
Hari masih agak pagi,dan embun pun sebagian masih menempel di rerumputan,saat tiga orang manusia sedang berjalan merambah isi perut belantara hutan Shin jou yang angker itu.
Hutan ini angker bukan cuma Khabar dari mulut ke mulut saja,tetapi memang sudah banyak para pemburu yang berani merambah hutan ini,alamat akan hilang tanpa jejak sama sekali.
Sungguh mengherankan dengan banyaknya binatang siluman dari berbagai tingkatan berada di dalam hutan ini.
"Kakak,aku merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan hutan ini"kata Dewi muyimaeva kepada suaminya.
Alex menghela nafas berat, "iya ada misteri terselubung didalam hutan Shin jou ini,aku seperti merasa ada energi kuat yang terpancar dari tengah hutan ini"jawab Alex.
"Ya,sepertinya energi para siluman dan ada juga energi aneh lainnya,seperti energi iblis kak"kata putri Annchi ikut bicara.
"Kau benar putri,selain energi siluman,juga terasa ada energi iblis yang terpancar dari tengah hutan sana"jawab Alex.
Mereka terus berjalan merambah hutan dan semak yang terbentang dihadapan mereka.
Hingga sampailah mereka di sebuah jalan buntu,di depan mereka terbentang tebing bukit batu yang tegak lurus dan tinggi menjulang yang membentang layaknya sebuah benteng alam yang kokoh dan kuat.
Dengan mengikuti bekas telapak kaki para siluman, mereka menyusuri sisi tebing batu cadas yang menjulang tinggi itu.
Disatu tempat,bekas telapak kaki binatang siluman itu berakhir di sebuah goa yang lumayan besar.
Alex bersama dengan putri Annchi dan Dewi muyimaeva dengan hati hati dan kewaspadaan tinggi,menyusuri dalam goa itu.
Bagi Alex dan Dewi muyimaeva yang mempunyai mata Dewa,memang tidak susah untuk melihat di kegelapan,tetapi tidak dengan putri Annchi yang tidak memiliki pandangan mata Dewa, baginya,kegelapan adalah sesuatu masalah yang cukup mengerikan.
Hingga Dewi muyimaeva lah yang menjadi pelindung bagi putri Annchi,untung saja putri Annchi memiliki kelebihan,yaitu insting dan daya pendengarannya yang sangat kuat,sangat membantu di kegelapan.
Satu keuntungan lagi bagi putri Annchi,tubuh Dewi muyimaeva yang memancarkan cahaya putih kebiruan itu sangat membantu untuk menerangi isi dalam goa.
Belum berapa lama mereka berjalan menyusuri goa itu,tiba tiba Alex menghentikan langkahnya.
"Ada apa kak?,kenapa tiba tiba berhenti?"tanya putri Annchi terkejut karena Alex tiba tiba berhenti,dan akibatnya, dia dan Dewi muyimaeva menabrak belakang Alex.
"Didepan ada sepasang mata besar,sepertinya mata seekor ular yang sangat besar yang sedang menunggu ditengah goa"jawab Alex.
"lantas apa yang akan kita lakukan ?"tanya putri Annchi kepada Alex.
"Kalian tunggu saja disini, aku akan meledakan isi perut ular itu,karena bila di ledakan dari luar,aku takut goa ini akan runtuh dan kita terkubur disini"jawab Alex.
Selanjutnya tanpa menunggu persetujuan dari kedua istrinya,Alex segera menerapkan jurus cahaya illahi tingkat enam,sehingga kini ruangan goa itu diterangi oleh cahaya biru yang berasal dari tubuh ALex.
Dengan mengerahkan sepertiga dari kekuatannya,Alex juga menerapkan ilmu meringankan tubuh tingkat Dewanya.
Tepat ketika sang siluman ular itu mengangakan mulutnya lebar lebar,seberkas cahaya biru terang melesat dengan kecepatan super cepat hingga tidak bisa ditangkap oleh penglihatan manusia.
Cahaya biru itu melesat masuk lewat mulut sang siluman ular,lalu;
"Bum!!".
Tiba tiba satu ledakan teredam terdengar Lamat Lamat,cuma getaran goa yang terasa disertai berjatuhannya serpihan serpihan daging ular yang sudah matang seperti telah dipanggang diatas bara api.
