Mr Matrix

Mr Matrix
Sang Ketua Kota.


__ADS_3

Secara diam diam tuan besar Teo Tan Seng mendekati Alex yang sedang berdiri memperhatikan pertarungan antara para pengawalnya dengan prajurit pengawal milik Klan Teo ini.


Karena menurut perhitungan dan pengamatan dari tuan besar Teo Tan Seng,cuma Alex lah orang yang terlemah diantara rombongan itu, maka dengan berpikiran seperti itu,dia secara diam diam mendekati Alex dari belakang.


Setelah dekat dengan tubuh Alex ,tuan besar Teo segera melancarkan serangan berbahaya nya.


Maklum tingkat kultipasi dari tuan besar Teo Tan Seng ini adalah paling tinggi diantara semua anggota keluarga Teo apa lagi dengan para pengawalnya,karena tingkat kultipasinya berada di tingkat Dewa Bumi tingkat akhir.


Untuk tataran manusia biasa tingkat Dewa Bumi tingkat akhir itu sudah suatu prestasi yang luar biasa,karena sangat jarang ada manusia biasa yang bisa mencapai tingkatan itu karena faktor umur.


Untuk mencapai tingkat itu dengan berkultipasi biasa akan mencapai tiga atau empat ratus tahun lamanya dengan kultipasi biasa siang dan malam.


Dan kebanyakan dari mereka yang berkultipasi itu,belum lagi mencapai tingkat itu,tubuh mereka telah menua dan ujur sehingga tidak bisa berkultipasi lagi.


Setelah merasa sangat dekat dengan tubuh Alex, tuan besar Teo Tan Seng segera melancarkan serangan berbahayanya ketubuh Alex.


Dengan energi penuh,dia menyarangkan pukulan ke belakang tengkorak kepala Alex.


Bila saja pukulan ini mengena,maka bisa dipastikan Alex tewas dengan tengkorak kepala yang hancur.


Namun ketika pukulan itu sudah tinggal setelapak tangan saja dari tengkuk Alex,secara mengejutkan tiba tiba tubuh Alex menghilang dari hadapan tuan besar Teo Tan Seng dan sudah berpindah ketempat lain seolah olah tidak mengetahui tentang kecurangan yang di buat tuan besar Klan Teo ini,dia terus memberikan semangat kepada para istrinya.


Sementara itu sepuluh orang pengawal elite dari tuan besar Teo Tan Seng ini sudah habis tewas, dan para prajurit nya pun tinggal segelintir orang saja lagi.


Tuan besar Teo Tan Seng sangat gusar melihat kesepuluh pengawal andalannya itu kini telah tewas semuanya dan para prajurit nya pun kini cuma tinggal dua puluh lima orang saja lagi.


Dengan kemarahan yang meluap luap,di pandangnya Alex dengan mata melotot, "kau manusia sampah,yang tidak bisa apa apa, bisanya cuma berlindung di balik pakaian wanita,akan ku bunuh kau terlebih dahulu"...


Tuan besar Teo Tan Seng merentangkan kedua tangannya di kiri dan kanan.


Tiba tiba tangan itu bercahaya kuning membara,pertanda laki laki tua ini sudah menguasai jurus api hingga tingkat ke empat ,tingkat yang sangat tinggi bagi orang biasa seperti tuan besar Teo ini.


Setelah keseluruhan tangan nya berwarna kuning membara,secepat kilat dia menerjang ke arah Alex dengan kekuatan penuh.


Sepintas terlihat sepertinya Alex tidak siap, tetapi setelah tinggal beberapa jengkal dari tubuhnya,tiba tiba dari dalam tubuhnya muncul warna hijau terang menyala.


Karena sudah tinggal sejengkal saja lagi,tidak ada waktu lagi untuk menarik serangan itu,meskipun tahu serangannya kalah setingkat dari Alex, terpaksa di teruskan juga.


"Bum!!".

__ADS_1


Tanah terasa berguncang ketika dua energi besar bertemu.


Debu debu berterbangan ke udara menutupi pandangan mata.


