Mr Matrix

Mr Matrix
Putra yang Terhina.


__ADS_3

Malam itu mereka semua tidur di rumah tetua desa Sajura,bercengkrama dengan semua pemuda pemudi desa Sajura itu.


Keesokan harinya, sebelum berangkat Alex memberikan sekantong keping emas yang berisikan dua ratus ribu keping emas untuk biaya mereka mengadakan perjalanan nanti.


Setelah itu,Alex mengeluarkan kompas bola kristalnya dari penyimpanannya.


"Hai bola kristal,tunjukan arah menuju ke pegunungan Kun Lun segera!"kata Alex sambil meletakan bola kristal ajaib di telapak tangan nya.


Bola kristal itu naik dan melayang diatas telapak tangan Alek sambil lampu berwarna hijaunya menyala memutari bola kristal.


Beberapa saat kemudian,lampu hijau itupun berhenti berputar dan menyala di suatu tempat dan berkedip secara teratur.


Alex segera melangkah mengikuti petunjuk arah oleh kompas batu kristal ajaib itu.


Secepat apapun Alex melangkah,bahkan berlari,kompas batu kristal itu tetap saja berada di depannya.


Dengan berlompatan dari satu tempat ketempat yang lainnya,mereka segera meninggalkan wilayah bersalju dan memasuki wilayah berhutan rimba yang lebat di Utara negeri Song.


Lepas tengah hari, akhirnya mereka tiba di Kota San Kwan,kota paling Utara Negeri Song, negeri tempat asal putri Kwan si.


Kota San Kwan adalah kota besar yang cukup ramai dan berpenduduk cukup padat.


Seorang gubernur berkedudukan di kota San Kwan ini,selain tuan ketua kota.


Gubernur kota San Kwan ini bernama Zhu Lau yang di Lantik langsung oleh sang kaisar berkedudukan di San Kwan,dan membawahi beberapa kota lainnya.


Gubernur ini memiliki dua orang putra,Yang tertua bernama Zhu Qian dan adiknya bernama Zhu Long.


Putra gubernur yang tertua ini kesukaannya adalah pesta dan hura hura bersama teman temannya terutama putra ketua kota Xiong Heng yaitu tuan muda Xiong Wen.


Kebiasaan tuan muda Zhu Qian sangatlah berbeda dengan kebiasaan tuan muda Zhu Long yang lebih suka diam menyendiri saja.


Di gerbang kota pun banyak orang orang yang mengantri ingin masuk kedalam kota San Kwan, yang kebanyakan para pedagang dan tengkulak dari berbagai desa.


Karena kebetulan tengah hari mereka belum makan, maka setibanya di dalam kota, yang mereka lakukan adalah mencari rumah makan untuk mengisi perut.


Di pusat kota San Kwan ada sebuah rumah makan yang selalu di kunjungi oleh orang orang kalangan atas dan orang orang berduit.


Alex mengajak para istrinya dan tiga orang pengawal nya untuk makan di tempat itu.


Seperti biasanya,rumah makan itu selalu di penuhi dengan orang yang ingin menikmati makanan lezat khas rumah makan itu


Mereka memakai dua meja sekaligus mengingat mereka bersembilan orang.


Alex dan ke Lima orang istrinya duduk satu meja, sedangkan pertapa sakti dan Dewi Teratai putih serta Biksu mata hati,duduk satu meja.


Duduk di dekat meja Alex, adalah seorang pemuda tampan namun berpenampilan sederhana sekali,sedang menikmati hidangan yang dia pesan.

__ADS_1


Pesanan Alex untuk dua meja pun datang,khusus untuk Biksu mata hati yang tidak makan daging, Alex memesankan sayuran saja untuk nya.


Selagi mereka asik makan,dari arah pintu, masuklah empat orang pemuda tampan dengan empat orang wanita cantik masuk ke rumah makan itu.


Setelah menatap kesekeliling nya,ke empat orang pemuda itu akhirnya memilih meja yang di pakai seorang pemuda tampan tadi untuk mereka.


