
Pagi menjelang,kini di bekas hutan ini tidak lagi terdengar suara Kokok ayam hutan di kejauhan, alam berjalan seperti tanpa penghuni lagi.
Setelah selesai sarapan,Alex,Liong san dan kedua pengawal Kaisar siluman Serigala itu bersiap siap melanjutkan perjalanan menuju gunung Hew ko tempat markas kaisar siluman serigala hitam.
Tetapi ternyata ketiga puluh pendekar pria itu tetap ingin bersama Alex dan berjanji setia menjadi bawahan Alex.
Setelah janji setia,Alex mengijinkan ke tiga puluh pria itu ikut perjalanannya,asal mau mentaati semua perkataannya.
Perjalanan menuju Gunung Hew ko tidaklah terlalu sulit,karena pohon pohon sudah banyak yang tumbang dan hangus dimakan api.
Bahkan di beberapa sisa Tunggul pohon,masih terlihat asap atau api yang menyala membakar sisa Tunggul pohon itu.
Dari kejauhan sudah tampak gunung Hew ko menjulang tinggi di selimuti oleh pepohonan yang rapat.
Di namakan gunung Hew ko,atau gunung monyet, karena penghuni utama gunung ini adalah monyet besar berbagai ras.
Di kaki bukit Hew ko itulah adanya sebuah goa yang sangat besar tempat markas Kaisar Serigala hitam berada.
Di kaki bukit,di pinggiran hutan lebat dan hutan gundul,berbaris seribu anggota pasukan siluman Kera yang bertubuh besar besar,sedangkan di sisi kirinya berbaris seribu anggota pasukan Serigala hitam besar besar pula.
Mareka semua adalah pasukan khusus Siluman tingkat enam.
Didepan pasukan itu tampak berdiri tiga orang laki laki besar,yang seorang mengenakan mahkota serta dua orang yang lain memegang pedang sebesar daun pisang.
Merekalah Kaisar Gong yang Kun,beserta pengawalnya Mo Jang siluman kera dan Di Thu siluman serigala.ketiga siluman ini sudah berusia lebih dari seribu tahun.
Melihat pasukan musuh itu,Alex berkata kepada Liong san, "Liong san,bawa orang orang untuk mundur ketempat yang aman serta lindungi mareka,aku akan melawan mareka semuanya.
"Baiklah pangeran,pangeran berhati hatilah,mareka anggota pasukan khusus yang mempunyai tingkat kepandaian sama"kata Liong san lalu mengajak semua orang untuk mundur hingga diluar jangkauan ledakan.
Alex kembali mengeluarkan senapan laser milik nya dan dipasang dengan mode roket.
Ledakan demi ledakan terjadi,tetapi siluman tingkat enam bukanlah musuh yang mudah untuk di tundukan.
Sudah beberapa ledakan terjadi,hutan hutan mulai musnah,tetapi cuma beberapa saja siluman yang mati,sisanya bisa menghindar semuanya.
Karena tidak efektif,Alex menyimpan kembali senapannya,dan mengeluarkan pedang mustika bintang milik nya.
Pedang berwarna hijau kekuningan itu mengeluarkan hawa panas luar biasa.
Alex juga menerapkan jurus tubuh api tingkat empat,serta jurus mata Dewa tingkat empat, maka dari tubuhnya keluar nyala api hijau kekuningan dan bola matanya berwarna hijau kekuningan yang memancar seperti laser pula.
Dengan pedang mustika bintang yang terhunus di tangan kanan,Alex bergerak secepat cahaya, melesat kearah lawannya tanpa bisa di ikuti mata.
Siluman yang terkena sabetan pedangnya langsung mati dengan tubuh atau bagian tubuh yang putus serta masak seperti di panggang api.
Bagi yang terkena cahaya pandangan mata nya,tubuhnya langsung meledak terbakar.
Hampir tidak ada satupun yang bisa mendekati tubuhnya lebih dari empat langkah karena panasnya api yang menyelimuti tubuh Alex.
Alex terus berkelebat kesana kemari,tiap kelebatan nya yang secepat kilat itu,pasti ada berpuluh puluh nyawa siluman yang terbang melayang dengan berbagai kondisi tubuh yang tidak karuan lagi.