Dan ketika kabut debu mulai reda, Alex masih nampak berdiri di tempat nya semula,sedangkan tuan besar Teo Tan Seng terpelanting kebelakang sejauh sepuluh tindak,jatuh tertelentang dengan kondisi tubuh yang sudah menjadi arang keseluruhannya.


Melihat sang ayah tewas,tuan muda Teo Pang Gao bermaksud pergi dari tempat itu untuk menyelamatkan dirinya.


Tetapi malang,putri Wang Xiu Ying sudah berada di depannya dengan mata melotot dan tatapan penuh amarah.


"Tadi kau sangat berambisi memiliki hal yang bukan milik mu, kenapa sekarang kau mau lari ?,bukankah semua ini karena ulah mu sendiri ?,kau yang memercikan api keatas sekam yang kering, setelah apinya berkorban, kau mau lari ?, kau harus bertanggung jawab atas kehancuran klan mu,jangan sampai kau yang menghancurkan klan mu sendiri tetapi kau justru kau yang mendapatkan keuntungan dari masalah ini"kata putri Xiu Ying melotot melihat ke arah tuan muda Pang Gao.


"Ampuni aku nona muda, ampuni aku,aku memang bersalah!"kata tuan muda Pang Gao meratap.


"Sekarang saja kamu minta ampun dengan meratap ratap,tadi kau bermaksud merebut kami dari suami kami,bahkan kau dan ayah mu bertengkar karena memperebutkan kami,kalian anggap apa kami heh ?kata Putri Xiu Ying marah.


"Bruaak!", dengan sekelebatan,tangan putri Xiu Ying bergerak kearah dada tuan muda Pang Gao.


Tubuh tuan muda Pang Gao pun tersungkur dengan dada yang hancur.


Kini sisa dari prajurit pengawal itu duduk di tanah setelah melihat tuan besar dan tuan muda mereka tewas.


Orang orang melihat kejadian itu dengan berbagai sikap,ada yang menyayangkan sikap Alex dan pengawalnya yang mereka nilai kejam itu,tetapi tidak sedikit pula yang justru merasa bersyukur ada yang berani menumpas klan Teo yang selama ini telah berlaku sewenang wenang terhadap mereka yang lemah,bahkan mereka yang dianggap hidup tanpa manfaat,di usir dengan paksa dari kota itu dan sebagian mereka bunuh dengan semena mena.


Kekejaman klan Teo ini bukan cuma di kota Mu Long saja,tetapi sudah merambah ke kota kota di sekitar kota Mu Long.


Sang kaisar sangat jelas terlihat membela klan Teo ini,mungkin karena takut atau ada hubungan khusus lain,tidak seorang pun yang mengetahui nya,yang semua orang tahu adalah apapun masalahnya,bila menyangkut klan Teo ini,selalu saja orang lain yang salah,meskipun orang itu berada di pihak yang benar.


"Sehebat hebat nya orang yang berbuat salah,satu saat karma buruk pasti akan datang juga, terimakasih Dewa, semoga kedepannya klan Teo menjadi klan yang baik dan memperjuangkan kebenaran"kata salah satu penduduk kota yang kebetulan lewat di tempat itu.


"Ya,klan Teo mulai memanen hasil dari apa yang mereka tanam sendiri,menanam kebaikan bakal memanen kebaikan pula,dan menanam kejahatan,maka pasti akan memanen kehancuran!"kata penduduk yang lainnya.


Sedangkan Alex dan rombongan kini sudah memasuki sebuah penginapan yang lumayan besar dan megah.


Kerena tidak ada satupun yang mau kamar terpisah dari Alex, maka Alex berinisiatif mereka semua satu kamar saja, cuma para pengawal yang kamar terpisah.


Meskipun kegemparan terjadi di rumah kediaman klan Teo,tetapi hingga pagi datang,tidak ada satu kejadian pun juga.


Setelah sarapan,mereka bermaksud meneruskan perjalanan ke barat,tetapi di jalan jalan utama, mereka melihat masyarakat ramai mendatangi toko toko yang selama ini milik klan Teo.