Alex melangkah kearah kedua orang istrinya itu dengan pakaian yang masih seperti tadi,tidak ada sedikitpun kotoran yang menempel.
"Kakak,apakah jalan kita sudah benar,jangan jangan kita salah arah kak,jangan jangan kita malah memasuki sarang ular'?"tanya putri Annchi.
"Kalau melihat jejak para binatang siluman itu,kita tidak salah putri,karena jejak para siluman itu berakhir semuanya di mulut goa ini"jawab Alex.
"Iya kakak putri,rasanya kakak Alex benar,kita tidak salah,mungkin di dalam goa ini terdapat markas para siluman itu"Dewi muyimaeva menguatkan pendapat Alex.
mereka kembali berjalan menyusuri lorong goa itu.
Untungnya lorong goa itu lumayan besar,sehingga tidak terlalu pengab.
Setelah berjalan beberapa lama,melewati beberapa kelokan, turunan dan tanjakan, Alex kembali menghentikan langkah kakinya.
Kini di hadapan mereka berdiri seekor siluman laba laba tingkat enam,dengan tubuhnya sebesar seekor gajah dan kaki kaki nya yang membentang panjang.
Ternyata laba laba ini adalah seekor siluman iblis,atau perpaduan antara siluman dan iblis.
__ADS_1
Siluman iblis terjadi biasanya dikarenakan perkawinan antara siluman dan binatang iblis.
Muka siluman laba laba ini adalah muka seorang iblis,yaitu mirip manusia tetapi hitam,jelek dan bertanduk dua di kiri dan kanan kepalanya.
Melihat kedatangan tiga orang manusia,laba laba siluman iblis itu langsung menyemprotkan benang jaring laba labanya kearah Alex dan istrinya.
Alex mempergunakan jurus cahaya illahi tingkat lima yang di lepaskan dari jarak jauh untuk menyongsong serangan dari benang laba laba itu.
Benang laba laba itu mental kembali kearah sang laba laba itu sendiri, hingga tubuh siluman iblis itu Terpintal benang jaringnya sendiri.
Setelah melihat sang binatang siluman iblis itu tidak berdaya digulung benangnya sendiri,tanpa membuang waktu,Alex dan kedua istrinya segera melangkah melanjutkan perjalanan mereka kembali.Setelah menyusuri lorong goa itu beberapa lamanya, akhirnya Alex dan kedua istrinya tiba diujung goa itu.
Ternyata ujung goa itu adalah sebuah ruangan terbuka dengan pemandangan yang sangat menakjubkan mata.
Betapa tidak,karena ujung goa itu adalah sebuah lebah yang sangat sangat luas dengan di kelilingi oleh bukit bukit batu terjal yang menjulang tinggi.
Ternyata didalam lembah ini ada sebuah kota yang cukup besar dan ramai dengan penduduknya semuanya siluman dan iblis berbagai tingkat dan ada juga beberapa manusia biasa.
Alex dan kedua orang istrinya berjalan memasuki kota itu dengan perasaan yang takjub akan keindahan tempat itu.
Namun baru saja mereka berjalan beberapa langkah,sekelompok siluman iblis tingkat empat,berbentuk gabungan antara harimau dan kera besar berbulu lebat berbelang belang menghadang mereka di tengah jalan.
"Kalian tidak boleh meneruskan perjalanan kalian,kembalilah atau kalian akan mati" kata siluman iblis itu kepada Alex.
"Kami tidak ingin mengganggu kalian, jangan mengganggu perjalanan kami"kata Alex kepada sekelompok siluman iblis itu.
"Grrr,ternyata kalian tidak bisa di beri peringatan baik baik ya,,grrr,,jangan menyesal kalian ya"kata siluman iblis itu sambil bergerak menyerang kearah Alex,putri Annchi dan Dewi muyimaeva.
"HM,kalianlah yang tidak bisa diperingatkan dengan baik baik"jawab Alex sambil berkelit kesamping kiri lalu memberikan tendangan telak kearah perut mahluk siluman iblis itu.
