
Pagi hari datang lagi, kini dua pasukan kembali berhadapan seperti hari kemarin dalam posisi siaga seperti hari kemarin juga.
Tidak ada perubahan dalam barisan dan strategi peperangan, semua mirip seperti kemarin.
Meriam cahaya beradu dengan meriam biasa yang berakibat hancurnya pasukan meriam biasa.roket roket kecil berhamburan menghantam posisi lawan.
Ditengah peperangan yang kacau balau,hiruk pikuk itu,tampak Kuang yuze melambaikan tangan kearah Alex sambil mengangkat pedangnya tinggi tinggi sebagai tantangan.
Alex menatap kedua istrinya sambil bibirnya menyunggingkan senyum, "kalian berdua bersiaplah,kita akan menyelesaikan peperangan ini secepatnya,tanpa harus mengorbankan lebih banyak prajurit yang tidak berdaya itu"...
"Benar kakak,mereka menyusun rencana licik, mengira kita tidak mengetahuinya,padahal itu yang kita inginkan, ayolah kakak,kasihan korban prajurit Lau me sudah terlalu banyak, harus kita sudahi peperangan ini"kata Dewi muyimaeva.
"Iya,ayo kita kesana, kita selesaikan sekarang saja"kata Alex sambil melompat kearah Kuang yuze yang di ikuti oleh kedua orang istrinya.
Ketika Alex dan kedua istrinya sampai di dekat Kuang yuze, prajurit yang tadi berbaris tiba tiba menepi membikin lingkaran mengelilingi Alex dan kedua istrinya.
Mata Kuang yuze terbelalak menatap Dewi muyimaeva dan putri Annchi dari dekat.
Karena kecantikan keduanya yang luar biasa,sampai sampai dengkul Kuang yuze gemetaran menatap kedua bidadari itu.
"Ha ha ha,sekarang tamat riwayat mu,kau memakan umpan yang kami berikan"kata Kuang yuze tertawa senang, karena merasa maksudnya terlaksana.
Dari belakangnya keluar empat orang tetua perguruan sambil tertawa tawa gembira.
"Sungguh nasip sangat beruntung hari ini,harta benda Fangkea kita dapatkan,bidadari cantik juga kita dapatkan"kata salah satu dari empat tetua perguruan itu.
Namun belum lagi mereka selesai dengan kegembiraannya,terdengar suara;
"Prak!!"
Seperti suara ranting yang dipatahkan,dan tetua perguruan yang tadi bicara,mulutnya tiba tiba saja hancur melesak kedalam hingga otaknya terburai keluar lewat mulutnya itu,dan ambruk tanpa bisa bicara lagi.
"Maap dia tidak beruntung seperti perkataannya,ternyata nasibnya tersial" kata Dewi muyimaeva sambil tersenyum.
"B4n9sat!,cepat kita keroyok mereka bertiga, jangan kasih ampun lagi" kata Kuang yuze memberikan aba aba.
Secepatnya mereka berempat maju menyerang kearah Alex dan kedua orang istrinya.
Kuang yuze dan Kuang min mengeroyok Alex, sedangkan Luo mian dan mo gwan mengeroyok Dewi muyimaeva, sedangkan Tau liang melawan putri Annchi.
Pada dasarnya ilmu putri Annchi dan juga tingkatannya sangat jauh diatas lawannya,maka tidaklah sulit bagi putri Annchi untuk menyudahi perlawanan musuhnya.
Ketika lawannya baru saja membabatkan pedangnya,putri Annchi berkelit kekanan lawannya.
melihat itu lawannya berbalik kekanan sambil membabatkan kembali pedangnya.
Putri Annchi berkelit kembali ke kiri dan dia melihat ada ruang terbuka sedikit di rusuk kanan lawannya itu.
Dalam kesempatan yang cuma tercipta sangat singkat itu,pedang putri Annchi berhasil bersarang di rusuk kanan musuh nya.
Dan disaat musuhnya terhuyung kebelakang, satu babatan pedang menghantam lehernya hingga kepalanya jatuh ketanah sebelum tubuhnya menyusul jatuh.
Sedangkan pertarungan antara Alex melawan Kuang yuze dan Kuang min berjalan cukup seru.
Dengan kelicikan mereka berdua,mereka bisa mengimbangi Alex.
