Mr Matrix

Mr Matrix
Cinta dan Air Mata.


__ADS_3

Karena ditanya hal yang aneh oleh putri Yue, membuat benteng pertahanan yang selama ini di pertahankan dengan susah payah oleh si pedagang kain,menjadi jebol juga pada akhirnya.


"Broooot bot bot bot!!"..


Tumpah ruah tempoyak busuk yang selama ini dipertahankan oleh sang pedagang bersama kuahnya membasahi celana nya hingga punggung kuda .


Pucat pasi bibir sang pedagang menatap kaki jenjang sang putri Yue.


Dengan gemetaran dan suara terbata bata,sang pedagang turun dan berlutut pasrah dihadapan sang putri.


"Am am pun tuan putri, hamba tidak sengaja tuan putri,jangan hukum hamba, hamba benar benar sakit perut tuan putri"ratap pedagang itu sambil menangis terisak Isak.


"Cepat cepat enyah dari sini,cuci pantat mu serta badan mu,aku tidak tahan baunya, cepaaat!!" teriak sang putri kepada pedagang itu .


Pedagang itu merasa nyawanya tertolong sejenak,kemudian segera berlari kebelakang rumah singgah yang memang ada sumur kakus serta tempat mandi.


"Kurang ajar,pemuda kayangan itu telah mempermainkan aku,awas saja kamu,akan ku pukul pantat mu nan ti sebanyak seratus kali "gerutu sang putri Yue sambil melangkah kedalam rumah singgah itu.


"Kok yang dipukul pantatnya sih putri,bukan kah memukul pantat itu kebiasaan kepada anak kecil?"tanya sang prajurit wanita tadi.


"Sebenarnya aku ingin memukul mukanya hingga bonyok,tetapi sayang bila ketampanannya berkurang gara gara bonyok itu,jadi pantatnya kan terlindung"jawab sang putri sambil melangkah masuk ke dalam ruangan rumah singgah itu.


Betapa jengkelnya sang putri ketika melihat pemuda tampan tadi yang tidak lain dari Alex itu sedang meringkuk tidur di sudut ruangan rumah singgah itu.


"Hei bangun,aku mual mencium bau tempoyak busuk diluar,eh kau disini enak anakan tidur,dasar tidak bertanggung jawab sama sekali!" teriak putri Yue jengkel kepada Alex yang dia anggap sebagai penyebab dirinya mencium bau bauan yang tidak seharusnya dia cium.


Beberapa kali dia berteriak,tetapi tubuh Alex tidak juga bergeming,seperti seorang yang pingsan bukannya tidur.


Dia mengayunkan kakinya untuk menendang bokong Alex,tetapi sesaat kemudian kakinya berhenti ditengah jalan,terpikir kasihan di pemuda itu bila sampai cedera gara gara kena tendang oleh nya.


Sambil berpikir sejenak,kemudian dia bergerak menarik bahu kiri Alex agar tubuhnya berbalik menghadap ke arah dia.


Namun ketika tubuh Alex sudah berbalik terlentang,jantung sang putri kini berpacu seperti mau melompat keluar dari dalam dadanya.


Sangkin kuat detak jantungnya,sehingga dada montoknya terlihat agak bergetar turun naik.


Seumur hidup,bahkan mungkin sepanjang masa,baru inilah ada seorang pemuda kelewatan cantik luar biasa,sehingga membuat cemburu ratu bidadari.


Kini entah kenapa sifat arogan,sombong ,angkuh dan egoisnya sirna seketika,berganti dengan sikap gugup.


"Kenapa tuan putri mengganggu saya?" tanya Alex sambil membuka matanya.


"Aah ti ti tidak apa apa,ke ke napa kau mempermainkan kami tadi?"tanya putri Yue dengan terbata bata karena jantungnya masih terasa mau copot.


"Aku memang tidak melihat siapapun tadi,kukira mahluk halus"kata Alex beralasan.

__ADS_1


"Kau siapa dan mau kemana?"tanya putri Yue akhirnya bertanya kepada Alex.


"Nama ku Liong,aku seorang pengembara kemana saja kakiku mau membawa ku melangkah" jawab Alex sengaja menggunakan nama kepangeranan negeri Fangkea nya.


