Mr Matrix

Mr Matrix
Pemenang dan Pecundang.


__ADS_3

Kemarahan dan kesedihan bergabung menjadi satu,hingga sang kaisar tidak lagi bisa membendung rasa.


Luapan kemarahan naik mencapai ke ubun ubun nya,hingga apapun yang tersentuh oleh sang kaisar,pasti akan hancur dia banting.


"Aku bersumpah demi kehormatan dan harga diri keluarga serta negeri ku,besok pagi ketika Kokok ayam berbunyi, akan ku obrak abrik semua prajurit pendatang itu,akan ku hias segenap jengkal tembok istana ku ini dengan kepala prajurit mereka,dan sebelum sore tiba,aku berjanji akan memotong leher baj*ng*n itu,demi adik adik dan putri serta Prajurit ku,akan ku balas mereka dengan tangan ku sendiri"kata sang kaisar dengan gusar nya.


Kali ini sang Kaisar sampai menjerit jerit Sakin sedih dan marahnya.


Sang Ratu,putra mahkota dan semua kerabatnya, tidak ada lagi yang berani mendekatinya,


Putra mahkota Sam Bauw Qi yang mempunyai sifat-sifat sama dengan sang ayahandanya itu,cuma terdiam seribu bahasa,mengatur segala rencana dan siasat.


"Aku tidak ingin mati konyol,siapapun yang menang,aku harus tetap keluar sebagai pemenangnya,ayahanda yang menang,atau ayahanda yang kalah,aku harus tetap menjadi penerima keuntungan nya"kata hati putra mahkota.


Selagi sang Kaisar sibuk mempersiapkan diri untuk maju ke Medan laga besok pagi,diam diam sang putra mahkota memasuki gudang harta,lalu memasukan kepingan emas yang banyaknya seperti gunung itu kedalam ribuan cincin ruang,lalu semua cincin ruang itu dia masukan lagi kedalam satu cincin ruang,sehingga terlihat dia cuma membawa satu cincin ruang.


Juga beberapa perhiasan berupa emas permata dan jutaan berlian dia masukan kedalam beberapa ratus cincin ruang dan dimasukan lagi kedalam satu cincin ruang saja.


Dia juga menyuruh seratus istrinya untuk berkemas,tetapi tidak akan membawa satupun dari ribuan selirnya.


Pagi datang dengan kesetiaan menggantikan malam yang usai dengan tugas nya menidurkan manusia malam ini.


Sayup sayup pagi masih dini,terdengar suara terompet ditiup dan genderang perang ditabuh.


Bersamaan dengan itu terdengar hiruk pikuk suara keributan di tempat Prajurit bertugas memantau keadaan.


Dalam sekejap mata saja, ratusan prajurit negeri Fangkea terlihat bergelimpangan di mana mana dengan tubuh yang sudah tidak sempurna.


Di satu sudut lapangan yang terbuka,terlihat jendral Soa Ning sedang bertarung dengan sang Kaisar Nirwana.


Beberapa kali pukulan jendral Soa Ning mendarat telak didada sang kaisar,tetapi sang Kaisar seakan akan tidak merasakan apa apa.


Malahan sang kaisar nampak semakin bertambah bersemangat bertarung dengan jendral wanita pertama negeri Fangkea itu.


hingga suatu ketika,sebuah hantaman tangan kosong dari sang Kaisar berhasil bersarang dengan telak didada jendral wanita itu.


Sontak tubuh Soa Ning terpelanting sejauh puluhan depa,hingga menabrak sebuah pohon.


Dari mulut Soa Ning menyebut darah segar pertanda dia sedang terluka dalam serius.


Tubuh Soa Ning tidak lagi bergerak,entah hidup atau mati.


Suara tawa sang Kaisar terdengar menggema di pagi buta.


"Ha ha ha ha,kalian cuma sampah bagi ku,hari ini akan kubuat semesta mengerti apa resikonya menentang sang Dewa semesta,akan kubuat seluruh prajurit kalian musnah hingga tidak tersisa,ha ha ha ha,panggil pemuda baj*ng*n itu,suruh menghadap ku,dan menjilat telapak kaki ku,baru hukumannya akan ku peringan dengan kematian saja"kata sang Kaisar dengan takaburnya.