"Hei gembel,sana pindah kau,meja ini mau kami pakai,ayo cepat!"hardik seorang pemuda tampan yang baru datang.


"Kakak,aku kan sudah terlebih dahulu datang,mengapa tidak menggunakan meja yang lain saja,meja kosong kan masih banyak kak!"kata pemuda itu.


"Hei Long si Chun,(si bodoh Long),kalau kataku pergi ya pergilah,jangan membantah lagi,kalau tidak ingin muka mu yang putih itu berubah biru biru"teriak pemuda yang baru saja datang tadi.


Pertapa sakti berdiri sambil menjura,berkata, "tuan muda,pindah lah ke meja kami,disini masih ada kursi kosong tuan muda "...


Dengan di bantu oleh seorang pelayan,pemuda itu akhirnya pindah tempat duduk juga.


Sedangkan keempat pasang muda mudi tadi duduk di meja yang tadi ditempati pemuda sederhana itu.


Karena tidak cukup,maka mereka juga duduk di meja kosong di sebelahnya.


Mereka duduk menunggu pesanan mereka sambil bercengkrama dan bercanda.


Tampak dari gayanya, pemuda yang tadi adalah pemimpin mereka semua, karena nampak sekali jika yang lainya amat takut dan sangat mentaati pemuda itu.


Berkali kali pemuda itu melirik kearah para istri Alex yang sedang makan, dan itu diketahui oleh salah seorang wanita yang bersama nya.


Dan pemuda yang tadi diusir serta dihinanya itu adalah adiknya sendiri yang bernama Zhu Long yang tadi dia panggil Long si Chun.


Entah karena apa,dia sangat membenci adiknya itu,serta sangat suka memperhinakan adiknya itu di depan teman temannya.


Mendengar perkataan salah seorang wanita yang tadi duduk di dekatnya itu,spontan saja harga diri Zhu Qian merasa tertantang dan direndahkan orang.


Zhu Qian bangkit berdiri dan langsung berjalan kearah Dewi perawan suci sambil menjura dia berkata, "saya tuan muda Zhu bernama Qian,putra gubernur Zhu Lau mengundang nona untuk pindah ke meja saya"...


"Maap tuan muda,saya sudah punya suami dan saya tidak berminat untuk satu meja dengan tuan muda,maapkan saya,kembalilah tuan ke meja tuan,jangan ganggu kami,air yang tenang, jangan dikira di dasarnya tidak ada bahaya tuan, duduklah ditempat tuan kembali"tolak Dewi perawan suci secara halus.


Tetapi mendengar perkataan dari Dewi perawan suci seperti itu,bukannya langsung kembali dan duduk di tempat asalnya tadi, tetapi Zhu Qian malah merasa menjadi sangat tertantang karena nya.


"Hei perempuan,jangan cuma karena kau sangat cantik lalu kau bisa sombong di hadapan ku,aku tuan muda zhu tidak bisa menerima kegagalan dan kekalahan begitu saja"kata tuanmuda Zhu Qian dengan sangat marah karena malu,baru kali ini dia ditolak oleh seorang wanita di depan orang banyak lagi.


"Kau sok sokan tidak suka nona,padahal aku yakin kau sangat menyukai tuan muda Zhu" kata wanita yang tadi kembali memprovokasi suasana.


"Nona,kau ambil saja untuk mu,aku tidak butuh pemuda yang cuma bisa mengandalkan nama dan jabatan orang tuanya saja,pemuda seperti itu adalah pemuda yang tidak ada gunanya untuk hidup nona!"kata Dewi perawan suci dengan lembut tetapi terasa sangat dingin.


"Ah aku tidak percaya tuan muda bisa ditolak di depan orang banyak, buktikan tuan muda jika tuan muda tidak bisa dianggap remeh "Kata wanita tadi berusaha memprovokasi keadaan.


Merah padam muka tuan muda Zhu mendengar perkataan wanita tadi,harga dirinya langsung merasa di hancurkan.

