaga, dan sebuah jembatan berlapis emas terbentang dari pulau di tengah telaga,ke pinggir telaga.
Cahaya di tubuh Alex meredup,bersamaan dengan itu perlahan tubuhnya mulai melemah,hingga akhirnya jatuh kebawah.
Dewi muyimaeva secepat kilat menyambar tubuh sang suami dan membawanya terbang ke istana ditengah telaga itu.
Di depan gerbang istana,seorang laki laki berusia empat puluh tahunan menyambut mereka.
Sedangkan ke empat istrinya yang lain turut melayang diudara menyusul sang suami ke istana di tengah telaga itu.
Sedangkan para pendekar memandang takjub pada istana di tengah telaga itu, Tanpa berani ikut kedalam istana.
"Saudara Syaoran, ternyata firasat ku benar, bahwa tuan agung ada hubungannya dengan negeri dalam legenda Fangkea yang hilang seribu tahun yang lalu,betapa bahagia hatiku,ternyata yang kita dukung adalah titisan leluhur kita di benua ini"kata Zhuang haocun kepada Shao syaoran.
"Ya,semenjak kita diselamatkan oleh tuan agung,aku sudah kagum dengan beliau,sekarang kekaguman ku bertambah lagi karena beliau adalah titisan majikan istana Fangkea" kata Shao syaoran.
Sedangkan didalam istana Fangkea,Alex tidur disebuah tempat tidur mewah berbantalkan paha Dewi muyimaeva,di kelilingi semua istrinya.
Dewa cahaya suci menatap kearah Dewi muyimaeva,kemudian menjura didepan Dewi kecantikan itu.
"Nona Dewi,apa yang nona impikan selama ini, kini telah menjadi kenyataan,semoga nona bisa mendampingi junjungan saya dengan sebaik baiknya"kata Dewa cahaya suci.
__ADS_1
"Terimakasih Bai el, ribuan tahun aku hidup dalam kerinduan ku,dan kau tahu beribu ribu Dewa meminang ku, tetapi aku diciptakan khusus untuk suami ku, kini aku hidup bersama dengannya,tentu saja aku bahagia"kata Dewi muyimaeva.
"Dewi,apakah kakak tidak apa apa?"tanya putri Giok Lin cemas.
"Kakak Lin,kau tidak usah khawatir,kakak cuma kelelahan karena tenaganya terkuras habis untuk memecahkan kubah tirai gaib itu,
sebentar lagi pasti siuman"kata Dewi muyimaeva.
Putri Annchi memijat pelipis Alex perlahan, hingga akhirnya mata Alex terbuka menatap ke sekelilingnya.
"Panggilah para pendekar untuk masuk ke istana ini,kasihan mereka di luar "kata Alex kepada salah satu istrinya.
Puri Kayla bangkit berdiri, dan berjalan keluar dari istana itu menuju tempat para pendekar duduk beristirahat.
"Kalian semua,ayo masuklah kedalam,suami ku sudah menanti kalian" kata putri Kayla.
Mendengar itu,seluruh pendekar yang tadi duduk beristirahat di pinggir telaga,cepat cepat berjalan melewati jembatan untuk menuju kedalam kompleks istana.
Ketika melewati gerbang benteng istana,mata mereka terbelalak menatap kemegahan istana Fangkea yang selama ini mereka ketahui dari cerita tutur dari mulut ke mulut saja.
Didalam kamarnya,Alex duduk diatas tempat tidur,di belakangnya Dewi muyimaeva sedang menyalurkan hawa murni ketubuh Alex untuk menambah tenaganya.
Setelah selesai, ia memberikan Alex sebutir pil penambah tenaga untuk memulihkan stamina Alex yang habis terkuras.
Beberapa saat,tenaga Alex kembali pulih seperti semula,ia berjalan keluar kamar menemui para pendekar yang sedang duduk di depan istana.
"Dibelakang banyak rumah rumah prajurit,kalian bisa mempergunakannya untuk tempat tinggal kalian"kata Alex pada mereka.
"Aku akan membangun kembali Fangkea yang makmur, Fangkea yang pernah menjadi legenda tentang kejayaannya,aku sangat memerlukan bantuan kalian semua, terutama kalian semua istri istri ku"kata Alex kepada semua orang yang ada di situ.
"Yang pertama adalah memindahkan semua prajurit dan rumah rumah mereka serta kebun serta lahan pertanian mereka, aku ingin disekeliling telaga ini sejauh duaratus depa,hutannya dipelihara dan di bersihkan supaya menjadi taman hutan kota nantinya"kata Alex.
Tubuh Alex melayang diudara kearah tepi telaga di ujung jembatan emas.
Dari tangan kanannya memancarkan cahaya puti kemilau,yang meluncur kearah hutan di ujung jembatan emas.
Hutan di ujung jembatan emas itu diselimuti oleh cahaya putih yang terus melebar seperti api membakar rumput kering.
Setelah cahaya putih terang itu memudar, nampaklah jalan yang terbentang lebar,dengan ratusan rumah besar berjejer rapi,
Dibelakang rumah, nampak bentangan sawah yang sangat luas juga kebun kebun.