"Ternyata kau orang gila, berkotek di pagi pagi buta, kau tidak bernilai bertemu dengan yang mulia"kata jendral Liong san sambil bersiap siap melakukan penyerangan dengan jurus jurus yang paling tinggi nya.


Sepuluh jurus segera berlalu,serangan jendral liong san ternyata hampir tidak berarti bagi sang Kaisar.


Senjata pedang cahayanya juga tidak ada artinya,karena jangankan terluka,tergores saja tidak.


Bahkan satu ketika, pedang cahaya ditangan jendral Liong san bisa direbut sang Kaisar Nirwana.


Maksud kaisar ingin menguasai pedang itu,tetapi niat itu dia sia,karena begitu pedang itu terlepas dari tangan yang empunya,pedang itupun raib entah m kemana,kembali ke penyimpanannya.


Karena kecewa dan marah,sang kaisar memukul jendral Liong san dengan tangannya.

__ADS_1


Pukulan dengan kecepatan penuh itu tidak bisa di elakan oleh jendral Liong san sehingga menghantam dadanya dengan kuat,cara bertahan Jendral Liong san cuma dengan melapisi dadanya dengan energi saktinya saja,hingga benturan dua tenaga sakti berkekuatan besar terjadi.


"Bum!".


Sebuah dentuman terdengar,menggema dipagi buta.


Tubuh sang Kaisar Nirwana terjajar enam tindak kebelakang, sementara tubuh liong san terlempar ke belakang beberapa puluh Depa dengan darah segar menyembur dari mulutnya.


Tubuhnya diam tertelungkup entah masih hidup atau sudah mati.


"Ha ha ha ha,sudah ku katakan bahwa kalian akan ku binasakan semua,tidak akan ku biarkan satupun yang tersisa,menyesal pun sudah tidak ada gunanya" kata Kaisar Nirwana semakin pongah nya.


"Bum!".


Sebuah pukulan jarak jauh menghantam dada kaisar Nirwana,membuat tubuh sang kaisar terjajar lima tindak ke belakang.


Tetapi sang kaisar Nirwana bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh,karena walau berulang kali dipukul telak dengan tenaga sakti,tetap saja tidak apa apa.


"Ha ha ha ha, begini kah sikap ksatria negeri kalian ?,membokong musuh dari belakang ?,ha ha ha ha,tetapi aku tidak apa apa,ayo cantik majulah dan sini bermain main dengan ku,carilah di tubuh ku ini yang kau anggap empuk untuk di pukul, sesudah itu baru kau ku bunuh dengan sekali pukulan ha ha ha ha!"tawa dari kaisar Nirwana membahana sambil mengejek Dewi Ginantari.


Dewi Ginantari segera menyerang dengan kekuatan maksimalnya, tubuhnya berkelebat dengan cepatnya sambil mempersiapkan jurus andalannya.


"Bum!".


Sebuah hantaman tangan dari Dewi Ginantari menghantam dada sang Kaisar Nirwana dengan telak.


Kaisar Nirwana hingga terguling karena kuatnya pukulan itu.


Tetapi sang Kaisar bangkit berdiri sambil mengibas ngibaskan tangannya pada jubahnya yang berdebu.


"Ho ho,cuma itu cantik ?, sayang sekali,bila cuma itu,untuk memijat pantat ku saja tidak terasa!"kata Kaisar Nirwana dengan jumawa nya.


Kembali Jendral Ginantari menghimpun kekuatan maksimalnya dan menghantamkan kepada sang Kaisar Nirwana.


Kaisar nirwana menyambut dengan kedua tangannya yang sudah di lambari dengan jurus sakti itu.


"Bum!!".


Kembali terdengar dentuman ketika dia energi besar saling berbenturan.


Tubuh sang Kaisar Nirwana terguling kebelakang sementara tubuh Dewi Ginantari terpelanting ke belakang sangat jauh.


Untung jendral Lau me segera menangkap tubuh sang istri ya itu,jika tidak ,kemungkinan Dewi Ginantari akan mendarat dengan tubuh terluka.


"Nah majulah kalian berdua,biar aku bisa lebih cepat membinasakan nya"kata sang Kaisar sangat sangat jumawa.


"Aku tidak perlu mengeroyok mu orang tua,majulah dan kita tentukan siapa yang akan berkalang tanah dan siapa yang akan jaya" kata jendral Lau me.