"Aku putri Yue Yin,putri kaisar Qiao Liang dari tanah Nirwana,maukah kau pergi bersama ku ke istana?"tanya putri Yue dengan penuh harap.


Tetapi Alex menggelengkan kepalanya, "maap putri,aku tidak bisa bersama mu,arah dan tujuan kita berbeda,kita berdiri di sisi yang saling berseberangan dan tidak mungkin bisa berjalan bersama,meskipun nanti kita akhirnya akan bertemu,tetapi bukan sebagai sahabat seiring sejalan "kias kata kata Alex tidak terlalu jelas artinya


"Apa maksud dari kata kata mu itu,aku tidak mengerti"kata putri Yue sendu,terasa ada sesuatu masalah yang mengganjal diantara mereka.


"Tidak bisakah kau mengalah dan ikut bersama ku ke istana?" tanya putri Yue.


Alex menggelengkan kepalanya, "tidak!!,tidak!sebagai teman,tidak juga sebagai sahabat!,aku berjanji kita pasti akan bertemu lagi nanti,tetapi tidak sebagai teman ataupun sahabat, mungkin sebagai dua orang ksatria yang berhadapan saling membela kehormatan dan harga dirinya masing masing,aku senang sempat berkenalan dengan mu,jadilah pemimpin yang berguna bagi orang banyak,maka hidup mu akan bernilai disisi sang kehendak suci"kata Alex mengulurkan tangannya,menjabat tangan sang putri Yue .


Sesaat kemudian tubuh Alex menghilang dari pandangan putri Yue ,cuma derap kaki sang dewa Pegasus lah yang terdengar menjauh dan hilang dari pendengaran sang putri.


Beberapa saat sang putri termenung mencerna kata kata pemuda Liong tadi yang masih terngiang ngiang di telinganya, "aku berjanji kita pasti akan bertemu lagi nanti,tetapi tidak sebagai teman ataupun sahabat,mungkin sebagai dua orang ksatria yang berhadapan saling membela kehormatan dan harga dirinya masing masing".


"Sebagai dua orang ksatria yang berhadapan saling membela kehormatan dan harga diri masing masing".


"Sebagai dua orang ksatria yang berhadapan saling membela kehormatan dan harga diri masing masing".


"Dua orang Ksatria yang berhadapan!".


"Dua orang ksatria yang berhadapan!".


"Berhadapan!".


"Berhadapan!".


Beratus ratus pemuda yang mengharap cinta kasih nya,tetapi hatinya belum terbuka,sekali hati itu terbuka dan sangat mengharapkan cinta pemuda itu,ternyata takdir tidak mempertemukan mereka sebagai teman hidup tetapi musuh yang harus saling menghancurkan dan saling membunuh.


"Duhai Dewa Takdir,sungguh kejam diri mu,kenapa kau jadikan aku sebagai putri seorang kaisar yang zalim,seandainya kau jadikan aku putri seorang petani,mungkin aku sudah hidup bahagia, sekarang aku baru menyadari nikmatnya menjadi manusia biasa,mereka bebas berbuat apapun tanpa ada tekanan dari siapapun juga"Isak tangis sang putri kini tidak lagi terbendung .


Dia yang biasanya tegar,kokoh Sekokoh tembok batu,sombong dan angkuh serta egois,kini tersungkur tidak berdaya dihadapan yang namanya cinta pertama.


Dia benar benar jatuh cinta kepada pemuda Liong dalam pandangan pertamanya, tetapi langsung tersungkur di lembah kekecewaan pada saat itu juga,karena ternyata sang pemuda Liong adalah orang yang membenci sang ayahanda nya.


Andai boleh memilih, maka dia memilih pemuda Liong menghunuskan pedangnya dan menghujamkan pedang itu kepadanya,agar ia bisa tersenyum melihat cinta pertamanya yang mengakhiri hidupnya sendiri,dia akan minta dewa untuk membuat kelahirannya kembali sebagai jelata yang bisa bersama cinta pertamanya itu.


Pedih dan pilu membuncah di dalam dada putri cantik yang baru saja mengenal indahnya jatuh cinta,tetapi langsung merasakan betapa pedihnya rasa kecewa itu.