Hingga beberapa saat kemudian, pasukan siluman kera dan siluman serigala itu tinggal beberapa ratus saja lagi sisa nya.
Bukan main marahnya Kaisar siluman serigala hitam melihat kenyataan bahwa pasukan khususnya saja tidak bisa berbuat apa apa melawan Alex seorang diri.
"Kalian berdua,cepat ringkus pemuda itu"perintah Kaisar siluman serigala hitam kepada kedua orang pengawalnya itu.
Kedua pengawalnya itu maju menghadapi Alex dengan merubah tubuhnya menjadi seekor kera sebesar gajah dan seekor serigala yang juga sebesar gajah.
Kedua siluman itu menyerang di bantu oleh ratusan anggota pasukan yang tersisa laksana gelombang laut menimpa pantai,silih berganti susul menyusul tiada hentinya.
__ADS_1
Tetapi Alex bergerak juga semakin cepat,hingga akhirnya gerakan Alex tidak lagi bisa di ikuti mata siapapun,ia seolah olah bisa berpindah pindah tempat sesuka hatinya.
Dan setiap sekali berpindah tempat, setidaknya ada empat atau lima siluman yang terbelah,terputus,atau hancur meledak.
Hingga satu ketika,Mo Jong menyerang dari depan,sementara di belakangnya menyerang Di Thu dengan ganasnya.
Mo Jong sang siluman kera ini melompat keatas sambil mengayunkan pedangnya kearah leher Alex,namun dengan ajaibnya,Mustika pedang bintang di tangan Alex tiba tiba menjulur memanjang dengan kecepatan super menembus leher Mo Jong hingga kepalanya terkulai kebelakang lalu ambruk Ke tanah.
Di Thu yang melihat rekannya mati,nyalinya menjadi ciut,mencari kesempatan untuk berlari.
Tetapi malang,sebelum niat itu tersampaikan, lehernya juga keburu putus dari badannya tanpa sempat dia menyadarinya.
Alex mempercepat gerakannya hingga beberapa kepala siluman berguguran ketanah.
Cuma beberapa saat saja,sisa pasukan siluman itupun habis musnah.
Alex menatap ke sekelilingnya,dia melihat Kaisar Siluman serigala hitam berniat pergi dari situ.
Alex melompat menghadang didepan Kaisar Gong yang Kun yang berniat melarikan diri itu.
"Kau adalah biang kerok kematian para penduduk yang dimangsa siluman,kini mau melarikan diri,tidak akan kuberi kesempatan kedua padamu"kata Alex murka
"Kau pikir bisa mengalahkan aku?,huh kau mimpi,akan ku habisi kau sekarang,darah mu akan membuat ilmu ku bertambah tinggi,aku tidak akan bisa terkalahkan lagi bila aku sudah meminum darah mu"kata Kaisar siluman serigala hitam itu sambil merapalkan ilmu nya.
Tubuh siluman serigala hitam itu tiba tiba berubah menjadi seekor serigala yang sangat besar,sebesar sebuah kedai kopi di pinggir jalan saja layaknya.
Semua ujung jari tangan dan kaki nya keluar kuku sangat runcing,seruncing dan setajam pedang, sedangkan taring di moncong nya terlihat seperti buah pisang, tajam dan mengerikan.
Kaisar siluman itu walaupun besar,tetapi ternyata bisa bergerak sangat cepat dan ganas juga.
Kaisar siluman itu menyerang Alex dengan menyabetkan kuku kukunya yang runcing dan tajam dengan kecepatan sangat tinggi.
"BUM!!!".
Dua tenaga yang besar berbenturan menimbulkan suara ledakan hebat.
Tubuh Alex terjajar empat langkah kebelakang,sementara tubuh Kaisar siluman Serigala hitam itu terlempar hingga seratus langkah kebelakang membentur batu besar hingga pecah berantakan.
Kaisar siluman serigala bangkit berdiri, memuntahkan segenggam darah segar pertanda dia terluka dalam sangat serius.
Siluman serigala hitam itu berdiri sambil terhuyung huyung ,dan kembali merapalkan ilmunya.