Seperti gelombang air laut,serangan Kuang yuze dan Kuang min susul menyusul,satu dari depan dan satu dari belakang, atau kalau tidak,mereka menyerang dari kiri dan kanan Alex.
Untungnya Alex memiliki ilmu meringankan tubuh tingkat sempurna, ditambah tingkatannya yang sudah jauh diatas kedua lawannya, membuat semua serangan lawan cuma seperti main main saja dimatanya.
Hingga pada satu kesempatan,saat Kuang min menyerang Alex dari depan dan Kuang yuze menyerang Alex dari belakang,dengan gerakan super cepat yang tidak bisa di ikuti oleh mata, Alex menghindar dari serangan dan beralih kebelakang Kuang min sambil melepaskan sepertiga dari tenaganya kearah belakang Kuang min.
"Bum!!".
__ADS_1
Belakang Kuang min telak kena tinjuan Alex di belakang.
Tubuh Kuang min terpelanting kedepan seperti meteor jatuh dan menabrak tubuh Kuang yuze hingga keduanya terlempar sejauh seratus langkah.
Beberapa prajurit yang terkena tabrak tubuh keduanya,terkapar dengan nyawa yang sudah melayang ke akhirat,sedangkan Kuang min jatuh dengan posisi tubuh diatas tubuh Kuang yuze,namun dengan kondisi tubuh bagian belakang hingga tembus kedada yang hancur remuk.
Begitu juga dengan tubuh Kuang yuze yang remuk di beberapa bagian terkena hantaman tubuh Kuang min.
Keduanya langsung menghadap Dewa akhirat tanpa sempat puas menikmati hasil kelicikannya.
Putri Annchi yang sudah selesai menghabisi lawannya terlebih dahulu,kini memasuki arena pertarungan antara Dewi muyimaeva dan Luo mian serta Mo gwan.
Kini satu lawan satu terjadi antara putri Annchi dan Mo gwan serta Dewi muyimaeva dan Luo mian.
Sedangkan Alex,sesaat setelah kematian dua orang Kuang bersaudara itu,tiba tiba berkelebat dihadapannya tiga orang tua ber jenggot putih panjang hingga sampai sepinggang itu.
"Sungguh kejam,kejam, kau bantai semua keturunan ku,sungguh aku tidak bisa lagi mengampuni mu anak muda, cepat kau cabut sendiri nyawa mu,agar aku tidak usah mengotori tangan ku dengan membunuh mu"Kaya Kuang diaouw penuh kepiluan melihat hampir semua anak dan cucunya tewas di tangan Alex, walaupun ada satu yang tidak ikut tewas yaitu Kuang thi,tetapi Kuang thi sudah menjadi manusia yang cacat seumur hidupnya.
"Orang tua tiga anak beranak,siapa yang meminta pengampunan mu,bahkan aku sendiri belum tentu mau mengampuni nyawa mu, jangan hanya karena umur mu lebih tua lalu kau merasa lebih hebat dari orang lain,belum tentu pak tua,coba kau lihat anak mu itu,dia di beri makan oleh sang Kaisar,tetapi dengan teganya dia justru menjerumuskan dan menghancurkan Kaisar yang telah memberinya makan selama ini,apakah itu manusia menurut mu,atau memang seluruh darah Kuang seperti itu,darah penghianat, kalau begitu kalian semua bukan manusia, tetapi lebih rendah dari binatang,sedangkan binatang saja tahu rasa terimakasih kepada majikan yang telah memberinya makan, tetapi kalian, lima generasi bersekongkol mencuri kedudukan dan harta milik orang lain untuk kalian sendiri, sungguh hal biadab dan sangat memalukan"kata kata Alex terdengar lantang.
Semenjak kematian kedua Kuang bersaudara itu,otomatis pertempuran langsung berhenti dengan sendirinya,karena prajurit yang tersisa kehilangan semangat tempurnya.
Tinggal kini yang masih bertempur adalah Dewi Muyimaeva melawan Luo mian dan putri Annchi melawan Mo gwan,serta Alex melawan tiga leluhur keluarga Kuang.
Mendengar perkataan Alex yang cukup panjang menerangkan keburukan mereka,mereka bukannya jadi sadar,tetapi malah kian berkobar api amarah di hati mereka.