Siluman iblis itu umumnya lebih kuat dari siluman biasa,tetapi lebih lemah dari pada iblis murni.
Memang ada sebagian ras iblis ini yang berwajah cantik tanpa tanduk dan sisik seperti naga,tetapi kebanyakan dari pada mereka itu berwajah tidak cantik.
Siluman iblis itu terjajar beberapa tindak kebelakang,tetapi karena pisik mereka memang sangat kuat,siluman iblis itu kembali maju menyerang.
Sedangkan temannya yang lain,yang sedari tadi diam menonton saja,kini maju menyerang kearah Dewi muyimaeva dan putri Annchi dengan serangan yang ganas.
"Bug!".
Sebuah hantaman selendang Dewi muyimaeva berhasil menghantam perut siluman iblis itu hingga terjajar kebelakang beberapa tindak.
Namun siluman iblis itu tahan terhadap pukulan, walau terjajar dan tunggang langgang tetapi tetap bangkit dan melawan kembali.
Begitu juga dengan putri Annchi yang diserang oleh siluman iblis, ia mengibaskan selendangnya kearah siluman iblis itu beberapa kali,dan meskipun siluman iblis itu berhasil menghindar, tetapi akhirnya satu hantaman selendang dari putri Annchi berhasil mendarat di jidat siluman iblis itu.
Tanpa disangka sangka, siluman iblis itu menggelepar kesakitan tanpa bisa bangkit kembali,setelah jidatnya dihantam oleh selendang sang putri.
Ternyata kelemahan dari siluman iblis itu berada di jidatnya,siluman itu tidak kebal pukulan pada jidatnya.
Dewi muyimaeva yang melihat kejadian itu,kini ikutan memukul lawannya dengan selendang tepat di jidatnya.
Kini siluman iblis itu bergeleparan di tanah dengan jidat yang rengkah terkena serangan Alex dan istrinya.
Sebentar saja,siluman iblis tingkat empat itu sudah berjatuhan ditanah dan sebagiannya lari tunggang langgang.
Selesai dengan pertarungan itu,mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka kembali mencari dimana letak menara api itu berada.
Namun belum juga jauh berjalan,di depan mereka telah menghadang sekelompok prajurit iblis lengkap dengan atribut perangnya.
Sedangkan dibelakang rombongan prajurit itu ada empat mahluk aneh berwajah manusia,tetapi bertanduk,kulit bersisik, warna hijau serta tubuh nya mirip singa.
Yang kedua mukanya wanita cantik,tetapi tubuhnya laba laba besar dan berbuntut mirip kalajengking.
Yang ketiga mukanya wanita cantik,tetapi tubuhnya tubuh ular namun memiliki kaki seperti kaki harimau.
Dan yang keempat adalah mukanya seorang laki laki,namun kepalanya bertanduk, tangannya seperti tangan harimau,tetapi kakinya seperti kaki banteng.
Para prajurit iblis itu tanpa bicara lagi, langsung menyerang kearah Alex dan kedua istrinya dengan gencar.
__ADS_1
Alex berkelit kesamping sambil mengayunkan tangannya,dan sekelebat bayangan putih bergerak cepat menyambar beberapa prajurit iblis itu.
Beberapa orang prajurit tumbang ketanah dengan tubuh yang tidak lagi utuh,ada yang lehernya putus,ada yang bahunya putus,serta ada juga yang pinggang nya putus.
Begitu juga dengan putri Annchi dan Dewi muyimaeva,mereka mengayunkan selendang mereka kekanan dan kekiri,dan setiap ayunan itu akan membuat satu prajurit iblis yang tumbang dengan tengkorak kepala yang pecah.
Tidaklah memerlukan waktu yang lama untuk mereka bertiga menghabisi puluhan prajurit iblis yang mengepung mereka.
Baru saja prajurit yang menyerang itu kocar kacir karena serangan Alex dan istrinya,serta sebagiannya juga tewas, namun mahluk aneh bertanduk dan bersisik hijau namun bertubuh singa itu menyerang kearah Alex dengan kedua cakarnya.
Sedangkan mahluk berwajah wanita cantik bertubuh laba laba dan berbuntut mirip kalajengking itu menyerang putri Annchi dengan serangan jaring laba labanya dan tusukan buntutnya.