Kini tubuh Kaisar serigala itu membesar sebesar rumah dan setinggi pohon.
Tangannya diayunkan kekiri dan kekanan sehingga pohon pohon yang terkena ayunan tangannya, beterbangan kemana mana.
Kedua tangan Alex memegang gagang mustika pedang bintang lurus diatas kepala nya,tubuhnya terangkat keudara dalam posisi horizontal sambil berputar seperti bor.
Lama kelamaan putaran tubuh Alex sangar cepat dengan nyala api hijau kekuningan itu melesat seperti anak panah yang lepas dari busurnya, menembus dada sang Kaisar serigala hitam hingga keluar lewat belakang tubuh nya,menyisakan sebuah lobang sebesar tubuh manusia.
Tidak ada ledakan,tidak ada dentuman,yang terlihat cuma tubuh sang Kaisar serigala hitam yang masih berdiri bergoyang goyang dengan lobang di dadanya sebesar tubuh manusia.
Mata Kaisar serigala hitam itu berkedip kedip sesaat seakan tidak percaya dengan apa yang terjadi pada nya,lalu tubuh itu bergoyang seperti pohon kelapa yang tertiup angin, kemudian ambruk ke bumi.
Alex mengambil batu mustika siluman yang ada pada ketiga siluman ribuan tahun itu.
Karena seekor binatang siluman,binatang ilahi,binatang surgawi,binatang spiritual,apa bila sudah berumur seribu tahun atau lebih,batu energinya sudah bermutasi menjadi batu mustika yang sangat banyak khasiatnya.
Begitu pertempuran itu selesai,dengan tewasnya sang Kaisar siluman serigala hitam,terdengar dari arah hutan suara hiruk pikuk sorak Sorai meng elu elu kan kemenangan Alex itu.
Bersamaan dengan suara itu,dari balik pepohonan bermunculan siluman serigala putih dan merah yang menyerupai manusia biasa.
__ADS_1
Dari belakang Alex terlihat Liong san beserta tiga puluh orang pendekar, keluar bersorak menyambut kemenangan Alex.
Sedangkan dari dalam hutan,keluar Kaisar Deng suan yi beserta ribuan masyarakat siluman nya, Kaisar Jiang yuwen juga beserta ribuan masyarakat silumannya.
"Hidup yang mulia tuan agung!".
"Hidup yang mulia tuan agung!".
"Hidup yang mulia tuan agung!".
mareka semuanya bersorak Sorai menyambut kemenangan Alex itu.
"Dengarkanlah oleh kalian semuanya,hari ini dan seterusnya,hutan Kerajaan siluman ini ada di bawah kendali dua kerajaan siluman,yaitu kerajaan siluman serigala putih dan siluman serigala merah,seperti ribuan tahun yang lalu,tidak ada bangsa manusia yang boleh merusak dan menguasai wilayah ini,tetapi sebaliknya,semua bangsa siluman tidak boleh mengganggu manusia yang ada disekitar hutan ini.Harus saling menghargai dan saling menolong hingga anak cucu kalian nantinya,ingat ingatlah itu,barang siapa yang berbuat jahat,aku sendiri yang akan menghukumnya nanti.Kalian para pendekar adalah saksinya"kata Alex lantang didengar semua orang.
Malam itu mareka dijamu di istana keKaisaran siluman serigala putih, karena istana Kaisar serigala putih lah yang terdekat dari situ.
Dalam pesta itu, berkumpul kedua Kaisar dari Negeri siluman serigala putih dan siluman serigala merah.
"Kaisar Deng suan yi,dimanakah letak portal dimensi itu berada?"tanya Alex saat mareka duduk melingkari sebuah meja sambil makan makan.
"Tuan agung,portal itu ada di dalam kuil Dewa suci di sisi selatan gunung Hew ko,kalau tuan kesana,tolong tutup kembali portal itu agar tidak ada lagi mahluk dari Dunia kegelapan yang masuk ke Dunia ini" kata Kaisar Deng suan yi.