"Aku suka rasa percaya diri mu itu,tetapi percaya diri saja belum cukup untuk melawan ku, suruh junjungan mu itu untuk menghadapi aku,jangan cuma bersembunyi di belakang pera bawahannya yang tidak bermutu ini, akan kubuat dia menjadi seorang banci sejati,kalian semua pasti mati!"kata sang Kaisar Nirwana bertepuk dada.


"Kau mencari ku orang tua?".


Tiba tiba Alex sudah berada di belakang kaisar Nirwana sambil menepuk bahunya.


Kaisar Nirwana merasa seperti sebuah gunung menimpa bahunya,ketika dia berpaling,


"Bum!!".

__ADS_1


Sebuah hantaman mendarat di dadanya.


Tubuh sang Kaisar terpelanting hingga ratusan depa jauhnya.


Kini dia merasa dadanya seperti hancur di jatuhi bulan dari angkasa.


"Ho ho,kukira kalian seorang ksatria,tetapi rupanya cuma pecundang licik biasa" kata sang kaisar dengan marahnya.


"Ha ha ha ha,apa ?,aku licik ?, bukankah sebelumnya aku memberitahukan kamu tentang kedatangan ku,cuma gerakan kamu saja yang kurang cepat sehingga bisa terkena !"kata Alex sambil tertawa.


Dengan rasa murka,sang Kaisar Nirwana segera menyerang kearah Alex dengan kekuatan maksimalnya.


Seluruh energi di kumpulkannya dan disalurkan ke telapak tangannya,lalu dengan sekali hentak,di pukulkan kearah dada Alex.


"Bum!!".


Suara dentuman dahsyat terdengar menggema.


Daun daun berterbangan dan pohon pohon pun ber goyangan.


Tubuh sang kaisar Nirwana terjengkang kebelakang berguling guling ditanah,sedangkan Alex mengibas ngibaskan tangannya, membuang debu yang menempel di jubahnya.


"Bagai mana pak tua,kau mau mencobanya lagi ?" tanya Alex kepada sang Kaisar Nirwana.


Merah padam muka sang kaisar Nirwana,semua kebencian dan murkanya kepada Alex kian membara.


Direntangkan nya kedua tangannya ke samping kiri dan kanan seperti ingin memeluk sambil membaca mantera mantera.


"Awas kakak dia menerapkan ilmu kongkarama, ilmu yang bisa merubah seseorang menjadi patung batu giok seperti saya dulu" terdengar suara halus dari Dewi Suci di telinga nya.


"Aku masih punya seribu cara agar bisa menang, percayalah bahwa kaisar Nirwana adalah kaisar sejuta licik dan sejuta kecurangan,tahanlah ilmu kongkarama ini anak muda bila kau memang ksatria sejati "kata Kaisar Nirwana sambil tersenyum bangga.


Alex melipat kedua tangannya di dada, bersedekap sambil membangkitkan darah dewa cahaya nya.


Tiba tiba tubuh Alex menjadi cahaya putih susu yang terang benderang,tidak tampak lagi kulit manusia biasa,yang tampak cuma cahaya yang berbentuk manusia.


Ketika kedua tangan sang kaisar bertangkupan menyatu, selarik cahaya biru tua menyelimuti tubuh Alex.


Ha ha ha ha,tamatlah riwayat mu anak muda,meskipun kau dewa,kau tetap tidak akan selamat dari ilmu kongkarama ini"kata kaisar Nirwana sambil tertawa gembira.


Tetapi mendadak tawanya berhenti melihat cahaya putih dari tubuh Alex menelan habis cahaya biru yang menyelimutinya tadi.


Belum lagi habis kagetnya,tiba tiba dia merasa tenggorokannya terasa sakit sekali.


Terasa ada sesuatu menusuk di tenggorokannya.


Segera di cabut nya sesuatu yang menusuk tenggorokannya itu.


Sang kaisar terhenyak kaget melihat hiasan rambut sang putri di tangannya.


Darah mengucur dari dalam mulutnya, bersamaan dengan berkas cahaya biru yang melesat keluar dari dalam tubuh nya.


Tetapi ketika cahaya biru itu melesat pergi,sebuah kuali terbuat dari emas menarik cahaya itu masuk kedalam kuali.


Terdengar jeritan memilukan ketika kuali itu bersinar kuning kehijauan memijar berkedip kedip,lalu semuanya hening.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2