Entah mengapa, semenjak kepergian pemuda Liong tadi, dia merasa hatinya ikut terbawa pergi juga.


Sekarang dia baru merasakan arti hidup terasa hampa itu.

__ADS_1


Hidup seolah olah tanpa tujuan dan arah,seperti layang layang yang putus benangnya, jatuh melayang tanpa arah dan tujuan pasti


Tubuh putri Yue terduduk lunglai di ruangan rumah singgah itu,ingin rasanya dia berlari mengejar pemuda Liong tadi,tetapi tugas mengawal upeti dari negeri Penahang ke kota raja Nirvana membuat dirinya tidak memiliki kesempatan sedikit pun juga.


Prajurit wanita yang tadi cuma bisa diam seribu bahasa dengan hati yang ikut terasa pedih, sejujurnya diapun jatuh hati kepada pemuda tadi.


Untuk mendekat dan membujuk sang putri yang terkenal keras itu, dia tidak memiliki keberanian sama sekali.


Cuma menatap dari kejauhan sambil mengusap air matanya saja lah yang bisa dia lakukan sekarang.


Sementara itu,Alex terus memacu dewa Pegasus untuk berlari kencang sekencang kencang nya, hingga hari menjelang malam,barulah Alex berhenti dipinggir jalan, mencari tempat yang pas untuk tidur.


setelah mendapat tempat yang pas di celah dua akar pohon yang besar dan tinggi,akhirnya Alex mencari daun daun untuk alas tidurnya.


Sementara dewa Pegasus juga tidur didekat sang majikannya itu.


Semua istrinya diam seribu bahasa,tidak ada seorang pun yang mengoceh di dalam pikiran Alex.


Mereka juga merasakan betapa pedihnya hati sang putri Yue tadi,baru saja mengenal rasa jatuh cinta,tetapi langsung jatuh pula ke jurang derita.


"Tuan,tidurlah,biar hamba yang berjaga jaga" terdengar suara Pegasus berbicara lirih.


Sebelum berbaring,Alex memasang pormasi kura kura gaib,sebuah tirai pormasi gaib berupa dinding kokoh yang tidak terlihat.


Alex pun akhirnya berbaring sambil mencoba memejamkan matanya.


Pagi baru saja datang bersama embun yang membasahi dedaunan,ketika derap kaki Pegasus sudah terdengar memecah kesunyian pagi.


Alex benar benar ingin pergi sejauh jauhnya dari putri Yue agar tidak ada perasaan berlebih kepada gadis cantik yang ternyata musuh nya itu.


Biarlah takdir berbicara apapun juga,semuanya akan dia hadapi,yang ada didalam pikiran nya sekarang adalah keselamatan putri Giok lin istrinya.


Bila mengingat nasip sang istri yang masih belum dia ketahui dengan jelas itu,ingin rasanya Alex menghancurkan negeri Nirwana sehancur hancurnya,agar semesta mengingat,bahwa siapapun yang bersikap Angkara,maka kejahatannya akan dibalas kejahatan pula.


Setelah berpacu selama setengah hari tanpa berhenti,maka ketika sang matahari sudah tegak diatas kepala,Alex berhenti di tepi sebuah danau yang berair jernih serta disekeliling danau berjejer pohon pohon yang besar dan tinggi seperti pagar alam saja layaknya.


Alex membiarkan dewa Pegasus melepaskan lelah sambil meminum air danau,sementara dirinya memasak nasi dan lauk nya untuk makan siang nya.


Setelah minum,Pegasus berbaring di bawah sebatang pohon rindang yang sejuk untuk melepaskan rasa penat dan lelahnya setelah setengah hari terus berpacu.


Karena di danau berair jernih itu banyak terdapat ikan besar besar,Alex dengan menggunakan sebatang anak pohon yang ujungnya di runcing,berusaha menombak ikan itu.


Setelah mendapatkan seekor ikan besar,Alex langsung membersihkan ikan itu dan meletakkannya di atas api.


Tidak berapa lama, Makanan dengan lauk ikan dari danau pun terhidang di depannya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2