Memang sudah sifatnya manusia,tidak ada yang mau disalahkan kendati sesalah apapun tindakannya.
Biasanya orang dengan sifat seperti ini,berkeluh kesah dengan orang lain bukan dengan maksud mencari kebenaran,tetapi mencari pembenaran dari tindakannya yang salah.
Salah seorang dari Leluhur keluarga Kuang yang terlihat paling tua, yaitu Kuang bai melangkah maju sambil menunjuk kemuka Alex dengan amarahnya yang meluap luap.
"Anak muda,tubuhmu masih bau kencur,ubun ubun mu masih bergerak, tetapi mulut mu sudah melebihi mulut serigala, dengan seenak isi perutmu kau caci maki keturunan ku, kau tahu, dengan sekali sentilan jari tangan ku, rahang mu akan terlepas, kau terlalu besar omong tanpa mengukur batas diri sendiri"kata leluhur Kuang bai sambil maju menyerang Alex dengan setengah bagian dari tenaga dalam nya.
"Bum!!".
Sebuah ledakan besar terdengar menggelegar di pagi menjelang siang itu.
Debu,pasir dan tanah berterbangan keudara bersama rumput rumput basah.
Sebuah lubang cukup besar tercipta hasil dari ledakan itu.
Setelah debu,pasir dan tanah yang berterbangan keudara tadi sirna,kini terlihat Alex terjajar sampai empat tindak, sedangkan leluhur keluarga Kuang terjajar mundur hingga sepuluh tindak,setetes darah segar menetes di bibirnya,pertanda organ dalamnya mulai terluka.
"Ternyata kau memiliki sedikit kemampuan juga anak muda, baiklah, marilah kita bermain main sejenak"kata Kuang bai mulai bersiap siap mau menyerang kembali.
Sementara itu,Dewi muyimaeva yang sedang bertarung dengan Luo mian,setelah melihat sang suami yang di keroyok oleh tiga orang tua berkepandaian tinggi itu,segera mempercepat gerakannya hingga tidak lagi bisa dilihat oleh tetua Luo mian.
Hingga pada satu kesempatan,satu tendangan dengan gerakan sangat cepat, tidak lagi bisa di elakan oleh tetua Luo mian dan bersarang telak di dada lelaki tua itu.
Tubuh lelaki tua itu terpelanting jauh hingga mencapai seratus depa dari tempat itu,dan mendarat di tanah dengan kondisi tubuh yang sudah hancur di bagian dadanya.
Setelah selesai mengakhiri perlawanan tetua Luo mian,Dewi muyimaeva melompat menghadapi leluhur Kuang diaouw yang sedari tadi nampak mencari celah kelengahan Alex untuk melancarkan serangan curang nya.
"Orang tua,tidak usah berlaku curang,ayo sekarang kita bermain main sejenak,jangan perdulikan kakek mu yang sedang bertarung dengan suami ku,ayo ku ajak kau bersenang senang sejenak sebelum nyawa mu ku cabut"kata Dewi muyimaeva menantang Kuang diaouw.
Laki laki tua berjenggot putih panjang itu menoleh kearah Dewi muyimaeva dan terpana sejenak menatap kecantikan sang Dewi itu.
"Nona cantik,wajah mu sangat cantik,sayang bila harus terluka,lebih baik kau menjadi istri ku, lihatlah aku lebih perkasa dari pada suami mu itu, kau pasti menjerit jerit kepuasan bila menjadi istri ku"kata Kuang diaouw genit,penyakit turunannya mulai kumat.
__ADS_1
"Ternyata apa yang dikatakan suamiku,tidak ada yang salah sedikitpun tentang kalian, kalian memang keturunan darah kotor, dan sampai kapan pun tetap kotor,sehingga ucapan yang keluar dari mulut kalian pun berbau kotoran"kata Dewi muyimaeva dengan nada mulai meninggi.
Senyum manis dan mendamaikan hati yang biasanya selalu menghiasi bibirnya, kini berubah menjadi senyuman yang nampak mengerikan,seperti senyuman seekor serigala lapar yang menatap sekerat daging segar.
Melihat perubahan senyuman di bibir sang Dewi ini,tiba tiba jantung Kuang diaouw seperti mau meledak rasanya, ada energi mengerikan menyelimuti tempat itu, sehingga lutut Kuang diaouw bergetar seperti tidak mampu menopang tubuhnya lagi.