"Aku mang berencana akan kesana,karena aku mau ke alam Dunia Bidadari untuk mencari obat buat kedua orang istriku yang terkena racun jamur jari iblis"kata Alex sambil menghela nafas dalam dalam.
"Tuan agung,di alam tengah ada ratusan portal yang menghubungkan ke berbagai alam,apakah tuan tahu portal yang mana yang menuju ke alam Dunia Bidadari?" tanya Kaisar Deng suan yi lagi pada Alex.
Mendengar itu Alex tertegun sejenak,ia tidak menyangka bisa serumit itu.
Kaisar Deng suan yi mengeluarkan sebuah buku tipis dari kulit binatang,dan disitu tertulis peta semua pintu portal yang ada di alam tengah secara lengkap dan gamblang.
Kaisar siluman serigala putih itu menyerahkan peta itu kepada Alex, "tuan,terimalah ini,ini mungkin bisa berguna bagi tuan,sesungguhnya peta ini berasal dari seorang Dewa yang menciptakan portal itu dam menyerahkan peta ini kepada leluhur bangsa Serigala selagi masih menjadi satu bangsa,yaitu serigala perak"...
Alex menerima peta itu,mengamatinya dan sambil tersenyum berkata, "tentu saja Kaisar,ini sangat berguna bagi kami,kalau begitu besok kami akan berangkat langsung ke alam tengah melalui portal yang ada di kuil Dewa"...
Tiba tiba ketiga puluh orang pendekar itu bersimpuh di depan Alex sambil berkata, "tuan,biarkanlah kami mengikuti tuan kemana pun,jadikan kami pengawal tuan"...
Alex terharu melihat kemauan para pendekar itu,namun ia tidak bermaksut melibatkan para pendekar itu dengan masalah.
"Bukannya aku menolak keikutsertaan kalian,tetapi ada tugas yang harus kalian laksanakan untuk ku,bagilah kalian menjadi dua kelompok,kelompok pertama ke Negeri Song dan sampaikan surat ku kepada ayahanda Kaisar Song,ceritakan semuanya bahwa putri Song Kwan si istriku terkena racun jamur jari iblis dan obatnya cuma ada di alam Dunia Bidadari,dan aku bersama kedua orang istriku sedang menuju kesana secepatnya untuk mencari obat itu,begitu juga sebagian rombongan yang lain,pergilah ke Negeri Yuan,sampaikan surat ku dan ceritakan lah hal yang sama,setelah selesai,kalian boleh menunggu ku di sini,karena aku pasti akan kembali,masih banyak tugas yang harus ku lakukan disini,bagai mana,apakah kalian bersedia?",tanya Alex.
Ketiga puluh orang pendekar itupun mengangguk dan berkata bersedia.
Malam itu Alex menulis surat untuk kedua orang mertuanya itu.
Malam kian larut,setibanya didalam kamar yang telah disediakan,Alex dan Liong san secepatnya masuk ke alam dimensi milik Alex.
Disana putri Giok Lin Dan Putri Kwan si terbaring lemah di tempat tidur di temani oleh Soa Ning yang setia.
Bibir kedua putri itu tidak lagi pucat pasi,tetapi sudah agak membiru,dan tubuhnya kian lemas.
"Bertahanlah putri, bertahanlah demi aku, kalian wanita terkuat di semesta ini,aku tahu kalian pantang menyerah,tetaplah bersemangat wahai bidadari ku,akan kulakukan apapun untuk kesehatan kalian,meski jantung ku yang harus ku korbankan"kata Alex mendekap kedua istrinya itu,lalu mencium pipi keduanya bergantian. Pertahanan terakhirnya kini runtuh, dua tetas air mata mengalir di pelupuk matanya,se tegar tegar nya jiwa seorang pendekar tangguh,tapi bila harus melihat orang yang di cintai nya tergolek lemah bertaruh dengan waktu, perasaannya pun pasti akan hancur lebur,tetapi dia berusaha kuat agar kedua istrinya juga menjadi tenang.
\*\*\*\*\*\*\*\*
Terimakasih bagi yang sudah membaca novel ini,serta penghargaan setinggi tingginya bagi yang sudah mendukung saya.Dukung terus supaya semangatnya bertambah.
__ADS_1