__ADS_1


Terlihat para prajurit memukuli Masyarakat yang datang ke toko itu.


Alex menghampiri seorang wanita tua yang juga sedang menyaksikan peristiwa itu.


"Ada apa nek,apa yang terjadi?"tanya Alex kepada wanita tua itu.


"Eh ini nak,orang orang itu bermaksud mengambil kembali toko toko mereka yang selama ini diambil dan di kuasai oleh klan Teo,tetapi pihak tuan ketua kota tidak mengijinkan hal itu dan memukuli orang orang yang datang,padahal mereka cuma mau mengambil hak mereka saja " kata ibu tua itu.


"Tuan !,kami tidak mencuri,kami cuma mau mengambil kembali hak kami yang selama ini diambil paksa oleh klan Teo,kenapa tidak boleh?"tanya salah seorang ibu ibu sambil menangis.


"Kalian dengar,kata ketua kota kalian tidak boleh mengambil apapun yang sudah di kuasai klan Teo,kecuali kalian beli kembali seharga toko baru dan se isinya,itu keputusan tuan ketua kota"kata kepala prajurit kota itu dengan garang.


"Itu namanya tidak adil tuan, dahulu klan Teo merebut paksa lahan toko kami beserta isinya,tuan ketua kota diam saja,sekarang kami bermaksud mengambil kembali hak kami kenapa tuan ketua kota suruh bayar ganti rugi ?"tanya ibu ibu yang lain.


"Itu keputusan tuan ketua kota,kalian setuju, silahkan ber usaha di kota ini,bila kalian tidak setuju,silahkan kalian keluar dari kota ini!"kata kepala Prajurit kota itu.


"Tunggu !,aku punya usul!"kata Alex menyeruak di tengah kerumunan orang banyak.


Sang kepala prajurit kota itu menatap kearah Alex sesaat, "usul apa ?,cepat katakan,bila usul mu naik,aku akan menerima nya,tetapi bila usul mu tidak baik,kepala Muh akan ku pisahkan dari tubuh mu!"kata kepala Prajurit kota itu dengan angkuh nya.


Alex tersenyum melihat gaya sang kepala prajurit kota itu yang melebihi sikap seorang jendral sekalipun.


"Usulku pasti baik tuan prajurit,dan seluruh masyarakat pasti setuju, usul ku,bagai mana bila yang keluar dari kota ini ketua kota sendiri bersama dengan kalian semua,bagai mana,usul saya bagus kan?"tanya Alex.


"Kurang ajar sekali usul mu anak muda, seolah olah kau pemilik kota ini, ingin sekali rupanya kepala mu ku pisahkan dari badan mu"kata kepala prajurit kota itu sambil mengayunkan pedang nya ke leher Alex.


Tetapi ternyata pedang nya itu selamanya tidak pernah lagi bisa mencapai leher Alex,karena belum lagi pedang itu mencapai leher Alex ,kepala laki laki kepala Prajurit kota itu keburu jatuh lebih dahulu.


Alex menatap kearah para prajurit kota itu, "pulanglah ke pada tuan ketua kota,katakan kepadanya agar secepatnya pergi dari kota ini berserta kalian juga,batas waktu hingga matahari tegak diatas kepala,bila tidak pergi juga,maka aku sendiri yang akan mengirimnya pergi ke neraka,cepat!!"...


Beberapa orang prajurit kota itu segera berlari pergi dari situ,mereka tidak ingin kepala mereka terpisah dari tubuh mereka.


"Dengar semuanya,yang mengambil adalah yang memang berhak,bila ku ketahui ada yang mengambil namun sebenarnya tidak berhak, maka aku sendiri yang akan memancung kepalanya"kata Alex kepada semua Yan ada disitu.


akhirnya masing masing pemilik toko aslinya datang mengambil hak mereka yang seharusnya.


Sedangkan di rumah kediaman ketua kota,nampak sang ketua kota berjalan mondar mandir di hadapan puluhan kepala Prajurit nya itu.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2