Kini yang tinggal cuma gengsi dan harga diri sebagai salah satu leluhur keluarga Kuang.
Pertarungan antara Alex dan leluhur Kuang bai masih berlangsung, setetes darah segar mengalir dari sela bibir leluhur Kuang bai itu.
Melihat sang ayah sudah terluka dalam,Kuang dong tanpa aba-aba langsung meluncurkan serangan kearah Alex.
Sebenarnya Alex sudah melihat sedari awal serangan itu,tetapi dia pura pura tidak melihatnya sambil mempersiapkan seperempat tenaga dalamnya.
Disaat Kuang dong menyerang Alex,Kuang bai dengan liciknya juga menyerang Alex dengan tenaga penuh nya.
"BUM!!!".
"BUM!!!".
Terdengar dua suara ledakan yang bersamaan waktunya menggelegar.
Kembali tanah,debu dan pasir berterbangan memenuhi udara disekitar situ.
Sangkin kuatnya tenaga ledakan itu,sebuah lobang uang besar muncul disitu.
Setelah debu, pasir dan tanah yang berterbangan mulai hilang,nampak tubuh Alex melesak kedalam tanah sedalam tubuh orang dewasa.
Tetapi tubuh Kuang bai dan Kuang dong terlempar hingga seratus tindak jauhnya dengan darah yang keluar dari mulutnya seperti darah kerbau yang di sembelih.
Di bagian lain, pertarungan antara putri Annchi dan tetua Mo gwan sudah hampir mencapai ******* nya,ketika dalam satu kesempatan,pedang ditangan putri Annchi berhasil membabat perut tetua Mo gwan,dan isi perut itupun terburai keluar semuanya.
Mo gwan menatap kearah perutnya seakan tidak percaya melihat seluruh isi perutnya terburai,termasuk usus dan makanan yang tadi pagi dimakannya kini tumpah keatas rerumputan.
Belum lagi dia sempat bereaksi apa apa,kembali tebasan pedang dari putri Annchi membelah dadanya.
Tubuh tetua Mo gwan pun terjengkang kebelakang dengan kondisi terbelah dua.
Selesai menuntaskan perlawanan tetua Mo gwan,putri Annchi melihat tubuh leluhur Kuang bai dan Kuang dong yang terlempar kini berdiri dengan kedua lutut menjadi tumpuan tubuhnya itu secepat kilat melompat kearah itu dan;
"Tras!".
"Tras!".
Dua kali suara tebasan membuat dua kepala leluhur keluarga Kuang itu jatuh mendahului tubuhnya.
Sedangkan sisa sisa murid perguruan Elang sakti,kini tidak ada satupun yang tertinggal hidup.
Setelah tumbangnya dua leluhur keluarga Kuang itu,kini perang benar benar telah dimenangkan oleh pihak Alex.
Duaratus sembilan puluh ribu prajurit baru yang baru direkrut oleh Kuang yuze itu kini semuanya melemparkan senjatanya ketanah,lalu duduk jongkok dengan kedua tangan dilipat kebelakang tengkuk semuanya.
Sorak Sorai dari prajurit Jendral Lau me terdengar membahana.
"Para prajurit menteri Kuang semuanya,kalian bisa memilih untuk kembali ke keluarga kalian,atau bergabung dengan prajurit negeri Fangkea itu terserah kalian semua,kalian bebas memilih"kata Alex lantang.
Beberapa orang yang merupakan perwakilan dari teman temannya, maju kedepan.
"Ampunkan kami Kaisar yang Budiman, kami dipaksa menjadi prajurit Mentri Kuang itu,padahal bukan kemauan kami,tetapi bila kami menolak menjadi prajurit,keluarga kami akan dibantai sampai habis,sekarang kami bersepakat,seandainya diperbolehkan,kami ingin mengabdikan diri kepada negeri Fangkea"kata para prajurit yang mewakili teman temannya tadi.
__ADS_1
Setelah bersumpah setia kepada negeri Fangkea dan Kaisar Alex,maka Alex membuka portal ke dunia dimensi miliknya, dan seluruh prajurit baru dimasukan kedunia dimensi untuk bergabung dengan dua puluh ribu prajurit yang terdahulu untuk melakukan pelatihan di dunia dimensi.
********