Alex kembali terbang ketempat lain,dan hal yang sama terulang kembali,bentangan sawah dan kebun sangat luas serta rumah rumah yang besar.
Setelah semua prajurit dari dunia dimensi telah dikeluarkannya semua, Alex masih terus membentangkan jalan raya di sekeliling telaga.
Diujung jembatan di tepi telaga,nampak sebuah gerbang besar berdiri, dengan ratusan prajurit jaga,dan di kiri kanannya berbaris ribuan Barak prajurit.
Nampak pula Lau me,Liong san dan Soa ning berdiri di halaman istana.
Secara ajaib jalan ke Utara ke kota Chong siu terbentang lebar,serta jalan ketimur menuju ke negeri Yuan juga terbentang lebar.
Para penduduk bingung cuma dalam satu malam,jalan raya langsung terbentang.
__ADS_1
Disekeliling telaga berdiri ratusan ribu bangunan barak prajurit lengkap dengan alun-alun dan tempat latihan serta beberapa menara kultipasi.
Sekarang Alex sudah berstatus tuan Matrix,dia bisa mengeluarkan apa saja dari dunia Matrix, tentu saja yang sesuai dengan tingkat kemajuan manusia saat itu.
Disamping mengelola sistem yang disebar untuk umat manusia, Matrix juga memiliki misi misi lainnya.
Sedangkan tuan Matrix adalah penguasa semacam Kaisar yang menguasai dunia Matrix.
Sekarang Alex telah memiliki limaratus orang perwira tingkat satu,serta enam ratus orang perwira tingkat dua.
Perwira tingkat satu dengan kultipasi setingkat Dewa Bumi tingkat akhir,sedangkan untuk perwira tingkat dua dengan tingkat kultipasi setingkat Dewa Bumi awal sampai tingkat enam.
Yang membuat mereka bertambah hebat adalah senjata senapan laser dan pistol laser yang khusus didatangkan dari dunia Matrix.
Duaratus pasukan khusus disiagakan di dalam benteng istana di tengah danau.
Sebulan setelah kehidupan kota Fangkea mulai bergerak kembali, dari timur tiba sepuluh ribu pasukan yang Alex pesan dari negeri Yuan yang di bawa langsung oleh Kaisar Yuan dan permaisurinya.
Para prajurit yang baru masuk,langsung dimasukan ke barak prajurit baru, barak para tamtama
Baru beberapa hari Kaisar Yuan tiba,dari negara Song tiba pula sepuluh ribu pasukan pesanan Alex yang dipimpin oleh Kaisar Song sendiri.
Acara penyambutan kedua Kaisar itupun diadakan sangat meriah sekali.
Kedua orang Kaisar beserta kerabatnya sangat takjub melihat kemegahan istana Fangkea,istana para leluhur mereka berdua.
"Anakku,aku sebagai Kaisar negeri Yuan,dan atas nama rakyat negeri Yuan,menyatakan mendukung penuh kebangkitan negeri Fangkea"kata Kaisar Yuan pada saat jamuan makan malam.
"Ya,anakku,aku juga menyatakan mendukung penuh negeri Fangkea bangkit kembali,semoga kau bisa membawa negeri ini kearah yang lebih baik"kata Kaisar Song melengkapi dukungan kaisar Yuan.
Beberapa hari setelah jamuan itu,kedua Kaisar kembali ke istananya masing masing.
Dalam waktu yang singkat,jantung hutan keramat menjadi kota yang ramai dikunjungi orang orang yang penasaran dengan bangkitnya negeri Fangkea yang sudah ribuan tahun hilang.
Banyak juga orang yang pindah ke kota Fangkea untuk mencari peruntungan nasib yang lebih baik,ada yang sebagai pedagang,ada petani sawah,petani sayuran,ada pula membuka usaha peternakan.
Hingga dalam waktu singkat,kota Fangkea menjadi salah satu kota yang sangat ramai.
Tidak lupa Alex mengutus para prajurit nya untuk menjemput kedua orang gurunya untuk tinggal bersamanya didalam istana Fangkea.
Disetiap batas negeri,Alex juga mendirikan gerbang batas negeri,tempat segala orang dan barang yang keluar masuk negeri itu bisa dipantau.
Dalam waktu yang singkat,Fangkea tumbuh menjadi negeri penghasil pangan terbesar di benua itu.
Disekitar kota raja Fangkea,banyak tumbuh kota kota dan desa desa baru dan membuka usaha pertanian dan perkebunan.
Kabar tentang bangkitnya negeri Fangkea dalam waktu yang sangat singkat sudah menyebar luas keseluruh benua.
Negeri yang didukung oleh dua keKaisaran besar yaitu negeri Song dan negeri Yuan,banyak yang suka dan ada pula yang tidak suka.
Terutama Negeri Han,sang Kaisar yang senantiasa mendapat hasutan dari Mentri Kuang yuze,lama kelamaan menjadi terpengaruh juga akhirnya.
__ADS_1
Kaisar Han thio qi akhirnya menelan mentah mentah hasutan Mentri Kuang yuze kepadanya.
********