Mahluk yang ketiga berwajah wanita cantik bertubuh ular namun berkaki harimau itu menyerang Dewi muyimaeva dengan serangan yang gencar.
Beberapa kali tubuh ular itu ingin melilit tubuh Dewi muyimaeva,tetapi saat hampir saja tubuh ular itu dapat melilit tubuh sang Dewi, tiba tiba saja tubuh Dewi muyimaeva sudah berpindah ketempat lainnya.
Begitulah berkali kali terjadi,disaat hampir menyentuh tubuh sang Dewi,tiba tiba sang Dewi itu sudah berpindah ketempat lainnya.
Hingga pada satu kesempatan,hantaman tangan Dewi muyimaeva menghantam perut lawannya.
Tubuh iblis aneh itu terpental beberapa tindak kebelakang, setelah berjumpalitan beberapa kali,tetapi iblis itu bangkit kembali seolah tidak terjadi sesuatu kepadanya.
Alex Pun mengalami hal yang sama,beberapa kali lawan yang dia hadapi berhasil dipukul,tetapi kembali bangkit lagi, seolah tidak ada rasa sakitnya.
Akhirnya Dewi muyimaeva mengeluarkan pedang cahaya seperti milik Alex, karena sebenarnya semua istrinya sudah Alex berikan berbagai senjata dari cahaya seperti miliknya.
Dewi muyimaeva menerapkan jurus cahayanya pada tingkat lima yang di salurkan lewat pedang cahaya ditangan nya.
Pedang yang asalnya bercahaya putih susu itu akhirnya berubah menjadi berwarna hijau terang dengan hawa sangat panas.
Ketika Dewi muyimaeva sedang memperhatikan pertarungan antara Alex dan iblis bersisik itu,kaki kanannya sempat terbelit tubuh ular dari mahluk iblis itu.
Mahluk iblis itu segera menyeret tubuh sang Dewi sekuat tenaga ke suatu tempat.
Namun belumlah terseret jauh,sebuah cahaya hijau terang berkelebat.
"Crass!".
Kekuatan pedang cahaya ditangan putri Annchi yang di lambari dengan jurus cahaya tingkat lima, ternyata dapat melukai tubuh mahluk iblis itu.
Tubuh iblis ular itu putus terkena sabetan pedang dari putri Annchi.
Namun pada saat yang sama,sengatan dari buntut iblis berbentuk laba laba berekor kalajengking itu datang menghantam putri Annchi dengan kecepatan maksimal.
Tinggal sekejap lagi, tubuh putri Annchi akan tertembus oleh sengatan ekor kalajengking sang laba laba iblis itu.
"Crass!".
Pedang cahaya ditangan Dewi muyimaeva yang sudah dilambari dengan jurus cahaya tingkat lima itu,dilemparkannya dari jarak cukup jauh dengan kecepatan yang super cepat kearah ekor sang laba laba iblis.
Ekor sang laba laba iblis itu terputus seketika itu juga..
Karena merasa ekornya putus karena perbuatan Dewi muyimaeva,kini laba laba iblis itu berbalik menyerang kearah Dewi muyimaeva.
Sedangkan ular harimau iblis itu juga berbalik mengejar kearah putri Annchi yang sudah memutuskan ekor ularnya.
Sedangkan Alex juga sudah menerapkan jurus cahaya illahi tingkat lima yang disalurkan lewat pedang cahaya ditangannya.
Kini pedangnya bercahaya biru terang berkelebat kesana kemari mencari sasaran pada tubuh lawannya.
Iblis itu menyerang Alex dengan serangan kuku tangan dan kakinya yang mirip singa dengan cakaran sangat kuat dan berbahaya,Alex pun menghindar dengan berkelit kesamping sambil menebaskan pedang cahayanya ke arah leher binatang iblis itu.
"Crass!".
Tubuh iblis itupun terpisah dengan kepalanya.
Tubuhnya masih berdiri kokoh beberapa saat,sedangkan kepalanya sudah terjatuh ketanah.
Akhirnya tubuh sang iblis pun ikut tumbang ketanah menyusul kepalanya yang terjatuh lebih dahulu.
__ADS_1
*********