__ADS_1


"Wanita ****** kep*r*t, akan ku perkosa kau disini,didepan orang banyak,biar semua orang tahu bahwa kau cuma wanita ****** biasa"kata tuan muda Zhu sambil bangkit berdiri melangkah kearah Dewi perawan suci.


Namun baru saja beberapa langkah berjalan,tanpa diketahui kapan,tiba tiba dihadapannya berdiri Alex dengan sikap dingin.


"Perempuan apa tadi yang kau tuduh kan kepada istri ku,aku tidak begitu jelas mendengar,coba kau ulangi sekali lagi"kata Alex masih dalam nada yang datar.


"Apa?,istri ?,ternyata kau suaminya,dia istri mu itu cuma wanita ******,dan kau akan menyaksikan didepan batang hidung mu sendiri bagai mana aku memperkosa istri ****** mu itu ha ha ha ha"kata tuan muda Zhu sambil tertawa terbahak bahak.


Namun tiba tiba suara tawanya berubah menjadi suara yang menakutkan.


"Plak!".


"Plak!".


"Plak!".


"Plak!".


Dengan gerakan sangat cepat,pipi kanan dan kiri tuan muda Zhu itu mendapat hadiah masing masing empat kali hantaman dari telapak tangan Alex.


Begitu Alex selesai mengeksekusi kedua pipi tuan muda Zhu,kini terlihat semua gigi tuan muda Zhu sudah pada copot semua.


Darah bercampur tanggalan giginya mengucur dari mulut sang tuan muda Zhu itu.


wanita tukang provokasi yang tadi segera berdiri menatap ke arah Alex dengan tatapan mata yang marah, "kau sudah menyiksa tuan muda Zhu,hidup mu dalam masalah tuan,tunggulah disini untuk mempertanggung jawabkan tindakan tuan"...wanita itu langsung berlari keluar dari tempat itu entah kemana.


Dan tidak berapa lama, wanita tadi kembali lagi bersama dua orang laki laki tua dan di belakang mereka ada dua ratus orang prajurit kota.


"Paman itu dia pemuda yang sudah menyiksa tuan muda Zhu,aku minta penjarakan dia,paman kan gubernur,masa membiarkan putra tersayang nya di siksa seperti itu"kata wanita itu berusaha memprovokasi sana sini.


"Kurang ajar kau anak muda,berani sekali kau menganiaya putra ku,siapa kau heh?"bentak gubernur Zhu Lau kepada Alex yang kebetulan duduk membelakangi nya itu.


Alex sengaja tidak menghiraukan perkataan dari gubernur Zhu Lau itu,dan terus saja memasukan daging sup kedalam mulutnya.


"Ayah jangan diperpanjang urusan ini, ini memang kesalahan Kakak Qian ayah,dia ingin memperkosa istri dari tuan muda ini ayah,sudahlah ayah"kata pemuda sederhana yang bernama Zhu Long tadi.


"Bohong ayah, Long si Chun itu cuma ingin memfitnah ku,manusia tidak berguna itu mencoba menjelek jelekan aku di depan ayah, saksinya Tan Nio ini ayah, ayah bisa bertanya kepadanya"kata tuan muda Zhu Qian membela diri.


"Benar paman,paman harus percaya kepada ku, pemuda itu yang datang datang langsung menganiaya tuan muda Zhu,dan si gembel itu berusaha membelanya" kata wanita tukang provokasi bernama Tan Nio tadi.


wanita bernama Tan Nio ini adalah keponakan dari istri gubernur,ayahnya oleh Tan Nio ini adik dari ibu tuan muda Zhu Qian.


Adapun ibu dari tuan muda Zhu Long adalah seorang selir biasa,jadi dia tidak bisa dipanggil tuan muda Zhu.


Sudah semenjak lama, Ibunda dari tuan muda Zhu Qian ini sangat membenci ibunda dari Zhu Long karena wanita itu memang lebih cantik dari pada dirinya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2